cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2021)" : 6 Documents clear
Review Article: Synthesis of Fe3O4 Nanoparticle and Its Application for Glassy Carbon Electrode Modification Agung Slamet Nugraha; Asep Bayu Dani Nandiyanto
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.37083

Abstract

Nanomaterials have various unique properties and characteristics so that they can apply in many sectors. One of the most popular nanoparticles today is magnetite nanoparticles. Magnetite particles have several properties such as being super magnetic, having a high saturation field, chemical stability, biocompatibility, and low production costs. The purpose of this article is to review the synthesis of magnetite nanoparticles and their application to Glassy Carbon Electrode (GCE) modification. This modified GCE can applied as an electrochemical sensor to detect various organic and inorganic substances. In this study, type synthesis methods of magnetite nanoparticles which taken from kind literature well investigation include coprecipitation, sol-gel, microemulsion, hydrothermal, and thermal decomposition. The five routes have their respective advantages and disadvantages. Then the nano magnetite made can applied to modify the GCE as an electrochemical sensor that can detect uric acid, bacteria, and even metals dissolved in water.
Optimasi Perbandingan Pelarut Etanol Air Terhadap Kadar Tanin pada Daun Matoa (Pometia pinnata J.R & G. Forst) Secara Spektrofotometri Dewi Nofita; Rahmat Dewangga
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.36768

Abstract

Matoa (Pometia pinnata J.R&G.Forst) merupakan tanaman yang secara tradisional digunakan oleh masyarakat untuk mengobati penyakit seperti diare dan disentri. Dari skrining fitokimia yang dilakukan, daun matoa mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu tanin. Berdasarkan kelarutannya, tanin tergolong senyawa polar yang larut dalam pelarut polar seperti air dan etanol. Polaritas akan meningkat jika menggunakan campuran pelarut dengan perbandingan tertentu. Senyawa tanin pada daun matoa diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan perbandingan pelarut etanol air (1:0), (1:1) dan (1:2). Penentuan kadar tanin dilakukan menggunakan reagen pengompleks Folin Ciocalteu dengan larutan pembanding asam tanat yang diukur pada panjang gelombang 765 nm. Berdasarkan kurva kalibrasi, diperoleh persamaan regresi linear y = 0,0476 + 0,0045x dengan koefisien determinasi (R2) 0,9988 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9994. Pelarut etanol air dengan perbandingan 1:2 memberikan kandungan tanin paling optimal dengan kadar sebesar 11,03% b/b.
Uji Aktivitas Protease Empat Isolat Trichoderma spp. yang Berasal dari Tanah Perakaran Fitria Dewi Sulistiyono; Loekas Soesanto; Nuniek Ina Ratnaningtyas
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.36774

Abstract

Perkembangan industri protease telah pesat dan menempati posisi penting dalam bidang industri. Protease dapat diperoleh dari semua mahluk hidup, namun saat ini pemakai enzim banyak yang beralih pada enzim mikrobioal. Keunggulan enzim microbial adalah produksi tinggi, kemudahan dan efisiensi dalam pengaturan pertumbuhan, limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai sumber substrat. Salah satu mikroba adalah Trichoderma spp. Trichoderma sp dapat berasal dari tanah perakaran tanaman (rhizosfer). Jenis tanah perakaran diantarnya adalah jahe, nenas, pisang dan bawang merah. Keempat tanaman ini merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumLah protease yang terdapat pada Trichoderma spp. Metode penelitian dilakukan dengan kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dilakukan dengan mengukur zona bening yang terdapat pada medium proteolitik agar sedangkan uji kuantitatif dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan larutan pembanding tirosin. Hasil menunjukkan bahwa jumLah protease yang dihasilkan oleh Trichoderma spp tidak berbeda nyata yaitu. isolat jahe adalah 12,95 U/mL, isolat nenas sebesar 11,86 U/mL, isolat pisang sebesar 11,56 U/mL dan isolat bawang merah sebesar 9,74 U/mL.
Identifikasi Molekuler Dan Uji Aktivitas Inhibitor Alfa Glukosidase Dari Bakteri Endofit Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Siti Nurfajriah; Maulin Inggraini; Noor Andryan Ilsan
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.36773

