cover
Contact Name
Cucuk Nur Rosyidi
Contact Email
performa@ft.uns.ac.id
Phone
+62271-632110
Journal Mail Official
performa@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Gedung I, Lantai 1 Fakultas Teknik UNS Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126 , Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14128624     EISSN : 26206412     DOI : https://doi.org/10.20961/performa
Core Subject : Engineering,
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri merupakan jurnal teknik industri yang menyajikan artikel orisinil pada bidang teknik dan manajemen industri. Tema naskah yang diterbitkan mencakup: Manufacturing System, Operation Research, Product Design and Development, Manufacturing Technology, Work Study, Ergonomic, Logistic System, Business System, Quality and Reliability Engineering, Information System and Knowledge Management, System Modelling, Small-medium Enterprise Optimization, Public Sector Optimization, and Industrial Engineering Education . Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, analisis, kajian ilmiah, opini, dan makalah teknik.
Articles 377 Documents
Analisis Kapasitas Produksi Parfum Neelam dengan Metode Time Study Didi Asmadi; Friesca Erwan; Siti Rauzah; Raihan Dara Lufika
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.74462

Abstract

Pengukuran kerja merupakan tata cara penetapan keseimbangan antara aktivitas manusia yang dikontribusikan dengan unit output yang dihasilkan. Pengukuran waktu kerja menghasilkan waktu baku untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam kecepatan kerja dan kondisi kerja yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung waktu kerja pada proses produksi parfum Neelam secara langsung dengan metode time study sehingga diperoleh kapasitas produksi parfum per-siklus pekerjaan dan per-bulan. Perhitungan waktu baku diawali dengan pemetaan proses kerja dalam bentuk peta proses operasi, kemudian melakukan pengukuran pendahuluan, pengujian keseragaman dan kecukupan data, penentuan faktor penyesuaian dan kelonggaran, menghitung waktu siklus, waktu normal dan waktu baku. Waktu baku yang diperoleh kemudian dianalisis sehingga diperoleh informasi bahwa 1 siklus pekerjaan produksi parfum Neelam membutuhkan waktu 157,925 menit atau setara dengan 2,62 jam dengan jumlah produksi 111 botol parfum. Jika dibandingkan dengan jumlah permintaan parfum dalam 1 bulan, waktu baku produksi parfum Neelam telah memenuhi permintaan.Work measurement is a procedure for determining the balance between human activities contributed and the output units produced. Measurement of work time produces standard time to complete a job at average working speed and working conditions. This study aims to calculate the working time in the production process of Neelam perfume directly with the time study method to obtain perfume production capacity per-work cycle and per-month. The calculation of standard time begins with mapping the work process in the form of an operation process map, then taking preliminary measurements, testing the uniformity and adequacy of data, determining adjustment factors and allowances, calculating cycle time, normal time and standard time. The standard time obtained is then analyzed so that information is received that 1 cycle of Neelam perfume production work takes 157.925 minutes or the equivalent of 2.62 hours with the production of 111 bottles of perfume. Compared to the number of perfume requests in 1 month, the standard time for Neelam perfume production has met demand.
Analisis Terhadap Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Keselamatan Berkendara pada Siswa SMA di Magelang Yudha Tri Bayu Raharja; Bambang Suhardi; Irwan Iftadi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.1.83711

Abstract

Keadaan semakin kompleks dan serius ketika datang ke masalah kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Hal ini terbukti dari peningkatan jumlah kecelakaan dari tahun ke tahun. Data dari Bidang TI Subbid Tek Info Polda Jawa Tengah mengungkapkan bahwa wilayah Magelang menduduki peringkat ke tiga yang memiliki total korban terbanyak (korban meninggal, luka berat, dan luka ringan) di wilayah Jawa Tengah pada tahun 2018 dan 2019, yaitu sebanyak 1413 dan 1950 korban. Selain itu, Magelang juga menduduki peringkat ke empat yang memiliki korban terbanyak di wilayah Jawa Tengah di tahun 2020 yaitu sebanyak 1330 korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Safety Riding siswa SMA di Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMA kelas XII yang bersekolah di Magelang dengan jumlah sampel sebanyak 129 siswa. Pegambilan sampel menggunakan teknik sampling dengan Kuota Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel sikap, pengalaman berkendara, dan peran teman sebaya secara simultan berpengaruh positif terhadap perilaku keselamatan berkendara siswa. Diharapkan dapat diadakan penyuluhan dan pelatihan mengenai Safety Riding di sekolah untuk meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan sikap tentang Safety Riding pada siswa.
Implementasi Six-Sigma pada Produksi Kain Rayon Lebar PT XYZ Halwa Annisa Khoiri; Yudha Adi Kusuma; Fanny Diantina Aryaningtyas
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.85010

