cover
Contact Name
Salman Al Faris
Contact Email
maqasid@um-surabaya.ac.id
Phone
+6289654453687
Journal Mail Official
maqasid@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid/about/contact
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 2252 528     EISSN : 26155622     DOI : 10.30651
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian orisinal dengan edisi terbaru dalam Studi Hukum Islam. Ruang Lingkup Jurnal Maqasid adalah (1) Hukum Islam (Islamic Law), (2) Hukum Keluarga Islam (Islamic Family Law), (3) Hukum Perkawinan Islam (Munakahat), (4) Hukum Kewarisan Islam (Mawaris), (5) Hukum Ekonomi Islam (Muamalah), (6) Ilmu Astronomi Islam (Falak), (7) Kajian Studi Hukum Islam.
Articles 332 Documents
Studi Analisis Awal Waktu Shalat Shubuh (Kajian Atas Relevansi Nilai Ketinggian Matahari Terhadap Kemunculan Fajar Shadiq) Diah Utari; Abdul Wahab
MAQASID Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.61 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v3i1.1394

Abstract

Penentuan awal waktu shalat merupakan hal urgen dan fundamental dalam pelaksanaan ibadah shalat. Walaupun begitu, sampai saat ini tidak begitu banyak perhatian terhadapnya jika dibandingkan dengan persoalan penentuan awal bulan Qamariyah yang setiap tahunnya selalu menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Dalam penetapan awal waktu shalat posisi matahari merupakan faktor utama yang harus diperhatikan, akibat yang ditimbulkan adalah setiap beda hari dan beda tempat maka waktu shalat juga akan berbeda pula. Perbedaan tersebut juga didapati dalam penetapan awal waktu shalat Shubuh, dalam hal ini ada beberapa pendapat mengenai ketinggian matahari yang digunakan, walaupun dalam aspek fiqh nya tidak ada ditemukan kontroversi. Ketinggian matahari merupakan salah satu unsur utama dalam perhitungannya, sehingga dalam hal ini harus ada kepastian. Beberapa kriteria ditawarkan oleh beberapa ahlinya, mulai dari -14 derajat sampai -20 derajat. Kata Kunci: Penentuan Awal Shalat, Hukum Islam
Faktor-Faktor Penyebab Pengajuan Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Gresik Tahun 2012 Imroatul Jamilah; Thoat Stiawan
MAQASID Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.909 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v5i2.1371

Abstract

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, menganut prinsip bahwa calon suami maupun calon isteri harus masak jiwa dan raganya untuk dapat melangsungkan perkawinan, dengan maksud agar supaya dapat mewujudkan tujuan perkawinan secara baik tanpa berakhir pada perceraian dan untuk mendapatkan keturunan yang baik dan sehat. Maka dari itu dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 telah ditentukan batas umur minimal untuk melangsungkan perkawinan bagi pria maupun wanita, yaitu 19 tahun bagi pria dan 16 tahun bagi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengenai batasan umur untuk melangsungkan perkawinan bagi pria maupun wanita, dan Pasal 7 ayat (2) dalam hal terjadi penyimpangan terhadap ayat (1) yang mempunyai sifat darurat. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif yang mengacu pada norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan serta norma-norma yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Metode ini mempunyai tipe yuridis normatif dan yuridis empiris. Dari penelitian ini diperoleh hasil pembahasan mengenai faktor penyebab meningkatnya permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Gresik, kewenangan absolut Pengadilan Agama dan kewenangan relatif Pengadilan Agama Gresik, syarat-syarat pengajuan permohonan dispensasi kawin, jenis dispensasi kawin, dan pertimbangan hakim dalam memutus dispensasi kawin baik yang dikabulkan maupun yang tidak diterima, serta akibat hukum dikabulkan atau tidak diterimanya permohonan dispensasi kawin. Kata Kunci : Dispensasi kawin
Sengketa Ekonomi Syariah: Studi Atas Putusan Hakim No.0459/Pdt.G/2016/PA.Sby Dalam Perspektif KHES Nuraini Miftakhul Jannah
MAQASID Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.733 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v6i2.1362

