cover
Contact Name
Reginaldo Christophori Lake
Contact Email
tarsitekturunwira@gmail.com
Phone
+62
Journal Mail Official
tarsitekturunwira@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kampus Teknik, Jl. San Juan, Penfui Timur, Kabupaten Kupang - NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur
ISSN : 25410598     EISSN : 25411217     DOI : -
Core Subject : Engineering,
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur is a medium of scholarly publication published by Architecture Study Program of Universitas Katolik Widya Mandira in collaboration with Indonesian Architect Association. It serves several goals i.e. being a medium of communication, dissemination and exchange of information, and a medium of publishing scholarly research in the field of Architecture.
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2017)" : 8 Documents clear
PERKEMBANGAN SPASIAL HUNIAN SUKU BAJO DI KAMPUNG WURING KOTA MAUMERE Gobang, Ambrosius A. K. S.; Sudikno, Antariksa; Nugroho, Agung Murti
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.136

Abstract

Kondisi spasial hunian Suku Bajo di kampung Wuring Kota Maumere dilihat pada karakteristik hunian masyarakat sebagai kampung awal peradaban muslim dan menjadi pusat penyebaran agama Islam di Kabupaten Sikka. Latar belakang sejarah sebagai tinjauan dalam menggali terbentuknya hunian masyarakat serta aspek geografis, sosial, budaya dan ekonomi masyarakat setempat. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan analisis deskriptif kualitatif dan bersifat naturalistik yaitu menggambarkan dan menginterpretasi catatan budaya Suku Bajo berupa keterangan sejarah, dokumen peta, maupun artefak yang berwujud fisik hunian masyarakat Suku Bajo. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji perkembangan spasial yang terbentuk berupa sistem spasial hunian dan aspek-aspek yang melandasi pembentukan spasial hunian Suku Bajo pada kawasan kampung Wuring sebagai upaya untuk memahami kondisi awal hingga terbentuknya hunian kampung saat ini. Hasil penelitian memberikan gambaran tentang sistem spasial hunian mencakup organisasi ruang, orientasi ruang dan hirarki ruang dalam lingkup mikro hunian berupa konsep ma’bunda-ma’buli. Selain itu gambaran perkembangan spasial hunian berupa bentuk panggung tumbuh dan panggung diaruma yang berdampak terhadap messo lingkungan karena adanya aspek non fisik yang melandasi pembentukan spasial hunian di kawasan kampung Wuring. Kata kunci: spasial, hunian, suku Bajo, kampung Wuring
PERANCANGAN KAWASAN DENGAN SISTEM RAINWATER HARVESTING DI KEBON MELATI TANAH ABANG Rendy, Rendy; Santoni, Santoni
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.141

Abstract

Padatnya jumlah penduduk di Kota Jakarta menyebabkan tatanan kota menjadi tidak terkendali dan memberikan dampak negatif terhadap daerah aliran sungai. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan apa saja kriteria perancangan kawasan dengan sistem rainwater harvesting dan bagaimana merancang kawasan pemukiman di Kebon Melati, Tanah Abang dengan sistem rainwater harvesting. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Solusi yang diusulkan dalam perancangan ini adalah merancang kawasan dengan empat potensi penerapan teori perancangan kota yaitu land use yang terkait dengan storage, dan jalur drainase. Kedua, sirkulasi kendaraan dan jalur pejalan kaki yang terkait dengan celah pembatas jalan dan material berpori. Ketiga, bentuk dan massa bangunan yang terkait dengan catchment area, conveyance, dan green roof. Keempat, ruang terbuka yang terkait dengan water retention basin. Dengan adanya perancangan ini dapat disimpulkan bahwa kawasan Kebon Melati dapat mengolah dan memperlambat aliran air hujan. Kata kunci: perancangan kawasan, active rainwater harvesting, passive rainwater harvesting
KONSEP ACTIVE LIVING DALAM PERANCANGAN JALUR PEDESTRIAN Studi Kasus: Jalan L. L. R. E. Martadinata (Riau), Bandung, Jawa Barat Hendrawan, Christianto; Dwisusanto, Yohanes Basuki
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.137

