cover
Contact Name
Salman Al Faris
Contact Email
maqasid@um-surabaya.ac.id
Phone
+6289654453687
Journal Mail Official
maqasid@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid/about/contact
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 2252 528     EISSN : 26155622     DOI : 10.30651
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian orisinal dengan edisi terbaru dalam Studi Hukum Islam. Ruang Lingkup Jurnal Maqasid adalah (1) Hukum Islam (Islamic Law), (2) Hukum Keluarga Islam (Islamic Family Law), (3) Hukum Perkawinan Islam (Munakahat), (4) Hukum Kewarisan Islam (Mawaris), (5) Hukum Ekonomi Islam (Muamalah), (6) Ilmu Astronomi Islam (Falak), (7) Kajian Studi Hukum Islam.
Articles 332 Documents
Analisa Putusan Majelis Hakim Dalam Perkara Nomer 2586/Pdt.G/2013/PA.Kab.kdr Dan 2335/Pdt.G/2014/PA.Kab.kdr. Tentang Penyelesaian Nafkah Iddah Dan Mutah Oleh Suami Kepada Istri Dalam Perkara Cerai Talak Di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri (Studi Kasus) Ika Muala Fauziah
MAQASID Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.881 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v3i1.1397

Abstract

Jenis penelitian dilakukan diwilayah Kabupaten Kediri lebih tepatnya di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, dengan melakukan penelitian lapangan (gronded resert) yang dilakukan diPengadilan Agama Kabupaten Kediri. Terkait dengan Putusan Pengadilan Agama, penelitian yuridis normatif adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Terkait pengemupulan data denga cara wawancara langsung dengan Majelis Hakim serta mengambil beberapa data yang terkait dengam persoalan yang sedang penulis teliti. Adapun hasil yang diperoleh penulis melalui penelitian ini, yakni : (1) putusan hakim no 2586/Pdt.G/2013/PA.Kab.kdr dan 2335/Pdt.G/2014/PA.Kab.kdr. dalam perkara cerai talak dalam penyelesaian nafkah iddah dan mut‟ah oleh suami kepada istri dilakukan Pengadilan Agama Kabupaten Kediri dilakukan jika istri mengajukan gugatan balik rekonvensi ataupun hakim menghukum secara Ex – officio untuk membayar nafkah iddah dan mut‟ah. (2) Pertimbangan Hukum dalam memutuskan perkara untuk penyelesaian nafkah iddah dan mut‟ah yang didasarkan hukum positif, Al- Qur‟an serta KHI. Kata Kunci : Nafkah Iddah dan nafkah Mut’ah, putusan Rekonvensi dan Ex – Officio
Perkawinan Dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih Perspektif Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia Anggha Triyogo Saputra
MAQASID Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.244 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v5i2.1373

Abstract

Novel dapat digunakan sebagai sarana penyebaran dakwah mengenai hukum perkawinan Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran novel dapat mengubah cara pandang, pemikiran, bahkan perilaku pembacanya seperti novel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu novel “Ketika Cinta Bertasbih“ karangan Habiburrahman El Shirazy. Melalui novel ini Habiburrahman berusaha memberikan semangat keislaman yang telah lama dilupakan. Alasan dilakukannya penelitian ini ialah untuk melihat seperti apa wacana tulisan Habiburrahman dan hal perkawinan. Novel Ketika Cinta Bertasbih merupakan konsep pemikiran Habiburrahman dalam memurnikan nilai-nilai ajaran Islam. Konsep tersebut dituangkan ke dalam novel. Dalam novel tersebut dimasukkan nilai-nilai akidah, akhlak, syariat, ibadah, dan muamalah. Melalui penelitian ini dikaji bagaimana struktur wacana tulisan Habiburrahman, bagaimana konteks sosialnya, dan bagaimana kognisi sosialnya. Selain itu dibahas pula analisis kesesuaian wacana perkawinan seperti perjanjian perkawinan dan pembatalan perkawinan yang ada dalam novel Ketika Cinta Bertasbih dengan hukum Islam yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan mengutip teks yang berkaitan dengan perkawinan. Untuk mengetahui isi dari novel ini penelitian ini dianalisis menggunakan teori analisis wacana Teun Van Dijk yang mengelaborasi keseluruhan dari teks yang berhubungan dengan perkawinan. Hasil yang didapat dari analisis isu-isu perkawinan yang dibahas dalam penelitian ini adalah perjanjian perkawinan yang sesuai dengan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan jalan perceraian yang seharusnya tidak ditempuh melainkan pembatalan perkawinan. Novel ini mempunyai muatan pesan-pesan kebaikan yang membangun jiwa. Kata kunci: Hukum perkawinan Islam, novel Ketika Cinta Bertasbih, pembatalan perkawinan, perjanjian perkawinan
Pembatasan Keturunan (Studi Komparasi Fatwa MUI Dan Putusan Majelis Tarjih Muhammadiyah Perspektif Maqasid Syariah) Rista Laily Prestyana; Gandhung Fajar Panjalu
MAQASID Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.066 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v6i2.1364

