cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
Internalisasi Nilai-Nilai Religius dalam Pembentukan Kesehatan Mental: Perspektif Ilmu Jiwa Agama Sudirman, Sudirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.3108

Abstract

Psychology of religion is a branch of psychology that examines the relationship between religious experiences and human psychological conditions. This study aims to analyze the role of religious values in shaping mental health from the perspective of psychology of religion. The research method used is qualitative research with a library research approach. Data were obtained from various literature sources such as books, scientific journals, and other academic references related to the psychology of religion. The results show that the internalization of religious values can provide inner peace, strengthen self-control, and enhance psychological resilience in facing life challenges. Religious values such as faith, patience, and trust in God significantly contribute to emotional stability and mental well-being. Therefore, the integration of psychological approaches and religious values is essential in promoting psychological welfare in society. Abstrak Ilmu jiwa agama merupakan cabang kajian psikologi yang mempelajari hubungan antara pengalaman keagamaan dengan kondisi psikologis manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai religius dalam pembentukan kesehatan mental individu melalui perspektif ilmu jiwa agama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur berupa buku, jurnal ilmiah, serta sumber akademik yang relevan dengan kajian psikologi agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai religius mampu memberikan ketenangan batin, memperkuat kontrol diri, serta meningkatkan ketahanan psikologis individu dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan. Nilai-nilai religius seperti keimanan, kesabaran, dan tawakal memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk stabilitas emosional dan kesehatan mental seseorang. Dengan demikian, integrasi antara pendekatan psikologis dan nilai-nilai keagamaan menjadi penting dalam membangun kesejahteraan psikologis masyarakat.
Rekonstruksi Filsafat Pendidikan Islam dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Modern Syahid, Nur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.3109

Abstract

Islamic education currently stands at a crossroads between preserving classical traditions and responding to the currents of modernity dominated by secularism and digital disruption. This article aims to formulate a reconstruction of Islamic educational philosophy that is adaptive to contemporary challenges without neglecting its spiritual roots. The research method employed is discursive-transformative analysis through library research, where educational thoughts are deconstructed and resynthesized with contemporary realities. The findings indicate that reconstruction must occur at three primary levels: ontological (strengthening monotheistic values), epistemological (integration of knowledge or wahdatul ulum), and axiological (repositioning the role of educators as murabbi). In conclusion, the reconstruction of Islamic educational philosophy offers a holistic educational model that synergizes technological proficiency with ethico-religious maturity as a solution to the humanitarian crisis in the modern era. Abstrak Pendidikan Islam saat ini berada pada persimpangan jalan antara mempertahankan tradisi klasik dan merespons arus modernitas yang didominasi oleh sekularisme serta disrupsi digital. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan rekonstruksi filsafat pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman tanpa mengabaikan akar spiritualitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis diskursif-transformatif melalui studi kepustakaan, di mana pemikiran pendidikan didekonstruksi dan disintesiskan kembali dengan realitas kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa rekonstruksi perlu dilakukan pada tiga level utama: ontologis (penguatan nilai tauhid), epistemologis (integrasi ilmu atau wahdatul ulum), dan aksiologis (reposisi peran pendidik sebagai murabbi). Kesimpulannya, rekonstruksi filsafat pendidikan Islam mampu menawarkan model pendidikan yang holistik, yang menyinergikan kecakapan teknologi dengan kematangan etis-religius sebagai solusi atas krisis kemanusiaan di era modern.
Transformasi Manajemen Pendidikan Berbasis Teknologi dalam Era Artificial Intelligence Ridlo, Sa'idur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3110

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Transformasi ini menuntut lembaga pendidikan untuk melakukan inovasi dalam sistem pengelolaan pendidikan agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi manajemen pendidikan berbasis teknologi dalam era Artificial Intelligence serta implikasinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, serta dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence dalam manajemen pendidikan dapat meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, efisiensi administrasi pendidikan, serta kualitas pembelajaran. Selain itu, penerapan teknologi digital dalam manajemen pendidikan juga mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, transformasi manajemen pendidikan berbasis teknologi menjadi kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Abstract The development of digital technology and Artificial Intelligence (AI) has brought significant changes in various sectors of human life, including the field of education. This technological transformation encourages educational institutions to innovate in their educational management systems in order to adapt to the rapid advancement of technology. This study aims to analyze the transformation of technology-based educational management in the era of Artificial Intelligence and its implications for improving the quality of education. This research employs a qualitative approach using a library research method. The research data were obtained from various literature sources such as books, scientific journal articles, and other academic documents relevant to the research topic. Data analysis was conducted through content analysis to identify key concepts and findings related to the utilization of technology in educational management. The results of the study indicate that the use of Artificial Intelligence-based technology in educational management can enhance decision-making effectiveness, improve the efficiency of educational administration, and support the improvement of learning quality. Furthermore, the implementation of digital technology in educational management systems contributes to the development of a more adaptive, innovative, and responsive education system that meets the needs of learners in the digital era. Therefore, the transformation of technology-based educational management has become a strategic necessity for educational institutions in addressing the challenges and dynamics of education in the era of Artificial Intelligence.
Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dalam Mewujudkan Efisiensi Operasional Sekolah Ahmad, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3111

Abstract

Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pilar krusial dalam manajemen pendidikan yang menentukan keberhasilan pencapaian visi dan misi sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi perencanaan SDM yang sistematis dalam menciptakan efisiensi operasional di lembaga pendidikan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, kajian ini menemukan bahwa perencanaan yang tidak akurat menyebabkan pemborosan anggaran dan tumpang tindih beban kerja. Hasil penelitian menekankan bahwa sinkronisasi antara analisis jabatan dan analisis beban kerja adalah kunci utama mewujudkan efisiensi. Rekomendasi artikel ini diarahkan pada penguatan kapasitas kepala sekolah dalam memproyeksikan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan secara presisi.