cover
Contact Name
M. Maulana Masudi
Contact Email
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Phone
+6281250614657
Journal Mail Official
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Kantor Prodi Perbandingan Agama FAI UMSurabaya,Universitas Muhammadiyah Surabaya Gedung Tauhid Lt. 4, Jl. Sutorejo 59 Surabaya, Tlp, (031) 38111966, fax (031) 3813096
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama
ISSN : 24079146     EISSN : 25495666     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/ah.v7i2.7044
Journal of Al-Hikmah: a journal of studies of religions that publishes the results of studies and original research with the latest editions in the religious and social fields from a multidisciplinary perspective. This journal aims to expand and create concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the religious and social fields. Scope of Al-Hikmah : Journal of Religious Studies 1. World religions 2. socio-religious 3. Islam 4. Religious organizations
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017)" : 6 Documents clear
Membaca Keagamaan Pelacur dalam Teori Dramaturgi Sholihul Huda
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.119 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.1047

Abstract

Dunia panggung sandiwara, penggalan lagu ini tepat untuk menggambarkan konstruksi sosial kehidupan masyarakat kita. Dimana dalam kehidupan kita sebenarnya mendapatkan peran masing-masing yang harus dapat diperankan dihadapan orang lain. Peran tersebut begitu beragam sesuai dengan situasi, kondisi dan kebutuhan masing-masing masyarakat, ada peran politik, peran sosial, peran ekonomi, peran agama, peran budaya dll. Peran dalam kehidupan di masyarakat tidak selamanya sesuai keinginan atau harapan dan terkadang juga tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi. Untuk mendapatkan makna dari realitas yang serba timpang antara tampilan atau peran depan dengan tampilan peran belakang dalam kehiduapn sosial kita, maka alat analisa (baca) yang tepat adalah menggunakan teori dramaturgi. Maka pada tulisan di bawah ini akan di jelaskan secara menyeluruh terkait apa dan bagaimana mengaplikasikan teori dramaturgi, seperti dalam membaca keagamaan pelacur di masyarakat.Kata kunci: Teori Dramaturgi, Keagamaan Pelacur
Muhammadiyah dan Terorisme Mukayat Al-Amin; Abdul Mujib
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.669 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.943

Abstract

Tidak dapat kita pungkiri bahwa isu terorisme di Indonesia masih menjadi isu keagamaan yang santer di bicarakan/di diskusikan, apa lagi ada beberapa tuduhan dan persepsi yang dialamatkan kepada Muhammadiyah yang mendukung terorisme, hal ini di buktikan dengan banyak kader-kadernya yang terlibat dalam beberapa kasus terorisme. Oleh Karena itu Latar belakang dalam Penelitian ini adalah adanya keterlibatan warga Muhammadiyah dalam beberapa aksi terorisme di Indonesia, hal inilah yang menarik untuk diteliti.Penelitian ini berusaha mencari tahuBagaimana pandangan elit dan warga Muhammadiyah Jawa Timur terkait dengan aksi terorisme di Indonesia yang melibatkan kader Muhammadiyah?. Penelitian ini juga berusaha mengkolaborasikan konsep dan teori orientailsme/ other W. Said, dikursus kekuasaan/pengetahuan Foucault dan Samuel P. Huntington dan magnum opusnya “The Class Of Civilitation”. Teori-teori yang diadaptasi ini merupakan dialektika yang secara pragmatik berada pada posisi "chane and contuinity", berubah dan berkesinambungan. Diskursus kekuasaan/pengetahuan Foucault memberi skill analisis bahwa kepentingan tak lepas dari kekuasaan. Sebuah teori yang menjelaskan pola-pola persaingan gagasan, bagaimana sebuah gagasan menjadi dominan sementara yang lain tidak?. Teori Foucault dapat membedakan antara diskursus dominan dan diskursus alternatif yang subversi Ideologi dominan. Dalam rangka untuk penggalian data yang lebih komprehensif penelitian ini dilakukan lokasi yang dijadikan sebagai setting pengambilan data yang digunakan sebagai bahan di dalam Penelitian ini adalah Para Elit Muhammadiyah di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM JATIM), dan warga Muhammadiyah Jawa Timur yang dalam penelitian Prof Munir Mulkhan dikelompokkan sebagai Al-Ikhlas, Ahmad Dahlan, Munu dan Munas.
Studi Tentang Korelasi Iman dan Moral Muhammad Maulana Mas'udi
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.777 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.1048

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab tiga permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana keimanan dalam perspektif Islam? Kedua, bagaimana Moral dalam perspektif Islam? Ketiga, bagaimana korelasi antara iman dan moral dalam Islam? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-doktrinal yaitu fakta teologis dan implementasinya terhadap moral, di mana keduanya merupakan hubungan sebab akibat dan saling mempengaruhi dalam tataran kehidupan insan muslim. Temuan penelitian ini: : pertama, keimanan dan implikasinya pada moral adalah hubungan yang dipandang sebagai suatu yang mengikat dalam pembentukan insan mukmin yang kamil., Perintah moral dan pembentukannya adalah langkah dan kondisi yang merupakan bukti intentias iman seseorang. Ketiga, dalam tahapan untuk membentuk insan yang kamil maka hubungan yang harmonislah yang harus diajlin antara keduanya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa keimanan yang sempurna adalah keimanan yang memiliki moral yang tinggi dan mulia. Wa Allahu A’lam. Kata kunci: Perbandingan Agama, Iman dan Moral
Kajian Semantik Al-Qur'an: Melacak Kata Muslim Dalam Al-Qur‟an Mahmud Muhsinin
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.117 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.944

