cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
ISSN : 14125889     EISSN : 26140578     DOI : https://doi.org/10.30651/didaktis.v24i1
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 2 (2023)" : 18 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PERCAYA DIRI DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK Banatul Hanidar Anggitawati; Agnes Herlina Dwi Hadiyanti; Yohanes Bruri Kriswanto
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.17933

Abstract

  Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap percaya diri dan kemampuan komunikasi peserta didik kelas III A SD Kanisius Demangan Baru I Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis Penelitian ini adalan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahap dalam setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Objek penelitian ini berjumlah 18 orang. Pengumpulan data melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap percaya diri dan kemampuan komunikasi peserta didik kelas III A SD Kanisius Demangan Baru I tahun ajaran 2022/2023 mengalami peningkatan melalui penerapan model problem based learning. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan melihat perolehan persentase pada setiap variabel. Untuk variabel percaya diri pada kondisi prasiklus diperoleh persentase sebesar 42,59 %. Pada siklus I terlihat adanya peningkatan menjadi 62,96 %. Kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus II menjadi 77,77 %. Untuk variabel kemampuan komunikasi pada kondisi prasiklus diperoleh persentase sebesar 47,96 %. Pada siklus I terlihat adanya peningkatan menjadi 62,96 %, dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,66 %. Oleh karena perolehan persentase untuk kedua variabel tersebut sudah melebihi 70 %, maka penelitian ini berhenti pada siklus II.   
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN MICROSOFT OFFICE 365 BERBANTUKAN MODUL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD Siti Waeroh; Parmin Parmin; Sardjijo Sardjijo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18906

Abstract

Kurikulum 2013 dengan penggunakan tema sebagai pemersatu semua materi. Saat ini tidak terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. Permasalahan yang terjadi adalah hasil belajar mata pelajaran IPS masih rendah serta kurangnya media pembelajaran dalam pembelajaran tema. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengembangan berupa media pembelajaran tematik sway Microsoft 365 berbatukan modul mata pelajaran IPS bagi siswa SD yang valid, praktis dan efektif. Pengembangan berdasarkan model Borg&Gall terdiri dari 10 langkah. Subjek pengujian penelitian adalah siswa kelas lima SD negeri Jatinegara 01 dan SD Muhammadiyah Jatinegara. Media pembelajaran sway Microsoft 365 dan modul divalidasi oleh 3 validator menggunakan instrument lembar validasi dan memenuhi kriteria valid mencapai skor rata-rata 3,53 yaitu mencapai skor 3,69 untuk validator media sway Microsoft 365 dan 3,52 untuk validator modul. Kepraktisan media berbatukan modul dinilai oleh guru sebagai praktisi/observer menggunakan angket dan masuk kategori sangat baik, meliputi keterlaksanaan pembelajaran dan respon siswa dalam pembelajaran dan masuk kategori sangat baik. Meliputi skor rata-rata keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata 4,52 dan sebesar 88,4 untuk nilai rata-rata respon positif siswa. Keefektifan dinilai menggunakan analisis spss hasil belajar dari dua kelas dengan menerima  yaitu proporsi siswa dengan menggunakan media pembelajaran Microsoft office 365 berbantukan modul yang mencapai ketuntasan nilai 70 telah melampaui 75% yaitu mencapai nilai 83,4.
DISKRIMINASI GENDER DALAM BELENGGU BUDAYA PATRIARKI PADA NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Hana Ghina Fauziyyah; Sukardi Sukardi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dengan rumusan masalah analisis bentuk diskriminasi gender dalam belenggu budaya patriarki pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif  untuk mengumpulkan data dan menganalisis data. Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam memaparkan fakta-fakta sosial dalam realitas budaya masyarakat Sumba, yaitu Yappa Mawine atau kawin tangkap. Pemasalahan adat dalam kuasa yang dimiliki laki-laki dan didukung oleh masyarakat patriarki membuat perempuan tidak bisa melakukan perlawanan. Hal tersebut digambarkan secara jelas oleh Dian Purnomo. Kekhawatiran Dian Purnomo terhadap kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Sumba. Budaya yang melindungi kekerasan tersebut akan melanggengkan dan menormalisasi peristiwa-peristiwa kekerasan. Hasil dari analisis bentuk diskriminasi  gender dalam belenggu budaya patriarki pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo menurut teori Fakih, sesuai 5 komponen, yakni: 1) marginalisasi, ditemukan 5 kutipan dalam novel tersebut,  2) subordinasi, ditemukan 6 kutipan dalam novel tersebut, 3) stereotipe, ditemukan 9 kutipan dalam novel tersebut, 4) kekerasan, ditemukan 11 kutipan dalam novel tersebut, 5) beban kerja, ditemukan 4 kutipan dalam novel tersebut.
PENGARUH ASPEK MORALITAS SISWA DI DALAM MEMBANGUN PERKEMBANGAN JATIDIRI(STUDI FENOMENOLOGI) Ali Taufik; Tatang Apendi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.9822