Abstract

Saat ini terdapat tren perancangan kota dengan konsep active living yang membuat penduduk kota menjadi lebih aktif bergerak, secara keseluruhan menjadikan kota lebih sehat (healthy city). Konsep active living ini salah satunya terdapat dalam jalur pedestrian kawasan komersial kota, yang berpotensi mewadahi lingkungan gerak aktif bagi penduduk kota. Toko-toko yang dirangkai berdekatan dapat membuat pejalan kaki aktif menelusuri kawasan secara keseluruhan. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengetahui sejauh mana konsep active living telah diterapkan dalam jalur pedestrian Jalan L. L. R. E Martadinata (Jalan Riau). Dengan mengetahui kondisi lingkungan binaan untuk gerak aktif, diharapkan jurnal ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk perancangan jalur pedestrian di waktu kedepan, untuk kota yang lebih sehat. Metode pembahasan dilakukan dengan menganalisa masalah, peluang, kelebihan, dan kekurangan ruang gerak aktif yang muncul dalam jalur pedestrian di kawasan studi, bersinergi dengan studi literatur mengenai active living dalam lingkungan binaan. Dalam pengamatan, didapati bahwa jalur pedestrian dalam kawasan belanja jalan L. L. R. E. Martadinata belum sepenuhnya mewadahi gerak aktif. Jalur pedestrian menjadi kurang nyaman bagi  pejalan kaki untuk bergerak bebas berbelanja dari pintu ke pintu. Terdapat value yang hilang dimana penduduk lebih memilih untuk menggunakan kendaraan bermotor untuk bergerak dari pintu ke pintu pertokoan. Kata kunci: active living, kesehatan, jalur pedestrian, kawasan komersial
PENINGKATAN AKSENTUASI VISUAL KORIDOR PUBLIK KAWASAN BERSEJARAH PUSAT KOTA LAMA BANDA ACEH Keumala, Indah
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.138

Abstract

Kawasan pusat kota lama Banda Aceh menyimpan nilai sejarah yang tinggi, terbukti dengan banyaknya peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih bertahan sebagai objek bersejarah di kawasan ini. Keberadaan artefak-artefak kuno ini dapat melengkapi riwayat sejarah serta menjadi bukti otentik identitas Kota Banda Aceh. Kawasan pusat Kota Banda Aceh membutuhkan ruang-ruang publik yang menarik agar eksistensi aset-aset bersejarah tersebut dapat semakin menonjol sebagai sebuah elemen daya tarik kawasan bersejarah ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat identitas kawasan pusat Kota Banda Aceh melalui suatu konsep desain arsitektur di suatu koridor publik potensial yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Gagasannya adalah dengan merangkai ruang-ruang bersejarah di koridor ini agar dapat lebih mudah dan nyaman untuk diakses oleh para pejalan kaki. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan perekaman image visual ruang terbuka pada kawasan koridor publik untuk menangkap gambaran visual dan mengetahui kualitas fisik ruang-ruang publik di lokasi tersebut. Peningkatan aksentuasi visual pada koridor publik kawasan pusat Kota Banda Aceh dapat membentuk sekuens visual yang memberikan pengalaman ruang yang berbeda-beda. Pengalaman ruang ini muncul dari fase-fase ruang bertema sejarah kota yang didukung oleh tampilan elemen-elemen ruang yang relevan dengan nilai sejarah. Kunci keberhasilan dalam perkuatan identitas pada koridor ini adalah pemilihan desain elemen-elemen ruang yang tepat, sesuai dengan karakter ruang yang dapat mewakili nilai-nilai dan identitas sejarah kawasan tersebut. Kata kunci: ruang publik, aksentuasi visual, linkage, kawasan pusat kota bersejarah
KAJIAN KEBETAHAN MAHASISWA DALAM LINGKUNGAN KAMPUS Studi Kasus: Kampus ITSB - Cikarang Satriaji, Kukuh Rizki
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.139

Abstract

Dalam kesehariannya manusia melakukan interaksi dengan ruang dan lingkungan. Faktor fisik dan non fisik dari sebuah ruang akan mempengaruhi perasaan dan pengalaman seseorang berada di dalamnya. Kondisi ruang yang baik akan membuat seseorang merasa betah, sedangkan kondisi ruang yang tidak baik akan membuat seseorang merasa tidak betah. Lingkungan kampus ITSB merupakan salah satu fasilitas akademik yang di dalamnya digunakan oleh beberapa pengguna, yaitu mahasiswa, dosen, staf dan lainnya. Di dalamnya sangat memungkinkan terjadinya interaksi antara manusia dengan manusia dan manusia dengan ruang/bangunan agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menemukan faktor-faktor yang menyebabkan pengguna kampus, terutama mahasiswa, merasa betah di dalam Kampus ITSB. Mahasiswa aktif dari berbagai angkatan dipilih sebagai subyek utama penelitian. Definisi kebetahan dari sudut pandang mahasiswa akan dibandingkan dengan definisi kebetahan dalam konteks ruang interior sehingga dapat memberikan pemahaman terhadap interaksi manusia terhadap lingkungan (ruang). Kata kunci: kebetahan, interaksi, mahasiswa
POLA SPASIAL TERITORI PADA LANSKAP-HUNIAN MASYARAKAT PELADANG DESA JURUAN LAOK MADURA TIMUR Febrianto, Redi Sigit; Wulandari, Lisa Dwi; Santosa, Herry
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.140