Abstract

Journal ini merupakan penelitian lapangan mengenai bagaimana penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Pengadilan Agama Surabaya. Penetitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan Bagaimana prosedur penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Pengadilan Agama Surabaya?, Bagaimana Pertimbangan Hukum bagi Hakim Pengadilan Agama Surabaya dalam memutuskan perkara No. 0459/Pdt.G/2016/PA.Sby dalam perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini penulis melakukan tahapan-tahapan sebagai berikut observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan reduksi data yang merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting. Sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah untuk melakukan pengumpulan data.Penelitian ini mengkaji kesesuaian antara putusan Pengadilan Agama Surabaya Nomor : 0459/Pdt.G/2016/PA.Sby, dengan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, mengingat urgensi/keutamaan Pengadilan Agama sebagai penyelesai Sengketa Ekonomi Syariah Pasal 49 Undang-undang No. 3 Tahun 2006 tentang perluasan kewenangan Pengadilan Agama untuk memeriksa, mengadili dan memutus sengketa ekonomi syariah. Dengan berkembangnya Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia, sehingga meningkatkan sengketa yang terjadi. Maka dari itu dibutuhkan landasan/acuan yang mana secara khusus mengatur tentang Ekonomi Syariah. Prosedur penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Pengadilan Agama Surabayadalam perkara Nomor: 0459/Pdt.G/2016/PA.Sby sesuai dengan prosedur penyelesaian sengketa ekonomi syariah yang sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku meliputi;pertama, mengajukan gugatan secara tertulis maupun lisan; kedua,membayar biaya perkara; ketiga,pemeriksaan perkara. Pertimbangan hukum Pengadilan Agama Surabaya dalam putusan hakim Nomor : 0459/Pdt.G/2016/PA.Sby bahwa Penggugat tidak dapat menujukkan secara spesifik perbuatan Tergugat yang melawan hukum, dan Penggugat juga tidak dapat membuktikan gugatannya dengan alat bukti yang diajukan. Sedangkan Tergugat dapat membuktikan bantahannya, serta pertimbangan-pertimbangan hukum dalam Perkara Nomor: 0459/Pdt.G/2016/PA.Sby sesuai dengan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Kata kunci : sengeketa ekonomi syariah, Pengadilan Agama, KHES
Efektivitas Pelatihan Samara Course 2014 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Rizza Rahayu
MAQASID Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.287 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v1i2.1422

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan mixed methods research dengan perpaduan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan Pelatihan Samara Course dan uji statistik menggunakan SPSS dengan analisis regresi berganda dengan jumlah peserta 150 orang. Adapun sampelnya 30 orang diambil secara simple random sampling. Dari analisis tentang konsep sakinah pengertian Samara Course merupakan proses pemahaman hubungan pasangan dalam membentuk kedekatan untuk mewujudkan komitmen bersama menjalani rumahtangga sakinah, implementasi Samara Course diwujudkan dalam sikap dan tindakan baik bagi peserta yang belum menikah maupun sudah. Dari analisis, didapat persamaan nilai regresi berganda Ῠ = 5.866+0.107 X1+0.748 X2, yang menunjukan bahwa variabel ketepatan penggunaan unsur-unsur pelatihan (X1) dan tercapainya tujuan pelatihan (X2) berpengaruh terhadap terbentuknya keluarga sakinah. Sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,457 yang menunjukan bahwa45,7% terjadi pembentukan keluarga sakinah yang dipengaruhi oleh variabel X1 dan variabel X2. Uji f-test memperoleh nilai signifikan sebesar 0.000 dimana angka tersebut <0.05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh efektivitas pelatihan Samara course terhadap pembentukkan keluarga sakinah. Sedangkan uji t-test parsial diperoleh nilai 1,959 yang menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X1 dan variabel X2 terhadap variabel terbentuknya keluarga sakinah. Adapun dari hasil statistik, penulis menarik kesimpulan bahwa pelatihan samara course 2014 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur efektif dalam membentuk keluarga sakinah. Kata kunci : pelatihan, samara course, keluarga, sakinah
Pelaksanaan Sita Jaminan Atas Harta Bersama Dalam Perkara Perceraian Nomor 1884 Tahun 2014 Di Pengadilan Agama Sidoarjo Zaki Gufran
MAQASID Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.953 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v4i2.1381

