cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023): Februari" : 40 Documents clear
Pelatihan Penderita Diabetes Mellitus Tetap Sehat dengan Resistance Exercise di Tengah Pandemi Covid-19 Ratna Yunita Sari; Abdul Muhith; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Lea Maera Shanty
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9996

Abstract

Kebijakan  pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama pandemi Covid-19 guna meminimalisir angka kejadian Covid-19  menyebabkan semua kegiatan mayarakat sangat dibatasi. Hal ini membuat rendahnya aktivitas dan berolahraga sehingga mempengaruhi kesehatan terutama bagi orang penderita diabetes mellitus yang termasuk faktor komorbid jika terinfeksi virus  Covid-19. Menjaga kesehatan penderita diabetes mellitus sangat dianjurkan selama pandemic Covid-19 dengan berolahraga ringan yang membantu meningkatkan imunitas didalam tubuh, memperlancara sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetikum. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan melatih tentang pentingnya olahraga dirumah guna menjaga statsus kesehatannya selama pandemic Covid-19 dengan resistance exercise. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkup wilayah posyandu Sapta Lestari RW 07 Kelurahan Sidotopo Wetan Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan mengggunakan pendekatan partisipatif dengan cara ceramah, diskusi, curah pendapat serta demonstrasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang latihan resistance exercise. Analisis yang digunakan untuk mengamati serta mengevaluasi tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus sebesar 46,84% dari hasil pretest dan posttest yaitu 56,77% menjadi 100%. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus meningkat tentang resistance exercise yang dapat dilaksanakan secara mandiri diruma yang berguna untuk menjaga kesehatan selama pandemic covid-19.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Tenaga Kerja, Pemasaran, dan Branding Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bakpia Safe Melalui Digital Marketing Titiek Hidayati; Indrayanti Indrayanti; Thoharoh Halimatusa'diyah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.14230

Abstract

Salah satu faktor pendukung pembangunan ekonomi pedesaan adalah sumber daya manusia. Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja mudah ditemukan di industri rumahan dan industri kecil dan menengah. Berdasarkan pengamatan, diketahui bahwa banyak pekerja yang melakukan proses kerja yang tidak ergonomis, yaitu berdiri dan duduk dalam waktu yang lama selama proses produksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja di UMKM dan pengembangan kompetensi tentang pemasaran dan branding usaha. Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM Bakpia Safe di desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul dengan 30 peserta. Intervensi dengan penyuluhan dan pelatihan dalam bentuk praktik langsung dalam menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja dan dievaluasi dengan kuesioner dan pengamatan. Edukasi tentang kesehatan kerja yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dan permasalahan terkait kesehatan dan keselamatan kerja yang menurun. Edukasi tentang pemasaran dan branding usaha dapat membantu UMKM dalam meningkatkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan.
Peningkatkan Pengetahuan Mengenai Eco Enzyme Bagi Komunitas Pendidik di Kota Bandung Ariesa Pandanwangi; Aulia Wara Arimbi Putri; Ratnadewi Ratnadewi; Kartika Suhada; Belinda Sukapura Dewi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10217

Abstract

Dapur rumah tangga merupakan salah satu penghasil sampah organik terbesar dalam kehidupan sehari-hari. Sampah organik ini akan menjadi busuk dan menimbulkan bau busuk yang mencemari lingkungan, Permasalahan inilah yang akan dipecahkan dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Ikatan Kekeluargaan Perempuan Maranatha(IKPM), yaitu berupa pelatihan pembuatan eco enzyme secara daring melalui aplikasi zoom kepada komunitas pendidik di kota Bandung sebanyak 29 orang. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metoda participant action research, dan untuk mengetahui pemahaman peserta mengenai eco enzyme digunakan metode angket yang diisi oleh peserta sebagai responden dengan menggunakan skala likert. Secara umum, hasil dari kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta tentang eco enzyme secara mendalam  sebesar 74%, peningkatan pengetahuan cara pembuatan eco enzyme sebesar 71,3% dan peningkatan pengetahuan mengenai berbagai manfaat dari eco enzyme rata-rata sebesar 22,05%. Sebanyak 51,72% peserta ingin segera membuat eco enzyme. Kegiatan ini direkomendasikan agar dapat dipraktikkan di dalam komunitas-komunitas lainnya, sehingga masyarakat dapat bergerak menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. 
Optimalisasi Potensi Seni Menuju Desa Wisata di Desa Jatimulyo Dlingo Bantul Yogyakarta Indonesia Heni Siswantari; Sularso Sularso; Retnosyari Septiyani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.8930

