cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual
ISSN : 25985175     EISSN : 25982877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual is a scientific journal published by Universitas Nahdlatul Ulama Blitar c.q. Faculty of Science Education. This journal appears in both electronic and printed versions. This journal is published 4 (four) times a year ie January, April, July, October. This journal is for academics, practitioners, and educational stakeholders who want to publish and develop research results and thoughts for the progress of education.
Arjuna Subject : -
Articles 597 Documents
Menanamkan Budi Pekerti Luhur Sesuai dengan Nilai Nilai Pancasila Melalui Permainan Tradisional Endang Srinanda
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.479 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v2i4.88

Abstract

Pancasila berkedudukan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila dijadikan sebagai landasan kehidupan seluruh masyarakat Indonesia dalam segala hal, termasuk dalam bertutur kata, bersikap dan berperilaku. Tutur kata, sikap dan perilaku merupakan salah satu wujud dari budi pekerti manusia. Tutur kata, sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai nilai Pancasila merupakan wujud budi pekerti luhur manusia Indonesia yang membedakannya dengan manusia dari negara lainnya. Permainan tradisional Indonesia sebagai sarana untuk menanamkan budi pekerti yang luhur sesuai dengan nilai nilai yang ada dalam Pancasila.Dalam setiap pernainan ada nilai nilai yang dapat membentuk sikap,perilaku ataupun tutur kata yang baik pada diri anak anak,baik itu nilai nilai yang berkaitan dengan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa,Kemanusiaan Yang adil dan beradab,Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaran perwakilan ataupun nilai nilai yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Lesson Study bagi Guru-Guru Bahasa Inggris di Smp Binaan Kabupaten Blitar Kabul Winarto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.9 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v2i4.82

Abstract

Tujuan kegiatan penelitian tindakan sekolah (PTS) ini meliputi tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umumnya yakni : (1) memberikan pemahaman kepada guru-guru bahasa Inggris terhadap Lesson Study, (2) memberikan pemahaman kepada guru-guru bahasa Inggris terhadap langkah-langkah Lesson Study dalam PBM, (3) memberikan pengalaman kepada guru-guru bahasa Inggris dalam menerapkan LS dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru, (4) memberikan pengalaman kepada siswa belajar bahasa Inggris dengan model LS, dan (5) memberikan masukan kepada sekolah/dinas pendidikan dalam menerapkan LS di sekolah/dinas pendidikan masing-masing. Adapun tujuan khusus kegiatan PTS ini yakni : (1) meningkatkan kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, (2) meningkatkan pengetahuan guru tentang materi ajar, (3) meningkatkan pengetahuan guru tentang PBM, (4) meningkatkan kemampuan guru dalam mengamati aktivitas pembelajaran, (5) menguatkan hubungan kolegalitas, dan (6) meningkatkan motivasi pengajar agar terus mengembangkan kualitas akademik mereka. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Guru-guru bahasa Inggris di wilayah SMP binaan di Kabupaten Blitar. Jumlah seluruh peserta ada 22 orang guru. Kegiatan PTS ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu (1) tahap pelatihan dan (2) tahap penerapan LS di sekolah. Hasil pelaksanaan Kegiatan PTS ini menghasilkan (1) Pemahaman guru-guru bahasa Inggris terhadap Lesson Study meningkat dari sebelum pelatihan LS dan sesudah mereka mengikuti pelatihan, (2) Pemahaman guru terhadap langkah-langkah Lesson Study dalam PBM meningkat lebih baik dibanding sebelum mengikuti pelatihan, (3) Pengaruh penerapan Lesson Study dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru sangat baik karena dapat meningkatkan motivasi mengajar, menjamin transparansi PBM dan pada akhirnya dapat meningkatkan profesionlisme guru, (4) Pengaruh penerapan LS terhadap pembelajaran siswa sangat baik, ini terlihat dari perubahan perilaku mereka yang menurut gurunya selama ini kurang aktif, dengan LS mereka menjadi lebih aktif di kelas.
Peningkatan Hasil Belajar Mengenal Kosakata Tentang Cara Memelihara Kesehatan Menggunakan Media Gambar Siswa Kelas 1A SDN Blitar Kusmiati, Indah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.421 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v2i4.77

