cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,344 Documents
Jejak Pemikiran Azyumardi Azra dalam Konteks Islam Melayu: Dari Islamisasi Hingga Pembaruan Pendidikan Fathatul Khoiriyah; Jossieselfiah; Muhamad Fauzi; Abu Mansur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3026

Abstract

This study examines Azyumardi Azra’s thought on the Islamization of the Malay world and its relevance to contemporary Islamic education. The focus of the analysis includes the process of Islamization facilitated through transnational scholarly networks, as well as the application of the concepts of moderation, cosmopolitanism, and the integration of knowledge within educational practice. Employing a qualitative approach through library research, this study analyzes Azra’s works alongside relevant literature on Malay Islamic history, scholarly networks, moderation, and the reform of Islamic education. The findings indicate that the Islamization of the Malay world unfolded dynamically through intellectual exchange and the accommodation of local cultures, ultimately shaping a tradition of Islam that is moderate, inclusive, and cosmopolitan. Azra’s ideas provide a significant foundation for the development of Islamic education curricula that emphasize moral values, tolerance, and global literacy, while simultaneously strengthening a contextualized and culturally grounded Islamic identity
Evaluasi Implementasi Permendikdasmen 11/2025 Terhadap Kapasitas SDM Pendidikan Abas, Moh. Ibnu; Mahmudah, Fatihatul; Haryanto; Pardiyanto; Nurkolis
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3030

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 tentang beban kerja guru di SDN 03 Latak, sebuah sekolah dasar semi-rural di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain evaluatif Model CIPP (Context, Input, Process, Product) dan analisis Miles, Huberman, & Saldaña (2014), penelitian ini menggali pemahaman, kesiapan sumber daya, dinamika pelaksanaan, serta dampak kebijakan terhadap kapasitas SDM pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan ini relevan namun implementasinya menghadapi kesenjangan pemahaman literasi kebijakan, variasi kesiapan SDM, keterbatasan infrastruktur digital, serta supervisi yang belum optimal. Beban kerja guru relatif seimbang namun pengembangan profesional dan inovasi pembelajaran belum mendalam, sementara kolaborasi guru belum terlembaga. Dampak positif terlihat pada profesionalisme behavioral dan attitudinal, namun aspek intellectual masih lemah. Kesimpulan utama adalah implementasi kebijakan berada pada fase transisi yang membutuhkan dukungan sistemik, pendampingan intensif, dan penguatan kapasitas bertahap dari tingkat sekolah hingga nasional. Saran difokuskan pada penguatan literasi kebijakan guru, supervisi akademik berbasis data, digitalisasi administrasi, pelembagaan kolaborasi, pendampingan teknis pengawas, serta penyempurnaan kebijakan operasional dan infrastruktur TI.  
Integrasi Nilai-nilai Pancasila dalam Pembelajaran PKn untuk Membentuk Karakter Siswa SD/MI Hidayati, Fika Nurul; Mubarok, Husni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3031

Abstract

Penelitian ini membahas tentang cara menggabungkan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) agar bisa membentuk karakter siswa SD/MI. Masalah yang dibahas adalah kurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran, sehingga memengaruhi pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis metode yang efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran PKN agar karakter siswa bisa meningkat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mempelajari berbagai sumber terkait pembelajaran PKN dan penerapan nilai Pancasila di tingkat pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan nilai Pancasila dalam materi dan metode pembelajaran PKN sangat penting untuk membentuk karakter yang beriman, bertanggung jawab, dan disiplin. Pembelajaran yang disusun secara kontekstual dan aplikatif bisa membantu siswa lebih sadar tentang pentingnya nilai-nilai dasar bangsa. Hasil ini menyarankan kepada para guru untuk secara teratur mengintegrasikan nilai Pancasila dalam setiap kegiatan belajar PKN agar karakter siswa semakin kuat dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Abstract This study discusses how to integrate Pancasila values into Civic Education (PKN) lessons in order to shape the character of elementary school/MI students. The problem discussed is the lack of understanding and application of Pancasila values in learning, which affects the character building of children. The purpose of this study is to analyze effective methods for integrating Pancasila values into PKN learning so that students' character can improve. The method used is a literature study by examining various sources related to PKN learning and the application of Pancasila values at the elementary education level. The results show that integrating Pancasila values into PKN learning materials and methods is very important for shaping a character that is faithful, responsible, and disciplined. Contextual and applicable learning can help students become more aware of the importance of the nation's basic values. These results suggest that teachers should regularly integrate Pancasila values into every PKN learning activity so that students' character becomes stronger and in line with national education goals.
Efektivitas Model Creative Problem Solving terhadap Kreativitas Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Putri Perli Marjusa; Ahmad Fatoni; Uswatun Hasanah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3035

