cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2020): Februari" : 15 Documents clear
Metode Memperpanjang Masa Simpan Minuman Sari Markisa Dengan Menggunakan Mesin Multifungsi di Kampung Ramqisa Anggorowati, Dwi Ana; AR, Nanik; W, Maranatha; Laksmana, Dimas Indra
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3371

Abstract

ABSTRAK Pertanian di perkotaan yang berlokasi di Kelurahan Rampal Celaket Kecamatan Klojen Kota Malang di wilayah RW I menjadi salah satu lokasi percontohan dimana masyarakat dilingkungan tersebut benar-benar memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam. Berbagai tanaman sayur dan buah-buahan dibudidayakan dilokasi ini untuk dijadikan produk olahan yang dikomersialkan sehingga bisa menjadi produk unggulan di kampung ramqisa. Dalam memproduksi minuman sari markisa, kendala terbesarnya adalah produk sangat mudah rusak. Kendala ini disebabkan karena mitra tidak memahami bagaimana penanganan produksi dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, tim pendamping dari ITN Malang membantu mitra dalam menangani proses pembuatannya, diantaranya adalah memberikan penyuluhan atau pelatihan dalam memproduksi minuman jus markisa. Selain itu, tim membantu dalam hal mengupayakan mesin produksi dengan cara membantu mendesain mesin yang sesuai dengan proses terkontrol. Mesin tersebut adalah Mesin Pemanas dan Pengaduk dan pengemas  didesain mampu mengendalikan mikroorganisme penyebab pembusukan dari sari buah markisa dengan cara mengontrol suhu pemasakan, sehingga proses sterilisasi sari buah dapat dicapai. Dalam desain mesin ini, juga dibuat mampu untuk melakukan pengadukan sehingga jus buah tidak terpisah dan jus buah tercampur homogen. Dengan alat multifungsi mampu membuat 20 Liter minuman sari markisa dengan waktu 1  jam/1 tenaga kerja, jadi lebih bisa menghemat waktu jika dibandingkan denga metode lama yang membutuhkan waktu 3 jam/2 tenaga kerja, Masa Simpan : penyimpanan di lemari es bertahan 3 bulan , dan di suhu ruang 1 bulan lebih bagus dari produk sebelumya yaitu penyimpanan di lemari es bertahan 10 hari dan disuhu ruang 2 hari. Kata Kunci: jus markisa; mesin pemanas dan pengaduk; sterilisasi.ABSTRACTAgriculture in urban areas located in Rampal Celaket Subdistrict, Klojen Subdistrict, Malang City in RW I region is one of the pilot locations where the community actually uses the yard to grow crops. Various vegetable and fruit plants are cultivated in this location to be processed products that are commercialized so that they can become superior products in Ramqisa village. In producing passion fruit drinks, the biggest obstacle is that the products are very perishable. This obstacle is caused because the partners do not understand how to handle production properly. To overcome this, a team of assistants from ITN Malang helps partners in handling the manufacturing process, including providing counseling or training in producing passion fruit juice drinks. In addition, the team helped in terms of working on a production machine by helping to design machines that are in accordance with controlled processes. The machine is a heating and stirring machine and the packaging is designed to be able to control the microorganisms that cause decomposition of passion fruit juice by controlling the cooking temperature, so that the sterilization process of fruit juice can be achieved. In the design of this machine, it is also made capable of stirring so that the fruit juice is not separated and the fruit juice is mixed homogeneously. With a multifunctional tool capable of making 20 Liters of passion fruit drinks with an hour / 1 of labor, so it can save more time when compared with the old method which takes 3 hours / 2 of labor, Save Period: storage in the refrigerator lasts 3 months, and at room temperature 1 month better than the previous product that is storage in the refrigerator last 10 days and at room temperature 2 days.Keywords: heating and stirring machines; passion fruit juice; sterilization 
New Investor Class Program Sebagai Sarana Literasi dan Inklusi Pasar Modal Badriatin, Tine; Rinandiyana, R. Lucky Radi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3382

