cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JET (Journal of Electrical Technology)
ISSN : 25023624     EISSN : 25981099     DOI : -
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UISU Medan, yang memuat artikel ilmiah tentang Ilmu Teknik Elektro dan Informatika, berupa karya ilmiah maupun hasil penelitian. JET ini terbit tiga kali setahun yaitu periode Februari, Juni dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Perancangan Sistem Proteksi Menggunakan Modul Deep Sea Elektronik 3110 Pada PLTMH Bintang Asih Rimbawati Rimbawati; Yusniati Yusniati
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.598 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis,dengan cara memutar turbin dan generator untuk menghasilkan daya listrik skala kecil, yaitu sekitar 1 KW-100 KW. Pada sebuah pembangkit listrik, hal yang sangat perlu diperhatikan adalah kestabilan tegangan dan frekuensi keluaran yang dihasilkan oleh generator, hal ini diperlukan untuk mengamankan peralatan konsumen agar tidak mengalami kerusakan. PLTMH sangat membutuhkan sistem proteksi yang mampu mengatasi jika terjadi gangguan baik dari dalam maupun dari luar sistem. Dalam penelitian ini sistem proteksi yang digunakan adalah Modul Deep Sea Elektronik 3110 yang berguna untuk memproteksi adanya under dan over voltage serta memproteksi ketidakstabilan frekuensi. Sistem ini bekerja secara otomatis untuk memproteksi adanya gangguan, lalu di setting menggunakan software DSE 3110 Configuration Suite dengan kecepatan 0,5s. Apabila terjadinya over frequency 67,1 Hz, dan under frequency 27,9 Hz, begitu juga dengan over voltage 260 Volt dan under voltage 100 Volt maka Buzzer akan berbunyi sebagai indicator Alarm.
Analisa Penggunaan Motor Sinkron Dengan Kapasitor Yusmartato, Yusmartato; Nasution, Ramayulis; Armansyah, Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.745 KB) | DOI: 10.30743/jet.v3i3.960

Abstract

Pada dasarnya motor sinkron berfungsi sebagai penggerak beban mekanis dan juga motor sinkron dapat beroperasi pada faktor daya terdahulu maupun pada faktor daya terbelakang. Kapasitor bekerja pada faktor daya terdahulu, sedangkan motor induksi hanya bekerja pada faktor terbelakang. Motor induksi ini adalah merupakan beban induktif yang membutuhkan arus magnetising.Motor sinkron tidak dapat menstart dengan sendirinya. Oleh karena itu beberapa tahun yang lalu cara yang digunakan untuk menstart motor sinkron adalah dengan cara mengkopel dengan motor arus searah, sehingga dapat dicapai kecepatan putaran sinkronnya. Namun demikian berkat perkembangan zaman para ahli telah memikirkan cara yang lebih efisien untuk menstart motor sinkron yaitu dengan menggunakan belitan starting.Kapasitor bekerja pada faktor kerja terdahulu dan pemakaian kapasitor biasanya lebih ekonomis bila digunakan untuk beban-beban induktif yang kapasitasnya kecil.Tetapi bila kapasitor digunakan pada beban induktif yang berkapasitas besar, maka penggunaan kapasitor tersebut dikatakan tidak ekonomis lagi. Untuk beban induktif yang berkapasitas besar akan lebih ekonomis jika digunakan motor sinkron, sebab selain motor sinkron sebagai penggerak beban mekanis juga motor sinkron dapat mensupplay daya reaktif.
Pemilihan Fuse Cut Out Untuk Pengaman Transformator Distribusi 400 KVA Yusmartato, Yusmartato; Nasution, Ramayulis; Armansyah, Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 2 (2019): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.056 KB) | DOI: 10.30743/jet.v4i2.1619

Abstract

Dengan bertambahnya beban dan makin panjang suatu jaringan distribusi,  maka jumlah transformator distribusi juga semakin banyak pula serta jumlah gangguan akan semakin meningkat juga. Gangguan-gangguan tersebut bila tidak segera diantisipasi akan menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan,  sehingga untuk mencegah kerusakan tersebut perlu digunakan alat-alat pengaman yang  secukupnya. Salah  satu alat pengaman pada transformator distribusi 400 KVA  yaitu  Fuse Cut Out, karena  mudah diinstalasikan maupun mudah dioperasikan. Fuse Cut Out digunakan pada jaringan sistem distribusi  20 KV, selain untuk mengamankan transformator juga digunakan untuk memproteksi saluran distribusi dari gangguan-gangguan arus lebih atau beban lebih.
Penggunaan PLC Sebagai Pengontrol Peralatan Building Automatis Yuhendri, Dedek
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.04 KB) | DOI: 10.30743/jet.v3i3.952