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara strategi guru dan kebutuhan siswa akan pendekatan yang lebih interaktif dan menstimulasi kreativitas. Minimnya kajian tentang efektivitas model Creative Problem Solving (CPS) dalam pembelajaran PAI tingkat SMP, sementara penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas CPS dalam meningkatkan kreativitas belajar PAI. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain Posttest-Only Control Group Design, melibatkan dua kelas yang dipilih melalui simple random sampling: kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa angket 15 butir yang telah teruji valid dan reliabel dengan koefisien 0,764. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t = –2.126; p = 0.038), sehingga CPS terbukti efektif meningkatkan kreativitas belajar PAI. Temuan ini menegaskan bahwa CPS tidak hanya relevan bagi pembelajaran sains, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pedagogi PAI melalui peningkatan berpikir kreatif, kemampuan pemecahan masalah, dan internalisasi nilai moral.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at The Right Level terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Nuril Laili Qomarul Husna; Siti Zulaikhah; Uswatun Hasanah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3036

Abstract

Keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI masih menjadi permasalahan yang signifikan, terutama karena proses pembelajaran di sekolah cenderung didominasi metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran, dan partisipasi peserta didik yang rendah. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa indikator keaktifan dalam mengajukan pertanyaan hanya mencapai 23%, sehingga kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi masih jauh dari optimal. Meskipun penelitian sebelumnya telah membuktikan efektivitas PBL, belum banyak studi yang mengintegrasikan pendekatan TARL, khususnya pada pembelajaran PAI tingkat SMP, sehingga terdapat kesenjangan penelitian (research gap) yang menjadi kebaruan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran PBL dengan pendekatan TARL terhadap keaktifan belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Posttest-Only Control Group, melibatkan dua kelas VII di SMP Negeri 1 Jati Agung, masing-masing sebagai kelompok eksperimen (PBL-TARL) dan kontrol (konvensional). Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dan model PBL-TARL efektif meningkatkan keaktifan belajar. Kesimpulannya, integrasi PBL dan TARL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan inklusif, sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan melalui inovasi desain pembelajaran yang responsif dan relevan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran PAI.
Pengaruh Terapi Shalat Tahajut dalam Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir di UBS PPNI Mojokerto Efendi, Arif; Yudha, Sultan Adi Satya
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3046