Abstract

Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus berikutnya. Setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tahap pelaksanaan menerapkan lima tahap penerapan media gambar sesuai pendapat ahli. Akhir siklus II diketahui terdapat peningkatan hasil belajar mengenal kosakata tentang cara memelihara kesehatan menggunakan media gambar. Pada siklus I jumlah hasil belajar I pertemuan I sebesar 2180 dan meningkat menjadi 2260 pada pertemuan II sehingga diperoleh rata-rata sebesar 2220. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pertemuan I sebesar 78 dan meningkat menjadi 81 pada pertemuan II. Rata-rata nilai siswa pada Siklus I sebesar 79. Jumlah siswa yang tuntas pada pertemuan I sebesar 61% meningkat pada pertemuan II menjadi 75%, dengan rata-rata sebesar 68%. Sedangkan pada siklus II pertemuan I adalah 2330 dan meningkat menjadi 2390 pada pertemuan II, sehingga diperoleh rata-rata siklus II sebesar 2360. Jumlah siswa tuntas pada pertemuan I sebanyak 23 siswa dan meningkat menjadi 26 siswa pada pertemuan II, atau telah tercapai ketuntasan klasikal sebesar 88%
Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air dan Kebhinekaan Melaui Lomba Kebersihan dan Keindahan Kelas dengan Tema Adat Nusantara Utami, M.F. Lestari Budi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.751 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v2i4.89

Abstract

Artikel ini mengangkat tentang kegiatan lomba kebersihan dan keindahan kelas di SMPN 2 Blitar yang rutin diadakan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI setiap bulan Agustus. Mengapa kegiatan ini penting dikarenakan dampak positif dari kegiatan lomba ini dapat membantu siswa untuk meningkatkan kepeduliandan kebersihan terhadap lingkungan di kelas mereka, serta dapat lebih mengenal dan akhirnya bisa lebih mencintai budaya adat Nusantara.Ada indikasi bahwa rasa cinta tanah air dan rasa kebhinekaan mulai menurun. Mencuatnya pemberitaan tentang aksi kekerasan, tawuran antar pelajar dan mahasiswa, konflik perang saudara, dan antar suku, menunjukkan betapa kebhinekaan dipandang bukan sebagai suatu aset yang berharga, namun dipandang sebagai ajang untuk kekuatan, Andracus (2014). Kegiatan lomba kebersihan kelas den menghiasnya dengan tema adat Nusantara berkaitan erat dengan literasi mengenai adat-adat yang ada di Nusantara. Untuk dapat menghias kelas sesuai dengan ciri khas adat Nusantara, dibutuhkan pengetahuan mengenai atat tersebut. Dengan mengetahui, mengenal dan memahami adat-adat yang ada di Nusantara diharapkan akan tumbuh rasa cinta tehadap budaya yang dimiliki oleh bangsa. Semakin tinggi rasa cinta terhadap adat, tradisi, dan budaya yang ada di Nusantara, maka akan tumbuh semangat untuk menjaganya, melestarikannya dan membelanya. Guru merupakan ujung tombak dalam dunia pendidikan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa, maka dari itu sebagai kita harus terus menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta akan tradisi, dan budaya yang ada di Nusantara kepada siswanya, dan dapat menjadi motivator yang baik bagi siswa untuk cinta tanah air dan kebhinekaan.
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru SMPN Satap Wlingi dalam Menyusun RPP Melalui Kegiatan Pelatihan Bukhori Bukhori
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.013 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v2i4.83

