cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
SYAHADAH : Jurnal Ilmu Al-Qur?an & Keislaman
ISSN : 23380349     EISSN : 23380349     DOI : -
Jurnal Syahadah merupakan jurnal Ilmu al-Qur’an dan keislaman dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021)" : 6 Documents clear
PETA STUDI AL-QUR’AN TIGA KAWASAN: TIMUR TENGAH, BARAT DAN INDONESIA Humaidi Humaidi; Syafril Syafril
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat kajian terhadap studi Qur’an semakin luas dan beragam, tidak lagi terbatas pada kalangan akademisi muslim semata dan hanya menjadi domain dikawasan masyakarat pemeluk Islam. Studi Qur’an meluas melampaui sekedar sekat wilayah geografis. Karenanya, menarik untuk dicermati bagaimana tren studi Qur’an di berbagai wilayah tersebut. Tulisan ini menelisik tren penelitian yang dilakukan oleh pemerhati studi Qur’an di tiga kawasan: Timur Tengah, Barat dan Indonesia. Ketiga kawasan ini layak dibahas karena masiang-masing memiliki kecendrungan karakteristik tren kajian yang berbeda satu sama lain. Karakteristik minat kajian di masing-masing kawasan terhadap studi Qur’an terhadaptema-tema di dalam studi Qur’an dilakukan dengan pendekatan dan penelitian yang berbeda, yang pada akhirnya memunculkan kekhasan model penelitian di masing-masing kawasan.
MAKNA SHALAWAT: PENAFSIRAN SURAT AL-AHZAB AYAT 56 Telaah Epistimologi Tafsir Nasrullah Nasrullah; Ahmad Royhan Afif
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The qur'an as a guide to muslims is a collection oftheoretical and practical topics. If the doctrine is carriedout all, one will have happiness in both the world and theafterlife. The model of understanding the qur'an wasepistimology divided into three periods. First, an ageformative with quasi-critical thought. Second, an era ofaffirmative with ideological reason. And third, thereformative era with critical reason. These three periodshave their own distinctive traits in giving understanding ofverses from the qur'an. Confirming a scripture on aparticular topic requires analysis to confirm its meaning.The same is true of understanding of meaning in the 56thverse of al-ahzab. In people this verse is often the basis forprayer (shalawat). Hence, it was done to give people adeeper understanding. This kind research is libraryresearch. The methods used are qualitative. The dataanalysis used is a descriptive analysis. Basically the ulamaagreed to be the meaning of the verse is a command to readblessings on the Prophet Muhammad, but there aredifferent opinions regarding the law. Imam Syafi'i andImam Ahmad are of the opinion that it is obligatory to hearthe name of the Prophet mentioned, and in the recitation oftasyahud in prayer. Meanwhile, Imam Hanafi and Imam Malik have the opposite opinion. Praying to Prophet isenough to be done once in a lifetime and prayer in tasyahudrecitation in the legal prayer is the sunnah muakkad
MANUSIA DAN FALSAFAH HIDUP Perspektif Tafsir dan Sains Anhar Ansyory
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasan kemajuan sciense dan teknologi dewasa inimengorbitkan para scientist seolah-olah serba palinghebat, dan paling paham tentang sejarah penciptanmanusia, proses evolusi manusia, potensi dasar danhakikat hidup manusia, lalu mereka merasa paling benar,sehingga menjadikan manusia seolah-olah menjadi”Tuhan”. Kemajuan sciense dan teknologi di negaranegarayang sudah maju kadang menjadikan umat Islamsemakin merasa takjub, terbelakang dan kerdil. SeolaholahIslam dengan Kitab Sucinya tidak memiliki andil,peran, dan prestasi sedikitpun dalam bidang sains danteknologi. padahal Al-Qur’an diturunkan oleh Allahsebagai petunjuk hidup yang bersifat holistik sekaligussebagai sumber ilmu pengetahuan, dan Al-Qur’an jugaberbicara tentang manusia, baik dari aspek fisik maupunpsikis secara ilmiah dan orang akan dapat memahamimanusia secara ilmiah apabila menjadikan Qur’an danSunnah sebagai dasar pemikian dan secara historis telahtebukti.