Abstract

Perkembangan teknologi dewasa ini berkembang sangat pesat, dimana peralatan-peralatan modern diciptakan untuk mempermudah dan mempercepat suatu proses kerja. Dengan kemajuan inilah energi listrik merupakan pembantu untuk melakukan proses kerja. Di dalam mempermudah proses kerja biasanya merujuk pada sistem otomatis pengontrolan, yang salah satunya adalah PLC (Programmable Logic Controller). Dimana PLC dalam hal ini mampu mengontrol peralatan Building Automation System (BAS) diantaranya yaitu Air Condisioner (AC), lampu dan stop kontak di suatu ruangan yang disesuaikan pengaturannya melalui setting waktu dalam pemograman yang telah tersedia di PLC itu sendiri, seperti @ (weekly timer), *0 (calender timer), T (timer). Khusus untuk AC dan pengontrolannya menggunakan sensor Infra Red yang dapat mendeteksi atau tidaknya seseorang yang bergerak di daerah pendeteksian sensor tersebut. Dengan adanya PLC sebagai pengontrol utama peralatan Building automation  System (BAS) seluruh sistem di dalam gedung dapat bekerja secara otomatis dan manual serta mengupayakan agar mempermudah dan memperingan pekerjaan manusia di area gedung maupun ruangan sekaligus memberikan penghematan dalam hal pemakaian daya listrik.
Perancangan Media Pembelajaran Tata Surya Menggunakan Teknologi Augmented Reality Dengan Metode Markerless Mahrizal Masri; Efi Lasmi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.052 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada berkembang pesatnya teknologi informasi di bidang edukasi, salah satunya adalah teknologi Augmented Reality (AR) yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia termasuk media pembelajaran tata surya. Kelebihan dari AR adalah tampilan visual yang menarik, karena dapat menampilkan objek 3 Dimensi beserta animasinya yang seakan-akan ada pada lingkungan nyata sehingga Augmented Reality diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mengenalkan planet-planet sistem tata surya yang mampu membuat pengguna tertarik. Pada penelitian ini digunakan Game Engine Unity untuk membangun aplikasi berbasis Android serta Vuforia SDK agar aplikasi yang dibangun memungkinkan menjadi aplikasi berteknologi Augmented Reality.Tujuan penelitian ini adalah merancang aplikasi pembelajaran planet–planet di tata surya secara 3D dengan teknologi Augmented Reality berbasis android. Dan hasil perancangan aplikasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan, meningkatkan efektivitas dan efisiensi bagi pihak yang menggunakannya.
Metode Baru Untuk Pintu Loker Dengan Sistem Keamanan Wajah Menggunakan Algoritma Backpropagation Selly Annisa; Zulkarnain Lubis; Solly Aryza
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.439 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dewasa ini berkembang sangat pesat, dimana peralatan-peralatan modern diciptakan untuk mempermudah dan mempercepat suatu proses kerja. Dengan kemajuan inilah energi listrik merupakan pembantu untuk melakukan proses kerja. Di dalam mempermudah proses kerja biasanya merujuk pada sistem otomatis pengontrolan, yang salah satunya adalah PLC (Programmable Logic Controller). Dimana PLC dalam hal ini mampu mengontrol peralatan Building Automation System (BAS) diantaranya yaitu Air Condisioner (AC), lampu dan stop kontak di suatu ruangan yang disesuaikan pengaturannya melalui setting waktu dalam pemograman yang telah tersedia di PLC itu sendiri, seperti @ (weekly timer), *0 (calender timer), T (timer). Khusus untuk AC dan pengontrolannya menggunakan sensor Infra Red yang dapat mendeteksi atau tidaknya seseorang yang bergerak di daerah pendeteksian sensor tersebut. Dengan adanya PLC sebagai pengontrol utama peralatan Building automation  System (BAS) seluruh sistem di dalam gedung dapat bekerja secara otomatis dan manual serta mengupayakan agar mempermudah dan memperingan pekerjaan manusia di area gedung maupun ruangan sekaligus memberikan penghematan dalam hal pemakaian daya listrik.
Metode Baru Merancang Sistemmekanis Kincir Angin Pembangkit Listrik Tenaga Angin Lubis, Zulkarnain
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.827 KB) | DOI: 10.30743/jet.v3i3.961