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah postprandial atau hiperglikemia. Hal ini disebabkan oleh sel ß pankreas tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Pengendalian hiperglikemia merupakan hal penting dalam terapi pengobatan DM tipe 2. Salah satu caranya yaitu memberikan terapi inhibitor alfa glukosidase. Daun afrika (Vernonia amygdalina) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai penghasil senyawa inhibitor alfa glukosidase. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas inhibitor alfa glukosidase dari bakteri endofit daun afrika (Vernonia amygdalina) serta identifikasi molekuler bakteri yang menghasilkan inhibitor alfa glukosidase. Metode penelitian ini dilakukan dengan mengisolasi bakteri endofit V. amygdalina, bakteri yang didapatkan diproduksi, kemudian dilakukan ekstraksi senyawa inhibitor dan uji inhibitor alfa glukosidase. Bakteri yang didapatkan diidentifikasi secara molekular. Hasil penelitian menunjukkan bakteri endofit dari daun afrika (Vernonia amygdalina) yang berhasil diisolasi hanya berjumlah satu isolat, yaitu Bacillus circulans dan memiliki aktivitas inhibitor alfa glukosidase sebesar 8,5±1,32% penghambatan pada konsentrasi ekstrak 0,1 µg mL-1 dibandingkan dengan  akarbosa (kontrol) yaitu sebesar  8,41 ± 0,43%.
Adsorpsi Senyawa Organik pada Lindi Menggunakan Cangkang Kerang Ale-Ale (Meretrix meretrix) Secara Batch Yulistya Vidyaning Maulidya; Rudiyansyah Rudiyansyah; Nelly Wahyuni
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.35607

Abstract

Penimbunan sampah di TPA Batu Layang, Pontianak, Kalimantan Barat menyebabkan terbentuknya air lindi yang memiliki konsentrasi COD sangat tinggi. Hal tersebut menyebabkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Pengolahan air lindi secara sederhana dapat dilakukan menggunakan metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi waktu kontak, massa adsorben, dan kecepatan pengadukan optimum terhadap efisiensi adsorpsi. Karakterisasi menggunakan FTIR terhadap adsorben cangkang kerang ale-ale menunjukan adanya puncak pada bilangan gelombang 1452 cm-1, 852 cm-1, dan 716 cm-1 yang menandakan keberadaan gugus C-O. Pengukuran konsentrasi COD pada penelitian ini dilakukan secara titrasi permanganometri. Adsorpsi keadaan optimum diperoleh pada massa 4,5 g dengan kecepatan pengadukan 200 rpm selama 240 menit yang dapat menurunkan konsentrasi COD pada air lindi dari 1131,28 mg/L menjadi 456,94 mg/L dengan efisiensi adsorpsi sebesar 59,61%. Adsorpsi dilakukan kembali pada keadaan optimum mampu menurunkan konsentrasi COD pada air lindi dibawah baku mutu menjadi 288,35 mg/L dengan efisiensi adsorpsi sebesar 36,89%.
Studi In Silico Gadolinium(III)-Diethylene Triamine Pentaacetic Acid-Folat Dan Modifikasinya Terhadap Reseptor Folat Sebagai Senyawa Pengontras Untuk Deteksi Kanker Muhammad Yusuf; Bayu Shiddiq Widhi Pratama; Umi Baroroh; Shabarni Gaffar; Ukun M.S. Soedjanaatmadja
Chimica et Natura Acta Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cna.v9.n3.36035

Abstract

Tumor ganas atau kanker merupakan salah satu masalah utama kesehatan di dunia.  Pendeteksian dini sel kanker dengan menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI) memungkinkan penanganan yang lebih baik. Pemilihan senyawa kontras yang tepat dapat meningkatkan akurasi diagnosa terhadap penyakit kanker. Sel kanker banyak mengekspresikan reseptor folat α yang mampu mengikat asam folat dalam tubuh. Penambahan asam folat ke dalam senyawa pengontras Gadolinium (III)-diethylene triamine pentaacetic acid (Gd-DTPA) berguna untuk meningkatkan spesifisitas diagnostik sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi senyawa pengontras dengan molekul target reseptor folat α dengan penambatan molekul dan simulasi dinamika molekul (MD). Struktur Gd-DTPA-folat dimodelkan dari struktur kristal Gd-DTPA dan folat. Hasil penambatan molekul dan simulasi MD menunjukkan interaksi Gd-DTPA-folat menurunkan afinitas folat terhadap reseptornya. Hasil perhitungan energi reseptor folat dengan folat dan Gd-DTPA-folat pada simulasi MD masing-masing -47,65 kkal/mol dan -43,78 kkal/mol. Modifikasi dilakukan pada struktur asam folat dengan penambahan gugus formil dan diuji kembali dengan penambatan molekul dan simulasi MD. Hasil simulasi menunjukkan bahwa modifikasi berpengaruh terhadap peningkatan afinitas folat dengan reseptor folat α melalui interaksi elektrostatik, dengan energi yang dihasilkan pada penambatan molekul dan MD masing-masing sebesar -7,04 kkal/mol dan -60,04 kkal/mol. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menghasilkan senyawa pengontras yang spesifik terhadap sel kanker.

Page 1 of 1 | Total Record : 6