Abstract

Kelompok masyarakat yang sering terjadi gesekan dan kesehatan mental adalah mahasiswa dikarenakan banyaknya tugas dari mahasiswa diantaranya pada tugas akhir pembelajaran yaitu pembuatan skripsi. Faktor penyebab terjadi kecemasan diantaranya faktor internal dan faktor eksternal, internal berupa kognitif dan biologis, Salah satu terapi yang bisa dilakukan adalah dengan terapi psikologis berupa terapi spiritual (Zainuddin, 2006) yang diantaranya dengan shalat Tahajut. Desain yang digunakan adalah One Group Pre-test - Post-test. Sampel dalam penelitian ini ialah sebanyak 40 orang yaitu kelas eksperimen. Kelas yang ditunjuk sebagai kelas eksperimen yaitu kelas 8 D. Tahap analisis data dilakukan dengan melakukan skoring pada skala pretest dan posttest yang telah diisi oleh partisipan kemudian memasukkan ke dalam Microsoft Excel. Uji hipotesis dengan uji t sampel berpasangan (Paired T-Test) dilakukan dengan menggunakan SPSS 22.00 for windows Sebagian besar responden aktif dalam mengikuti shalat tahajut dan tidak ada kecemasan sebanyak 8 orang (20%). Berdasarkan hasil uji T-Test didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 < ? 0,05 H1 diterima dan artinya adalah ada pengaruh Terapi Shalat Tahajut Dalam Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir di UBS PPNI Mojokerto. Abstract A group of people with frequent mental health issues and tensions is university students due to the large number of assignments they undertake, including their final project, thesis writing. Factors contributing to anxiety include internal and external factors, both cognitive and biological. One therapy that can be implemented is psychological therapy in the form of spiritual therapy (Zainuddin, 2006), which includes Tahajut prayer. The design used was a One Group Pre-test - Post-test. The sample in this study was 40 students from the experimental class. The class designated as the experimental class was Grade 8D. Data analysis was carried out by scoring the pretest and posttest scales completed by the participants and then entering the results into Microsoft Excel. Hypothesis testing using a paired sample t-test was conducted using SPSS 22.00 for Windows. Most respondents actively participated in Tahajut prayer, and 8 (20%) reported no anxiety. Based on the T-Test results, a significance value of 0.000 <? 0.05 was obtained. H1 was accepted, indicating that Tahajut Prayer Therapy has an effect on reducing anxiety in final-year students at UBS PPNI Mojokerto.
Strategi Manajemen Humas dalam Meningkatkan Citra Positif di SMK PGRI 3 Nganjuk Putri, Badriyyah Dwi Nuur’Ainii; Wulandari, Siti Sri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3047

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi strategi manajemen hubungan masyarakat (humas) di SMK PGRI 3 Nganjuk dan kontribusinya terhadap pembentukan citra sekolah menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode kualitatif dengan studi kasus melibatkan kepala sekolah, humas, tata usaha, wali murid, dan masyarakat sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan konteks sekolah membutuhkan penguatan citra dengan struktur humas yang jelas. Namun, keterbatasan anggaran dan sumber daya (input) menghambat optimalisasi program. Proses publikasi digital mulai meningkat tetapi tidak konsisten akibat tumpang tindih tugas dan minim perangkat. Produk humas meningkatkan engagement di media sosial dan hubungan dengan industri, meski belum terukur kuantitatif. Kesimpulannya, strategi humas berdampak positif pada citra sekolah, namun perlu penguatan dukungan anggaran, profesionalisasi SDM, dan evaluasi berbasis data untuk hasil lebih efektif dan berkelanjutan.
Konsep Pendidikan Islam pada Sikap Gotong Royong Masyarakat Penggerak UMKM di Desa Talunombo Masruroh, Wulan Sania; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep pendidikan Islam dalam penguatan sikap gotong royong pada masyarakat penggerak UMKM di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program PPK Ormawa 2024 yang berfokus pada manajemen usaha menggunakan pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan Adalah memudarnya semangat gotong royong akibat pengaruh modernisasi dan meningkatnya individualisme ekonomi. Pelatihan manajemen usaha diberikan kepada masyarakat penggerak UMKM tas anyaman dan batik dengan tujuan meningkatkan kapasitas manajerial sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Islam seperti ta’awun (tolong-menolong), ukhuwah (persaudaraan), syura (musyawarah), dan amal jama’i (kerja kolektif). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis masyarakat penggerak UMKM, memperkuat semangat kerja kolektif, serta mendorong praktik ekonomi yang berlandaskan etika Islam. Selain itu, kolaborasi antar penggerak UMKM semakin meningkat, terlihat dari praktik saling berbagi fasilitas produksi dan kerja sama dalam memenuhi pesanan besar. Penelitian ini menyimpukan bahwa integrasi konsep pendidikan Islam dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam memperkuat nilai gotong royong serta mendukung keberlanjutan UMKM desa secara sosial, spiritual, dan ekonomis. Abstract This study aims to examine the implementation of Islamic education values in strengthening the spirit of mutual cooperation (gotong royong) among MSME actors in Talunombo Village, Sapuran District, Wonosobo Regency. The program was conducted through the 2024 PPK Ormawa initiative, which focused on entrepreneurship management training using the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach. The main issue identified was the declining culture of mutual cooperation due to modernization and rising economic individualism. The training targeted woven-bag and batik MSME groups, aiming to enhance managerial skills while internalizing Islamic values such as ta’awun (mutual assistance), ukhuwah (brotherhood), syura (consultation), and amal jama’i (collective work). Findings indicate that the program successfully improved technical abilities, strengthened collective work ethics, and promoted economic practices rooted in Islamic morality. Collaboration among MSME actors increased significantly, demonstrated by shared production resources and cooperative efforts in fulfilling large orders. The study concludes that integrating Islamic educational concepts into community empowerment programs is effective in reinforcing mutual cooperation and supporting sustainable MSME development socially, spiritually, and economically.
Konsep Musyawarah dalam UMKM Masyarakat Mandiri Berwirausaha Berbasis Islam di Desa Talunombo Aningrum, Astri; El Syam, Robingun Suyud; Zuhdi, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3049

