cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bioedukatika
ISSN : 23386630     EISSN : 25415646     DOI : 10.26555
Core Subject : Education,
"JURNAL BIOEDUKATIKA" focuses on the publication of the results of scientific research related to the field of Biology Education. The article published on the internal and external academic community UAD especially in Biology Education. "JURNAL BIOEDUKATIKA" publishes scholarly articles in biology education scope covering: biology curriculum, teaching biology, instructional media, and evaluation. Published article published is the article the results of research, studies or critical and comprehensive scientific study on important issues and current job descriptions included in the journal.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 16 Documents clear
Deskripsi Hasil Perkuliahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi S1 Universitas Muhammadiyah Metro Widowati, Hening
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.317 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4143

Abstract

Penelitian deskriptif ini dilakukan pada program studi Pendidikan Biologi pada semester ganjil dan genap 2013/2014, melalui studi dokumentasi terhadap entry pemaketan mata kuliah yang terdata dalam KRS (Kartu Rencana Studi), serta KHS/Kartu Hasil Studi mahasiswa. Diperoleh rerata paket matakuliah maksimal/24 sks semester ganjil dan genap berhasil diprogramkan oleh ≥ 90% mahasiswa, dengan perolehan IP rerata ≥ 90% mahasiswa adalah ≥ 3,0. Capaian hasil belajar secara umum mengalami penurunan. Pada nilai A menurun 4,67%, A- menurun 6,75%, B+ menurun 1,9%. Di sisi lain terjadi kenaikan prosentase mahasiswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM, yaitu terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan nilai di bawah B termasuk nilai yang belum lulus karena permasalahan mahasiswa tertentu dengan peningkatan hampir 100%. Kondisi ini memperkuat kesimpulan terjadinya penurunan hasil perkuliahan secara keseluruhan.
Variasi Dosis Pupuk Cair Lcn (Limbah Cair Nanas) terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium Sp untuk Menyusun Panduan Praktikum Sutanto, Agus; Qurniani, Arifah
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.351 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4129

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk cair oganik LCN (Limbah Cair Nanas) terhadap pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium sp, dan hasil penelitiannya sebagai rancangan sumber belajar Biologi SMA Kelas XII Semester Ganjil berupa Panduan Praktikum. Rancangan penelitian menggunakan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdapat 1 kontrol, 3 perlakuan. Pupuk Cair LCN (Limbah Cair Nanas) dengan dosis kontrol (0ml), A (2ml), B (3ml), dan C (4ml). pupuk cair diberikan dengan cara penyemprotan menggunakan spreyer. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan tinggi tanaman (cm) dan pertambahan jumlah daun (helai). Hasil penelitian diuji menggunakan uji ANAVA satu jalur menunjukkan bahwa pada aplikasi pupuk cair organik LCN tidak berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman anggrek (p<0,05) dan pada pertambahan jumlah daun (helai) berpengaruh secara nyata (p>0,05). Hasil validasi panduan praktikum menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dibuat layak untuk digunakan menjadi sumber belajar dalam proses belajar mengajar biologi pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan.
Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar dalam Lesson Study untuk Meningkatkan Metakognitif Pantiwati, Yuni
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.127 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4144

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah dengan dua pola yaitu di dalam kelas dan di luar kelas. Kegiatan di dalam kelas memperhaatikan tujuan, materi, trategi, karakter siswa, dan alokasi waktu, sedang di luar kelas dengan cara bebas, terkontrol, perorangan, dan kelompok. Model pembelajarannya menggunakan pembelajaran aktif dengan berbagai strategi dan pendekatan yang berpusat pada siswa. Pembelajaran dikemas dalam program Lesson Study, yaitu tahap Plan, Do, dan See. Dalam tahapan ini juga menanamkan kesaadaran metakognitif melalui tahapan memahami, mengendaikan, dan memanipulasi proses kognisi.
Kandungan Antioksi dan Asam Askorbat pada Jus Buah-Buahan Tropis Febrianti, Novi; Yunianto, Irfan; Dhaniaputri, Risanti
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.703 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4130

