cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 3 (2015)" : 9 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN PERMAINAN DRAMA PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MELALUI LESSON STUDY DENGAN METODE BRAINSTORMING PADA MATA KULIAH PENYUTRADARAAN DAN PEMENTASAN Maria Endang Pudyastuti; Sujinah .; R. Panji Hermoyo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.814 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.90

Abstract

ABSTRAKLatar belakang diadakan Lesson study (LS) karena adanya keinginan agar parapendidik bisa inovatif dalam menyelesaikan masalah di kelas, dengan cara berkolaborasi dengan teman sejawat agar bisa saling mengisi, saling memperbarui ilmunya. Dalam pertemuan tersebut merupakan suatu kegiatan untuk menyelesaikan masalah dalam tugas memberi kuliah.Berdasarkan UU no14 tahun 2005 tentang guru dan dosen PP 20, 32, 34 menyatakan bahwa guru dan dosen hendaknya mendapatkan peningkatan kemampuan dalam paedagogik, kepribadian, hubungan masyarakat, dan profesional oleh karena itu sangatlah positif atas diselenggarakan Lesson Study.Dari temuan dalam pelaksanaan Lesson Study ternyata memberi kuliah itu hendaknya diawali dari pemahaman skemata mahasiswa dulu supaya efektif dalam memberi kuliah. Selain tersebut di atas mahasiswa ada yang belum bisa belajar mandiri. Maksudnya mau belajar jika dikondisikan oleh dosen.Temuan berikutnya pada pelaksanaan kegiatan Lesson Study dosen menyiapkanperangkat sangat lengkap mulai dari RPP, deskripsi materi, media, rubrik, LKM dan penguasaan materi sangat positif. Pengelolaan kelas dan penggunaan IT sangat positif.Tentu saja dengan pemilihan metode brainstorming sangatlah tepat untuk memberi mata kuliah penyutradaraan dan pementasan. Sesudah melaksanakan Lesson Study dosen sudah mendapatkan masukan dari pakar /teman sejawat (dianggap pakar karena LS dilaksanakan di kampus) mendapatkan gambaran mahasiswa mampu mengusai materi yang diberikandosen dengan metode Brainstorming nampak bisa menyerap mata kuliah penyutradaraan dan pementasan terbukti mahasiswa makin peka perasaannya dan makin muda berekspresi dalam bermain drama secara total.Setiap siklus dilaksanakan mahasiswa makin kuat dalam penguasaan karakter tokoh yang dibawakan. Setiap tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga latihan out door maupun in door berjalan lancar, team work berjalan lancar seolah-olah mengalami terapi jiwa. Yang jelas karakter mulai membaik. Paling tidak ada harapan baik bagi dunia pendidikan.Kata kunci : lesson study, brainstorming, penyutradaraan dan pementasan.
COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI PADA MATAKULIAH GEOMETRI NETRAL MELALUI PROGRAM LESSON STUDY Shoffa, Shoffan; Sholikin, Agus; Suprapti, Endang; SD, Wujud; Soemantri, Sandha
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.873 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.48

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah penerapan model cooperative learning tipe TAI pada mata kuliah geometri netral melalui program lesson study dan untuk melihat apakah mahasiswa lebih aktif dalam bekerja sama atau tidak. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa semester 6 Prodi endidikan Matematika sebanyak 18 orang. Prosedur Penelitian yang dilakukan melalui 4 tahap yaitu tahap persiapan; tahap tindakan; tahap observasi dan tahap refleksi. Instrumen penelitian berupa: RPP (demonstrasi, Kuis1, LKM, diskusi kelompok, simulasi, kuis2), lembar observasi, dan lembar kuesioner. Teknik pengumpulan data diperoleh dari lembar observasi aktivitas mahasiswa; hasil kuis 2 pemahaman materi dan saat diskusi; lembar kuesioner akhir pembelajaran.Dari kegiatan diskusi diperoleh prosentase keterlibatan mahasiswa sebesar 89, 8 %, dan untuk hasil tes diperoleh prosentase sebesar 83, 3%. Prosentase ini meningkat karena ada rambu-rambu dalam pelaksanaan diskusi kelompok (Siklus 1 masih belum ada ramburambu diskusi), jadi tugas yang dilakukan oleh setiap mahasiswa menjadi lebih jelas. Selain dari pada itu, waktu yang diperlukan lebih singkat. Dari hasil tersebut penelitian pada siklus 2 dinyatakan berhasil karena telah mencapai target keberhasilan.Dari hasil kuesioner terhadap metode pembelajaran yang digunakan dapat disimpulkan bahwa, mahasiswa senang belajar kelompok, mahasiswa lebih aktif dalam bekerjasama, pemahaman mahasiswa tentang materi yang digunakan menjadi lebih baik dan dapatmeningkatkan semangat dalam belajar.Keyword : Lesson Study, Cooperative Learning, TAI
IMPLEMENTASI MONITORING DAN EVALUASI PROSES LESSON STUDY DI FKIP UM SURABAYA Gunawan -; Yuni Gayatri; Dwijani Ratna Dewi; Chusnal Ainy; Yarno -
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.038 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.73

