cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2022)" : 6 Documents clear
Desain Peta Plasmid Pengkode α-Amilase Saccharomycopsis fibuligera R64 Mutan dan Pemodelan Struktur Protein Umi Baroroh; Shinta Kusumawardhani; Mia Tria Novianti; Muhammad Yusuf; Irma Mardiah; Ridha Nurfadlillah Azhari
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42053

Abstract

Enzim α-amilase merupakan enzim yang banyak digunakan pada industri berbasis pati, diantaranya industri pangan, farmasi, tekstil, dan detergen. Enzim ini bahkan semakin dikembangkan di bidang biomedis, bioanalitik, dan kesehatan. α-Amilase dari Saccharomycopsis fibuligera R64 (Sfamy R64) merupakan enzim dari isolat lokal yang memiliki aktivitas amilolitik yang terbaik dari isolat lainnya, meskipun kemampuan adsorptivitasnya masih rendah. α-Amilase dengan adsorptivitas yang baik sangat diperlukan dalam industri pengolah pati karena dapat mengurangi penggunaan energi dan biaya produksi melalui penghilangan proses gelatinisasi. Dengan menambahkan sisi pengikatan di permukaan enzim melalui pergantian asam amino serin menjadi tirosin dan triptofan sehingga bersifat lebih aromatik telah dilakukan secara in silico dan menunjukkan hasil yang positif, mutan Sfamy R64 (sfamy R64 mut11). Protein ini dirancang pada sistem ekspresi Pichia pastoris secara ekstraselular dengan alfa-faktor sebagai sinyal peptida, promotor AOX1, dah penanda poli glisin dan histidine. Penelitian ini menggunakan berbagai web server online untuk merancang konstruksi gen dan pemodelan protein. Hasil perancangan didapatkan dengan mensubstitusi K48Q untuk menghindari pengenalan sisi Kex2 dan urutan nukleotidanya menunjukkan kandungan basa GC 38%, CAI 0,94, dan enzim restriksi yang digunakan adalah EcoR1 dan Not1. Hasil pemodelan struktur menunjukkan bahwa penanda poli glisin dan histidine terpapar keluar struktur dengan nilai DOPE sebesar -57260. Hasil perancangan ini diharapkan mampu mengekspresikan α-amilase rekombinan secara optimal.
Isolation and Structure Determination of Stigmaterol from the Stem Bark of Lansium domesticum Corr. Cv. Kokossan Siska Elisahbet Sinaga; Fajar Fauzi Abdullah; Unang Supratman; Tri Mayanti; Rani Maharani
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.39240

Abstract

Indonesia is a tropical country with biodiversity and a source of natural compounds such as terpenoids, phenolic, flavonoids, and alkaloid groups. The steroid is one of the large groups of terpenoid compounds with various structures and bioactivities. The steroid was also commonly found in the Meliaceae family. One species of this family is Lansium domesticum Corr. which has been studied to have various activities from isolated compounds (limonoids, sesquiterpenoids, onoceranoids, cycloartanoids, and steroids) as well as from their extracts such as antidiarrheal, antimalarial, antimicrobial, antiinsecticide, antifeedant and were used as traditional medicine such as eye drops and scorpion stings. The n-hexane fraction from the bark of L. domesticum Cor. cv. Kokosan produced steroid compounds whose structure is determined by IR, 1H-NMR, 13C-NMR, and DEPT spectroscopy methods and compared with the literature. It was concluded that the steroid isolated was (22E)-stigmasta-5,22-dien-3ol and was first isolated from this genus. This compound was inactive against MCF-7 breast cancer cells with an IC50 value of 832.14 µM.
Pengaruh Penambahan Kromium Organik pada Lemna sp. Terhadap Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Yuli Andriani; Iskandar Iskandar; Titin Herawati; Rusky I. Pratama
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.41471

Abstract

Lemna sp. merupakan tanaman air yang banyak tersebar di perairan umum di Indonesia, dan memiliki kandungan nutrisi yang baik sehingga berpotensi digunakan sebagai pakan ikan. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Perikanan Darat Ciparanje FPIK Unpad, Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem (BPPSIGN) Singaparna Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Lemna sp. berimbuhan kromium optimal untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan gurame. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, tahap satu adalah mengukur retensi kromium dalam Lemna yang dikultur pada media yang mengandung krom 10 mg/L pada ketinggian air yang berbeda (10 dan 20 cm). Tahap dua adalah memberikan Lemna yang berimbuhan krom sebagai pakan ikan gurame. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan, yaitu A (Lemna sp. 20%), B (Lemna sp. berimbuhan kromium 1,65% + Lemna sp. 18,35%), C (Lemna sp. berimbuhan kromium 3,3% + Lemna sp. 16,7%), D (Lemna sp. berimbuhan kromium 4,95% + Lemna sp. 15,05%), E (Lemna sp. 6,6% + Lemna sp. 13,4%), dan setiap perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati adalah kandungan kromium dalam Lemna, pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup ikan gurame. Pengujian pengaruh dari setiap perlakuan data diuji dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Jika terdapat perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan menggunakan uji jarak berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retensi kromium dalam Lemna sp. yang dikultur selama 7 hari di media air yang telah ditambahkan 10 mg/L Cr adalah 6,05 mg/kg. Pemberian Lemna sp. berimbuhan kromium 4,95% + Lemna sp. 15,05% menghasilkan nilai laju pertumbuhan harian terbaik sebesar 0,82% dan kelangsungan hidup terbaik sebesar 90%.
Analisa Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada Kerang Hijau (Perna viridis) yang Beredar di Pelelangan Ikan Paotere Kota Makassar Titik Andriani; Fera Agustin; Sitti Chadijah; Syarifah Rabiatul Adawiah; Arfiani Nur
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42296

