cover
Contact Name
I Wayan Sudarsana
Contact Email
-
Phone
+6281320509373
Journal Mail Official
mathjurnal.untad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta Km 9 No 1 Palu 94116
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 18298133     EISSN : 2450766X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Matematika FMIPA Universitas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian atau telaah pustaka bersifat original meliputi semua konsentrasi bidang ilmu matematika dan terapannya, seperti analisis, aljabar, kombinatorika, matematika diskrit, statistika, dan semua aspek terapannya.
Articles 307 Documents
PERBANDINGAN MODEL REGRESI NONPARAMETRIK DENGAN REGRESI SPLINE DAN KERNEL Lilis Laome
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.28

Abstract

Tulisan  ini  membahas  model  regresi  nonparametrik  untuk  data  pertumbuhan  anak  balita.  Ada  dua metode estimasi regresi nonparametrik yang digunakan yaitu regresi spline dan kernel. Tujuan utama adalah membandingkan kedua metode untuk mengestimasi model regresi nonparametrik. Berdasarkan hasil numerik, diperoleh model regresi spline lebih baik dari pada model regresi kernel. Kata kunci : Regresi nonparametrik, regresi spline, regresi kernel
MENAKSIR PARAMETER µ DARI N( µ, ) DENGAN METODE BAYES Hartayuni Saini
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.29

Abstract

Untuk  menaksir  nilai  µ  dari  N(µ, )  umumnya  digunakan  teknik  Maximum  Likelihood.  Jarang  sekali penggunaan Metode Bayes untuk menaksir nilai parameter µ tersebut. Cara Bayes ini memang lebih rumit  dari  cara  Maximum  Likelihood.  Tulisan  ini  membahas  penaksiran  µ  dari  N(µ, )  dengan  cara Bayes.  Solusi  Bayes  ini  selanjutnya  akan  dibandingkan  dengan  solusi  Maximum  Likelihood  dengan menggunakan hasil simulasi data dengan menggunakan perangkat lunak Manitab yang menunjukkan bahwa untuk ukuran data ≥ 30 ke dua pendekatan ini mempunyai nilai yang “sama”.
MODIFIKASI DALAM PENAKSIR RASIO MENGGUNAKAN RANK SET SAMPLING Iut Tri Utami
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi penaksir rasio dengan menggunakan Rank Set Sampling mrssRˆ .  Varians  dari  penaksir  ini  akan  diperoleh  dan  dibandingkan  dengan  varians  rasio  Rank  Set Sampling klasik rssRˆ . Dengan kondisi perbandingan ini menghasilkan penaksir yang dimodifikasi lebih efisien daripada penaksir klasik.
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PADA UNIT PENGANTONGAN SEMEN DI PT SEMEN TONASA Muchsin Muchsin
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.31

Abstract

Kegiatan  yang  sangat  perlu  dilakukan  oleh  setiap  kegiatan    produksi  pada  sistem  produksi  adalah pengawasan kualitas (quality control) didalam pembuatan barang dan jasa  yang dihasilkannya. Usaha Kegiatan  pengawasan  mutu  tersebut  diarahkan  untuk  memberikan  pengawasan  kualitas  terhadap komponen–komponen, proses pembuatannya  serta hasil akhir sehingga diperoleh output yang betul - betul baik. Pelaksanaan dari kegiatan pengawasan untuk ini tentu saja akan menekan besarnya jumlah barang  yang  rusak  (defect  produc)  didalam  proses  produksi.  Hasil  penelitian  berdasarkan  diagram pareto,  sebab  akibat  menunjukkan  bahwa  persentase  cacat  atau  faktor  penyebab  terjadinya kerusakan/pecah kantong zak semen adalah karena  jahitan kantong semen yang tidak tepat,kantong semen yang tipis dan lem perekat yang tidak sesuai 
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA TWOFISH DAN TEA (TINY ENCRYPTION ALGORITHM) PADA DATA SUARA Andi Hendra
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.32

Abstract

Selain dokumen yang berupa teks, komunikasi dalam jaringan juga dimungkinkan dengan menggunakan dokumen  suara.  Makalah  ini  membahas  mengenai  implementasi  dua  algoritma  kriptografi  chiper  blok, Twofish  dan  TEA  pada  pengamanan  dokumen  yang  berupa  suara.  Kinerja  algoritma  dibandingkan berdasarkan kategori tertentu yang akan menunjukkan bagaimana tingkat keamanan dari kedua algoritma  tersebut. Hasil penelitian pada tiga format data suara yang berbeda (mp3, WAV dan MID), menunjukkan  bahwa tingkat keamanan algoritma TEA jauh lebih baik dibandingkan  dengan algoritma Twofish.
PENGGUNAAN MODEL NOISE PADA METODE ITERATIVE FEEDBACK TUNING UNTUK PENGHILANGAN GANGGUAN SISTEM PENGENDALIAN Dodu E.Y. Erwin
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.33

Abstract

Tulisan ini bertujuan membicarakan tiga metode perancangan pengendalian dasar yang digunakan untuk menghilangkan gangguan (disturbance) pada sistem pengendalian. Ide utamanya adalah menggunakan model noise sederhana  waktu  kontinu  tetap sebagai  suatu variabel  perancangan  dalam  mendapatkan sifat-sifat  lup  tertutup  yang  diharapkan.    Ketiga  metode  perancangan  pengendali  (controller)  berbasis model noise yang masing-masing saling berhubungan erat tersebut adalah Minimum Variance Control, Weighted  Minimum  Variance  Control dan Loop  Shaping  Design  Procedure .  Kemudian  akan  dibahas proses  penalaan  parameter-parameter  pengendali  yang  dilakukan  dengan  menggunakan  metode Iterative  Feedback  Tuning (IFT).  Pada  metode  IFT,  parameter-parameter  pengendali  akan  didapatkan dengan cara meminimisasi suatu cost function tertentu menggunakan teknik pencarian gradient.
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN RESIKO BENCANA DENGAN MENGGUNNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (Studi Kasus: Kec. Polobangkeng Utara Kab. Takalar) Rais Rais; Risma Fadhilla Arsy
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.34

