cover
Contact Name
M. Maulana Masudi
Contact Email
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Phone
+6281250614657
Journal Mail Official
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Kantor Prodi Perbandingan Agama FAI UMSurabaya,Universitas Muhammadiyah Surabaya Gedung Tauhid Lt. 4, Jl. Sutorejo 59 Surabaya, Tlp, (031) 38111966, fax (031) 3813096
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama
ISSN : 24079146     EISSN : 25495666     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/ah.v7i2.7044
Journal of Al-Hikmah: a journal of studies of religions that publishes the results of studies and original research with the latest editions in the religious and social fields from a multidisciplinary perspective. This journal aims to expand and create concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the religious and social fields. Scope of Al-Hikmah : Journal of Religious Studies 1. World religions 2. socio-religious 3. Islam 4. Religious organizations
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
Studi Kritis Tentang Orientalisme Barza Setiawan; Mahmud Muhsinin
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.381 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1107

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab tiga permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana historis timbulnya Orientalisme? Kedua, bagaimana karakteristik dan dinamika perkembangan Orientalisme? Ketiga, bagaimana pandangan Islam terhadap Orientalisme? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-historikal yaitu fakta sejarah tentang kebradaan Orientalisme, karakteristik dan dinamika serta perspektif Islam terhadap misi dan tujuan kelompok ilmuan Barat tersebut. Di satu sisi, para orientalist memiliki keistimean sebagai tugas misi suci zending berbekal karakteristik khusus, yakni tugas misi keagamaan, imperial, bisnis, politis dan ilmiah, bahwa Islam (doktrin dan umatnya) harus diperdayakan agar menjadi terpuruk. Di sisi lain syarat ilmiah yang diberikan justeru merupakan beban di mana kejujuran hati dan kemurnian obyektifitas yang harus ditegakkan. Buah pikiran para orientalist dan kitab suci Al-Qur’an, keduanya diletakkan sebagai obyek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yakni nilai-nilai yang ada di balik kiprah mereka dan kitab suci tersebut. Temuan penelitian ini : pertama, Orientalisme merupakan suatu gerakan para ilmuan Barat yang ahli tentang dunia Islam (agama dan umat Islam), bertujuan mengkacaukan Islam dengan jalan penerbitan dan penyebaran referensi-referensi ilmiah tentang Islam dalam perspektif mereka. Kedua, timbulnya Orientalisme dimotivasi oleh lima hal: keagamaan, imperial, bisnis, politis dan ilmiah, ternyata yang terakhir disebut ini telah membuka mata agar Islam tidak dipandang sebelah mata oleh para oriuentalist. Ketiga, Islam memandang bahwa para Orientalist itu adalah ilmuan (Yahudi dan) Nasrani yang teridentifikasikan dalam Al Qura’an. Rekomendasi penelitian ini adalah bahwa dakwah amar ma’ruf dan nahy munkar menjadi kewajiban di atas pundak setiap insan mukmin untuk dihidup-hidupkan dan jangan pernah berhenti, termasuk kajian komparatif agama yang hendaknya selalu berujuk kepada al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW yang shahih. Wa Allahu A’lam. Kata Kunci: Studi Kritis, Orientalisme, Imperialisme, Al-Qur’an, Islam
Eksistensi Kurban dalam Perspektif Islam dan Katolik Rahmad Yulianto
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.071 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1103

