cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran
ISSN : 25499203     EISSN : 25499114     DOI : -
Core Subject : Education,
PEMBELAJAR menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020" : 8 Documents clear
Variasi Tugas dan Aktivitas Pembelajaran dalam Masa Pandemi Korona di SMK Muh Ali Barokah; Laili Etika Rahmawatia Rahmawatia; Markhamah Markhamah
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.14118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi tugas dan aktivitas pembelajaran dalam masa pandemi korona. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menghasilkan data deskripsi berupa deskripsi variasi tugas dan aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 9 Surakarta dalam masa pandemi korona, dampak, dan kendala dari variasi tugas dan aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 9 Surakarta dalam masa pandemi korona bagi siswa dan guru. Pemeroleh data dengan metode wawancara dan observasi. Analisis data dalam studi ini menggunakan model interaktif. Analisis data dengan model interaktif dilakukan melalui tiga tahap yang meliputi: reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Variasi tugas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 9 Surakarta dalam masa pandemi korona bervariatif. Variasi tugas tersebut antara lain mencari sebuah puisi yang berkaitan dengan pademi corana di internet, pembacaan sebuah puisi, mecari drama di internet maupun menonton drama di YouTube, dan memrankan tokoh drama sesuai dengan karakernnya. (2) Aktivitas  pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 9 Surakarta dalam masa pandemi korona sangat beragam. Aktivitas yang dilakukan siswa dengan guru yaitu dengan memanfaatkan media internet, YouTube,  WhatsApp dan google classroom.
Kemampuan Menspesifikasi Topik Sebagai Bentuk Perwujudan Keterampilan Menulis Esai Tresiana Sari Diah Utami; Katarina Retno Triwidayati; Maria Angelina Priyanti
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13126

Abstract

Essay writing has the characteristic of focusing the discussion on one thing. The focus of the problem chosen is discussed widely and thoroughly. This research is a qualitative study conducted in the 2018/2019 academic year and funded by the Ministry of Research and Technology with the Beginner Lecturer Research scheme in 2019. The research was conducted at Musi Charitas Catholic University with a population of 382 writings and a sample of 180 random samples. The study was conducted with pen and paper based text, which provides writing texts to students studied. The students studied were asked to read the predetermined news text, analyze the topics contained in the news, then write a simple essay text based on the results of the analysis. The student's writing is then assessed by two people and the final grade is determined by calculating the average of the scores of the two assessors. This paper discusses the ability of students in writing specified on the character of the essay which is a reaction or statement of one's views on the topic discussed. Therefore, the expected text only focuses on one topic from a number of topics presented in the main text (news). The results showed 79.4% of students studied were not able to write essays that had one single topic. Students still explain the topics contained in the first text and do not strengthen their argument with evidence, but only explain the topics in the first text. There are only 12.2% of students who are able to write essay texts that describe one topic and complete it with supporting arguments and evidence.
Hubungan Sosial Kognitif dan Life Skills Education terhadap Kemampuan Adaptasi Calon Guru pada Era Revolusi Industri 4.0 Mahasiswa S1 PTE Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Artina Tri Wistiawati; Setiadi Cahyono Putro; Wahyu Sakti Gunawan Irianto
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.14291