Abstract

Musyawarah merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam yang menjadi pedoman bagi umat dalam mengambil keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep musyawarah dalam praktik wirausaha masyarakat Desa Talunombo yang memiliki potensi besar di bidang batik dan tas anyaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan perspektif penulis berdasarkan pengamatan lapangan, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan musyawarah dalam UMKM di Desa Talunombo tidak hanya menjadi wadah penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan menumbuhkan nilai keadilan serta kejujuran dalam berwirausaha. Musyawarah yang dilakukan secara islami mampu menciptakan pola kerja yang harmonis dan mengarahkan pelaku usaha untuk berkompetisi secara sehat serta berorientasi pada keberkahan, bukan semata keuntungan materi. Abstract Deliberation is one of the main principles in Islam that serves as a guideline for the community in making collective decisions. This study aims to examine the concept of deliberation in the entrepreneurial practices of the people of Talunombo Village, which has significant potential in the batik and woven bag industries. The approach used is descriptive qualitative, with the author's perspective based on field observations and a literature review. The results show that the implementation of deliberation in MSMEs in Talunombo Village not only serves as a forum for problem solving and decision-making, but also serves as a means of strengthening ukhuwah (brotherhood) and fostering values ??of justice and honesty in entrepreneurship. Deliberation conducted in an Islamic manner can create harmonious work patterns and direct business actors to compete healthily and be oriented towards blessings, not just material gain.             
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Guru Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SD Aisyah, Firnanda Aulia; Tirmiara, Eva; Asyura, Leny; Aurelia, Eky; Suraya, Endang
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau tentang pengaruh latar belakang pendidikan guru terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Latar belakang pendidikan guru diduga memiliki perana penting dalam kualitas pembelajaran serta hasil belajar peserta didik baik dilihat dari kesesuaian bidang studi yang linier maupun yang tidak linier dengan bidang yang diajarkan. Pada konteks pecahan yang sering dianggap sulit oleh siswa. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Ex Post Facto. Objek penelitian ini adalah para guru kelas IV beserta murid-muridnya yang ada di dalam daerah penelitian. Pemilihan sempel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitan ini berupa tes untuk pemecahan masalah matematika pada peserta didik sd kelas 4, serta mencari tahu latar belakang pendidikan guru. Data analisis menggunakan regresi sederhana dengan tujuan menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan antara latar belakang pendidikan guru dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika pada materi pecahan. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian latar belakang pendidikan sangat penting untuk kebutuhan peserta didik pada pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa latar belakang pendidikan guru merupakan faktor penting yang memengaruhi hasil belajar matematika peserta didik.