Abstract

Nilai seni dalam pengembangan masyarakat desa saat ini semakin diakui sebagai salah satu strategi pengembangan desa. Program pengabdian masyarakat dengan tema optimalisasi potensi seni ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan desa dalam pengembangan desa wisata, yakni dengan menjadikan nilai-nilai seni lokal di desa Jatimulyo Dlingo Bantul Yogyakarta sebagai modal perancangan program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam mengatasi persoalan tersebut adalah memberikan pendampingan terkait kesiapan dalam mewujudkan desa wisata terutama bagi Pokdarwis (kelompok sadar wisata). Langkah-langkahnya meliputi (1) ceramah; (2) workshop seni pertunjukan; (3) unjuk kerja pembuatan karya seni tari dan musik. Pertemuan pertama sosialisasi program pada tokoh masyarakat. Kedua, workshop dan pelatihan musik kentongan dan tari, sebagai embrio konsep pertunjukan tari kolosal Jatimulyo. Peserta pelatihan 40 orang dengan melibatkan enam mahasiswa yang bertugas menyelesaikan administrasi dan membantu dalam menyampaikan materi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah; (1) terciptanya pemajuan kebudayaan desa melalui penggarapan seni pertunjukan dengan berbasis pada karakter kelokalalan desa; (2) Terbangunnya kesadaran budaya, dan ekosistem budaya desa, sehingga program ini secara berkelanjutan mendapatkan prioritas dan masuk dalam program RJPMDes Desa Jatimulyo di tahun 2022.
Peningkatan Kapasitas Tangguh Bencana dan Tangguh Ekonomi Rumah Tangga Terdampak Banjir di Nagari Aia Gadang Pasaman Barat Mahdi Mahdi; Lora Triana; Agus Nugroho; Annisa Umul Fitrah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10368

Abstract

Banjir meningkatkan kerentanan dan menyebabkan dampak negatif pada mata pencaharian rumah tangga petani. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak negatif banjir adalah dengan meningkatkan kapasitas tangguh bencana sekaligus tangguh ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan dampak dari pengabdian kepada masyarakat tentang peningkatan ketangguhan bencana dan ekonomi rumah tangga terdampak banjir di Nagari Aia Gadang, Kabupaten Pasaman Barat menggunakan pendekatan participatory research approach. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas tangguh bencana meningkat, keterampilan livelihood rumah tangga juga meningkat, serta persepsi pemulihan rumah tangga terdampak banjir membaik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya keterlibatan pemerintah daerah yang lebih signifikan untuk keberlanjutan peningkatan ketangguhan bencana banjir di daerah ini.
Teknologi Tepat Guna Alat Sensor Proteksi Bayi dalam KKN BTV di Surabaya Nuniek Fahriani; Winarno Winarno; Muhammad Ulul Azmi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9828

Abstract

Sejak pendemi virus corona 19 melanda, aktivitas pekerjaan, belajar, sekolah dan ibadah dilakukan dirumah. Aktivitas beralih dilakukan secara daring. Tentunya menambah pekerjaan rumah tangga bagi ibu. Apalagi yang memiliki anak usia bayi. Sehingga diperlukan teknologi tepat guna yang dapat membantu pada proses proteksi terhadap bayi  jika sedang tidur kemudian ibu bisa melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya. Tujuan teknologi tepat guna ini adalah sebagai alat sensor yang bisa memberikan notif dan mengeluarkan bunyi yang menjadi “alarm” ibu jika bayi sedang mengalami gangguan di saat tidur. Observasi dan wawancara dilakukan di wilayah RW 05 Babatan Surabaya dalam program KKN Back to village. Perancangan dan rangkaian alat membutuhkan beberapa media elektronika pengkabelan dan dimasukkan pemrograman sehingga dapat diketahui hasil dari rangkaian tersebut. Beberapa kali rangkaian dan ujicoba sempat menghasilkan eror detection. Dibutuhkan kecernatan dan sebuah analiasis dalam mengurai permasalahan di titik perancangan. Hasilnya ibu rumah tangga dapat melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya tanpa harus khawatir apakah bayinya sedang  menangis atau tidak. Alat sensor bekerja optimal dengan jarak maksimal 3 m dan buzzer terdengar hingga sejauh 12 m.
Pelatihan Melukis Botol Kaca Sebagai Souvenir dan Asesoris di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Al – Walidaturrahmah Samarinda Andi Farid Hidayanto; Darius Shyafary
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10373

Abstract

Panti Asuhan merupakan lembaga nirlaba yang memberikan pelayanan kepada anak asuh dengan berbagai aktifitas. Salah satunya adalah pemberian pendidikan keterampilan yang berbasis pengembangan motorik anak. Keterampilan motorik ini perlu diberikan untuk menanggulangi ketergantungan dan kecanduan gawai yang saat ini luar biasa pengaruhnya. Kegiatan keterampilan yang dilaksanakan adalah melukis, yang merupakan keterampilan dasar bagi anak anak. Dalam melukis ini, media yang digunakan adalah botol kaca, yang bisa menjadi souvenir maupun asesoris. Ini untuk memberi pengetahuan dan keterampilan baru bagi peserta akan karakter dan peralatan yang digunakannya. Pelaksanaan kegiatan dengan model pendampingan, peserta dibagi dalam beberapa kelompok supaya transfer pengetahuan dan keterampilan bisa maksimal. Tiap peserta mengerjakan objek dalam kelompoknya dengan dibimbing oleh instruktur dan pendamping dari POLNES. Hasil karya peserta di pajang untuk direview dan dipamerkan. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mampu membuat souvenir dan asesoris dengan menggunakan bahan dan media yang ada di sekitar kita, terutama botol kaca sehingga bisa memberi nilai tambah dari bahan limbah, dan ke depannya bisa untuk membuka usaha atau kegiatan sampingan yang menghasilkan pendapatan.
Pelatihan Pembuatan Budikdamber (Budidaya Tanaman dan Ikan Dalam Ember) dengan Sistem Akuaponik Bagi Masyaraka di Desa Banyuning I Made Pradana Adiputra; Ayu Puspa Wirantari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9922