Abstract

Penelitian ini akan mencoba melakukan penelitian semantik makna muslim dalam al qur’an. Apa makna kata muslim dalam al qur’an ? berapa banyak ayat yang memuat kata muslim dalam al qur’an ? Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan semua ayat yang mengandung atau terdapat kata muslim baik dia berbentuk tunggal atau berbentuk jamak (banyak). Dari berbagai makna kalimat tersebut, kemudian dilakukan analisa makan kata muslim perkalimat atau per ayat, barulah kita mendiskripsikan apa itu muslim ? Kata muslim terdapat di 39 ayat yang tersebar di 24 surat. Kata muslim disematkan kepada para Nabi dan pengikutnya. Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir dan kata muslim disematkan kepada Nabi Muhammad dan pengikutnya. Sifat orang muslim diantaranya : Beriman kepada Al qur’an, Beriman kepada semua Nabi, Beribadah hanya kepada Allah tidak mempersekutukan Nya dengan apa pun, Berdakwah kepada tauhid dengan ikhlas mengharapkan pahala dari Allah, Istiqomah dalam ketakwaan, Tidak sombong dan berserah diri kepada Allah, Mau mendengar al qur’an dengan penuh ketaatan, Bersegera untuk pasrah kepada Allah (bertaubat), Orang muslim adalah orang yang beruntung di akhirat, Orang muslim sangat memperhatikan keadaan keluarga, mendoakan mereka, berbakti kepada ibu bapak, Orang muslim akan bersungguh-sungguh dalam menjelankan agama islam.
Iman dan Penerapannya dalam Perspektif Islam dan Protestan Rahmad Yulianto
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.053 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.1045

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab tiga permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana iman dan penterapannya menurut pandangan Islam? Kedua, bagaimana iman dan penterapannya menurut pandangan Protestan? Ketiga, bagaimana persamaan dan perbedaan antara Islam dan Protestan tentang iman dan penterapannya? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-historikal yaitu fakta sejarah tentang dinamika keimanan dan penterapannya dalam dua agama esar dunia tersebut. Di sini teeungkapkan bahwa Islam memandang bahwa keimanan seseorang haruslah dibuktikan dengan amalaan nyata, di mana keduanya merupakan korelasi yang tak terhindarkan, sementara Protestan lebih menitiuk beratkan pada factor keimanannya dan bukan pada amalannya. Temuan penelitian ini: : pertama, dalam ajaran Islam hubungan antara iman dan amal merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan, dan saling bergantungan pada yang lain. Kedua, sesungguhnya dalam ajaran Protestan secara normative doctrinal sama dengan Islam, akan tetapi secara kontekstual telah bergese kea rah sendiri-sendiri. Ketiga, persamaan antara keduanya ialah bahwa secara tekstual kedua agama tersebut mengajarkan pentingnya amalan begi keimanan, sedangkan perbedaannya terletak pada kontekstualnya, di man Islam tetap eksis terhadap ajarannya, sedangkan Protestan lebih mementingkan adanya keimanan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa hendaklah setiap insan mukmin senantiasa menegakkan Islam dengan iman dan amalan shalihan termasuk menyebarkan Islam sebagai Rahmatan lil ‘alami dengan umat agama lain. Wa Allahu A’lam. Kata kunci: Perbandingan Agama, Iman, Islam dan Protestan
Kajian Kritis Tentang Tasawuf Al-Hallaj M. Wahid Nur Tualeka
Al Hikmah Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.443 KB) | DOI: 10.30651/ah.v3i2.1046

Abstract

Fokus penelitian ini adalah menjawab dua permasalahan pokok, yaitu: pertama, bagaimana tasawuf dalam perpektif Islam? Kedua, bagaimana Al Hallaj dan Tasawufnya? Ketiga, Bagaimana tinjauan terhadap taswuf Al Hallaj? Penelitian ini merupakan studi literer (library research) dengan model faktual-historikal yaitu fakta sejarah tentang kiprah Al Hallaj dengan tasawufnya yang menimbulkan kontroversial di kalangan ulama, yang mengantarkannya ke tiang gantungan hukuman mati. Di sisi lain, bahwa tasawuf memiliki keistimean dalam Islam, yakni bahwa syi’ar Islam pada masa awal penyebaran agama yang dibawa Nabi Muhammad saw ini. Di sini Al Hallaj dan Tasawuf karyanya itu diletakkan sebagai obyek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, nilai-nilai yang ada di balik kiprah Al Hallaj. Temuan penelitian ini: : pertama, Keistimewaan tasawuf dalam Islam bahwa dengan pendekatan tasawuf oleh para Sufilah maka ajaran Islam dapat menembusa berbagai belahan bumi dan diterima serta dianut sebagai agama yang diyakini tanpa adanya kekerasan dan peperangan. Kedua, Pokok ajaran Al Hallaj adalah al hulul, nur Muhammad dan kesatuan segala agama, yang apabila didengan atau dibaca sepintas, apalagi oleh kaum awamm mereka bisa dengan mudah menerimanya mentah-mentah namun sesungguhnya mengandung sesuatu yang menyesatkan. Ketiga, menurut Islam, ajaran Al Hallaj tersebut dapat merusak esensi agama Islam karena mengandung unsur syirik serta bertentangan dengan al-Qur’an dan al-Hadits. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa dakwah amar ma’ruf dan nahy munkar menjadi kewajiban di atas pundak setiap insan mukmin untuk dihidup-hidupkan dan jangan pernah berhenti, termasuk modifikasi tasawuf hendaknya selalu berujuk kepada alpQur’an dan Sunnah Nabi saw yang shahih. Wa Allahu A‟lam. Kata kunci: Perbandingan Agama, Tasawuf al Hallaj

Page 1 of 1 | Total Record : 6