Abstract

Pembangkit listrik tenaga angin merupakan salah satunya energi terbarukan di Indonesia yang layak untuk dikembangkan ,karena indonesia mempunyai luas lautan yang hampir dua sepertiga daratan ,sehingga sumber angin dari laut sangat memungkinkan untuk memutar generator sebagai pembangkit listrik tenaga angin.Sistem pembangkit listrik tenaga angin membutuhkan sebuah mekanis pengubah aliran angin menjadi putaran. Dalam hal ini, kincir angin merupakan sebuah pengubah yang efisien dan sederhana. Kincir angin dapat menyerap energi gerak angin dan mengubah nya menjadi putaran dimana tenaga mekanik ini dihasilkan oleh angin yang memutar baling baling yang berbentuk sudu sudu . Putaran kincir kemudian digunakan untuk memutar generator. Untuk memperoleh putaran yang cukup digunakan sistem kopel dan transmisi putaran yaitu perbandingan ukuran diameter poros pemutar dan poros yang diputar yang disebut poli. Dengan mengatur besar kincir dan perbandingan poli tersebut dapat diatur kecepatan putaran generator yang diinginkan.
Dosen Pendamping, Dosen Pendidikan Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Nasution, Muhammad Falah; Nasution, Muhammad Arif Sahron; Samaiyah, Samaiyah; Mustamam, Mustamam
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 2 (2019): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.044 KB) | DOI: 10.30743/jet.v4i2.1620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendeteksian umur  dokumen-dokumen arsip sejarah. Metode penelitian yang digunakan ialah perancangan Hardware dan Software. Dimana tahap rancang bangun meliputi; konsep dasar alat, pendapat dosen pendamping, merancang software, merakit hardware, uji coba alat, validasi alat. Hasil penelitian yaitu “Hodmach: Historical Object Detection Machine, sebuah alat pendeteksi umur benda sejarah. Alat ini akan mempermudah dalam penelitian terhadap sumber-sumber benda sejarah berbentuk dalam dokumen-dokumen arsip. Berdasarkan hasil ujicoba alat terhadap 5 sampel, yaitu kertas tahun 1893, tahun 1902, tahun 1923, tahun 1940, dan tahun 1984 berhasil di deteksi. Parameter pendeteksian dilihat dari warna, tekstur dan ketebalan kertas.
Panel Surya Berjalan dengan Mengikuti Gerak Laju Matahari Situngkir, Haposan; Siregar, Muhammad Fadlan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.809 KB) | DOI: 10.30743/jet.v3i3.953

Abstract

Pemanfaatan energi matahri sekarang ini sangat banyak dilakukan dimana cahaya matahari dirubah menjadi energi listrik dapat dilakukan dengan menggunakan pane sel surya, untuk meningkatkan daya energi harus dilakukan pengaturan secara maksimal sehingga daya yang diserap dapat secara maksimal, untuk mendapatkan instensitas cahaya maksimum pada penggerak panel surya harus mengikuti gerak dan laju matahari secara otomatis dijalankan dengan sistem mikrokontroler, pengaturan otomatis tersebut dilakukan dengan menambah sensor LDR untuk pengaturan laju sesuai cahaya yang besar, gerak otomatis panel sel surya dilakukan dengan menggunakan motor DC, perhitungan panas cahaya didapat dari prakiraan cuaca didapat dari suhu aktual kota medan berkisar antara 290 – 350  Celsius, waktu pengukuran dilakukan pada pukul 08.00 –18.00 wib. Daya terbesar didapat sebesar 66,65 Watt pada pengukuran pukul 12.00 Wib.
Menentukan Setting Rele Differensial Pada Bus-Bar Di Gardu Induk Paya Pasir Medan Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Armansyah Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.672 KB)

Abstract

Bus-bar sangat penting penggunaannya pada sistem tenaga listrik yaitu untuk menyalurkan dan membagi tenaga listrik dari sumber ke beban melalui feeder yang tersedia dan dengan bus-bar ini pula pembagian daya listrik dapat diatur dengan mudah untuk setiap feedernya. Dalam hal ini bus-bar ditempatkan pada suatu tempat yang disebut seradung (switch yard) pada gardu induk yang terletak setrategis baik dari segi keamanan maupun sistem pendistribusian energi listriknya, hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kerusakkan pada peralatan akibat gangguan yang tidak diinginkan pada bus-bar serta untuk mengurangi tertundanya pelayanan energi listrik kekonsumen. Sistem pengaman dari bus-bar tergantung dari besar dan pentingnya bus-bar tersebut untuk diamankan, dalam hal ini proteksi utama pada bus-bar adalah rele differensial. Rele differensial bekerja berdasarkan perbedaan antara dua atau lebih vektor besaran ukur listrik yang sama, dengan cara membandingkan arus yang masuk dan keluar belitan yang diproteksi. Sistem proteksi dapat dikatakan baik apabila terjadi gangguan pada bus-bar proteksi rele sebagai pengaman dapat mengatasi gangguan tersebut dengan baik tanpa harus merusak peralatan yang ada pada bus-bar.

Page 8 of 22 | Total Record : 215