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian di Pengadilan Agama Sidoarjo, yang berjudul “Pelaksanaan sita jaminan atas harta bersama dalam perkara perceraian Nomor 1884 tahun 2014 di Pengadilan Agama Sidoarjo”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kembali Pelaksanaan sita yang terjadi Pengadilan Agama Sidoarjo Penelitian ini bertujuan pula untuk mengetahui Pelaksanaan sita jaminan atas harta bersama dalam perkara perceraian Nomor 1884 tahun 2014 di Pengadilan Agama Sidoarjo Data penelitian ini diperoleh dari hasil opserfasi Tanya jawab dari hakim, Panitra dan pihak yng bersangkutan, dan buku penunjang yang lainnya yang berhubungan dengan penyitaan. Penelitian tersebut di analisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data Hasil penelitian ini ada beberapa hal alasan istri mengajukan permohonan sita jaminan yaitu : karena istri kawatir dan mempunyai sangkaan yang kuat bahwa suami pemohon mempunyai i’tikad yang tidak baik, yaitu ingin menghabiskan atau mengalihkan harta bersama, dengan cara dijual atau disimpan di tempat lain selama permohonan dan termohon berpisah tempat tinggal karena keadaan rumahtangga mereka kurang harmonis.Kekawatiran ini dikuatkan dengan fakta adanya beberapa barang harta bersama yang dijual oleh suami pemohon.Dan untuk melindungi hak-hak istri (pemohon) dan menjadi keamanan serta mengamankan dan menghindarkan habisnya harta bersama tersebut atas perbuatan suami pemohon. Kata Kunci: Hukum Keluarga Islam
Studi Analisis Wakaf Uang Dalam Kompilasi Hukum Islam, Fatwa MUI, dan UU No. 41 Tahun 2004, Dalam Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Umat Fatkur Huda
MAQASID Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.056 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i1.1412

Abstract

Abstrak Dunia perwakafan mengalami perkembangan yang signifikan, baik dari segi barang yang di wakafkan saat ini tidak terbatas pada benda statis (tanah dan bangunan), hingga wakaf dalam bentuk benda bergerak ataupun benda produktif seperti halnya uang. Keberadaan wakaf uang menjadi sangat strategis, disamping sebagai salah satu aspek ajaran Islam yang berdimensi spiritual, wakaf uang juga merupakan ajaran yang menekankan pentingnya kesejahteraan ekonomi (dimensi sosial) dan kesejahteraan umat. Dalam skripsi ini penulis merumuskan persoalan mengenai bagaimana analisa wakaf uang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat dalam Kompilasi Hukum Islam, Fatwa MUI, dan UU No. 41 Tahun 2004 tentang wakaf. Pada penelitian ini penulis menggunakan kajian pustaka dengan jenis data kualitatif, yang datanya diperoleh dari kajian pustaka (buku, jurnal, artikel, dan sumber data lainya) yang berkenaan dengan analisa wakaf uang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat dalam Kompilasi Hukum Islam, Fatwa MUI, dan UU No. 41 Tahun 2004 tentang wakaf. Hasilnya adalah ketiga legal konstitusi tersebut telah memberikan rujukan bahwa wakaf uang mampu menjadi komoditas perekonomian yang kuat, mensejahterakan umat dan sebagai salah satu sektor pendorong perekonomian umat yang baik melalui usaha produktif. Kata Kunci : Wakaf Uang, KHI, Fatwa MUI, UU No. 41 tahun 2004, Pemberdayaan
Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pembentukan Keluarga Sakinah (Study Kasus di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan) Mohammad Syaifuddin; Mulyono .
MAQASID Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.083 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v4i1.1376