SOLUSI PEMENUHAN HAK SEKSUAL DALAM KETAHANAN KELUARGA PERSPEKTIF AL-QUR’AN Dewi Murni
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi tentang ayat-ayat yang berhubungan denganpernikahan menyimpulkan sejumlah prinsip dasar yangseharusnya menjadi dasar sebuah pernikahan. Prinsipyang dimaksud di antaranya, terpenuhinya prinsip sakînah,mawaddah wa rahmah (ketenangan, cinta dan kasihsayang). Prinsip tersebut menjadi dasar dari setiapperjanjian antara dua pihak. Perjanjian yang dibuat tanpamerealisasikan prinsip-prinsip yang menimbulkanketimpangan dan ketidakadilan. Al-Qur’an dengan jelasmenyatakan “Hunna libâsun lakum wa antum libâsunlahun” (mereka perempuan adalah pakaianmu, dan kamulaki-laki adalah pakaian mereka). Dengan itu, pernikahanharus dibangun di atas prinsip kesetaraan seksual.
EUTHANASIA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Fiddian Khairudin; Amaruddin Amaruddin; Ridhoul Wahidi
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran Islam diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan hidup dan kehidupan manusia, termasuk didalamnya yang berhubungan dengan keselamatan hidup manusia. Dalam Islam prinsipnya segala upaya atau perbuatan yang berakibat matinya seseorang, baik disengaja atau tidak sengaja, tidaklah dapat dibenarkan, kecuali dengan sebab atau alasan yang dibenarkan oleh syara’. Perkembangan moral dan etika yang semakin pesat berpengaruh sangatbesar terhadap pola pikir dan pilihan hidup yang diambil. Salah satu konsekwensi dari perkembangan moral dan etika yang terjadi di masyarakat tersebut adalah euthanasia yang kompleks dan kontroversial, menimbulkan kubu yang pro dan kontra. Euthanasia merupakan tindakan medis yang dilakukan secara sadar untuk mengakhiri suatu kehidupan untuk melepaskannya dari penderitaan, atau tindakan memudahkan kematian, mengakhiri hidup seseorang dengan sengaja tanpa merasakan sakit, karena kasihan untuk meringankan penderitaan. Lalu bagaimana sesungguhnya yang dimaksud dengan euthanasia dan halihwal berkaitan dengannya, serta bagaimana sesungguhnya pandangan Islam terhadap euthanasia dalam perspektif al-Qur’an
PERSEPSI MASYARAKAT MUSLIM TENTANG KALIMAT BASMALLAH PADA TRANSPORTASI KENDARAAN RODA DUA Kajian Living Qur’an Amaruddin Amaruddin
SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Keislaman Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/syhd.v9i1.412

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan Persepsi Masyarakat Muslim tentang kalimat Basmallah pada Transportasi Roda Dua, di Tembilahan Hulu Kecematan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Kajian Living Qur’an). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, menggunakan teknik observasi dan wawancara dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan kalimat Basmallah pada transportasi roda dua, bagi Masyarakat Tembilahan khususnya Tembilahan Hulu jalan sederhana Gang syukurrillah. Banyak yang memaknai bahwa kalimat Basmallah adalah sebagi pengingat berdoa sebelum berpergian, ada juga yang memaknai sebagi hiyasa, dan ada juga yang memaknai sebagi batas pemisah setan. kalimat Basmallah adalah suatau yang diharuskan bagi umat Islam karna dengan kalimat Basmallah sesuatu pekerjaan yang kita kerjakan mendapatkan keberkahan. Basmallah juga termasuk kalimat yang sangat banyak manfaatnya bagi orang yang mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 6