Abstract

ABSTRAKTim Monitoring dan evaluasi (Monev) internal secara spesifik melakukan enam tugas. Yakni, (1). Mengembangkan mekanisme pemantauan dan evaluasi; (2). Mengembangkan alat-alat pemantauan dan evaluasi yang diperlukan; (3). Melaksanakan monev dengan menggunakan mekanisme, prosedur, dan instrumen yang telah dikembangkan; (4). Mengomunikasikan temuan-temuan kepada Dekan sebagai bahan untuk pembuatan kebijakan pengendalian program. (6). Mengomunikasikan temuan-temuan monev kepada pihak pelaksana program di lapangan dalam Workshop Evaluasi. Tulisan ini berusaha (1). Memaparkan pelaksanaan Plan-Do-See Lesson Study di FKIP UMSurabaya pada semester genap tahun akademik 2013-2014; (2). Memberikan informasi tanggapan dosen, mahasiswa dan pimpinan fakultas terhadap pelaksanaan LS sebagai masukan kepada pengelola LS, pimpinan FKIP dan UMSurabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, yang memaparkan hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh dari angket, observasi dan wawancara. Pada pelaksanaan Plan dalam LS telah nampak partisipasi, kolegalitas, kolaboratif pada dosen-dosen Kelompok Bidang Keahlian (KBK), dilihat dari kehadiran dan adanya diskusi teman sejawat dalam penyusunan perangkat pembelajaran (RPP, LKM, hand out, media). Fokus implementasi Do (pelaksanaan) dalam LS adalah aktivitas mahasiswa dan observer (pengamat). Fokus kegiatan See (Refleksi) adalah partisipasi, komunitas belajar dan kolegialitas. Hasil observasi tim dosen terfokus pada proses pembelajaran dan aktivitas mahasiswa. Dalam hal ini tetap mempertahankan prinsip kolaboratif dalam LS yakni kolegialitas, berkelanjutan, kolaboratif, mutual learning (saling belajar), pengkajian pembelajaran, pembinaan profesi, komunitas belajara. Materi sosialisasi LS memotivasi mereka mengimplementasikan LS dan meyakini dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membelajarkan mahasiswa. Kegiatan pembelajaran memfokuskan pada permasalahan pembelajaran yang dialami mahasiswa dan telah memberikan masukan dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Kerjasama antar anggota Kelompok Bidang Keahlian (KBK) sudah cukup baik.Kata Kunci: Lesson Study, plan, do, see
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA KELAS 8-C SMP MUHAMMADIYAH 10 SURABAYA MELALUI PROGRAM LESSON STUDY Lanang Santoso; Umi Arifah; Nurhidayati -; Fathoni -; Aidah -; Anis Kurnia Rahmahwati; Maria Amiriki
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.901 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.72

Abstract

ABSTRAK:Lesson Study merupakan model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pebelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan asas-asas kolegalitas dan mutual learninguntuk membangun learning community. Lesson study dapat di implementasikan pada berbagai jenjang pendidikan, salah satunya di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya yang dilaksanakan pada semester Genap di kelas 8C. Hasil-hasil yang diperoleh dalam kegiatan Lesson Study antara lain: (1) Meningkatnya motivasi belajar pada siswa yang dulunya kurang aktif dalam pembelajaran menjadi lebih aktif dalam belajar. (2) . Menumbuhkan kekompakan pada guru dalam menyusun proses pembelajaran dimana seorang guru dapat menimbal ilmu dari guru yang lainnya (3) Implementasi Lesson Study secara tidak langsung memberikan pengetahuan kepada siswa dan guru bagaimana siswa harus belajar serta bagaimana guru harus mengajar.(4) Profesionalisme guru dalam mengajar pada proses pembelajaran mengalami perbaikan melalui proses implementasi Lesson Study. Dengan adanya berbagai peningkatan dalam proses pembelajaran ini diharapkan akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.Kata Kunci: Lesson Study, motivasi belajar, aktifitas belajar
Tari Sparkling Surabaya: Kajian Struktur, Makna Simbol, dan Identitas Aris Setiawan; Yarno .; Wijayadi .
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.701 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.135