Abstract

Skripsi ini mengulas tentang eksistensi kurban dalam prespektif Islam dan Katolik. dalam agama Islam maupun katolik sama sama mengajarkan syari‟ah berkurban. Akan tetapi memiliki cara dan pandangan yang berbeda. Kurban merupakan simbul penghambaan seorang muslim kepada sang kholik dan merupakan tanda kemukminan seorang muslim yang sejati dan bentuk ibadah berdimensi sosial dalam Islam. Kurban juga erat kaitannya dengan soldaritas dan soldaritas adalah salah satu tujuan dari ibadah kurban. Karena dapat menjadi instrumen dan memperkuat kebersamaan. Dalam ajaran agama Islam berkurban merupakan sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt berupa hewan sesembelihan yang di laksanakan pada hari raya Idul Adha, Sebagai bentuk dari rasa syukur seorang hamba kepada Rabbnya. Yang di perintahkan melalui surat Al-kautsar, dan untuk meneladani kisah nabi –nabi sebelumnya yang membuahkan ketaatan dan kecintaan kepadaNya. Adanya syari‟ah kurban dalam Islam merupakan salah satu bentuk dan wujud kesempurnaan Islam sebagai rahmatan lil „alamin. Sebagaimana tertulis dalam kitab perjanjian lama, dalam agama Katolik juga menerangkan tentang syari‟at kurban sebagaimana dalam bible keluaran pasal 8 ayat 2, kurban inilah yang selalu diperingati oleh umat katolik dengan mengurbankan anak domba yang merupakan gambaran dari paska kristus yang menebus umat manusia dari perbudakan dosa oleh kurban salib-Nya. Islam dan Katolik mempunyai pandangan yang berbeda mengenai sejarah kurban, Al-Qur‟an menceritakan bahwa dalam mimpinya, Ibrahim mendapat perintah dari Allah supaya meyembelih putranya Nabi Ismail, sedangkan yang diceritakan dalam Bible putra nabi Ibrahim yang akan disembelih adalah Ishaq. Kesimpulan secara umum adalah bagi umat Islam maupun Katolik yang secara kondisi ekonomi dan mempunyai kemampuan untuk berkurban hendaknya dapat memenuh syari‟at kurban dengan cara dan tujuan yang benar sesuai dengan yang dicontohkan oleh para nabi. Kata kunci : Perbandingan Agama, Kurban
Urgensi Penciptaan Manusia dalam Perspektif Islam dan Protestan Sumarno .; Maulana Masudi
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.168 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1108

Abstract

Proses penciptaan manusia merupakan rangkaian yang menjelaskan peristiwa penciptaan manusia sebagai makhluk yang memiliki kemampuan lebih dibandingkan makhluk lain yang diciptakan oleh Allah, serta memiliki berbagai keistimewaan – keistimewaan di bandingkan makhluk yang ada di bumi. Penciptaan manusia meliputi sejarah munculnya kelahiran manusia pertama yaitu Adam, proses kelahiran Isa dan manusia pada umumnya yang memiliki ciri khas tersendiri dalam hal proses penciptaannya. Di samping mengetahui proses penciptaaan manusia yang telah diciptakan oleh Allah, tentu Allah memiliki maksud dan tujuan terhadap eksistensi keberadaannya yang ada di bumi. Oleh sebab itu dalam pembuatan skripsi ini, penulis mencari literature dan informasi dari agama Islam dan Protestan, sebab kedua agama tersebut terdapat informasi mengenai sejarah penciptaan Adam, Isa dan manusia pada umumnya. Dengan penelitian dari kedua agama tersebut, maka akan terungkap sejarah penciptaan manusia dan urgensi penciptaan manusia di bumi. Kata kunci : Penciptaan manusia Islam dan Protestan.
Kajian Kritis Tentang Toleransi Beragama dalam Islam M. Wahid Nur Tualeka
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.458 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1104