Abstract

Penelitian ini berjudulPembatasan Keturunan (Tahdid Al-Nasl) Studi Komparasi Fatwa MUI dan Putusan Majelis Tarjih Muhammadiyah Perspektif Maqasid Syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan mengenai Pembatasan Keturunan (tahdid al-nasl) melalui sterilisasi (vasektomi/tubektomi) menurut Fatwa MUI yang telah mengalami perubahan sebanyak empat kali dimana pada awalnya menyatakan bahwa hukum haram dapat berubah menjadi mubah (diperbolehkan) dengan pengecualian.Hal ini dikarenakan adanya fakta keberhasilan mengenai rekanalisasi (penyambungan kembali) yang dibuktikan melalui surat Kementrian Kesehatan nomor TU.05.02/V/1016/2012 dan didukung bukti pernyataan Perhimpunan Dokter Spesialis Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), sehingga muncul illat(alasan yang menyebabkan adanya hukum) yang menjadi dasar munculnya hukum baru. Sedangkan Majelis Tarjih Muhammadiyah dalam putusannya menjelaskan bahwa sterilisasi haram secara mutlak namun dapat diperbolehkan dalam keadaan mendesak (darurat) dengan tujuan untuk mencapai kemaslahatan sesuai dengan tujuan hukum Islam (maqasid syariah). Bahwa keduanya sepakat mengharamkan. Namun dalam keadaan mendesak (darurat) dengan adanya rukhsah (dispensasi) maka dapat diperbolehkan pembatasan keturunan (tahdid al-nasl), tetapi dalam menetapkan dasar hukum tersebut terdapat perbedaan antara MUI dengan Muhammadiyah. Dalam fatwa MUI berdasarkan kepada perubahan illat hukum baru dengan keberhasilan rekanalisasi, sedangkan Muhammadiyah berdasarkan pada kreteria darurat yang telah dijelaskan dalam putusannya. Sehingga dalam hal ini kemaslahatan yang menjadi dasar pertimbangan sesuai dengan maqasid syariah. Kata Kunci : Pembatasan Keturunan, Fatwa MUI, Putusan Majelis Tarjih, Maqasid Syariah.
Penolakan Hakim Atas Gugatan Intervensi Hak Waris (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Surabaya Nomor: 257/ Pdt G/ 2003/ PA Sby) Mohammad Warid
MAQASID Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.383 KB) | DOI: 10.30651/.v1i2.1424

Abstract

Abstrak Tujuan dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui lebih jelas apa sebenarnya yang menjadi dasar dan acuan di ajukannya gugatan intervensi hak waris istri kedua dan anaknya terhadap Pengadilan Agama Surabaya dengan perkara Nomor: 257/ Pdt G/ 2003/ PA Sby yang sebelumnya di anggap kurang jelas, dan sekaligus untuk mengetahui apa dasar hukum hakim Pengadilan Agama Surabaya dalam memutus perkara tersebut dan juga untuk menetapkan hukum Islam terhadap dasar hukum dan pertimbangan Hakim dalam memutus perkara tersebut. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa penolakan Hakim terhadap penggugat intervensi untuk menggabungkan diri dalam perkara nomor: 257/Pdt G/2003/PA Sby. Dengan alasan bahwa pernikahan antara alm. TOMY dengan BUNGA batal/ dibatalkan demi hukum berdasarkan Pasal 71 huruf a, karena telah melanggar Pasal 56 ayat (1) dan Pasal 58 ayat (1) huruf a, tentang izin dari istri/ Pengadilan Agama bagi seseorang yang mau melakukan perkawinan lebih dari seorang (poligami). Kata Kunci: Harta Waris, Hukum Islam
Perjodohan Sebagai Penyebab Terjadinya Perceraian (Studi Analisis Putusan Hakim No. 1523/Pdt.G/2015/PA.Sby. Perspektif Maqasid Syariah) Prayogo Kuncoro Insumar
MAQASID Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.714 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v4i2.1380

Abstract

Perjodohan adalah upaya untuk melakukan atau menyatukan kedua anak manusia dengan salah satu pihak dengan adanya unsur suatu pemaksaan. Dan menurut beberapa ahli ulama’ mengatakan bahwa, perjodohan ialah suatu pernikahan atau perkawinan yang dilaksanakan bukan atas kemauan sendiri dan juga terdapat unsur desakan atau tekanaan dari pihak orang tua ataupun pihak yang hendak menjodohkan. Dalam hal ini penelitian ini fokus pada perjodohan sebagai penyebab terjadinya perceraian dengan menggunakan pendekatan studi kasus putusan hakim dengan pendekatan kualitatif. Dan menggunakan putusan atas perkara No. 1523/Pdt.G/2015/PA.Sby juga menggunakan perspektif maqasid syariah. Kata Kunci : Perjodohan, Maqasid Syariah.
Pembentukan Keluarga Sakinah Di Griya Parenting Indonesia Zulkifli Hidayatullah; Gandhung Fajar Panjalu
MAQASID Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.567 KB) | DOI: 10.30651/.v2i1.1414