Abstract

Masyarakat etnis Madura dikenal sebagai masyarakat peladang jagung yang individual, mandiri dan berpola subsistensi, diidentifikasi memiliki tiga teritori utama yaitu: teritori hunian, teritori ruang terbuka dan teritori lanskap pertanian. Jarak antar cluster hunian berjauhan menyebabkan disebut sebagai masyarakat individual sekaligus mandiri. Ketergantungan hidup terhadap hasil panen menyebabkan jarak hunian dengan lanskap pertaniannya sangat dekat sehingga disebut masyarakat subsistensi. Moral ekonomi berorientasi pada tanah (land ethics),karena kegigihan mempertahankan spasial teritorinya. Sehingga pertanyaan mendasar penelitian adalah  bagaimana pola spasial ketiga teritori pada desa Juruan Laok Madura? Strategi yang digunakan adalah etnografi, dengan rancangan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data utama berupa wawancara mendalam, tak-tik pertanyaan terbuka, dengan teknik sampling kasus tipikal pada empat hunian berdasarkan lima kriteria yaitu: civitas, aktivitas, pola hunian, pola lanskap pertanian dan eksistensi artefak berupa obyek penyimpanan panen. Validasi internal berupa observasi, pengukuran dan dokumentasi arsitektural, disebabkan sifat subsistensi etnis madura, sehingga kepala desa bukan nara sumber validasi internal, melainkan partisipan selaku pemilik hunian. Analisis dilakukan dengan mengkomparasi dengan konsep arsitektural-antropologis, konsep human space, juga dengan studi tema terkait. Hasil yang diperoleh adalah perwujudan  konsep pola spasial yang disebut habitat. Konsep pola spasial yang disebut habitat ini terdiri dari : place, environment dan landscape. Susunan ketiganya membentuk satu gelembung hirarki yaitu place berada di dalam  environment, sedangkan place dan environment berada di dalam landscape. Merujuk konsep dari arsitektural-antropologis, hirarki ketiga unsur ini disebut sebagai: habitat. Kata kunci: teritori utama, eksistensi artefak arsitektural-antropologis dan habitat
Halaman Dalam Jurnal Teknik Arsitektur, ARTEKS
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.201

Abstract

Daftar Isi dan Editorial Jurnal Teknik Arsitektur, ARTEKS
ARTEKS Jurnal Teknik Arsitektur Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/artk.v2i1.202

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2024): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2024 ~ Desember 2024 Vol 9 No 2 (2024): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2024 ~ Agustus 2024 Vol 9 No 1 (2024): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2024 ~ April 2024 Vol 8 No 3 (2023): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2023 ~ Desember 2023 Vol 8 No 2 (2023): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2023 ~ Agustus 2023 Vol 8 No 1 (2023): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2023 ~ April 2023 Vol 7 No 3 (2022): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2022 ~ Desember 2022 Vol 7 No 2 (2022): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2022 ~ Agustus 2022 Vol 7 No 1 (2022): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2022 ~ April 2022 Vol 6 No 3 (2021): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2021 ~ Desember 2021 Vol 6 No 2 (2021): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2021 ~ Agustus 2021 Vol 6 No 1 (2021): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2021 ~ April 2021 Vol 5 No 3 (2020): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2020 ~ Desember 2020 Vol 5 No 2 (2020): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | May 2020 ~ August 2020 Vol 5 No 1 (2020): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2020 ~ April 2020 Vol 5 No 3 (2020): Article In Press 2020 Vol 4 No 1 (2019): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Juli 2019 ~ Desember 2019 Vol 3 No 2 (2019): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2019 ~ Juni 2019 Vol 3 No 1 (2018): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Juli 2018 ~ Desember 2018 Vol 2 No 2 (2018): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2018 ~ Juni 2018 Vol 3, No 1 (2018) Vol 2, No 2 (2018) Vol 2 No 1 (2017): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Juli 2017 ~ Desember 2017 Vol 1 No 2 (2017): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2017 ~ Juni 2017 Vol 2, No 1 (2017) Vol 1, No 2 (2017) Vol 1 No 1 (2016): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Juli 2016 ~ Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016) More Issue