cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): Februari" : 7 Documents clear
Kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya Menghadapi Era Electronic Health Record (EHR) Lilis Masyfufah; Sendy Ayu Mitra Uktutias
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.60800

Abstract

Latar Belakang: E-Health merupakan inovasi Pemerintah Kota Surabaya di bidang pelayanan kesehatan yang terintegrasi antara data di puskesmas, rumah sakit, Dispendukcapil, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. E-Health menjadi program layanan kesehatan mutakhir sebelum ke Electronic Health Record (EHR). Penilaian kesiapan EHR penting untuk dilakukan. Salah satu cara mengetahui kesiapan pelaksanaan adalah dengan EHR Assesment and Readiness Starter Assessment oleh Doctor’s Office Quality–Information Technology (DOQ-IT).Tujuan: Menganalisis kesiapan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dalam menerapkan E-Health dalam rangka pelaksanaan Electronic Health Record (EHR).Metode: Penelitian deskriptif, bersifat kuantitatif. Unit analisisnya adalah satu staf bagian PIH Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan lima staf bagian rekam medis di puskesmas perwakilan wilayah kota di Surabaya yang dipilih dengan cara acak. Teknik pengambilan data melalui wawancara. Data dianalisis berdasarkan panduan DOQ-IT. Hasil: Hasil menunjukkan sesuai indikator Penyelerasan Organisasi skor 36 dan Kapasitas Organisasi skor 68, sehingga skor total kesiapan adalah 104 (cukup kuat). Hal ini mengindikasikan kesiapan dalam menghadapi perubahan menjadi EHR dan mengindikasikan keberhasilannya. Nilai terkecil berada pada bagian koordinasi dengan seluruh pihak terkait yang masih kurang optimal. Kesimpulan: Dinas Kesehatan Kota Surabaya siap melaksanakan transformasi E-Health menjadi HER yang melibatkan semua komponen menjadi kunci keberhasilan dalam perubahan yang lebih inovatif.
Sosio-Ekonomi, Sindrom Metabolik terhadap Kekuatan Genggaman Tangan Lansia di Komunitas Sumandar Sumandar; Rohmi Fadhli; Eva Mayasari
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.60813

Abstract

Latar Belakang: Kekuatan genggaman tangan pada lansia merupakan indikasi kesehatan fisik dan  mobilitas. Faktor penyebab penurunan kondisi ini adalah karakteristik lansia serta kondisi  penyakit yang diderita. Kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko keterbatasan mobilitas serta dapat memprediksi kerugian bagi lansia seperti ketergantungan dalam pelaksanaan aktivitas sehari-hariTujuan: Untuk menganalisis hubungan jenis kelamin, status pekerjaan, dan sindrom metabolik dengan kekuatan genggaman tangan pada lansia.Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan berdasarkan jenis kelamin, status pekerjaan, sindrom metabolik, dan kekuatan pegangan tangan. Sampel sebanyak 102 lansia yang berada komunitas kota Pekanbaru dengan teknik cluster sampling.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan rendah sebanyak 60,8%, jenis kelamin perempuan sebanyak 66,7%, tidak bekerja sebanyak  70,6%, dan prevalensi sindrom metabolik sebanyak  20,6%. Terdapat kaitan antara jenis kelamin, status pekerjaan, dan kejadian sindrom metabolik terhadap kekuatan genggaman tangan lansia ( p = 0,000; OR = 6,27; 95% CI = 2,540-15,493 ; ), p = 0,008; OR = 3,4; 95% CI = 1,406- 8,268, p = 0,045; OR = 0,29; CI 95% = 0,91-0,95)Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi kekuatan genggaman tangan pada lansia pada penelitian ini adalah jenis kelamin, status pekerjaan, dan sindrom metabolik.  
Pengaruh Sosialisasi Diagram Pareto terhadap Pengetahuan dan Minat Perawat dalam Pengelolaan Bahan Habis Pakai Urip Pratama; Nurmaini Nurmaini; Roymond Halomoan Simamora
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.60964