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi pada konsep pembentukan keluarga sakinah yang sebagian besar ialah background gerak aktif dari peran suatu lembaga parenting. Pembinaan parenting pada orang tua sangat diperlukan mengingat keadaan emosional dna mental orangtua yang masih beragam. Pembinaan studi parenting ini juga dilaksanakan di Lembaga Griya Parenting Indonesia. Permasalahan yang dikaji menjadi sorot utama peneliti ini antara lain adalah Bagaimana konsep keluarga sakinah di Griya Parenting Indonesia?, Bagaimana implementasi pembentukan keluarga sakinah di Griya Parenting? Penelitian ini bersifat kualitatif dengan latar Griya Parenting Indonesia. Pemngumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi pasif, wawancara terstruktur dan dokumenasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, yaitu triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan dari sudut pandang hukum islam bahwa Allah menentapkan Orang tua sebagai pemegang pemeliharaan dan pendidikan seorang anak secara baik maksimal dan juga termaktub dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan adanya suatu perkawinan yang menimbulkan kewajiban-kewajiban dari sahnya perkawinan. Griya parenting Indonesia, menunjukkan orang tua yang mendidik anaknya yang menggunakan pembinaan Studi Parenting yang sesuai tuntunan Islam akan membuat seorang anak mempunyai kemmapuan intelektual dan fisik yang bagus, termasuk perkembangan emosi dan sosialnya. Implikasi Studi Parenting yang terjadi melalui langkah-langkah dari perencanaan Griya Parenting Indonesia dalam melakukan pembinaan keluarga sakinah dengan menentukan visi misi, sasaran , prosedur, subyek serta obyek pembinaan keluarga sakinah tersebut. Perencanan tersebut selanjutnya dijadikan panduan kegiatan Griya parenting Indonesia. Dengan menggunakan unsur-unsur kelengkapan perencanaan, diantarnya subyek pembinaan, materi pembinaan, pemateri, dan metode. Pembinaan melalui seminar ataupun lewat media Massa. Kata Kunci : Pembentukan keluarga sakinah, Griya Parenting Indonesia
Praktek Pembagian Harta Waris Masyarakat Suku Lio Perspektif Fikih Mawaris Febriastri Aryani Ratu
MAQASID Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.73 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v6i1.993

Abstract

Hukum kewarisan adat di Indonesia sangat dipengaruhi oleh prinsip garis keturunan yang berlaku pada masyarakat yang bersangkutan, yang bersifat patrilineal, matrilineal, ataupun bilateral. Prinsip- prinsip garis keturunan terutama berpengaruh terhadap penetapan ahli waris maupun bagian harta peninggalan yang diwariskan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktek pembagian warisan pada masyarakat suku Lio yang ada di Kecamatan Ndona dan menjelaskan pandangan Hukum Islam mengenai praktek pembagian warisan pada masyarakat suku Lio yang ada di Kecamatan Ndona. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu penelitian yang berlandaskan hasil observasi dan interview mengenai fenomena- fenomena yang terjadi di masyarakat. Dalam hal ini penulis mengumpulkan data langsung di kecamatan Ndona dan wawancara kepada pihak yang bersangkutan. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan secara kualitatif, dengan pengumpulan data primer (observasi, survey), dan sekunder (studi literatur). Setelah data terkumpul lalu dianalisis dengan deskrptif yang mengacu pada analisis data induktif, analisis ini peneliti gunakan untuk menganalisis sistem pembagian waris masyarakat suku Lio di kecamatan Ndona dan kemudian peneliti kaitkan dengan hukum kewarisan Islam. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pembagian waris yang dilakukan oleh masyarakat Suku Lio di kecamatan Ndona adalah tidak terdapat keseimbangan antara fikih mawaris dan adat dalam sistem pembagiaanya. Praktik pembagian warisan yang ada menurut masyarakat Suku Lio telah dirasa adil bagi pihak-pihak yang mendapatkannya yakni dengan sistem bagi hanya kepada anak laki-laki saja. Praktik pembagian secara adat ini dirasa cara yang tepat dan dapat meminimalisir terjadinya perselisihan antara ahli waris di kemudian hari karena pembagiannya dilakukan dengan cara musyawarah yang didasari rasa saling rela.
Skema BPJS Kesehatan Perspektif Fatwa DSN-MUI NO.21/DSN-MUI/X/2001 (Pedoman Umum Asuransi Syari'ah) A Wildan Na'imal Maftuh
MAQASID Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.248 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v4i1.1378