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab tiga permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana pandangan agma nIslam tentang toleransi antar umat beragma? Kedua, bagaimana batas-batas ajaran Islam tentang toleransi antar umat beragama? Ketiga, bagaimana realitas toleransi dalam Islam? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-historikal yaitu fakta sejarah tentang bagaimana kaum Muslimin dari masa ke masa: mulai zaman Rasulullh saw, masa shahabat, masa tabi‟in dan sesudahnya selalu mengedepankan kehidupan toleransi beragama engan umat non-Islam. Di sini kaum Muslimin memperlihatkan prinsip-prinsip toleransi hidup antar umat beragama sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam pribadi Muslim. Ayat-ayat Al-Qur‟an an Hadits serta sejarah umat Islam diletakkan sebagai obyek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, nilai-nilai yang ada di balik kiprah umat Islam dengan Al-Qur‟an dan Hadits Rsul mereka.. Temuan penelitian ini: : pertama, Islam termasuk agama samawi yang terakhir yang mengajarkan tentang pentingnya toleransi kehidupan antar umat beragama sebagai bagian dari kehidupan bersama antar umat beragama. Kedua, Islam mengajarkan dan menekankan adanya toleransi antara umat beragama dalam segala bidang kehidupan terutama social kemasyarakatan, selama tidak bertentangan dengan akiah dan syari‟ah. Tolerani beragama bukan harus menjual bendera agama yakni menggadaikan akidah Islamiyah. Ketiga, tidak hanya secara normative doktrinal dengan memunculkan ayat-ayat dan hadits tentang toleransi, melainian toleransi itu telah diimplementasikan kaum Muslimin dari masa ke masa hingga dewasa ini. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa a greement in disagreement hendaknyalah dijadikan cara yang sosialisti-religius dalam upaya-upaya bersama dalam mewujud toleransi hidup antara umat beragama. Wa Allahu A’lam. Kata Kunci: Toleransi beragama
Mistisisme Islam: Prespektif Annemarie Schimmel Sholihul Huda
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.879 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1105

Abstract

Membahas tasawuf (mistisisme Islam), merupakan tugas yang rumit, membutuhkan perenungan jiwa yang bersih dan tenang, karena semakin dalam memasuki dunia mistik (tasawuf) maka kita akan semakin larut asik dibuai dan pada suatu daerah perbukitan yang luas terbentang di depan mata dan semakin lama si sufi mencari jalan, semakin sulit rasanya mencapai tujuan. Ia mungkin tinggal di taman mawar duri mistik Parsi atau berusaha mencari puncak-puncak dingin renungan filosofi; ia mungkin tinggal di lembah pemujaan para wali yang termasyhur atau menaiki untanya sepanjang padang pasir. Hal tersebut pencatatan tasawuf yang tak bertepi tetapi mereka hanya mencapai apa yang telah ada di dalam diri mereka sendiri. Mangkaji mistisisme Islam (tasawuf), saya kira kita tidak dapat mengabaikan peran dan sumbangsi intelektual seorang orientalis wanita dari Jerman yang bernama Annemarie Schimmel. Pemikiran dan karya Annemarie Schimmel tentang mistisisme Islam sangat berpengaruh dan diakui dikalangan Sarjana Timur maupun Barat, terutama sumbangsi pemikiranya dalam pengembangan teori-teori dan wawasan spiritualisme. Pada kajian ini membahas pemikiran-pemikiran mistisisme Islam Annemarie Schimmel yang sangat dalam dan luas. Keyword: Annemarie Schimmel, Pemikiran Mistisisme Islam 
Konsep Pengasuhan Alternatif Perspektif UU Perlindungan Anak dan Hukum Islam M Bagus Pujianto; Mukayat Al-Amin
Al Hikmah Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.907 KB) | DOI: 10.30651/ah.v2i2.1106

Abstract

Penelitian ini adalah hasil penelitian lapangan, yang berjudul “Konsep Pengasuhan Alternatif Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam (Studi Kasus di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang Surabaya). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Panti Asuhan sebagai lembaga alternatif guna melindungi hak anak apabila keluarga tidak mampu memberikanya. Selain itu Panti Asuhan berfungsi sebagai lembaga penanganan anak yang memerlukan perhatian dan membantu keluarga untuk tetap mampu mengasuh anaknya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalis peran Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang dalam upaya melindungi anak serta peran sebagai lembaga alternatif dalam pengasuhan anak. Data penelitian ini diperoleh dari Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian tersebut di analisis dengan menggunakan teknik deskriptif analitis dengan pola pikir induktif. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi, yaitu pemeriksaan sumber, metode, dan teori Hasil penelitian di Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang menunjukkan dari Perspektif Undang-undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam bahwa, pengasuhan yang terbaik anak terdapat pada orang tua. Panti asuhan adalah alternatif terakhir untuk pengasuhan anak. Kata Kunci: Pengasuhan Alternatif

Page 1 of 1 | Total Record : 6