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menuntut calon guru untuk dapat beradaptasi dengan baik (Y) karena terjadinya arus perubahan jaman terutama untuk calon guru SMK. Oleh sebab itu Mahasiswa sebagai calon guru harus memiliki Life Skills Education (X2) dalam pelatihan softskill maupun hardskill. Selain itu dalam beradaptasi calon guru (Y) diperlukan kemampupan berbaur dengan orang lain atau sosial kognitif (X1) sehingga adaptasi dapat dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Deskripsi X1, X2, Y, (2) Hubungan X1 dengan Y, (3) Hubungan X2 dengan Y, (4) Hubungan X1 dan X2 dengan Y. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian sebanyak 84 siswa yang ditentukan dengan berpedoman pada teknik sampel jenuh. Variabel X1, X2 dan Y memiliki tingkat reliabilitas secara berurutan adalah 0.973, 0.985. dan 0.985. Secara Berurutan Nilai Sumbangan Efektif pada X1 dan X2 adalah 19.68% dan 50.05%. Secara Berurutan Nilai Sumbangan Relatif pada X1 dan X2 adalah 28.20% dan 71.80%. Kesimpulan hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) X1,X2, dan Y dalam kategori sedang; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y, X2 dan Y, dan X1 dan X2 secara simultan dengan Y.
Studi Komparatif Kematangan Karir pada Mahasiswa Rumpun Sains & Teknologi (Saintek) dan Sosial Humaniora (Soshum) Ismeralda Putri Hasiani; Anissa Lestari Kadiyono; Erna Susiati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kematangan karir antara mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-eksperimental kuantitatif dengan metode studi komparatif. Penelitian dilakukan pada 408 responden yang terdiri dari 210 mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan 198 mahasiswa tingkat akhir rumpun Soshum di Universitas Negeri di Jawa Barat dengan teknik proportionate sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner online, di mana kematangan karir diukur menggunakan alat ukur Career Development Inventory (CDI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat perbedaan; tingkat kematangan karir pada mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum; (2) tingkat kematangan karir yang dimiliki mayoritas berada pada kategori sedang/moderat. (3) dari dimensi pembentuknya, ditemukan terdapat perbedaan pada dimensi perencanaan karir antara mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum di Universitas Padjadjaran, dimana mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek memiliki perencanaan karir yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa tingkat akhir rumpun Soshum; (4) asal fakultas, usia, jenis kelamin, serta semester perkuliahan bukan merupakan faktor pembeda kematangan karir mahasiswa tingkat akhir rumpun Saintek dan Soshum.
Peran Guru Dalam Peningkatan Kemampuan Berhitung 1-10 Melalui Permainan Fruits Monopoly pada Anak Usia Dini Yenny Dwi Astutik; Ridwan Ridwan; Hanggara Budi Utomo
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.14330

Abstract

Kemampuan berhitung yang merupakan salah satu komponen dari kemampuan dalam bidang kognitif, merupakan hal yang penting untuk dikembangkan dalam diri anak. Mengembangkan kemampuan berhitung anak usia dini dapat dilakukan melalui permainan. Hal ini akan lebih efektif karena dunia anak adalah dunia bermain, di mana permainan Fruits Monopoly adalah salah satunya.. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji peran guru terhadap peningkatan kemampuan berhitung 1-10 melalui permainan fruits monopoly pada anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan dan penggalian data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa permainan fruits monopoly secara efektif mampu memberikan pengaruh pada kemampuan berhitung 1-10 pada anak usia dini, khususnya anak kelompok bermain. Permainan fruits monopoly menyebabkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif, dan berpusat pada anak didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Melalui permainan ini, anak belajar untuk berhitung objek nyata yang anak sukai dalam atmosfer yang menyenangkan dan nyaman.
Pengembangan E-Module Berbasis Problem Based Learning Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2018/2019 Pebri Hastuti; Roza Thohiri; Yanti Panggabean
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13559

