cover
Contact Name
Dr. La Ode Ahmad Nur Ramadhan
Contact Email
jpkschem@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkschem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Progres Kimia Sains
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 22525181     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Progres Kimia Sains ialah sebuah jurnal ilmiah yang komit kepada perkembangan pengetahuan penelitian ilmiah dalam bidang ilmu Kimia. Jurnal ini menerbitkan artikel, ulasan topik terkini, dan catatan penelitian yang menarik minat para kimiawan, serta bersifat orisinal terutama dari segi isi dan pendekatannya.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
PENGEMBANGAN METODE ADSORPSI ION LOGAM Pb2+ DALAM KOLOM MENGGUNAKAN ADSORBEN LEMPUNG TERIMMOBILISASI BIOMASSA Saccharomyces cerevisiae Darwis, Febrian
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 2, No 1 (2012): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.618 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi ion logam Pb2+ dengan metode kolom menggunakan adsorben lempung terimmobilisasi biomassa Saccharomyces cerevisiae. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH ion logam Pb2+ dalam proses adsorpsi oleh adsorben. Immobilisasi biomassa S.cerevisiae pada lempung dilakukan dengan mencampurkan biomassa S. cerevisiae dan lempung dengan perbandingan 5:1 dan 10:1 (mL biomassa : g lempung). Kolom yang digunakan berupa spoit berdiameter ± 2 cm dengan jumlah adsorben 0,5 gram. Adsorpsi ion logam Pb2+ dilakukan dengan parameter variasi konsentrasi. Konsentrasi ion logam Pb2+ dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA). Daya adsorpsi maksimum lempung aktivasi dan lempung terimmobilisasi didapatkan pada pH 5 dengan nilai daya adsorpsi secara berturut-turut adalah 1,307 mg/g dan 1,373 mg/g. Lempung terimmobilisasi biomassa memiliki daya adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan lempung aktivasi. Kata kunci: Adsorpsi, Ion logam Pb2+, Lempung, Biomassa S.cerevisiae, immobilisasi
PEMANFAATAN BIOMASSA SACCHAROMYCES CEREVISIAE RAGI ROTI YANG TERIMMOBILISASI PADA LEMPUNG SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM Pb2+ Yani, Herti Sirsah
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 2, No 2 (2012): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.601 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi ion logam Pb2+ menggunakan adsorben biomassa Saccharomyces cerevisiae ragi roti yang terimmobilisasi pada lempung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kontak ion logam Pb2+. Lempung teraktivasi diperoleh dengan mereaksikan lempung dengan KMnO4, H2SO4 dan HCl. Biomassa S. cerevisiae diperoleh dari ragi roti yang dihaluskan. Immobilisasi biomassa S.cerevisiae pada lempung dilakukan dengan mencampurkan biomassa S.cerevisiae ragi roti dan lempung dengan perbandingan 1:3 (g biomassa : g lempung). Konsentrasi ion logam Pb2+ dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA). Konsentrasi ion logam Pb2+ dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA). Hasil adsorpsi ion logam Pb2+ menunjukkan waktu kontak optimum 120 menit. Katakunci: adsorpsi, immobilisasi, lempung, S.cerevisiae, 
DEGRADASI FOTOELEKTROKATALITIK TETRASIKLIN MENGGUNAKAN KOMPOSIT Cr-N-TiO2/Ti DI BAWAH IRADIASI SINAR UV-VISIBEL Widyartha, Akhmad Berryl
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 1 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.017 KB)