Abstract

Latar Belakang: Diagram Pareto merupakan salah satu alat ukur mutu untuk menganalisis pengelolaan bahan habis pakai sehingga menjadi hal penting bagi rumah sakit. Hal ini dipengaruhi juga dengan pengetahuan dan minat perawat yang rendah, bukan hanya karena fasilitas yang tidak memadai tetapi karena pengaruh minimnya informasi tentang pentingnya pengelolaan bahan habis pakai tersebut.Tujuan: Mengetahui pengaruh sosialisasi diagram Pareto terhadap pengetahuan dan minat perawat dalam pengelolaan bahan habis pakai.Metode: Metode eksperimen semu dengan pre-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian 100 perawat pelaksana di Rumah Sakit Daerah Provinsi Aceh, yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=50) dan kelompok kontrol (n=50), dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengetahuan perawat diukur menggunakan lembar observasi dan kuesioner penggunaan diagram Pareto, Microsoft Excel Format 2 Axis dan klasifikasi bahan habis pakai, sedangkan minat perawat diukur dengan menggunakan lembar observasi, kemudian data diuji dengan Correlation Pearson Test.Hasil: Setelah intervensi, peningkatan pengetahuan perawat dari kategori sedang (n=12, 24.0%) menjadi tinggi (n=25, 50.0%) dan peningkatan minat perawat dari kategori sedang (n=13, 26.0%) menjadi tinggi (n=27, 54.0%). Kesimpulan: Sosialisasi diagram Pareto berpengaruh meningkatkan pengetahuan p-value=0.027  (p<0.05) dan minat perawat p-value=0.030 (p<0.05) dalam pengelolaan bahan habis pakai di rumah sakit. 
Analisis Kebutuhan Media Promosi Kesehatan Layanan Provider Initiated Testing and Counseling (PITC) bagi Ibu Hamil Lenna - Maydianasari; Ester - Ratnaningsih
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.61700

Abstract

Latar Belakang: Kasus HIV pada ibu hamil di Kabupaten Sleman pada tahun 2018 sebanyak 23 kasus dan  meningkat menjadi 75 kasus pada tahun 2019. Setiap ibu hamil sudah diwajibkan untuk dilakukan tes HIV melalui layanan PITC. Namun, media promosi kesehatan tentang layanan PITC belum tersedia, sehingga ibu hamil belum memahami pentingnya layanan tersebut dan pencegahan HIV/AIDS.Tujuan: Untuk menganalisis kebutuhan media promosi kesehatan layanan PITC bagi ibu hamil.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif untuk meneliti karaktersitik responden dan informasi layanan PITC serta pendekatan kualitatif untuk kebutuhan media promosi kesehatan layanan PITC. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan panduan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis isi (content analysis).Hasil: Mayoritas responden berusia 20-35 tahun, pendidikan menengah, ibu rumah tangga, primigravida dan umur kehamilan trimester III. Media promosi kesehatan layanan PITC diperlukan untuk mempermudah penyampaian informasi bagi ibu hamil dan suaminya (51,7%). Bentuk pesan dan media yaitu audiovisual (87,1%) dan jenis media sosial (75,3%). Kesimpulan: Media promosi kesehatan layanan PITC bagi ibu hamil yang dibutuhkan adalah media audiovisual yang disampaikan melalui media sosial. Media tersebut dapat diintegrasikan dengan strategi promosi serta komunikasi kesehatan efektif untuk pencegahan HIV/AIDS pada kehamilan.
Efektifitas Cognitive Behavioural Therapy dengan Therapeutic Exercise Program pada Pencegahan Chronic Low Back Pain: Meta-analisis Arif Fadli; S. Th. Susilowati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.61857