Abstract

PT XYZ is a textile industry company whose products are wide rayon fabric. In the production period from January 2022 to April 2023, the number of fabric produced was 2,347,646 yards and defect fabric was 333,136 or 14.2%. In the production process, this value exceeds the control limit so a lot of fabric has to be reprocessed. The sigma value of the current production process is 3.172, meaning that system improvements need to reduce the number of defective products. This research aims to minimize product defects using the Six Sigma method. The Six Sigma stages in this research are the define stage to identify types of defects and it was found that there were 18 types of defects, the measure stage to determine the largest percentage of defects and calculate the sigma value, the analyze stage to find out the root cause of defects using a fishbone diagram, the improve stage to formulate proposed improvements using the 5W+1H approach, and the control stage to supervise the implementation of proposed improvements using the Poka Yoke method. The proposed improvements based on the 5W+1H method and the Poka Yoke method are cleaning machines in a row and carried out on a scheduled basis, rescheduling the number of workers per shift to reduce worker negligence, scheduling machine repairs, providing regular training to workers, and adding lighting in the room. production. After implementing this proposed improvement, it is hoped that can increase the sigma value of the production process carried out.
Analisis Produktivitas Proses Produksi Gondorukem Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) di PT. XYZ Nadya Syafa Kamila; Fakhrina Fahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.67653

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menyebabkan perlunya dilakukan pengukuran produktivitas agar perusahaan dapat meningkatkan performansinya di segala aspek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas proses produksi gondorukem di PT. XYZ menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Langkah-langkah pengukuran produktivitas dengan metode OMAX meliputi penentuan kriteria dan rasio performansi, penentuan skala performansi, penentuan score, weight, dan value, serta perhitungan indikator performansi. Terdapat tiga kriteria yang diukur pada penelitian ini, yaitu kriteria efektivitas produksi, kriteria pemakaian energi listrik, dan kriteria pemakaian bahan baku. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 6 bulan dengan performa yang tergolong kurang untuk kriteria pertama (46%), 4 bulan performa kurang untuk kriteria kedua (31%), dan 3 bulan dengan performa kurang untuk kriteria ketiga (23%). Analisis produktivitas perusahaan menunjukkan kenaikan nilai produktivitas tertinggi terjadi pada bulan Februari ke Maret sebesar 82% dan penurunan nilai produktivitas terbesar terjadi pada bulan November dengan indeks produktivitas sebesar -32%. Jika dilihat dari nilai produktivitasnya, nilai tertinggi dicapai pada bulan Desember dengan nilai 6,85, sedangkan nilai terendah dicapai pada bulan Agustus dengan nilai 0,45.
Perancangan Dashboard Performansi di Bidang Kemahasiswaan dan Lulusan Noviana Dwi Murtiastuti; Eko Liquiddanu; Yusuf Priyandari
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.80764

Abstract

Higher education institutions often face a number of challenges in managing data and reporting information effectively, such as limited availability and distribution of information. This also happened in the Industrial Engineering Study Program at Sebelas Maret University (PSTI UNS). PSTI UNS needs a performance monitoring platform for study programs in the field of student and graduate affairs to support study program management and quality assurance activities. The information system currently provided by UNS is not yet able to complete PSTI's needs for monitoring and quality assurance functions at the study program level. A solution that has been proven to be able to solve similar problems is through the use of an information dashboard or dashboard. The unavailability of dashboards and PSTI's urgent need for study program performance monitoring activities led this research to design a dashboard in accordance with PSTI's needs and ensure that the design developed could be used immediately. To ensure the success of the design, this research uses a user-centric method in the design process and heuristic usability testing as an evaluation stage. This research produced a dashboard design, data filling template, and a guidebook that was used to make dashboard use easier. The successfully designed dashboard has more complete study program level information from the information system provided by UNS and has succeeded in meeting the needs of PSTI users with a user satisfaction level of 7.6. Based on the level of implementation readiness, this dashboard scored 86.83% for its usability test with minor problems. The root of the problem identified has been found and repaired.
Implementasi Metode Lean Six Sigma dan Fault Tree Analysis Untuk Peningkatan Kualitas Produk Kulit Kebab Labanese di PT Bangaji Citrarasa Lestari Suryo Pamungkas; Endang Suhendar; Ridwan Usman
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.80462