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan e-module yang tepat sebagai media pembelajaran berbasis problem based learning untuk kelas X (2) mengetahui kelayakan e-module dengan berpedoman pada kriteria bahan ajar yang ditentukan oleh Depdiknas, (3) mengetahui hasil evaluasi siswa kelas X setelah menggunakan e-module bebasis problem based learning. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE meliputi Analysis (Analisis), Design (Desain/Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini meliputi 2 dosen ahli media, 1 dosen dan 1 guru mata pelajaran ahli materi, dan siswa kelas X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Objek penelitian ini berupa e-module pembelajaran. Instrumen yang digunakan untuk menilai kelayakan e-module meliputi lembar penilaian kelayakan oleh ahli materi, lembar penilaian kelayakan oleh ahli media, dan angket respon siswa terhadap penggunaan e-module. Hasil penelitian menunjukkan (1) e-module pembelajaran yang dikembangkan menjadi E-Module Konsep Manajemen Bebasis Problem Based Learning untuk siswa kelas X, (2) e-module yang dikembangkan dinyatakan layak dengan perolehan rata-rata skor oleh ahli materi sebesar 3,46, ahli media sebesar 3,19, dan oleh respon siswa sebesar 3,19 sehingga kelayakan e-module yang dikembangkan termasuk dalam kategori “Sangat Baik”, (2) hasil evaluasi belajar siswa diperoleh persentase 85,71% pada kategori kriteria keberhasilan tinggi. Kata Kunci: Pengembangan, E-Module, Problem Based Learning   ABSTRACT : This study aims to: (1) produce appropriate e-modules as problem based learning media for class X (2) determine the feasibility of e-modules by referring to the teaching material criteria specified by the Ministry of National Education, (3) knowing the evaluation results  Class X students after using the e-module based on problem based learning. This research is a type of research development of R&D (Research and Development) with reference to the ADDIE development model including Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The subjects of this study include 2 media expert lecturers, 1 lecturer and 1 subject matter expert teacher, and class X students of SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. The object of this study is the e-module learning instruments used to assess the feasibility of e-modules include the eligibility assessment sheet by material experts, the eligibility assessment sheet by media experts, and student questionnaire responses to the use of e-modules. The results showed (1) e-module learning developed into E-Module Concept Management Based On Problem Based Learning for class X students, (2) the e-module developed was declared to be feasible with the average score obtained by material experts at 3.46  , media experts amounted to 3.19, and by student responses amounted to 3.19 so that the feasibility of the developed e-module was included in the "Very Good" category, (2) the results of student learning evaluations obtained a percentage of 85.71% in the high success criteria category.  Keywords: Development, E-Module, Problem Based Learning Activity
Efektivitas Penerapan Metode Hypnoteaching Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa ida bagus alit arta wiguna
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13006

Abstract

Teachers are required to have methodological abilities in the design and implementation of learning. The application of Hypnoteaching method in increasing learning activities greatly helps the learning process in the classroom and increases learning motivation which has an impact on increasing learning activities. This research uses a combination of sequential exploratory research methods. Combined research methods that combine qualitative and quantitative research sequentially where in the first phase of research using qualitative methods and in the second stage quantitative methods. Qualitative methods function to support hypotheses in certain cases or limited samples and quantitative methods function to support hypotheses in a wider population. The application of the Hypnoteaching method given by the teacher in class X is very effective in making the passive classroom atmosphere become calm and active when given a Hypnoteaching method stimulus. The fun atmosphere of learning in the classroom will cause students to feel at home while learning in class. From the results of the calculation of the average value and absorption of the above students obtained results for the average of the overall learning outcomes of students in class X Mipa 6 is 88 and the absorbency obtained from the average score of students is 88%. These results indicate that the average score or value of students is in the range of 61-100 with the category of Effective and Very Effective.
Kompetensi Sosial Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Nurcholish Arifin Handoyono; Rabiman Rabiman
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.13798

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran empirik kompetensi sosial mahasiswa Program Studi PTM FKIP UST berdasarkan presepsi mahasiswa, guru pembimbing, dan siswa. Jenis penelitian menggunakan deskriptif yaitu mendiskripsikan informasi tentang kompetensi sosial mahasiswa PTM FKIP UST yang melaksanakan Magang III di sekolah-sekolah. Instrumen menggunakan angket tentang penilaian kompetensi sosial dengan sumber penilai diri sendiri (mahasiswa), guru pembimbing, dan siswa. Sumber data penelitian diperoleh dari sampel 72 mahasiswa, 72 guru pembimbing, dan 316 siswa. Data yang diperoleh berupa kuantitatif yang kemudian akan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran kompetensi sosial mahasiswa Program Studi PTM FKIP UST mendapatkan nilai rata-rata sebesar 52,36 dikategorikan baik berdasarkan persepsi mahasiswa; (2) Gambaran kompetensi sosial mahasiswa Program Studi PTM FKIP UST mendapatkan nilai rata-rata sebesar 48,67 dikategorikan baik berdasarkan persepsi guru pembimbing; dan (3) Gambaran kompetensi sosial mahasiswa Program Studi PTM FKIP UST mendapatkan nilai rata-rata sebesar 47,64 dikategorikan baik berdasarkan persepsi siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8