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompetensi guru pada SMPN Satap Wlingi dapat ditingkatkan melalui kegiatan Pelatihan. Penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemis dan Taggart. Setiap tindakan atau siklus selalu terdiri dari empat kegiatan: 1) rencana tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi atau Penelitian, dan 4) refleksi. Dari kegiatan penelitian ini dikatehui bahwa terjadi peningkatan kompetensi profesional guru SMPN Satap Wlingi dalam menyusun RPP melalui kegiatan pelatihan. Pada siklus I rata-rata skor yang diperoleh 57,5% dengan sebutan cukup. Setelah diadakan kegiatan dengan pendekatan pelatihan pada siklus II ternyata rata-rata skor yang diperoleh oleh subjek penelitian naik 24 skor, sehingga rata-rata skor yang diperoleh 91,0%. Dari sebutan cukup menjadi sangat baik. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan kegiatan pelatihan dapat peningkatkan kompetensi guru SMPN Satap Wlingi dalam menyusun RPP.
Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPA melalui Model Pembelajaran Think Pair Share yulistyorini yulistyorini
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.309 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i1.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPA melalui model pembelajaran Think Pair Share bagi siswa kelas II semester I tahun pelajaran 2016/2017 di SDN 1 Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian dilakukan di SDN 1 Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II semester I tahun pelajaran 2016/2017 di SDN 1 Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek yang berjumlah 18 siswa, dengan rincian 8 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Hasil akhir penelitian didapatkan siswa tuntas pada siklus I mencapai 15 siswa (83%), sedangkan pada siklus II mencapai 17 siswa (94%), terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar 11% atau sebanyak 2 dari 18 siswa
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Konteksual pada Siswa Kelas II di SD Negeri Garum Kabupaten Blitar Tahun 2016/2017 Suwarni .
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.724 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i1.101

Abstract

Berdasarkan observasi awal, peneliti menemukan sebagian besar siwa Kelas I Semester II di SD Negeri Tingal 02 Kecamatan Garum Kabupaten Blitar mengalami kesulitan pada mata pelajaran matematika, siswa belum mampu membandingkan dan mengurutkan banyak benda. Hal ini disebabkan karena siswa kurang memiliki motivasi belajar.Sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan ungtuk mengetahui(a) Bagaimana penerapan model pembelajaran kontekstual guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematikapada siswa Kelas I di SD Negeri Tingal 02, Garum Kabupaten Blitar. (b) Bagaimanakah dampak penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap peningkatan hasil belajar dalam membandingkan dan mengurutkan banyak benda pada siswa Kelas I di SD Negeri Tingal 02 , Garum Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas I Semester II di SD Negeri Tingal 02 Kec. Garum Kab. Blitar Tahun Pelajaran 2016/2017. Data yang diperoleh berupa hasil tes uji kompetensi tertulis dan lembar observasi kegiatan belajar melalui model pembelajaran kontekstual. Hasil pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual berdampak pada peningkatan motivasi belajar matematika dalam membandingkan dan mengurutkan banyak benda pada pada siswa Kelas I di SDN Tingal 02 Garum Kabupaten Blitar, hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas siswa dari siklus I sampai dengan siklus III.Pada Siklus I aktifitas belajar siswa mencapai rata-rata (65.38%), pada Siklus II aktifitas belajar siswa mencapai rata-rata (75.64%), dan pada Siklus III aktifitas belajar siswa mencapai rata-rata (91.03%).Beriringan dengan peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa dari siklus I sampai dengan siklus III.Pada Siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai (61.54%), pada Siklus II ketuntasan belajar siswa mencapai (73.08%), dan pada Siklus III ketuntasan belajar siswa mencapai (88.46%).
Analisis Implementasi Gerakan Literasi Sekolah SMA Wahidiyah Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019 fajar lestari; Desi Gita Andriani; Eka Sri Indrayany
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.98 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i1.92