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berupaya mengkaji karya tari Sparkling Surabaya berdasarkan struktur gerak, makna simbol, serta identitasnya.Struktur gerak dikupas mulai awal sampai akhir. Kemudian, makna dan simbol ditelaah dari ragam geraknya. Adapun identitasterkait dengan karya itu sendiri yang mempresentasikan kehidupan di Kota Surabaya.Penelitian dilakukan dengan mencari data yang sesuai dengan kebutuhan. Pencarian data dimulai pada awal Mei 2015 denganmewawancarai koreografer tari Sparkling Surabaya Diaztiarni. Selain itu, dilakukan wawancara dengan kepala DinasPariwisata Surabaya. Dari kegiatan ini diperoleh informasi tentang keberadaan tari Sparkling Surabaya bagi kepentinganpemerintah Surabaya. Seniman yang juga kepala Unit Pelaksana Teknis Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya jugamenjadi narasumber. Pertanyaannya berkaitan dengan persoalan identitas tari Sparkling Surabaya.Data yang telah terkumpul dianalisis dan dideskriptifkan. Struktur gerak tari Sparkling Surabaya disusun sebagai bagian darirangkaian gerak yang berpijak dari tari tradisi Jawa Timuran. Gerak-gerak itu lantas dikembangkan sesuai dengan ide yangmenjadi dasar penciptaan tari Sparkling Surabaya.Terkait makna simbol diperoleh informasi tentang arti tari Sparkling Surabaya. Melalui ragam gerak sebagai simbol tersebutterdapat sebuah arti yang menceritakan Kota Surabaya dengan berbagai kehidupannya. Kemudian, dari identitas diperolehinformasi terkait dengan keberadaan tari Sparkling Surabaya hingga saat ini.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK BERBASIS KARAKTER MELALUI PRAKTIK LESSON STUDY PADA PROGRAM STUDI PENDIDIAN BIOLOGI FKIP UMSURABAYA Wiwi Wikanta; R. Suwasis Hadi; Amiq Fikriyati; Kamaliyah R
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.256 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.78

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran pada Mata Kuliah Kimia Organik Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Semester Genap tahun 2013/2014. Implementasi LS dilakukandalam 4 siklus dengan tahapan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan pengamatan serta refleksi (see). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Hasil belajar ada pada kriteria baik yaitu memiliki kompetensi aspek kognitif denganporsi tingkat tinggi lebih banyak (e” 60%) dengan ketuntasan belajar lebih dari 75%; (2) Aktivitas mahasiswa telah mengalami pengembangan baik aktivitas dalam mengembangkan karakterberani dan kompetensi kerjasama mahasiswa. Kesimpulan dari hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran mata kuliah kimia organik melalui lesson study sudah sangat baik berdasarkan aspek kompetensi kognitif dan aktivitas pembelajaran.
LESSON STUDY : PENGARUH INOVASI METODE-MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP PEMAHAMAN MATERI SISWA umar Haiq; Siti Aisyah; Siti Jumaliah; Lailatul Juniyati; Dwiana Rachmawati; Siti Juariah; Hasnatul Ummah; Nazilatul Mafruhah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.703 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.71

Abstract

ABSTRAKSalah satu aspek yang mempengaruhi hasil belajar di SD Muhammadiyah 8 adalah metode-model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran. Inovasi dan penerapannya dalam pembelajaran dapat meningkatkan perhatin dan konsentrasi siswa. Tulisan ini mengemukakan hasil salah satu kegiatan dalam lesson study yang membahas tentangpengaruh inovasi dalam pembelajaran terhadap pemahaman materi siswa dalam beberapa mata pelajaran.Kata Kunci :Inovasi, Model Pembelajaran.
PENERAPAN VARIASI KEGIATAN APERSEPSI DAN PEMBELAJARAN INTERACTIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN PRONUNCIATION MAHASISWA DALAM MATA KULIAH PRONUNCIATION PRACTICE Armeria Wijaya
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.067 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.79

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran mata kuliah Pronunciation Practice. Melalui Lesson Study dosen dapat mengujikan rencana pembelajaran yang diterapkan dalam mata kuliah Pronunciation Practice. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa strategi interactive learning dengan metode inkuiri dan diskusi kelompok adalah strategi dan metode yang paling tepat digunakan dalam mata kuliah Pronunciation Practice dimana mahasiswa mendapat lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan individu secara berkelompok. Selain itu, peningkatan kegiatan apersepsi di awal pembelajaran memungkinkan mahasiswa membangun kesadaran dan kesiapan diri pada materi pembelajaran.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM LESSON STUDY UNTUK MENGASAH KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA Badruli Martati; Endah Hendarwati; Aris Setiawan; Aristiana P.R.; Ratno A.; Wahono .
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.061 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.80

Abstract

ABSTRAKSalah satu tujuan mata kuliah metodologi pembelajaran afektif adalah agar mahasiswa memiliki wawasan yang luas terkait perkembangan afektif anak usia dini. Usia perkembangan manusia pada masa anak usia dini disebut masa keemasan (golden age), suatu masa dimana anak secara khusus mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkungan. Ada beberapa perkembangan pada anak usia dini, salah satunya adalah perkembangan sosial, dimana anak mulai membangun hubungan dengan keluarga mereka dan juga orang lain. Unsur-unsur perkembangan sosial tersebut yang perlu dibantu perkembangannyasecara optimal oleh guru dan calon guru anak usia dini, dilakukan melalui penerapan problem based learning. Untuk meningkatkan kompetensi dosen dan kualitas pembelajaran dilakukan kegiatanLesson Study di program Studi PG PAUD FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya, dimana proses sistematik dilaksanakan antara dosen yang berkolaborasi untuk merancang (plan) , mengamati (do) dan melakukan refleksi (see) terhadap mata kuliah metodologipembelajaran afektif anak usia dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 9