Abstract

Latar Belakang: Nyeri menjadi keluhan utama seseorang mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan. Jumlah pasien Chronic Low Back Pain (CLBP) terus meningkat dan membutuhkan biaya perawatan kesehatan yang besar. Intervensi biomedis dianggap gagal menyelesaikan keluhan non-spesifik CLBP.Tujuan: Untuk meringkas data literatur yang ada mengenai efektivitas Cognitive Behavioural Therapy (CBT) dengan Therapeutic Exercise Program (TEP) dalam pencegahan CLBP.Metode: Systematic review dan meta-analisis studi Randomized Control Trial dari database Pubmed, Googlescholar, Willey Online Library, Research Gate, Science Direct. Analisis data menggunakan aplikasi Revman 5.3 dengan ukuran efek Cohen’s d.Hasil: Ada 6 studi yang dimasukkan dalam penelitian ini. Hasil analisis 6 studi CBT dengan TEP dibandingkan dengan TEP saja pada intensitas nyeri menunjukkan ukuran efek yang besar (d: -1,51; 95%CI: -2,75 s/d -0,27; p <0,00001). Untuk parameter skor kecacatan menunjukkan ukuran efek yang besar (d: -1,87; 95% CI: -3,11 s/d -0,62; p <0,00001).Kesimpulan: Intervensi CBT dengan TEP lebih efektif dari pada TEP saja dalam pencegahan CLBP. Efektivitas hasil pencegahan CLBP dipengaruhi oleh keberhasilan pasien dalam menyelesaikan program rehabilitasi.
Masalah Kesehatan Mental pada Wanita Hamil Selama Pandemi COVID-19 Yosi Duwita Arinda; Milla Herdayati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.62784

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 yang menyebar secara masif menimbulkan banyak manifestasi. Kelompok rentan seperti wanita hamil berisiko mengalami masalah kesehatan psikologis. Pembatasan sosial yang diterapkan menyebabkan kurangnya dukungan sosial bagi wanita hamil.Tujuan: Untuk menelaah masalah kesehatan psikologis selama pandemi COVID-19 serta dampaknya bagi wanita hamil.Metode: Metode dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan literatur yang terdapat dalam database jurnal kesehatan yakni Lancet, PubMed, Tandfonline, dan Science Direct. Artikel terpilih berdasarkan free full text, open access, berbahasa Inggris, dan terbit tahun 2020.Hasil: Hasil studi literatur melalui database menemukan 31 artikel di Lancet Global Health, 155 artikel di PubMed, 10 artikel di Tandfonline, dan 73 artikel di Science Direct. Artikel yang relevan dengan topik yakni 30 artikel. Wanita hamil cenderung mengalami peningkatan kecemasan yang dapat mengakibatkan pada gangguan psikologis diantaranya kecemasan, stress, insomnia, depresi ataupun post-traumatic stress disorder. Gangguan kesehatan psikologis selama kehamilan meningkatkan risiko pada janin berupa perkembangan janin yang buruk, kelahiran prematur, ataupun BBLR.Kesimpulan: Wanita hamil menjadi kelompok rentan mengalami masalah kesehatan psikologis. Faktor yang mendasarinya yaitu akses pelayanan kesehatan terbatas, kurangnya dukungan sosial dari berbagai pihak, dan kekhawatiran akan kesehatan dirinya dan janin apabila tertular.
Pengaruh Terapi Bekam terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Studi Quasy Eksperimental Nuridah Nuridah; Yodang Yodang
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.62909

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sebagai penyakit tidak menular saat ini sangat meningkat dan merupakan penyakit pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya kematian mendadak sehingga penyakit ini dikenal sebagai silent killer. Meningkatnya persentase ketidakpatuhan meminum obat hipertensi disebabkan berbagai alasan dan hal ini membuat banyaknya pengobatan non-farmakologi yang bersifat alternatif dan komplementer yang bermunculan, salah satunya adalah terapi bekam.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi bekam basah pada penderita hipertensi dalam menurunkan tekanan darah.Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan Control Group Design pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kolaka yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Instrumen dilakukan dengan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan alat pengukuran tekanan darah dan data dianalisis dengan menggunakan uji friedman test.Hasil: Setelah dilakukan pembekaman basah selama tiga bulan berturut-turut, tekanan darah sistole dan diastole mengalami penurunan secara signifikan pada kelompok intervensi sebesar 0,000 (p< 0,05) dan kelompok kontrol (p>0,05) sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata tekanan darah pada ketiga interval waktu pengukuran pada kelompok intervensi.Kesimpulan: Terapi bekam memiliki pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7