Abstract

PT Bangaji Citrarasa Lestari merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri makanan memproduksi kulit kebab labanese . Cacat yang terjadi pada produk telah melewati batas ketentuan perusahaan yang ditetapkan sebesar 2%. Cacat produk dikategorikan sebagai salah satu limbah dalam proses produksi, yang akan menjadi pemicu limbah lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waste apa saja yang terjadi pada proses produksi dengan metode Lean Six Sigma pendekatan DMAIC. Metode Fault Tree Analysis digunakan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan mengurangi tinggi rendahnya cacat yang terjadi pada produk kulit kebab labanese . Berdasarkan hasil terdapat 4 waste yang teridentifikasi dengan nilai sigma waste reject 3.8, waste over produksi 4.3, waste waiting 4.2, dan waste transportation 3.9. Wastefect mendapat nilai sigma paling rendah sebesar 3,8, yang menjadi prioritas dilakukan perbaikan. Hasil dari Fault Tree Analysis potensi penyebab terjadinya cacat pada saat proses pengepresan terdapat pada faktor mesin dan manusia. Rekomendasi perbaikan mulai dari tindakan kecil secara bertahap seperti pengecekan kelayakan pada komponen-komponen mesin press sebelum dan sesudah bekerja untuk mengurangi tingginya cacat produk yang terjadi saat proses pengepresan .
Perancangan Mesin Sortir dan Optimasi Proses Sortir Biji Kopi dengan Metode Taguchi dan Grey Relational Analysis Shafry Yusuf Al Juni; Eko Pujiyanto; Roni Zakaria Raung; Muhammad Hisjam
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.1.84221

Abstract

Komoditas biji kopi harus memenuhi kriteria SNI 01-2907-2008. Kriteria utama kualitas biji kopi adalah ukuran biji kopi dan kadar kotoran. Untuk memenuhi standar tersebut, mesin sortasi telah dirancang untuk menyortir biji kopi sesuai dengan kelasnya. Pengembangan mesin sortasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas biji kopi secara bersamaan, yaitu menyortir biji kopi dan mengurangi kotoran biji kopi, sehingga hasil sortasi biji kopi memenuhi kriteria SNI 01-2907-2008. Proses penyortiran biji kopi dilakukan dengan menggunakan ayakan (screen) yang dikocok dan dikombinasikan dengan arah angin dan kekuatan angin yang sesuai. Respon yang diukur adalah biji kopi yang cacat dan proporsi kotoran yang berhasil dipisahkan. Faktor-faktor yang diteliti adalah kecepatan putaran motor, kecepatan blower, dan sudut ayakan. Optimasi multi respon secara simultan dilakukan dengan menggunakan metode Taguchi dan Gray Relational Analysis. Hasil pengaturan level optimal adalah kecepatan motor 800 rpm, kecepatan blower 800 rpm, dan sudut ayakan 15°.   

Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 2 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 20, No 1 (2021): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 1 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 2 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 2 September 2018 Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018 Vol 16, No 2 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 2 September 2017 Vol 16, No 1 (2017): PERFORMA Vol. 16, No 1 Maret 2017 Vol 15, No 2 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 2, September 2016 Vol 15, No 1 (2016): PERFORMA Vol. 15 No. 1, Maret 2016 Vol 14, No 2 (2015): PERFORMA Vol. 14 No. 2, September 2015 Vol 14, No 1 (2015): PERFORMA Vol. 14 No 1, Maret 2015 Vol 13, No 2 (2014): PERFORMA Vol. 13 No. 2, September 2014 Vol 13, No 1 (2014): PERFORMA Vol. 13, No 1 Maret 2014 Vol 12, No 2 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 2 September 2013 Vol 12, No 1 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 1 Maret 2013 Vol 11, No 2 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 2 September 2012 Vol 11, No 1 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 1 Maret 2012 Vol 10, No 2 (2011): PERFORMA Vol. 10 No 2, September 2011 Vol 10, No 1 (2011): PERFORMA Vol. 10, No 1 Maret 2011 Vol 9, No 2 (2010): PERFORMA Vol. 9, No 2 September 2010 Vol 9, No 1 (2010): PERFORMA Vol. 9, No. 1 Maret 2010 Vol 8, No 2 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 2 September 2009 Vol 8, No 1 (2009): PERFORMA Vol. 8, No. 1 Maret 2009 Vol 7, No 2 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 2 September 2008 Vol 7, No 1 (2008): PERFORMA Vol. 7, No. 1 Maret 2008 Vol 6, No 2 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 2 September 2007 Vol 6, No 1 (2007): PERFORMA Vol. 6, No. 1 Maret 2007 Vol 5, No 2 (2006): PERFORMA Vol. 5 No 2, September 2006 Vol 5, No 1 (2006): PERFORMA Vol. 5, No. 1 Maret 2006 Vol 4, No 2 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 2, September 2005 Vol 4, No 1 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 1, Maret 2005 Vol 3, No 2 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 2, September 2004 Vol 3, No 1 (2004): PERFORMA Vol. 3 No 1, Maret 2004 Vol 2, No 2 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 2 September 2003 Vol 2, No 1 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 1 Maret 2003 Vol 1, No 1 (2002): PERFORMA Vol. 01, No 1 Maret 2002 More Issue