Abstract

Studi mengenai preparasi komposit Cr-N double doped TiO2/Ti untuk degradasi senyawa antibiotik tetrasiklin di bawah iradiasi sinar UV-Visibel telah berhasil dilakukan. Cr-N-TiO2/Ti dipreparasi melalui metode anodizing plat Ti dalam campuran elektrolit gliserol, NH4F 0,27 M  dan K2Cr2O7 0,015 M pada bias potensial 25 V selama 4 jam diikuti dengan metode dip coating dalam sol mengandung nitrogen dari NH4Cl lalu dikalsinasi pada suhu 500 oC selama 90 menit. Analisis XRD menunjukkan TiO2 hasil sintesis berada dalam fase anatase dan terdapat puncak spesifik Ti-N pada 2θ = 68,30 (230) yang mengindikasikan keberhasilan doping nitrogen. Morfologi permukaan komposit diobservasi dengan SEM dan menunjukkan struktur berbentuk nanopore sedangkan komposisi unsur dalam komposit ditentukan dengan EDX. Karakteristik fotoelektrokimia elektroda komposit dipelajari melalui LSV dan diperoleh hasil bahwa arus cahaya tertinggi sebesar9 x 10-5A pada cahaya visibel. Uji degradasi tetrasiklin menggunakan fotoelektroda komposit Cr-N-TiO2/Ti menghasilkan tetapan laju sebesar 0,0296 menit-1 (UV) dan 0,0344 menit-1 (Visibel) dengan nilai laju reaksi masing-masing 0,29 mg L-1 menit-1 dan  0,34 mg L-1 menit-1. Kata kunci—Fotoelektrokatalitik, anodizing ,kromium, tetrasiklin
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKROORGANISME KITINOLITIK ASAL LIMBAH CAIRAN RUMEN SAPI SERTA OPTIMASI PRODUKSI ENZIM KITINASE Suryani, Wa Ode
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 1 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.768 KB)

Abstract

Isolasi dan identifikasi mikroorganisme kitinolitik asal limbah cairan rumen sapi serta optimasi produksi enzim kitinase telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi dan mengoptimasi produksi enzim kitinase. Pada penelitian ini dilakukan tahapan pekerjaan isolasi dan seleksi bakteri kitinolitik; karakterisasi dan identifikasi isolat terpilih; optimasi produksi enzim (konsentrasi substrat, suhu dan pH) serta penentuan kurva pertumbuhan isolat A3. Pengujian aktivitas kitinase menggunakan metode Schales. Hasil skrining diperoleh 3 isolat bakteri potensial kitinolitik. Isolat A3 selanjutnya dipilih untuk produksi enzim karena memiliki indeks kitinolitik tertinggi dengan angka indeks 7,59. Hasil pengamatan morfologi dan uji biokimia, menunjukan isolat A3, merupakan kelompok bakteri Lactobacillus dengan sifat Gram negatif, berbentuk basil. Kondisi optimum untuk produksi enzim kitinase adalah konsentrasi substrat kitin 0,08% (b/v), 40ºC pada pH 6 dengan aktivitas enzim sebesar 125,943 U/mL. Kata kunci—kitinolitik, kitin, optimasi produksi enzim, sungai pohara
SINTESIS HEMATIT BERPORI DARI PASIR BESI DENGAN METODE HIDROTERMAL SEBAGAI BAHAN ELEKTRODA BATERAI Li – ION Tini, Sartini
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 3, No 2 (2013): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.338 KB)