Abstract

Penelitian ini berawal dari  fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita dimana semakin banyak anak remaja kita atau siswa kita terjerumus ke dalam hubungan sosial yang merugikan masa depan mereka, banyak dari mereka sering tertipu oleh perilaku mereka yang baik dan sopan dan dalam berkomunikasi selalu sopan santun. Dalam penelitian ini penulis mencoba menggali, menelaah dan mengkaji baik secara teoritis maupun empiris, dengan menggunakan analisis ilmiah yaitu kualitatif dengan kajian fenomenologi kemudian dalam pendekatan ini peneliti menggunakan media wawancara/dialog bagi partisipan atau informan, dokumentasi, dan analisis naratif, untuk mendapatkan hasil penelitian ini. Dan penelitian ini dilakukan di tempat tinggal peneliti sendiri, sehingga peneliti telah cukup lama mengenal informan atau peserta yang menjadi sumber penelitian. Hasil yang dicapai dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi orang tua/guru dalam menyikapi perilaku anak atau siswa, sehingga dapat menjadi lebih baik lagi. This research begins with a phenomenon that occurs in our lives where more and more our teenagers or our students fall into social relationships that are detrimental to their future, many of them are often deceived by their good and polite behavior and in communicating always polite. In this study the author tries to explore, examine and examine both theoretically and empirically, using scientific analysis, namely qualitative with phenomenological studies, then in this approach the researcher uses interview/dialogue media for participants or informants, documentation, and narrative analysis, to obtain research results. this. And this research was conducted in the researcher's own residence, so that the researcher has known the informants/participants who are the sources of research for a long time. The results achieved from this research can make a positive contribution to parents or eachers in responding to the behavior of children or students, so that they can become even better. 
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MASYARAKAT OSING BANYUWANGI PADA MATA KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR DI POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI Muhammad Hilmy; Inno Cahyaning Tyas; Arum Andary Ratri
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18652

Abstract

Pengembangan modul berbasis kearifan lokal telah terbukti mampu menyajikan materi yang menghubungkan antara teori dengan konteks kehidupan nyata yang dihadapi peserta didik. Pengembangan modul ini sangat tepat jika dipadukan dengan mata kuliah ilmu sosial budaya dasar yang memuat materi kehidupan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode research and development. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kevalidan modul dan mengujinya kepada peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa modul berbasis kearifan lokal ini sangat valid dengan perolehan poin 3,5 atau persentase 87,5% kemudian respon mahasiswa juga menunjukkan hasil yang positif yaitu 3,55 atau persentase 88,75 sehingga modul ini sudah bisa digunakan.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGENAI MATERI LUAS DAN KELILING LINGKARAN DENGAN PENERAPAN TEORI BELAJAR JEROME BRUNER Noor Khasanah; Jayanti Putri Purwaningrum
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.6963

Abstract

Until now, the students' comprehension ability in learning mathematics in Indonesia is still low. This can be proven by the observations made by Winda Agustina, and her friends at MTs Al Falah Mahe class VIII, during the learning process of the circle material in the sub-chapter area and circumference of the circle. From these observations, it is known that the cause of the backward understanding of students regarding the Mathematics Learning material in the area and circumference of the circle sub-chapter is that teachers tend to provide direct material / lecture methods, and students are not given the opportunity to find the formula for the concept of area and circumference of the circle by themselves. So as a result, many students have difficulty understanding the material directly and the value of student learning evaluation results is still low / below the KKM (Minimum Completeness Criteria). If the problem is not immediately addressed, it will greatly impact the learning process and student learning outcomes in the classroom which will decline. From this, the writer tries to find a solution to find out how to improve students' understanding of mathematical concepts, especially regarding the broad chapter and the circumference of the circle in applying Bruner's theory.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN ALJABAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR KOLB Sarah Nur Hanifah; Novaliyosi Novaliyosi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18659

Abstract

Kemampuan literasi numerasi termasuk ke dalam salah satu kemampuan yang dibutuhkan pada semua aspek kehidupan. Hasil laporan PISA untuk literasi matematis Indonesia memperoleh skor 379, tetapi Indonesia masih berada jauh dibawah skor rata-rata negara OECD lainnya. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi pada siswa kelas VIII dalam menyelesaikan permasalahan aljabar berdasarkan gaya belajar Kolb versi 3.1 baik dari segi gaya belajar divergen, konvergen, asimilasi, dan akomodasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa SMP IT Alia Tangerang kelas VIII B dan VIII C tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Secara umum siswa kelas VIII memiliki kemampuan literasi numerasi cukup mampu dalam menyelesaikan permasalahan aljabar dengan skor rata-rata 55%. Sebagian besar siswa mengalami kendala saat menyelesaikan soal literasi numerasi pada permasalahan pertidaksamaan linier. Namun sebagian besar siswa tersebut dapat menyelesaikan soal literasi numerasi materi  rasio dan proporsi serta relasi fungsi dan pola bilangan. Dengan demikian, rata-rata siswa kelas VIII dapat memenuhi ketiga indikator kemampuan literasi numerasi.
EVALUASI REMEDIAL DAN DIAGNOSTIK SEBAGAI PENENTU HASIL BELAJAR Alvira Nandya Putri; Maya Purnama
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.16776

