cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
THE ROLE OF HADIS AS RELIGION DOCTRINE RESOURCE,EVIDENCE PROOF OF HADIS AND HADIS FUNCTION TO ALQURAN (PERAN HADITS SEBAGAI SUMBER AJARAN AGAMA, DALIL-DALIL KEHUJJAHAN HADITS DAN FUNGSI HADITS TERHADAP ALQURAN) Muhamad Ali; Didik Himmawan
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v5i1.100

Abstract

This article aims to explore the essence of the hadits as a source of religious doctrine, the hadis arguments and the function of the hadith to Alquran. Hadits has the ultimate priority as a source of Islamic law. Besides, the hadits is way of life for moeslim society. Islam knows two primary sources in legislation. First, the Qur'an and the second al-Hadits. There are significant differences in the inventory system of these sources. Al-Qur‘an has since been revealed to have officially booked the order, so that it is preserved from the possibility of forgery. different from the hadits, there is no standardized special treatment to him, so that his maintenance is more of a spontaneity and initiative of the friends. The main function of the hadith against the Koran is as an explanation in detail and thoroughly against the various verses of Allah. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri esensi hadis sebagai sumber ajaran agama, dalil-dalil kehujjahan hadis dan fungsi hadis terhadap Alquran. Hadis memiliki keduduamkan yang paling utama sebagai sumber hukum islam. Disamping itu hadis juga sebagai pedoman hidup umat islam. Islam mengenal dua sumber primer dalam perundang-undangan. Pertama, Alquran dan kedua al-Hadis. Terdapat perbedaan yang signifikan pada sistem inventarisasi sumber tersebut. Alquran sejak awal diturunkan sudah ada perintah pembukuannya secara resmi, sehingga terpelihara dari kemungkinan pemalsuan. Berbeda dengan hadits, tak ada perlakuan khusus yang baku padanya, sehingga pemeliharaannya lebih merupakan spontanitas dan inisiatif para sahabat. Fungsi utaama hadis terhadap Alquran adalah seba gai penjelas secara rinci dan menyeluruh terhadap berbaga ayat-ayat Allah.
THE DIFFERENCE OF MORAL MATURITY TOWARD TO STUDENT OF ISLAMIC SENIOR HIGH SCHOOL AND STUDENT OF SENIOR HIGH SCHOOL: Comparative Studies between school based on religion and school based on public (PERBEDAAN KEMATANGAN MORAL PADA SISWA MA DAN SMA: Studi Ko Latifatul Masruroh
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v5i1.101

Abstract

The article aims to describe the moral maturity to student of MA and student of SMA. Religion moral is one of ht moral must be actualized to teenager since childhood The guidance processes of teenagers have an effective effect to the moral maturity. In this case, the parent, school, and environment, influence the moral formation process. In the school, the teenagers spend their time about 8 hours, they interact with the other teenagers and their teachers and the staff of the school. The basic, school policy and moral values give more significance influence toward moral maturity of teenagers or students. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kematangan moral pada siswa MA dan siswa SMA. Moral agama merupakan salah satu moral yang harus diaktualisasikan kepada remaja sejak usia dini. Pada faktanya menunjukan bahwa Proses bimbingan remaja memiliki efek yang efektif terhadap kematangan moral. Dalam hal ini, orang tua, sekolah, dan lingkungan, memengaruhi proses pembentukan moral. Di sekolah, para remaja menghabiskan waktu mereka sekitar 8 jam, mereka berinteraksi dengan remaja lain dan guru-guru mereka dan staf sekolah. Dasar, kebijakan sekolah dan nilai-nilai moral memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap kematangan moral remaja atau siswa.
THE POSITION OF WEALTH IN MARRIAGE BASED ON ISLAMIC PERSPECTIVES (KEDUDUKAN HARTA DALAM PERKAWINAN BERDASARKAN PERSPEKTIF ISLAM) Akhmad Mujani; Abdul Aziz Romdhoni
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v5i1, March.103