Abstract

Pada saat pandemic Covid 19, masyarakat kurang mampu dalam melihat peluang tentang budidaya dalam ember dengan sistem akuaponik Masyarakat juga kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola ketersediaan pangan. Program ini bertujuan membantu masyarakat sasaran dalam mengatasi penurunan kondisi ekonomi akibat di PHK karena pandemi Covid-19, serta untuk menambah keterampilan dalam pengelolaan ketersediaan pangan yang diperoleh dari Budikdamber dengan sistem akuaponik. Target yang ingin dicapai adalah tercapainya kesejahteraan sosial dan meningkatkan pendapatan masyarakat sasaran untuk menunjang tercukupinya ketahanan pangan di masa pandemi. Target lain yang ingin dicapai yaitu masyarakat sasaran memiliki keterampilan tentang Budikdamber (Budidaya Dalam Ember) dengan sistem akuaponik di tengah pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan dalam bentuk demonstrasi melalui video pembelajaran yang bertujuan untuk memperjelas suatu kegiatan dengan mempelihatkan cara melakukan sesuatu. Hasil dan implikasi yang diperoleh dalam program kerja ini adalah tercukupinya kebutuhan dan kesedian pangan di masyarakat. Masyarakat juga memiliki pendapatan, karena hasil pemanenan ikan dan sayur dapat dijual belikan. Selama pandemi ini masyarakat memiliki keterampilan baru untuk mengelola kesediaan pangan untuk mencukupi hidupnya.
Pos Simulasi Profesi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar terhadap Profesi Apoteker Nur Miftahurrohmah; Lusiana Ariani; Wiwi Winarti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10446

Abstract

Apoteker memiliki peran penting, karena peranannya tidak dapat dipisahkan dengan profesi lainnya dalam bidang kesehatan. Namun ternyata, profesi apoteker kurang dikenal oleh anak-anak sehingga perlu dilakukan program kemitraan masyarakat yang bertujuan untuk mengenalkan profesi apoteker sejak dini kepada siswa sekolah dasar melalui kegiatan pos simulasi profesi apoteker yang interaktif. Program dilakukan di Sekolah Alam Indonesia (SAI) Meruyung, Depok, Jawa Barat. Peserta kegiatan adalah siswa siswi kelas 5 dan 6 SD, yang total berjumlah 71 siswa. Metode yang dilaksanakan adalah pemberian materi singkat tentang profesi apoteker, kemudian dilanjutkan mengikuti kegiatan pos simulasi interaktif yang terdiri dari enam pos, meliputi pos pengenalan bentuk sediaan obat, pengenalan golongan obat, menonton video pembuatan obat di pabrik farmasi, meracik dan membungkus obat, menulis etiket obat, dan simulasi penyerahan obat serta pemberian informasi obat kepada pasien. Di awal dan akhir kegiatan, para siswa mengisi kuesioner sederhana sebagai bahan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang profesi apoteker dari 56,34% menjadi 95,77%. Melalui kegiatan ini, siswa peserta kegiatan dapat mengenal peran penting dari profesi apoteker, bahkan sebagian siswa peserta kegiatan (22,53%) kemudian memiliki cita-cita ingin menjadi seorang apoteker.
Sosialisasi Ketenagakerjaan bagi Masyarakat Pesisir di Pulau Pari Kepualauan Seribu Moch Aly Taufiq; Don Gusti Rao; Tuti Ningrum; Izhatullaili Izhatullaili
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10434

Abstract

Pada era disrupsi, masyarakat pesisir mempunyai berbagai tantangan ke depan yang membutuhkan skill yang adaptif. Untuk itu diperlukan pemahaman ketenagakerjaan dengan berbagai view guna mengafirmasi tantangan tersebut. Politeknik Ketenagakerjaan sebagai stakeholder ketenagakerjaan yang salah satu orientasinya adalah penyerapan tenaga kerja melalui upgrading skill lewat pendidikan vokasional, melakukan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi ketenagakerjaan dengan diseminasi, focus group discusion, dan sosialisasi rekrutmen mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat pesisir terkait potensi ketenagakerjaan, dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil pengabdian di Pulau Pari Kepulauan Seribu ini menunjukkan antusiasme masyarakat mengikuti sosialisasi, dan motivasi yang baik dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman terkait isu-isu seputar ketenagakerjaan.

Page 1 of 4 | Total Record : 40