Abstract

Sintesis hematit berpori dari pasir besi dengan metode hidrotermal sebagai bahan elektroda baterai Li-Ion telah berhasil dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh partikel hematit berpori melalui penambahan H3BO3 dan mengetahui nilai arus dan potensial oksidasi-reduksi terbaik pada elektroda hematit hasil sintesis. Sintesis dilakukan dengan cara mencampurkan pasir besi dengan HCl sebagai pelarut dan NH4OH sebagai pengendap serta H3BO3 sebagai agen pembentuk pori. Proses hidrotermal dilakukan dengan alat microwave kemudian dilakukan kalsinasi pada suhu 500°C. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan SEM-EDX diperoleh bahwa sampel hasil sintesis murni mengandung unsur Fe dan O serta terbentuknya pori pada hematit hasil sintesis dengan ukuran partikel 2×103 sampai 3,2×103 nm. Karakterisasi dengan BET diperoleh luas permukaan hematit dengan penambahan H3BO3 0,1 M sebesar 78,351 m²/g dan diameter pori 10,034 nm. Semakin besar penambahan konsentrasi H3BO3 maka luas permukaan hematit akan semakin besar sehingga ukuran partikel akan semakin kecil. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan kristal hematit yang dihitung dengan metode Williamson-Hall berukuran antara 2×104 sampai 2,05×104 nm dan karakterisasi dengan VSM menunjukkan hematit hasil sintesis memiliki magnetisasi jenuh sebesar 45,2 emu/g, medan koervisitas sebesar 0,013 Tesla dan nilai remanen sebesar 22 emu/g yang mengidentifikasikan bahwa hematit pada penelitian ini bersifat feromagnetik. Hasil pengujian elektroda hematit dengan metode voltametri siklik diperoleh bahwa elektroda hematit dengan penambahan H3BO3 0,3 M dalam larutan elektrolit H2SO4 0,07 M merupakan hasil pengujian elektroda terbaik dengan nilai potensial oksidasi-reduksi masing-masing berkisar 0,5 V dan 0,4 V. Kata kunci : Pasir besi, hematit (α-Fe2O3), elektroda,  baterai Li-Ion
Uji Aktivitas Antibakteri Propolis Trigona spp. Asal Bukit Tinggi Pada Tikus Putih Sprague-Dawle Kurniawati, Desy
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 1, No 1 (2011): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.879 KB)

Abstract

Penggunaan beberapa antibiotik telah dilarang di banyak negara karena munculnyaresistansi antibiotik pada bakteri patogen terhadap manusia. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis potensi antibakteri Propolis Trigona spp. Propolis diekstraksi dengan maserasiberulang sarang Trigona spp dengan etanol, dan pelarut dihilangkan dengan pengeringanbeku. Tiga jenis propolis digunakan untuk menganalisis potensi antibakteri, propolis mentah,2% propolis mikrokapsul (% M2) dan 4% propolis mikrokapsul (M4%). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terjadi penurunan populasi E coli (raw propolis 5,48 CFU / g, 2,79% M2CFU / g dan M4 % 6,22 CFU / g). Propolis mentah dan% M2 memiliki potensi sebagai agenantibakteri
Skrining Bioaktivitas Ekstrak Kulit Akar Bakau Merah (Rhizophora apiculata bl.) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Koloni Bakteri Streptococcus sp. Darlian, Lili
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 1, No 2 (2011): JPKS Open Access
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.85 KB)

Abstract

The research to determine the bioactivity of the root bark of Rhizophoraapiculata extract on the inhibition of the growth of colonies of bacteria Streptococcussp was carried out. Roots of Rhizophora apiculata bark extract is obtained byextraction by maceration and liquid-liquid partition using solvents methanol and thesolvent of n-hexane, chloroform, and ethyl acetate, respectively. Bioactivity testingagainst bacterial colony growth of Streptococcus sp. performed using the agar diffusionmethod on media nutrient agar. The results showed that extracts of n-hexane,chloroform extract and ethyl acetate extract of the root bark of Rhizophora apiculatawere impregnated on paper discs can form a clear zone around it. This indicates that theroots of Rhizophora apiculata bark extract could inhibit the growth of colonies ofbacteria Streptococcus sp. Greatest inhibition zone diameter derived from the ethylacetate fraction of 2.90 mm, followed by a 1:03 mm from the chloroform fraction, andby 0:47 mm fraction of n-hexane.
Alternatif Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Produksi Biogas Susilowati, Prima Endang
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 1, No 2 (2011): JPKS Open Access
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.993 KB)