Abstract

Literasi informasi merupakan hal penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun kemampuan membaca di Indonesia masih rendah pada siswa tingkat menengah. Usaha pemerintah dalam meningkatkan kemampuan literasi informasi adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi GLS di SMA Wahidiyah Kediri serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu implementasi GLS di SMA Wahidiyah Kediri termasuk dalam tahap pembiasaan dengan faktor pendukung berupa kerja sama pimpinan sekolah dalam menciptakan suasana sekolah yang mendukung terlaksananya GLS, sedangkan faktor penghambat berupa perpustakaan kurang luas dan larangan pojok literasi di ruang kelas.
Problematik Pendidikan Bahasa Indonesia Kajian Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Sekolah Dasar hadi, saptono
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.219 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i1.108

Abstract

Belajar merupakan perubahan tingkah laku siswa secara tetap melalui pengalaman, pengamatan, dan bahasa, yang dilakukannya secara aktif yang berkaitan dengan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan permasalahan pendidikan bahasa Indonesia khususnya kajian bagaimana siswa belajar bahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui kajian wawancara terhadap guru dan wali murid. Observasi dilakukan untuk melihat permasalahan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar bahasa di sekolah khususnya Sekolah Dasar, guru melakukan evaluasi dan pemahaman bahwa siswa sebelum masuk ke sekolah telah belajar bahasa (pemerolehan bahasa) melalaui lingkungan kehidupannya. Siswa akan lebih percaya diri dalam belajar bahasa jika siswa diberikan kesempatan untuk memperbaiki melalui hasil kerjanya sendiri. Pembelajaran bahasa memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih aktivitas berbahasa.
Model Pembelajaran Everyone Is A Teacher Here untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA di SDN 2 Tawing Munjungan Trenggalek markasim markasim
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.464 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v3i1.102

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPA materi hewan dan jenis makanannya dengan penerapan model pembelajaran Everyone is a Teacher Here bagi siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2016/2017 di SDN 2 Tawing, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research), yang dilaksanakan dua siklus dengan empat tahapan. Subjek penelitian seluruh siswa kelas IV SDN 2 yang berjumlah 22 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan, bertempat di SDN 2 Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek Propinsi Jawa Timur. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I siswa tuntas sejumlah 16 siswa (72%), sedangkan pada siklus II sejumlah 19 siswa (86%), terjadi kenaikan sebesar 14% atau sebanyak 3 siswa.

Page 4 of 60 | Total Record : 597


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 4 (2025): Volume 9, Nomor 4 Tahun 2025 Vol 9 No 3 (2025): Volume 9, Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Volume 9, Nomor 2 Tahun 2025 Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1 Tahun 2025 Vol 8 No 4 (2024): Volume 8, Nomor 4 Tahun 2024 Vol 8 No 3 (2024): Volume 8, Nomor 3, 2024 Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, 2024 Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, 2024 Vol 7 No 4 (2023): Volume 7, Nomor 4, 2023 Vol 7 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3, 2023 Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023 Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1, 2023 Vol 6 No 4 (2022): Volume 6, Nomor 4, Oktober 2022 Vol 6 No 3 (2022): Volume 6, Nomor 3, Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, April 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022 Vol 5 No 4 (2021): Volume 5, Nomor 4, Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5, Nomor 3, Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol 5 No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Januari 2021 Vol 4 No 4 (2020): Volume 4, Nomor 4, Oktober 2020 Vol 4 No 3 (2020): Volume 4, Nomor 3, Juli 2020 Vol 4 No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, January 2020 Vol 3 No 4 (2019): Volume 3, Nomor 4, Oktober 2019 Vol 3 No 3 (2019): Volume 3, Nomor 3, Juli 2019 Vol 3 No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol 3 No 1 (2019): Volume 3, Nomor 1, Januari 2019 Vol 2 No 4 (2018): Volume 2, Nomor 4, Oktober 2018 Vol 2 No 3 (2018): Volume 2, Nomor 3, Juli 2018 Vol 2 No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol 2 No 1 (2018): Volume 2, Nomor 1, Januari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Volume 2, Nomor 1, Januari 2018 Vol 1 No 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2017 More Issue