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada kerang hijau (Perna viridis) yang beredar di pelelangan ikan paotere kota Makassar. Sampel daging kerang dipisahkan dari cangkangnya kemudian daging kerang dihaluskan, setelah itu didestruksi kering. Selanjutnya  dilakukan pengukuran kadar logam Pb dan Cd menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil dari penelitian ini diperoleh kandungan logam Pb yaitu 5,9 mg/kg, sedangkan kandungan logam Cd 0,7 mg/kg.  Hasil kandungan logam berat yang dianalisis ini melebihi ambang batas yang telah ditetapkan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Identifikasi Metabolit Sekunder Sekresi Jamur Lokal Tanah Gambut Riau Penicillium sp. LBKURCC34 Sebagai Antimikroba Yuana Nurulita; Yuharmen Yuharmen; Annisa Fitri; Iin Evita Sari; Dian Novita Sary; Titania Tjandrawati Nugroho
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.45994

Abstract

Penicillium sp. LBKURCC34 adalah jamur yang diisolasi dari tanah gambut hutan primer di Giam Siak Kecil Bukit Batu (GSKBB), Cagar Biosfer di Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensinya sebagai penghasil antimikroba. Metode dilakukan melalui produksi metabolit sekunder dalam media cair, ekstraksi dalam larutan etil asetat, dan pemisahan ekstrak kasar dengan Kromatografi Kolom (CC). Ekstrak kasar dan fraksi diidentifikasi dengan KLT dan HPLC dan diuji aktivitas antimikrobanya dengan metode difusi cakram. Untuk mengidentifikasi senyawa aktif dilakukan uji fitokimia dan metode KLT-Bioautografi. Produksi tiga liter media menghasilkan 0,4 gram (0,0133% b/v) ekstrak etil asetat yang diidentifikasi sebagai terpenoid dan fenolat; dan mengandung senyawa semipolar berdasarkan uji KLT dan HPLC. Hasil KLT setelah disemprot dengan p-anisaldehida 0,5% menunjukkan adanya senyawa peptaibol (peptida). Ekstrak etil asetat dapat menghambat pertumbuhan kelima mikroba patogen yang diuji namun hanya 11-45% dibandingkan dengan kontrol positif. Uji bioautografi terhadap Escherichia coli menunjukkan noda aktif zona bening pada Rf sebesar 0,67. Sayangnya, dari Fraksi 1-5 yang terdapat noda dengan Rf 0,67 masih belum menunjukkan aktivitas berarti. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi struktur senyawa aktif dari isolat lokal ini.
Stylotella Sp. Acetone Extract from Selayar Island and Its Activity against Breast Cancer Cells MCF-7 Awaluddin Awaluddin; Asriani Ilyas; Firnanelty Firnanelty; Aisyah Aisyah; Andi Nur Fitriani Abubakar; Aisyah Rusdin
Chimica et Natura Acta Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v10.n3.42979

Abstract

Styletella sp. is a type of sponge in the Halichondriidae family which is rich in secondary metabolite compounds that have various bioactivities that have the potential as drugs in the future, one of which is anticancer. This study aims to determine the types of secondary metabolites found in Stylotella sp. in Selayar Island and to determine the secondary metabolite bioactivity of MCF-7 breast cancer cells. The method used is extraction using acetone, fractionation and purification. The purity test was carried out by testing three eluent systems at TLC, namely chloroform:ethyl acetate (9:1), n-hexane: acetone (8:2), chloroform: acetone (9:1) eluent. Then qualitatively and characterized by FTIR spectrophotometer. The results showed that pure isolates contained alkaloid compounds. The MCF-7 cell activity test showed an IC50 value for acetone extract of 1452.38 g/mL which has potential anticancer activity and an IC50 value for pure isolate acetone extract of 14983.52 g/mL.

Page 1 of 1 | Total Record : 6