Abstract

Sistem  Teknologi  untuk  Sistem  Informasi  Geografi  dapat  dipakai  untuk  melakukan  investigasi  ilmah, manajemen  sumber  daya  alam,  manajemen  kepemilikan,  kajian  dampak  lingkungan,  perencanaan wilayah, kartografi, dan jalur perencanaan penganan bencana. Manajemen bencana difokuskan pada relief,  penanganan  korban,  rehabilitasi  dan  perbaikan.  Keefektifan  keluaran  SIG  berdasarkan  pada kualitas  dan  ketersediaan  data  yang  relevan.  SIG  mengunakan  Sistem  manajemen  data  dasar rasional/RDMS  yang  membedakan  antara  data  spasial  dan  data  atribut  serta  hubungan  diantara keduanya.  Pemakaian  SIG  dalam  manajemen  resiko  bencana  diantaranya  mencakup  penyusunan basis  data,  inventori  data,  teknik  SIG  untuk overlay baik  secara  sederhana  hingga  tingkat  lanjut, analisis resiko dan analisis untung rugi. Kunci dari suatu SIG berdasarkan sistem manajemen resiko bencana adalah pertukaran secara langsung data antar organisasi. Data yang sesuai untuk manajemen bencana  dibuat  dan  dimanfaatkan  oleh  berbagai  organisasi  untuk  tujuan  yang  spesifik,  karena  data yang diperoleh secara up to date telah memasukkan berbagai faktor yang terkait dengan bencana.
TURBIN AIR PADA PLTA LARONA Abdul Muis
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 1 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i1.100

Abstract

Turbin  air  adalah  salah  satu  turbin  yang  digunakan untuk  memutar  generator  untuk  menghasilkan tenaga listrik  yang  menggunakan  fluida  air  pada  kecepatan tertentu  untuk  menghasilkan  energi mekanis/putaran turbin.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui karakteristik  turbin  air  yang digunakan pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Larona dengan mengamati pengaruh variasi laju aliran (debit) air terhadap daya generator yang dihasilkan oleh generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa    peningkatan  debit  aliran  air  akan meningkatkan  rerugi  head  sepanjang  pipa pesat/penstock namun  akan  meningkatkan  efesiensi  dan daya  turbin  sehingga  juga  meningkatkan  daya output generator.  Efesiensi  turbin  maksimal  yang  dicapai  pada  penelitian  ini  adalah  92.51%  dengan  daya turbin 58.16 MW pada laju aliran air 47.5 m3/s.
PERAN PENTING LAJU PERUBAHAN KALOR PADA MODEL DINAMIK UNSUR–UNSUR UTAMA IKLIM Agus Indra Jaya
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 2 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i2.128

Abstract

Model dinamik interkasi unsur – unsure utama iklim, yaitu suhu dan tekanan udara, memunculkan parameter  laju  perubahan  kalor  di  dalamnya.  Pengamatan  terhadap  kestabilan  system  yang merepresentasikannya  selama  ini  dilakukan  dengan  mengamat  inilai  eigen  matriks  linearisasi yang  mewakilinya.  Penelitian ini menunjukkan  bahwa  pengamatan  kestabilan  system  di  sekitar titik  kritis  dapat  dilakukan  dengan  mengamati  nilai  parameter  tersebut.  Bila  parameter  laju perubahan  kalor  bernilai  positif  maka  system  aka  tidak  stabil  di  sekitar  titik  kritisnya.Upaya pengendalian  system  dapat  dilakukan  dengan  menjaga  nilai  parameter  laju  perubahan  kalor bernilai  negative.  Hal  ini  menginterpretasikan  bahwa  energy  pelepasan  kalor  dalam  system  haruslah direduksi untuk menghindari kestabilan system.
IDENTIFIKASI TITIK – TITIK BIFURKASI DARI MODEL TRANSMISI PENYAKIT MENULAR Rina Ratianingsih
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 7 No. 2 (2010)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2540766X.2010.v7.i2.129

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendapatkan  lokasi  titik-titik bifurkasi  dari  model  transmisi penyakit  menular.  Titik  bifurkasi  ditentukan  melalui  pengamatan  terhadap  nilai  eigen  dari matriks Jacobi J(x)   di  sekitar titik-titik kritis. Nilai – nilai eigen tersebut berkaitan digunakan untuk menentukan tipe kestabilan sistem di sekitar titik kritis. Lokasi titik bifurkasi ditentukan pada  suatu  bidang  parameter  yaitu  tingkat  kematian  populasi  yang  tidak  terinfeksi  oleh penyakit menular.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa lokasi  titik-titik tersebut  berada  pada suatu kurva parameter sedemikian hingga selisih antara tingkat kematian populasi yang tidak terinfeksi  dan  tingkat  kematian  populasi  yang  terinfeksi  bernilai  kecil  maka  sistem  hanya memiliki  satu  buah  titik  bifurkasi,  sedangkan  jika  selisih  nilai  tersebut  besar  maka  sistem memiliki dua titik bifurkasi.