Abstract

Waste is a source of organic material that can be recycled into biogas. This studysought to produce biogas from the fermentation of organic waste using anaerobic microbesisolated from sewage and cow rumen fluid. The study was conducted in the laboratory-scaleanaerobic reactor with a volume of 750 mL, at room temperature, incubation time of 7, 14, 21,28, 35, 42, 49 days, waste solids concentration 1%, 3%, 5%, 7% and 10 %. CO2 produced wasmeasured by the method of deposition by solution of Ba (OH) 2 is converted into volumeusing the general equation of the ideal gas. The difference between the total gas volumeproduced by CO2 gas is methane gas volume value (CH4). The results showed the highestproduction of waste solids obtained at 7% concentration, incubation time of 42 days. Biogas isproduced 99.86 mL / g litter, the total amount of biogas produced during the 7 weeks of 537mL / gram of waste.
KAJIAN EFEKTIVITAS KLOROFIL DARI EKSTRAK ALANG-ALANG (Imperatta cilindryca) SEBAGAI DYE SENSITIZER ALAMI PADA SEL SURYA BERBASIS NANOPORI TiO2 Kadir, Laode A.
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 2, No 1 (2012): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.511 KB)

Abstract

Sel surya fotoelektrokimia tersensitisasi pewarna menggunakan ekstrak klorofil dari alang-alang sebagai fotosensitizer telah berhasil difabrikasi. Tiga sel yang difabrikasi memiliki luas 1,5 cm2 direndam dalam pewarna klorofil dengan perbandingan konsentrasi 1:1, 1:5, dan 1:20 masing-masing selama 1 jam. Sedangkan sel lainnya direndam dalam pewarna klorofil pada konsentrasi 1:1 selama 1 jam, 3 jam dan 12 jam. Sel-sel ini diuji dengan penyinaran menggunakan lampu halogen pada intensitas 34 mWatt/cm2. Hasil pengujian sel pada rendaman dalam ekstrak dengan konsentrasi 1:1 memberikan efisiensi 0,00159%, perendaman dalam ekstrak 1:5 memberikan efisiensi 0,001234%, dan 0,00048% untuk perendaman dalam ekstrak 1:20, sedangkan sel yang diuji pada konsentrasi 1:1 dengan memvariasikan waktu perendaman selama 1 jam, 3 jam dan 12 jam menghasilkan efisiensi 0,00115%, 0,0092%, dan 0,0004068%. Kata Kunci: Sel surya, klorofil, alang-alang
UJI PENGKELATAN ION LOGAM TIMBAL (Pb2+) MENGGUNAKAN EKSTRAK ANTOSIANIN BUNGA TUMBUHAN LIAR PLETEKAN (Ruellia tuberosa) Jafar, Muhammad
Jurnal Progres Kimia Sains Vol 2, No 2 (2012): JPKS Open Acces
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.824 KB)

Abstract

Penelitian mengenai uji pengkelatan ion logam timbal (Pb2+) menggunakan ekstrak antosianin bunga tumbuhan liar pletekan (Ruellia tuberosa) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan ekstrak antosianin bunga tumbuhan liar pletekan dalam mengkelat ion timbal (Pb2+). Ekstrak antosianin didapatkan dari proses maserasi dengan menggunakan pelarut 85%Etanol-15%HNO3 1M selama 24 jam, dan diperoleh absorbans 0,579 pada panjang gelombang maksimum 530 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Setelah ekstrak antosianin diinteraksikan dengan ion timbal (Pb2+), diperoleh absorbans 0,531 pada panjang gelombang maksimum 520 nm. Kurva kalibrasi linier menunjukkan persamaan y = 0,0026x + 0,304 dengan nilai kelinieran (R2) 0,945. Besar konsentrasi hasil interaksi ekstrak antosianin dengan ion timbal (Pb2+) ialah 1,154 ppb untuk ion timbal (Pb2+) 1 ppb dan 4,269 ppb untuk ion timbal (Pb2+) 5 ppbKata kunci:      Antosianin, pletekan, Spektrofotometer UV-Vis, ion timbal (Pb2+)

Page 3 of 4 | Total Record : 39