Abstract

penelitian tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pembentukan Keluarga Sakinah dilakukan di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktek pernikahan dini, untuk mengetahui faktor-faktor pernikahan dini, dan juga untuk mengetahui dampak pernikahan dini terhadap pembentukan keluarga sakinah di Desa Payaman Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik-teknik pengumpulan data seperti observasi dan juga wawancara. Dari data yang telah diperoleh dari observasi dan wawancara maka selanjutnya di analisis, sehingga diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Agama Islam dalam prinsipnya tidak melarang secara terang-terangan tentang pernikahan dini, namun Islam juga tidak pernah mendorong atau mendukung pernikahan dini tersebut. Hukumnya menurut syara’ adalah sunnah. Faktor-faktor pernikahan dini di desa Payaman kecamatan Solokuro kabupaten Lamongan adalah karena hamil diluar nikah, tidak lama-lama pacaran karena khawatir berbuat maksiat, faktor dorongan atau keinginan dari orang tua, dan juga karena keinginannya sendiri. Dampak pernikahan dini terhadap pembentukan keluarga sakinah di desa Payaman, Solokuro, Lamongan tidak memenuhi syarat-syarat konsep keluarga sakinah karena mereka dalam membangun rumah tangga tidak berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunnah. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diharapkan menjadi bahan informasi dan masukan bagi orang tua maupun masyarakat, terutama dalam mengawasi anaknya yang sudah menginjak dewasa dan juga bagi para pemuda yang memutuskan untuk menikah pada usia dini mereka harus mempersiapkan diri secara matang baik dari segi fisik, mental, emosi, tanggungjawab, dan kesiapan mempunyai anak. Kata kunci : Dampak, Pernikahan Dini, Keluarga Sakinah
Penerapan Akad Rahn Dan Penentuan Biaya Ijarah Dalam Sistem Gadai Syariah Menurut Fatwa DSN- MUI No 25/III/2002( Studi Kasus di PT. Pegadaian (Persero) CPS Cabang Blauran) Bambang Irawan
MAQASID Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.948 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v5i1.1367

Abstract

Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 juni yang menyatakan bahwa besarnya biaya jasa penyimpanan tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Pegadaian Syariah hanya akan memperoleh keuntungan dari biaya sewa tempat penyimpanan. Kata kunci : Akad Rahn, Biaya Ijarah, Gadai Syariah.
Efektifitas Pelatihan Samara Course 2014 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Rizza Rahayu; Isa Anshori
MAQASID Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.332 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v3i2.1408

Abstract

Penelitian ini menggunakan mixed methods research dengan perpaduan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan Pelatihan Samara Course dan uji statistik menggunakan SPSS dengan analisis regresi berganda dengan jumlah peserta 150 orang. Adapun sampelnya 30 orang diambil secara simple random sampling. Dari analisis tentang konsep sakinah pengertian Samara Course merupakan proses pemahaman hubungan pasangan dalam membentuk kedekatan untuk mewujudkan komitmen bersama menjalani rumahtangga sakinah, implementasi Samara Course diwujudkan dalam sikap dan tindakan baik bagi peserta yang belum menikah maupun sudah. Dari analisis, didapat persamaan nilai regresi berganda Ῠ = 5.866+0.107 X1+0.748 X2, yang menunjukan bahwa variabel ketepatan penggunaan unsur-unsur pelatihan (X1) dan tercapainya tujuan pelatihan (X2) berpengaruh terhadap terbentuknya keluarga sakinah. Sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,457 yang menunjukan bahwa45,7% terjadi pembentukan keluarga sakinah yang dipengaruhi oleh variabel X1 dan variabel X2. Uji f-test memperoleh nilai signifikan sebesar 0.000 dimana angka tersebut <0.05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh efektivitas pelatihan Samara course terhadap pembentukkan keluarga sakinah. Sedangkan uji t-test parsial diperoleh nilai 1,959 yang menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X1 dan variabel X2 terhadap variabel terbentuknya keluarga sakinah. Adapun dari hasil statistik, penulis menarik kesimpulan bahwa pelatihan samara course 2014 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur efektif dalam membentuk keluarga sakinah. Kata kunci : pelatihan, samara course, keluarga, sakinah.
Penerapan Akad Rahn Dan Penentuan Biaya Ijarah Dalam Sistem Gadai Syariah Menurut Fatwa DSN- MUI No 25/III/2002( Studi Kasus di PT. Pegadaian (Persero) CPS Cabang Blauran) Bambang Irawan; Mulyono .
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.524 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1417

Abstract

Abstrak Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 juni yang menyatakan bahwa besarnya biaya jasa penyimpanan tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Pegadaian Syariah hanya akan memperoleh keuntungan dari biaya sewa tempat penyimpanan. Kata kunci : Akad Rahn, Biaya Ijarah, Gadai Syariah.

Page 5 of 34 | Total Record : 332