Abstract

The article aims to describe the position of wealth in marriage based on an Islamic perspective. Islam is The comprehensive religion and regulates humans in various aspects of life, especially which related to property management. Property is the livelihood of every human being, whereas in order for this property to bring benefit to human life it must be managed based on Islamic principles. In the life of the nation and state, the management of property can be carried out based on two legal sides, namely Islamic high law and legislation regulations Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedudukan harta dalam perkawinan berdasarkan perspektif Islam. Islam adalah agama yang komprehensif dan mengatur manusia dalam berbagai aspek kehidupan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan harta. Harta merupakan mata pencaharian setiap manusia, namun supaya harta tersebut dapat membawa maslahat bagi kehidupan manusia harus dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pengelolaan harta benda dapat dilakukan berdasarkan dua sisi hukum yaitu hukum syariat Islam dan peraturan perundangan yang berlaku.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN BERKARAKTER DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM (Studi Analisis Manajemen Pendidikan Karakter Perspektif E. Mulyasa) Muhamad Zaedi; Redha Dwi Rizkia
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis model pembelajaran berkarakter dan relevansinya terhadap pendidikan islam berdasarkan studi pemikiran Prof. Dr. Mulyasa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Hasilnya menunjukan bahwa model pembelajaran berkarakter adalah model belajar dengan menggunakan metode pembiasaan dan keteladanan, pembinaan disiplin, hadiah dan hukuman, CTL (contectual teaching and learning), bermain peran (role playing), dan pembelajaran partisipatif (Participative intruction). Dari beberapa model pembelajaran tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang efektif dan efisien dan dapat membentuk karakter siswa yang baik. Adapun relevansi tentang model pembelajaran berkarakter menurut E.Mulyasa dengan pendidikan Islam yaitu memiliki keterkaitan atau tujuan yang sama, yaitu keduanya sama-sama ingin membentuk karakter/akhlak yang berakhlakul kharimah yang mana itu merupakan tujuan sebenarnya dari pendidikan.
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN KARATER SISWA DI ERA DIGITAL (Studi Analisis Pemikiran Pendidikan Islam Abuddin Nata)
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tujuan pendidikan islam dalam membangun karakter siswa di era digitan berdasarkan studi pemikiran Prof. Dr. H. Abudinata. Metode penelitian studi pustaka (library research) deskriptif kualitatif. Tujuan pendidikan Islam menurut Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A., yaitu dapat dirumuskan untuk membina dan mengarahkan agar msnusia berpotensi untuk berbuat baik, beriman dan tunduk kepada Allah SWT, Maka dari itu tujuan pendidikan Islam diarahkan pada upaya membentuk manusia supaya memiliki akhlak dan karakter yang baik. Akhlak mulia atau karakter yang baik merupakan tujuan pokok dalam pendidikan Islam. Tujuan pendidikan Islam dalam membangun karakter siswa di era digital ini untuk memberikan arahan terhadap peserta didik tentang kemajuan teknologi yang sangat pesat dan agar tidak salah arah dalam menggunakan semua fasilitias yang disediakan pada era digital pendidikan Islam merupakan salah satu materi yang bertujuan meningkatkan akhlak mulia serta nilai-nilai spiritual dalam diri anak.
THE IMPLEMENTATION OF INDUCTIVE TEACHING AND LEARNING METHODS IN ISLAMIC EDUCATION LEARNING Ali Miftakhu Rosyad
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.107

Abstract

The article aims to describe the essence of inductive method in Islamic education learning. The learning will run optimally if the teacher utilize the suitable approach and method.Traditional engineering instruction is deductive, beginning with theories and progressing to applications of those theories. Alternative teaching approaches are more inductive. The Islamic education learning should be utilized the inductive method. Topics are introduced by presenting specific observations, case studies or problems, and theories are taught or the students are helped to discover them only after the need to know them has been established. Factually, in modern era the Islamic education learning must be innovated for answering the globalization demand.
ANALISIS PRODUK GADAI EMAS DI BANK SYARIAH (Penelitian Pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Indramayu) Abd Muin; Ibnu Rusydi; Dewi Asih Apriyanti
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Implementasi dan Mekanisme Gadai Emas yang ada di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Indramayu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelian deskriptif jenis survey. Berdasarkan hasil penelitian ini, Bank Syariah KCP Indramayu agar dapat mengupayakan inovasi berupa penambahan nilai taksiran terhadap jenis barang berupa Intan/Permata yang terkandung dalam Emas berupa perhiasan, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan melalui tingkat kepuasan nasabah berdasarkan hasil taksiran, serta menyempurnakan akad yang digunakan melalui Fatwa DSN Nomor 79/DSN-MUI/IV/2014 tentang Pembiayaan yang Disertai Rahn, tanpa harus menggunakan bermacam-macam akad, karena akad tersebut dinilai lebih spesifik dan detail dalam tekhnis operasional Gadai Emas.
POLA WAHYU MEMANDU ILMU DALAM PENANAMAN AKIDAH AKHLAK GENERASI MILENIAL Miftahul Fikri
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.110