Abstract

BPJS Kesehatan merupakan badan yang mengelola jaminan kesehatan. BPJS Kesehatan ini memiliki skema yang bagus, salah satu diantaranya adalah ta’awun (tolong menolong). Namun, ada beberapa hal yang masih dipermasalahkan oleh Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama’ Indonesia. Dalam hal ini, Dewan Syari’ah Nasional telah mengeluarkan fatwa tentang pedoman umum asuransi syari’ah. Yang nantinya akan dijadikan dasar untuk meneliti skema BPJS Kesehatan. Penelitian ini fokus pada skema BPJS Kesehatan perspektif fatwa DSN-MUI no.21/MUI/X/2001 (pedoman umum asuransi syari’ah). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan hasil penelitian adalah sangat kuat. Kata Kunci : Skema BPJS Kesehatan dan Fatwa DSN-MUI No.21/MUI/X/2001
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Objek Akad Jual Beli Online Dengan Sistem Dropshipping Di Toko Online Princess Shop Widji Lestari; Abdul Wahab
MAQASID Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.312 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v5i1.1369

Abstract

Pada zaman Rasulullah saw, jual beli merupakan kegiatan bermuamalah yang paling baik dan disukai oleh Nabi dan sahabat, sebagaiman hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad ketika bertanya kepada Nabi tentang usaha apa yang paling baik, maka nabi bersabda: “Usaha seseorang yang dihasilkan oleh tangannya sendiri dan jual beli yang mabrur”. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, khususnya di bidang komunikasi, maka muncullah istilah jual beli via media online, salah satunya yang memanfaatkan aplikasi BBM (Blackberry Masager). Dari jual beli online ini maka muncul pula istilah dropshipping, yang merupakan salah satu model atau sistem dalam jual beli online. Kemudahan dan keuntungan bertransaksi menggunakan sistem ini dipraktikkan pula oleh toko online Princess Shop. Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan terhadap salah satu toko online, yang berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Objek akad Jual Beli Online dengan Sistem Dropshipping di Toko Online Princess Shop”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana mekanisme transaksi jual beli dengan sistem dropshipping di Toko Online Princess Shop ? dan bagaimana syari‟at islam memandang terhadap objek akad jual beli di toko online Princess Shop dengan sistem dropshipping ? Data dalam penelitian ini diambil dari analisis di lapangan langsung melalui observasi, interview terhadap narasumber, serta dokumentasi, dan selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa sistem dropshipping yang diterapakan dalam jual beli online di toko Princess Shop telah selaras dengan metode dropshipping pada umumnya. Sedangkan menurut hukum islam tentang objek akad dalam jual beli di Princess Shop, yakni tidak terpenuhinya syarat dari rukun objek aqd, sebab terdapat perbedaan antara kondisi barang contoh dengan kondisi barang real yang akan diterima konsumen nantinya. Sehingga hukum jual beli tersebut menjadi tidak sah. Kata Kunci : Hukum islam, Jual beli, Dropshipping, Objek akad
Penerapan Metode Tajdid Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa Kelas IB SD Muhammadiyah 6 Gadung M. Ardiansyah I. Sulaiman
MAQASID Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.405 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v4i2.1382

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa di SD Muhammadiyah 6 Gadung yang memiliki karakteristik yang bebeda, yang mana dalam perkembangannya, SD Muhammadiyah 6 Gadung sudah menerapkan beberapa metode pembelajaran Al-Qur‟an, namun kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa hasil yang didapatkan tidak memuaskan, sehingga SD Muhammadiyah 6 Gadung menjadikan metode Tajdied sebagai metode berikutnya yang diterapkan, dan yang menjadi pokok permasalahn disini adalah apakah penerapan metode tajdied ini merupakan metode pembelajaran Al-Qur‟an yang praktis, efektif, dan efisien untuk para siswa khususnya siswa kelas IB. Untuk itu perlu adanya suatu penelitian tentang penerapan metode tajdied terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa kelas IB SD Muhammadiyah 6 gadung. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan sejauh mana kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa sebelum dan setelah menggunakan metode tajdied. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan Observasi partisipan, Wawancara/Interview, dan Dokumentasi/teknik dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pre test banyak didominasi oleh siswa yang kurang lancar sedangkan hasil post test menunjukkan hasil yang positif karena didominasi oleh siswa yang lancar sehingga menunjukkan bahwa penerapan metode tajdied mampu memberikan peningkatan terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an siswa kelas IB SD Muhammadiyah 6 gadung. Kata Kunci : Penerapan Metode Tajdied dan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa.

Page 2 of 34 | Total Record : 332