Abstract

ABSTRAK Adanya ketertarikan dari akademisi dan masyarakat untuk menjadi investor pasar modal di Bursa Efek Indonesia, namun tanpa dukungan dan pengetahuan tentang apa dan bagaimana cara berinvestasi di pasar modal. Hal ini menjadikan latar belakang pengabdian pada masyarakat untuk edukasi literasi dan inklusi pasar modal.Maka dari itu untuk mendukung hal tersebut diadakan program NICP (New Investor Class Program) yang diselenggarakan oleh PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk melalui GIBEI-FE UNSIL-RELI.Program ini bertujuan untuk mengedukasi secara menyeluruh mengenai literasi dan inklusi pasar modal untuk menjadi seorang investor yang berkualitas di pasar modal dan tentunya dapat meningkatkan jumlah investor pasar modal khususnya di Kota Tasikmalaya. Luaran kegiatan program ini adalah kemampuan menangkap peluang Investor dan calon investor pada kegiatan kuliah umum pasar modal serta pengenalan pasar modal pada seluruh kalangan masyarakat, peningkatan pengetahuan Investor/calon investor serta kalangan masyarakat akan pasar modal, Peningkatan Jumlah Investor dalam pembukaan rekening saham, Peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam berinvestasi di Pasar Modal Kata Kunci: bursa efek Indonesia; inklusi; literasi; pasar modal.ABSTRACT There is interest from academics and the public to become capital market investors in the Indonesia Stock Exchange, but without the support and knowledge of what and how to invest in the capital market. This makes the background of community service for literacy education and capital market inclusion. Therefore to support this, a NICP (New Investor Class Program) program is held by PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk through GIBEI-FE UNSIL-RELI. This program aims to thoroughly educate the literacy and capital market inclusion to become a quality investor in the capital market and can certainly increase the number of capital market investors, especially in the City of Tasikmalaya. The output of this program is the ability to capture the opportunities of investors and prospective investors in capital market public lectures and the introduction of capital markets to all people, increase investor / prospective investor knowledge and the public about the capital market, increase the number of investors in opening stock accounts, increase knowledge and the ability to invest in the Capital Market.Keywords: capital market; inclusion; Indonesia stock exchange; literacy.
Pendampingan Pembuatan Mural Sebagai Upaya Perbaikan Visual Kawasan Loa Buah, Samarinda Noviana, Mafazah; Thamrin, Nur Husniah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3386

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas visual sebuah kawasan adalah dengan seni mural. Selain dianggap memperindah tampilan kawasan, keberadaan gambar-gambar dan warna ini juga dapat memperkuat karakter sebuah kawasan. Panti Asuhan Baitul Walad merupakan salah satu panti asuhan yang terletak di Kelurahan Loa Buah. Panti asuhan ini mempunyai misi menolong anak-anak yatim atau yang tidak mampu yang berpotensi untuk memperoleh pendidikan yang baik. Sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan di masa depan, anak-anak asuh panti harus banyak memperoleh bekal keterampilan salah satunya adalah pelatihan dan pendampingan membuat mural. Khalayak sasaran program ini adalah anak asuh Panti Asuhan Baitul Walad.  Metode yang dilakukan adalah dengan metode ceramah, praktik dengan bimbingan, serta evaluasi. Dalam kegiatan pelatihan dan ini tahap-tahap yang lakukan adalah memberi materi pendahuluan, tahap persiapan pembuatan mural, tahap melukis dan tahap finishing. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan, peserta antusias mengikuti kegiatan dan memberi respon yang positif. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembuatan mural ini memberi keterampilan baru bagi peserta yaitu anak asuh Panti Asuhan Baitul Walad sekaligus secara umum memperbaiki aspek estetika visual Kawasan Loa Buah Kota Samarinda. Kata Kunci: loa buah; mural; pelatihan; pendampingan.ABSTRACT One effort that can be done to improve the visual quality of an area is with mural art. Besides being considered to beautify the appearance of the region, the presence of images and colors can also strengthen the character of an area. Baitul Walad Orphanage is one of the orphanages located in the Village of Loa Buah. This orphanage has a mission to help orphans or underprivileged people who have the potential to get a good education. As a provision to face life in the future, orphanage children have to get a lot of skills, one of which is training and assistance in making murals. The target audience for the program is the foster children of the Baitul Walad Orphanage. The method used is the lecture method, practice with guidance, and evaluation. In the training activities and the stages, the steps taken are to provide preliminary material, the preparation stage for mural, the painting stage and the finishing stage. The implementation of this activity went well as planned, participants enthusiastically participated in the activity and gave a positive response. The community service activity in the form of making murals gave new skills to participants, the foster children of the Baitul Walad Orphanage, while at the same time improving the visual aesthetic aspects of the Loa Buah Samarinda City.Keywords: accompaniment; loa buah; mural; training.
Pelatihan E-Learning Bagi Guru Untuk Optimalisasi Pembelajaran Generasi Z Suhandiah, Sri; Sudarmaningtyas, Pantjawati; Ayuningtyas, Ayuningtyas
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3470