Abstract

Morals suffer from a crisis at the level of application, because the concept of understanding Morals is quite easy to understand. Applying the creed in accordance with the teachings of religion and morals exemplified by the Prophet was not easy to apply, requiring certain patterns to be more easily applied. The purpose of writing this article is to provide a picture of the pattern in the cultivation of moral principles based on revelation to guide knowledge for millennial generation. The writing method uses the Sufi approach to the upright pyramid. Findings related to morality are weak belief in God with forms of fellowship in God that are not felt, and findings related to morality there are cases of immorality and many other cases that illustrate the corruption. This article discusses the pattern of planting a moral faith based on revelation to be applied in daily life rather than only at the level of science. Millennials who are now entering the heyday are in the spotlight. The pattern that is used refers to the concept of the magnets of sustenance that is at an applicative and practical level. The pattern used by positivating thoughts, positiveness of feelings and positivation of motivation. Planting positive thoughts by training yourself to always think positively, positively respond to the facts that occur, keep away the suuzan, substituting negative words for positive. Planting positive feelings by training yourself to be grateful for all circumstances, accepting the reality, believing that the calamity that comes must be accompanied by great pleasure, multiply reading the Koran, and focus on worship of God. Positive inculcation of motivation by practicing refrains from actions that fall into the zones of lust that have negative energy, and trains oneself to do actions that fall into the zone of piety that has positive energy.
MEMBANGUN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASANTRI MELALUI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI YPPP. AN-NURIYAH SURABAYA Alaika M Bagus Kurnia; Mochamad Abdul Ghofur
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.111

Abstract

Surabaya, is a concrete location to be the object of discussion about how the Qur'anic scientific development in it. Because, the public activity is quite high, causing the Qur'an to only be discussed at the level of the clergy or santri. Another concrete proof, in the era of the 90s, was the Al-Qur'an Education Park (TPQ) which had been mushrooming in village corners for a long time, now it is difficult to maintain both management and resources. So that at this time in the 2000s TPQ was said to be very backward because Islamic schools and others both at the elementary and secondary levels had offered tartil learning programs reading Al-Qur'an. In fact, there are also schools that incorporate Qur'anic learning on regular curricula or subjects.Methodologically, this research is qualitative research using the Participatory Action Research approach. This approach is intended to see, hear, and at the same time understand the social symptoms that exist in mahasantri and the surrounding community.From the author's observation directly, it can be seen that the ability of students in YPPP an-Nuriyah does vary. In general, they can be said to be in the medium level and above. With the similarity of sexes, that is, all students in this pesantren are women, the Qur'anic learning for them is easier and more supportive for their reading.
KONSEP SUNNAH MENURUT SA’DUDDIN AL-USMANI AKAR SEJARAH DAN DINAMIKANYA Ahmad Zaeni
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v6i1.112

Abstract

Tulisan ini menyajikan konsep sunnah menurut Sa’duddin al-‘Us\ma>ni> ditinjau dari akar sejarah dan dinamikanya. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif karena yang dikaji adalah pustaka tanpa bersandar pada data numerikal. Metode analisis data yang digunakan adalah content analysis dan menggunakan pendekatan historis. Untuk menganalisis akar sejarah pemikiran Sa’duddin, penulis menggunakan teori epistemologi konsep sunnah menurut Al-Qarad}a>wi. Menurutnya, Ibn Qutaibah adalah ulama pertama yang mengkaji konsep sunnah dan mengklasifikasikannya, dilanjutkan al-Qara>fi, Ibn al-Qayyim hingga ulama kontemporer para ulama pengkaji sunnah kalangan us|}uliyi>n. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep sunnah menurut Sa’duddin berakar pada konsep sunnah menurut usuliyyin klasik hingga kontemporer dengan teori al-sunnah al-tasyri>’iyah dan al-sunnah ghair al-tasyri>’iyah, namun Sa’duddin merumuskan konsep sunnahnya dengan teori al-tas}arrufa>t al-tasyri>’iyah yang ia namakan al-sunnah al-nabawiyah dan al-tas}arrufa>t gair al-tasyri>’iyah.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue