cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Network Engineering Research Operation [NERO]
ISSN : 23552190     EISSN : 26156539     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PENCOCOKAN OBYEK WAJAH MENGGUNAKAN METODE SIFT (SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM) Meidya Koeshardianto
Network Engineering Research Operation Vol 1, No 1 (2014): Nero
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1874.126 KB) | DOI: 10.21107/nero.v1i1.25

Abstract

Pengenalan obyek merupakan penelitian yang menggabungkan konsep citra digital, pengenalan pola, matematika, dan statistik. Pengenalan obyek berarti memberikan klasifikasi terhadap obyek, benda atau bentuk tertentu yang terdapat pada suatu citra digital. Pengenalan obyek umumnya terdiri dari deteksi dan pengenalan. Pada deteksi, komputer mencari dan mengidentifikasi komponen-komponen penting pada suatu citra digital untuk mengetahui ada atau tidaknya obyek yang ingin dikenali pada citra tersebut. Identifikasi wajah adalah salah satu tahap praproses yang sangat penting di dalam sistem pengenalan wajah yang digunakan untuk sistem biometric sebagai proses identifikasi autentik seseorang berdasarkan ciri-ciri yang sesuai dengan citra wajah. Namun dalam penerapan fungsi citra tersebut dibutuhkan keakuratan. Untuk itu diperlukan aplikasi pencocokan obyek wajah guna memberikan informasi identifikasi wajah sebagai bukti autentik seseorang. Aplikasi pencocokan wajah ini menggunakan metode Scale Invariant Feature Transform (SIFT) untuk pendeteksian keypoint. Jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold yang ditentukan. Nilai threshold 0,1 pada beberapa citra masukan jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai 0, sehingga tidak dapat dilakukan proses pencocokan obyek wajah. Pada nilai threshold 0,8 jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sedang dan dapat menunjukan hasil yang diperlihatkan pada result matching. Sedangkan pada nilai threshold 0,9 jumlah keypoint yang berkesesuaian semakin banyak ditemukan, hal ini dapat diproses pada registrasi keypoint dan dapat ditunjukan pada result matching.Kata kunci: Object Recognition, keypoint, SIFT, result matching
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TAMAN BACA MASYARAKAT PONDOK SINAU LENTERA ANAK NUSANTARA BERBASIS DIGITAL SYSTEM BOOK QR CODE Setyorini Setyorini; Fransiska Sisilia Mukti
Network Engineering Research Operation Vol 4, No 3 (2019): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.714 KB) | DOI: 10.21107/nero.v4i3.135

Abstract

PEMANFAATAN QR CODE UNTUK PEREKAMAN DATA KEHADIRAN SISWA TERINTEGRASI DENGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH SMK MAHARDIKA MALANG Setyorini Setyorini; Jaenal Arifin
Network Engineering Research Operation Vol 4, No 1 (2018): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.172 KB) | DOI: 10.21107/nero.v4i1.106

Abstract

KOMENTAR SEMI OTOMATIS UNTUK MEMUDAHKAN PEMAHAMAN PADA BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Andy Rachman; Siti Rochimah; Dwi Sunaryono
Network Engineering Research Operation Vol 2, No 3 (2016): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.385 KB) | DOI: 10.21107/nero.v2i3.59

Abstract

SLING : APLIKASI AGENDA BERBASIS SMARTWATCH UNTUK MENUNJANG KESIBUKAN RUTINITAS Maretha Ruswiansari; Azmuri Wahyu Azinar
Network Engineering Research Operation Vol 3, No 2 (2017): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.275 KB) | DOI: 10.21107/nero.v3i2.85

Abstract

KLASIFIKASI FITUR DALAM DOKUMEN REVIEW PRODUK DENGAN METODE LOCAL POINTWISE MUTUAL INFORMATION Yufis Azhar
Network Engineering Research Operation Vol 2, No 1 (2015): Nero
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.994 KB) | DOI: 10.21107/nero.v2i1.49

Abstract

Ekstraksi fitur produk dalam suatu dokumen review merupakan permasalahan yang telah menarik perhatian banyak peneliti untuk memecahkannya. Permasalahan utama pada topik ini adalah bagaimana mengekstrak fitur yang relevan. Salah satu cara yang umumnya dilakukan adalah dengan mengkategorikan fitur-fitur yang telah terekstrak ke dalam kelas-kelas tertentu. Akan tetapi metode klasifikasi yang digunakan biasanya memiliki akurasi cukup rendah, hal ini dikarenakan sifat dokumen opini yang sangat bergantung pada domain yang sedang dibicarakan, Sehingga metode klasifikasi yang digunakanpun harus mampu beradaptasi dengan sifat tersebut. Dalam penelitian ini diusulkan suatu metode Local Pointwise Mutual Information (LPMI) yang merupakan modifikasi dari teknik PMI yang selama ini digunakan. Letak perbedaan utamanya adalah pada area pencarian PMI yang bersifat local (hanya di dataset) sehingga tidak keluar dari domain yang sedang dibicarakan oleh pemberi opini. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknik ini memiliki nilai precision dan recall yang baik dengan rata-rata di atas 80%.Kata Kunci: feature-based opinion mining, ekstraksi fitur, klasifikasi fitur, pointwise mutual information.
APLIKASI PENENTUAN DESAIN KURSI ERGONOMI PADA AKTIVITAS MEMBATIK UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Wibowo Harry Sugiharto; Akh Sokhibi
Network Engineering Research Operation Vol 4, No 2 (2019): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.426 KB) | DOI: 10.21107/nero.v4i2.123

Abstract

IMPLEMENTASI JARINGAN POINT TO MULTIPOINT DENGAN MIKROTIK RB 433 PADA JARINGAN INTERNET ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Ach. Khozaimi
Network Engineering Research Operation Vol 3, No 1 (2017): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.32 KB) | DOI: 10.21107/nero.v3i1.74

Abstract

Internet merupakan salah satu sarana yang dibutuhkan oleh mahasiswa saat ini, sehingga informasi dan referensi dapat diperoleh dengan mudah yang dapat membantu proses belajar mahasiswa. Saat ini Asrama Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura(UTM) dihuni oleh sekitar seribu mahasiswa dan mahasiswi, Asrama mahasiswa UTM terdiri dari lima gedung masing-masing 4 lantai, namun sampai saat ini asrama mahasiwa belum mendapat sambungan internet. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah jaringan yang dapat memberikan layanan internet bagi warga asrama. Dalam penelitian ini dibangun jaringan point to multipoint untuk memberikan layanan internet bagi warga asrama yang tinggal di lima gedung tersebut. Pemilihan topologi jaringan point to multipoint dipilih karena terdapat lima gedung yang harus diberi layanan internet, selain itu juga untuk memudahkan pengembangan jika terjadi penambahan station untuk gedung yang lain, karena dalam percobaan ini baru diterapkan pada dua gedung yang berbeda. Jaringan ini dibangun dengan menggunakan Mikrotik RouterBoard (RB) 433 sebagai router, antenna grid 5.8 GHz sebagai penghubung antar stations dengan access point, dan antenna omni 2.4 GHz sebagai wifi hotspot yang akan melayani koneksi internet pengguna. Kata kunci: Asrama UTM, point to multipoint, Mikrotik RB 433, Antena Grid, Antena Omni
UNJUK KERJA INTRUSION PREVENTION SISTEM (IPS) BERBASIS SURICATA PADA JARINGAN LOKAL AREA NETWORK LABORATORIUM TIA+ TEKNIK INFORMATIKA, UNIVERSITAS TRUNOJOYO Dwi Kuswanto
Network Engineering Research Operation Vol 1, No 2 (2014): Nero
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.399 KB) | DOI: 10.21107/nero.v1i2.39

Abstract

Keamanan sebuah system jaringan komputer merupakan suatu satu hal yang sangat penting. Perkembangan teknologi yang semakin cepat berdampak terhadap sistem keamanan jaringan, Dengan berbagai metode system keamanan jaringan dikembangkan yang salah satunya dengan metode attack (penyusupan/ serangan). Hal ini mengancam keamanan sebuah data. Untuk menjaga kerahasiaan, keaslian dan ketersediaan data tersebut, maka diperlukan sebuah sistem yang mampu mendeteksi adanya attacker pada system jaringan komputer yang dapat berjalan secara real time. Salah satu metodenya yakni Intrusion Prevention System (IPS). IPS adalah sebuah sistem yang mampu memonitor dan memblokir trafik jaringan komputer. System jaringan dimaksud diimpelemntasikan di Local Area Network (LAN) Laboratorium TIA+ Teknik Informatika. IPS yang dibangun berbasis Suricata yang berfungsi sebagai pendeteksi attacker. IPS ini dihubungkan dengan Internet Protocol (IP) Tables yang berfungsi sebagai pemonitor dan pemfilter attacker yang dilengkapi dengan tampilan Guide User Interface untuk memudahkan admin dalam memonitoring trafik jaringan. Hasilnya adalah Suricata akan mengeluarkan alert ketika terdeteksi adanya indikasi attacker pada trafik jaringan yang kemudian alert disimpan pada file log Suricata. Pada saat yang sama WebAdmin menampilkan dialog alert dan memerintahkan IPTables untuk memblokir alamat Internet Protokol (IP) yang teridentifikasi sebagai attacker, sehingga akses attacker terhadap server akan terputus. Berdasarkan implementasi sistem yang telah dilakukan sebanyak 100 kali, Suricata dan IPTables dapat bekerja secara optimal dan mampu mendeteksi attacker. Kata kunci: IPS (Intrusion Prevention System) Suricata, IPTables, Alert, Attacker
SISTEM INFORMASI E-COMMERCE PRODUK UNGGULAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BATIK Firli Irhamni; Bain Khusnul Khotimah; Budi Dwi Satoto
Network Engineering Research Operation Vol 2, No 3 (2016): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.731 KB) | DOI: 10.21107/nero.v2i3.64

Abstract