Abstract

ABSTRAKE-learning yang merupakan perpaduan antara pendidikan dan teknologi informasi, adalah pendekatan pembelajaran yang cocok untuk generasi Z. Implementasi e-learning membutuhkan pengetahuan tentang konsep e-learning dan keterampilan untuk mengoperasikan aplikasi e-learning. Siswa dari SMP dan SMA Ta'miriyah Surabaya termasuk dalam generasi Z yang paham teknologi dan lebih menyukai pembelajaran visual daripada pembelajaran audio. Permasalahannya adalah para guru di dua sekolah ini memiliki pengetahuan yang belum memadai tentang konsep e-learning dan keterampilan dalam menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan pembelajaran belum merata. Permasalahan tersebut diselesaikan melalui program kemitraan masyarakat menggunakan pendekatan tiga metode. Pertama, sosialisasi konsep e-learning berdasarkan hasil dari studi literatur. Kedua, melakukan pelatihan aplikasi e-learning, dan terakhir adalah evaluasi pelaksanaan pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan aplikasi e-learning Edmodo yang sesuai dengan kebutuhan siswa, guru, dan sekolah, yaitu multi-platform, multi-perangkat, tanpa biaya, dan tersedianya fitur interaksi antara siswa, guru, dan orang tua siswa. Pada akhir program kemitraan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa metode sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru tentang konsep e-learning, sementara metode pelatihan mampu meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi e-learning Edmodo, baik sebagai guru, siswa, maupun orang tua siswa. Kata kunci: e-learning; edmodo; generasi z. ABSTRACTE-learning, the fusion between education and information technology, is the learning approach that suitable for the Z generation. E-learning implementation requires knowledge about e-learning concepts and skills to operate one of the e-learning applications. Students of Ta'miriyah Surabaya Middle and High School are the Z generation who are tech-savvy and prefer visual than auditory learning methods. Teachers in this school have inadequate knowledge of e-learning concepts and lack of skills using information technology for learning activities. The problems resolved through community partnership programs by performing three methods. The first is to socialize e-learning concepts based on the literature study, the second is to conduct e-learning application training, and the last is evaluation. The training use Edmodo's e-learning application that fits with the needs of students, teachers, and schools. Those needs are an application which multi-platforms, multi-devices, no charge, and the availability of interaction features between students, teachers, and parents. At the end of the program, it concluded that socialize could increase teacher knowledge and understanding of e-learning. Besides, the training improves the teachers' skills in using Edmodo's e-learning application. Keywords: e-learning; edmodo; z generation.
Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Sekolah Dasar Sidoarjo dalam Menulis Kreatif Cerita Anak Setyorini, Ari; Masulah, Masulah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.3664

Abstract

ABSTRAK Pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih guru-guru sekolah dasar untuk menulis kreatif sastra anak. Pelatihan ini didesain sejalan dengan program gerakan literasi nasional, yang salah satunya adalah program literasi sastra, di tingkat sekolah dasar. Pengabdian masyrakat ini bermitra dengan lima sekolah dasar di bawah pengelolaan Muhammadiyah Sidoarjo. Setiap sekolah mengirim dua guru perwakilan mereka untuk mengikuti pelatihan menulis kreatif yang dilaksanakan sejak Juli hingga September 2019. Kegiatan ini menggunakan metode Project Based Learning di mana guru dilibatkan untuk membuat proyek penulisan karya sastra anak. Proses pelatihan mengimplementasikan blended learning yang terdiri dari 16 jam workshop penulisan kreatif secara luring dan 32 jam sesi pendampingan yang dilakukan secara daring. Sesi luring dilakukan untuk membangun pengetahuan dasar peserta mengenai penulisan kreatif dan sastra anak. Sedangkan sesi online memfasilitasi peserta untuk mengirimkan dan mengkonsultasikan draf cerita mereka pada tim fasilitator pengabdian, yang kemudian mendapatkan umpan balik untuk revisi. Menggunakan penilaian mastery learning, sebanyak 90% (yakni 9 dari 10 peserta) berhasil menuntaskan proyek penulisan cerita anak. Lebih lanjut, para peserta menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi mereka, mengenalkan mereka akan pengetahuan literasi sastra dan meningkatkan kemampuan menulis sastra anak khususnya dalam bentuk cerita gambar dan cerita pendek. Kata Kunci: guru sekolah dasar; penulisan kreatif sastra anak;  project based learning. ABSTRACT This community service aims to enhance elementary school teachers’ literary literacy skills  through children literature creative writing project. The training project designed was in line with the need of the inclusion of literary literacy in formal education particularly in primary educational level. The program was conducted by partnering with five elementaryschools under the management of Muhammadiyah Organizationin Sidoarjo. Each school registered their representative teachers to join the creative writing program which was held fromJuly until September 2019. The activity employed Project Based Learning in which the teachers were involved in children literature writing project. The training procedure was designed by implementing blended learning consisting 16-hour offline creative writing workshop and 32-hour online coaching session. The offline sessions were conducted to build the teachers’ basic knowledge on creative writing and children literature. The online coaching sessions facilitated the participants to consult their drafts and revise them based on the facilitator’s feedback. Measured by mastery learning assessment, 90% of participants (9 out of 10 participants) were successfully accomplished the writing project. For more, the participants agreed that this program was beneficial for them to enhance their knowledge on literary literacy and their writing ability to create children literary works like picture book and short story.Keywords: children literature creative writing; project based learning; teacher of elementary school

Page 2 of 2 | Total Record : 15