Abstract

Tropical fruits are rich in nutrients and phytochemicals that benefit our health. As source of antioxidant, regular consumption of fruits will be useful in avoiding many degenerative diseases particularly caused by free radicals. The good effects of antioxidants vary from repairing tissue damages in respiratory system, excretory system as well as reproductive system. Ascorbic acid is one potent antioxidant that has been recorded for history. Known as Vitamin C, its concentration in fruits has been a primary consideration for people to choose what kind of fruit they are going to consume. This experiment’s result exhibited different levels of ascorbic acid in some topical fruits. Average concentration of ascorbic acid from the highest to lowest was obtained in orange, guava, apple, papaya, tamarind and mango with their contents of 96,8; 49,86; 49,57; 48,4 and 41,06 mg/100g, respectively. This result would be a baseline in setting the best fruit combination to obtain maximum effects of antioxidant.
Perbandingan Variasi Jarak Tempuh ke Sekolah terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Kalibawang Lestari, Septi Asri; Moro, Hendro Kusumo Eko Prasetyo
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.285 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4145

Abstract

SMP Muhammadiyah 2 Kalibawang, berlokasi di daerah pinggiran kota Yogyakarta tepatnya di Dusun Duwet II, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo,dimana jarak tempuh siswa ke sekolah bervariasi dari yang terdekat hingga terjauh. Apakah variasi jarak tempuh ke sekolah dapat menentukan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tempuh ke sekolah dari setiap siswa, dan membandingan variasi jarak tempuh tersebut terhadap prestasi belajar IPA siswa. Prestasi belajar IPA diukur dengan tes, dalam hal ini adalah nilai UAS (Ujian Akhir Sekolah). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 2 Kalibawang dengan teknik dokumentasi dan wawancara kepada siswa sebanyak 24 orang pada Juni 2014 sampai Juli 2015. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa, perbedaaan jarak tempuh ke sekolah setiap siswa tidak menentukan prestasi belajar IPA siswa (siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2). Ada beberapa faktor yang lebih mempengaruhi prestasi siswa, diantaranya motivasi internal siswa, orang tua, serta keadaan ekonomi keluarga.
Analisis Kualitas Media Pembelajaran Insektarium dan Herbarium untuk Mata Pelajaran Biologi Sekolah Menengah Susilo, Muhammad Joko
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.044 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4141