Abstract

          Evaluasi diagnostik yaitu sebuah evaluasi yang berfungsi untuk mengetahui lebih dalam kelemahan yang dimilki peserta didik agar dapat diberikan perlakuan yang tepat sesuai dengan arah. Evaluasi Diagnostik membutuhkan prosedur yang tepat dan peran guru yang tinggi sebagai seorang evaluator. Jika siswa mengalami kegagalan dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan berpengaruh terhadap hasil belajarnya maka evaluasi diagnostik menjadi langkah untuk seorang guru agar dapat menjadi evaluator yang baik. Evaluasi diagnostik dilakukan untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh peserta didik dan agar dapat memberikan solusi yang baik pula. Sedangkan remidi merupakan program yang diberikan guru untuk mengulang materi yang kurang dipahaminya. Penelitian ini menggunakan metode Studi Literatur dengan metode deskripsi guna memberikan wawasan kepada pendidik dan peserta didik terkait dengan evaluasi diagnostik dan remedial pada pembelajaran.
DISCO GAME BERBANTUAN CONGKLAK TERHADAP PENINGKATAN KERJA SAMA DAN PEMAHAMAN PEMBAGIAN SISWA KELAS II SD DI DESA KEMANTRAN Ali Rosyidi; Zaenuri Mastur; Endang Wahyuningrum
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18838

Abstract

Tujuan penelitaian ini adalah 1) menganalisis keefektifan model pembelajaran disco game berbantuan congklak terhadap peningkatan pemahaman konsep pembagian siswa; dan 2) menganalisis penerapan model pembelajaran disco game berbantuan congklak terhadap peningkatan  pemahaman konsep pembagian  ditinjau dari  kerja sama siswa. Teknik pengambilan sample dengan cluster random sampling. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas II tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 25 siswa di kelas eksperimen dan 28 siswa di kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan disco game berbantuan media congklak dan kelas kontrol menerapkan strategi pembelajaran ekspositori. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi, dan tes. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengamatan, tes dan dokumentasi. Analisis data dengan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan hasil untuk one sample t test, independent sample t – test, dan paired t test mendapatkan nilai p value masing-masing  0.000, 0,001, dan 0,000. Dengan demikian disco game berbantuan media congklak lebih efektif dalam meningkatkan kerja sama dan pemahaman pembagian daripada strategi pembelajaran ekspositori.Kata kunci : disco game, media congklak, pembagian. ABSTRACTThe purposes of this study were 1) to analyze the effectiveness of the congklak-assisted disco game learning model towards increasing students' understanding of the concept of division; and 2) analyzing the application of the congklak-assisted disco game learning model to increase understanding of the concept of division in terms of student cooperation. Sampling technique used cluster random sampling. This type of research is a quasi-experimental (quasi-experimental). This research was conducted on class II students for the 2022/2023 academic year with a total of 25 students in the experimental class and 28 students in the control class. The experimental class applies the disco game with the help of congklak media and the control class applies the expository method. The instruments used in the study were observation sheets and tests. Data collection was carried out by means of observation, tests and documentation. Data analysis used quantitative descriptive. The results showed that the results for the one sample t-test, independent sample t–test, and paired t-test obtained p values of 0.000, 0.001 and 0.000 respectively. Thus the disco game assisted by congklak media is more effective in increasing cooperation and understanding of division than the expository method.Keywords: disco game, congklak media, division
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGENAI MATERI LUAS DAN KELILING LINGKARAN DENGAN PENERAPAN TEORI BELAJAR JEROME BRUNER Khasanah, Noor; Purwaningrum, Jayanti Putri
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.6963

Abstract

Until now, the students' comprehension ability in learning mathematics in Indonesia is still low. This can be proven by the observations made by Winda Agustina, and her friends at MTs Al Falah Mahe class VIII, during the learning process of the circle material in the sub-chapter area and circumference of the circle. From these observations, it is known that the cause of the backward understanding of students regarding the Mathematics Learning material in the area and circumference of the circle sub-chapter is that teachers tend to provide direct material / lecture methods, and students are not given the opportunity to find the formula for the concept of area and circumference of the circle by themselves. So as a result, many students have difficulty understanding the material directly and the value of student learning evaluation results is still low / below the KKM (Minimum Completeness Criteria). If the problem is not immediately addressed, it will greatly impact the learning process and student learning outcomes in the classroom which will decline. From this, the writer tries to find a solution to find out how to improve students' understanding of mathematical concepts, especially regarding the broad chapter and the circumference of the circle in applying Bruner's theory.

Page 1 of 2 | Total Record : 18