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam proses pembelajaran. Keberadaannya mampu menghantarkan siswa menuju proses pembelajaran yang utuh. Media pembelajaran yang berbasis alam diharapkan mampu membangkitkan semangat siswa, dalam hal ini yaitu media pembelajaran insektarium dan herbarium. Meskipun demikian, kualitas media tersebut tetap dinomor satukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas media pembelajaran yang dikembangkan dalam bentuk insektarium dan herbarium dari penelitian mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan kajian laporan hasil penelitian. Metode yang dilakukan yaitu dengan Comparative of Result Experiment (CRE), kemudian dianalisis secara mendalam terhadap kualitas media pembelajaran yang meliputi aspek kesesuaian dengan kurikulum, kualitas materi, kesesuaian bahasa, penyajian, kemudahan,dan manfaat dari media pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif.Berdasarkan hasil analisis kualitas media pembelajaraninsektarium dan herbarium memenuhi tuntutan kompetensi dalam Kurikulum 2013, khususnya pada KD 3.8 dan KD 3.3 pada jenjang Sekolah Menengah. Ditinjau dari berbagai aspek, media insektarium dan herbarium pada aspek kualitas materi memperoleh skor rata-rata 97.83%, kesesuaian bahasa 100%, penyajian 98.34%, kemudahan 94.20%, dan manfaat 98.66%. Secara keseluruhan media insektarium dan herbarium yang dikembangkan memenuhi syarat sebagai bahan ajar yang berkualitas dengan kualitas baik dan layak digunakan untuk menunjang pembelajaran.
Penyusunan Video Karakteristik Vegetasi Pantai Trisik sebagai Alternatif Sumber Belajar Sub-Materi Kekhasan Ekosistem Pesisir Pantai Pasir untuk Siswa SMA Sukirman, Sukirman; Subiantoro, Agung W
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.217 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik vegetasi alamiah khas pesisir pantai pasir berdasarkan ciri morfologi dan jenis tumbuhan di pesisir Pantai Trisik, Kulon Progo, potensi serta kualitas video karakteristik vegetasi alamiah khas pesisir pantai pasir tersebut sebagai yang disusun sebagai alternatif sumber belajar biologi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Hasil penelitian menunjukkan tumbuhan penciri ekosistem pesisir di Pantai Trisik, yaitu Canavalia maritima, Spinifex littoreus, Ipomoea pes-caprae, Pandanus tectorius, dan Casuarina equisetifolia. Berdasarkan aspek kesesuaian dengan standar isi KTSP SMA, dinilai baik oleh semua reviewer. Berdasarkan aspek kualitas instruksional, dinilai baik oleh peer-reviewer dan dosen ahli materi; dinilai sangat baik oleh dosen ahli media dan guru. Berdasarkan aspek kualitas teknis, dinilai baik oleh dosen ahli materi; dinilai sangat baik oleh peer-reviewer, dosen ahli media, dan guru.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA dengan Tema “Pencemaran Lingkungan” untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII Irawati, Hani
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.436 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA dengan tema pencemaran lingkungan yang layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D. Tahapan model 3-D meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Penilaian produk dilakukan oleh seorang ahli materi, seorang ahli media, dua orang guru IPA, dan tiga orang teman sejawat. Uji coba dilakukan kepada 43 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah I Wonosobo dengan rincian: 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 33 siswa untuk uji lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, tes (pretest dan posttest), dan lembar observasi. Data yang diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi dianalisis secara deskriptif. Data pretest dan posttes dianalisis menggunakan normalized gain score yang kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Modul pembelajaran IPA dengan tema “Pencemaran Lingkungan” dinilai dari: (a) aspek kelayakan isi berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (b) aspek bahasa dan gambar berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (c) aspek penyajian berkualitas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat; dan (d) aspek kegrafikan berkualiatas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat. 2) Tanggapan siswa terhadap modul yang dikembangkan berkualitas sangat baik dari aspek materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan tampilan. 3) Peningkatan hasil belajar dengan menggunakan modul yang dikembangkan berkategori sedang dengan rerata gain score sebesar 0,50. 4) Terjadi peningkatan 62,09 % jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA dengan tema “Pencemaran Lingkungan” hasil pengembangan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA dengan Tema “Pencemaran Lingkungan” untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII Hani Irawati
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.436 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA dengan tema pencemaran lingkungan yang layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D. Tahapan model 3-D meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Penilaian produk dilakukan oleh seorang ahli materi, seorang ahli media, dua orang guru IPA, dan tiga orang teman sejawat. Uji coba dilakukan kepada 43 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah I Wonosobo dengan rincian: 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 33 siswa untuk uji lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, tes (pretest dan posttest), dan lembar observasi. Data yang diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi dianalisis secara deskriptif. Data pretest dan posttes dianalisis menggunakan normalized gain score yang kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Modul pembelajaran IPA dengan tema “Pencemaran Lingkungan dinilai dari: (a) aspek kelayakan isi berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (b) aspek bahasa dan gambar berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (c) aspek penyajian berkualitas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat; dan (d) aspek kegrafikan berkualiatas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat. 2) Tanggapan siswa terhadap modul yang dikembangkan berkualitas sangat baik dari aspek materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan tampilan. 3) Peningkatan hasil belajar dengan menggunakan modul yang dikembangkan berkategori sedang dengan rerata gain score sebesar 0,50. 4) Terjadi peningkatan 62,09 % jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA dengan tema “Pencemaran Lingkungan hasil pengembangan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII.
Deskripsi Hasil Perkuliahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi S1 Universitas Muhammadiyah Metro Hening Widowati
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.317 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i1.4143

Abstract

Penelitian deskriptif ini dilakukan pada program studi Pendidikan Biologi pada semester ganjil dan genap 2013/2014, melalui studi dokumentasi terhadap entry pemaketan mata kuliah yang terdata dalam KRS (Kartu Rencana Studi), serta KHS/Kartu Hasil Studi mahasiswa. Diperoleh rerata paket mata kuliah maksimal/24 sks semester ganjil dan genap berhasil diprogramkan oleh 90% mahasiswa, dengan perolehan IP rerata 90% mahasiswa adalah 3,0. Capaian hasil belajar secara umum mengalami penurunan. Pada nilai A menurun 4,67%, A- menurun 6,75%, B+ menurun 1,9%. Di sisi lain terjadi kenaikan prosentase mahasiswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM, yaitu terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan nilai di bawah B termasuk nilai yang belum lulus karena permasalahan mahasiswa tertentu dengan peningkatan hampir 100%. Kondisi ini memperkuat kesimpulan terjadinya penurunan hasil perkuliahan secara keseluruhan.

Page 1 of 2 | Total Record : 16