cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 25273841     EISSN : 25274910     DOI : -
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal (JMST) adalah jurnal terbuka yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah. Jurnal ini bertujuan untuk mempermudah penyebaran informasi ilmiah yang berkualitas secara cepat di seluruh tanah air. Jurnal Mekanika dan Sistem Termal (JMST) terbit 3 kali dalam setahun.Secara berkala JMST terbit setiap bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
ANALISIS PENGARUH WAKTU PERENDAMAN PROSES DEEP CRYOGENIC TREATMENT PADA BESI COR KELABU FC25 TERHADAP UJI KEKERASAN, UJI TARIK DAN STRUKTUR de Araujo, Joao Martin; Supriyanto, Supriyantoo; Sukamto, Sukamto
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besi cor kelabu (grey cast iron) FC-25 merupakan material yang banyak digunakan pada pengecoran logam. Besi cor  kelabu  FC-25  akan  mengalami  perubahan  fasa  selama  proses  pendinginan,  baik  perubahan  sifat  fisis  maupun mekanis,  penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbandingan  metode  pendinginan  Deep  Cryogenic  Treatment (DCT)  terhadap  sifat  mekanis  dan  struktur  mikro  pada  besi  cor  kelabu  (grey  cast  iron)  FC25.Metode  Pendinginan dilakukan  dengan  cara,  setelah  pemotongan  spesimen  lalu  dilakukan  perendaman  mennggunakan  Deep  Cryogenic Treatment  (DCT)  dengan  variasi  waktu  1  jam,  2  jam  dan  4  jam.  Hasil  perendaman  selanjutnya  lansung    dilakukan  pengujian  tarik,  kekerasan  metode  rockwell  dan  pengamatan  struktur  mikro.Pengamatan  struktur  mikro  menunjukan  terbentuknya  dua  fasa  struktur  mikro  yaitu  grafit  flakes  dan  ferrit, sehingga dikategorikan  sebagai besi keras dan getas, hal ini dibuktikan pada foto struktur mikro karena terbentuknya dua fasa yaitu struktur grafit flakes dan juga ferrit. Nilai kekerasan yang paling tertinggi sebesar 86,01 HRB terdapat pada proses perendaman DCT 2 jam dan nilai kekuatan tarik yang paling tertinggi terdapat pada proses perendaman DCT 4 jam yaitu sebesar 207,55 Mpa. Kata  kunci:  Besi  cor kelabu FC25, Deep Cryogenic Treatment, Struktur Mikro, Uji Kekerasan, Uji Kekuatan Tarik.
Pengaruh Penambahan Lubang Rumah Kopling Serta Jenis Hidayah, Arif Nur; Winarno, Joko
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopling yaitu komponen mesin yang digunakan untuk menyalurkan tenaga dari pully ke roda belakang pada sepeda motor matik  . pada  tipe  ini  menggunakan  transmisi  otomatis  (model  v-belt)  dengan  mengandalkan  kopling  sentrifugal.  Pada motor matik bagian kopling sentrifugal sering menjadi pokok dari permasalahan motor getar pada awal kendaraan akan mulai bergerak. Sepeda motor honda vario 150cc pada jenis kopling standar pada rumah kampas ganda malah menjadi sarang dari kotoran dari kampas ganda yang seharusnya dihindari. Eksperimen kali ini peneliti ingin menaruh lubang pada sisi pojok rumah kopling yang diharapkan tidak berpengaruh pada keausan kampas kopling namun akan berfokus pada pembuangan kotoran yang selama ini sering mengendap pada sisi rumah kopling dan  menjadi penyebab utama motor matik getar,sedangkan untuk memperkecil tingkat slip pada kopling akan diberi sayatan pada kampas kopling. Sayatan lubang dan pelubangan pada rumah kopling dianggap paling baik untuk mengatasi masalah yang ada di karnakan torsi  meningkat 13,48% dan daya meningkat 15,1% dan memiliki nilai hasil pengujian terbaik diantara kedua jenis varian pada kampas kopling dan rumah kopling. Kata kunci: daya, kopling, sayatan, torsi
ANALISIS PENGARUH VARIASI ELEKTRODA TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS SMAW PADA BAJA ST 37 Rifaldi, Zaki; Mulyanti, Juriah; Sukamto, Sukamto
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan (welding) adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam  induk  dan  logam  pengisi  dengan  atau  tanpa  tekanan  dan  dengan  atau  tanpa  logam  penambah  dan menghasilkan  sambungan  yang  kontinyu.  Salah  satu  proses  pengelasan  yang  paling  umum  dan  sering  kali digunakan yaitu pengelasan SMAW (Shield Metal Arc Welding). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan struktur mikro sambungan las smaw  baja ST 37.Dalam  penelitian  ini  menggunakan  3  macam  variasi  elektroda  E  6013,  E  6019  dan  E  7019. Menggunakan  Amper  sebesar  75,  Untuk  pengujian  Tarik dibutuhkan  9  spesimen  sedangkan  untuk  struktur mikro dibutuhkan 3 spesimen. Spesimen uji kekuatan tarik mengacu pada standar ASTM E8. Kata kunci: Pengelasan, Uji Struktur Mikro, Uji Tarik, Variasi Elektroda
PENGARUH PENAMBAHAN OCTANE BOOSTER AMSOIL TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PERTAMAX PADA MOTOR NMAX Lukman, Oki; Machmud, Syahril; Winarno, Joko
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopling yaitu komponen mesin yang digunakan untuk menyalurkan tenaga dari pully ke roda belakang. Sepeda motor matik  menggunakan  transmisi  otomatis  (model  v-belt)  dengan  mengandalkan  kopling  sentrifugal.    Pada  motor  matik bagian kopling sentrifugal sering menjadi  permasalahan,  dimana motor terkadang getar pada awal motor mulai bergerak.  Sepeda motor honda vario 150 cc yang menggunakan jenis kopling standar, pada mangkok kampas ganda malah menjadi tempat dari kotoran berupa debu yang seharusnya dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh  modifikasi pada mangkok kopling dan kampas kopling terhadap kenerja  (torsi dan daya) pada sepeda motor vario 150 cc dengan berbagai kecepatan putar mesin (rpm).Pada penelitian ini dilakukan pecobaan dengan meletakkan lubang atau membuat lubang pada sisi pojok mangkok kopling  yang  diharapkan  tidak  berpengaruh  pada  keausan  kampas  kopling  namun  akan  berfokus  pada  pembuangan kotoran yang selama ini sering mengendap pada sisi mangkok kopling yang sering menjadi penyebab utama motor matik getar, sedangkan untuk memperkecil tingkat slip pada kopling akan diberi sayatan pada kampas kopling .Dari hasil penelitian diperoleh sayatan lubang dan pelubangan pada mangkok kopling dianggap paling baik untuk mengatasi masalah yang ada dikarnakan torsi  meningkat 13,48% dan daya meningkat 15,1% dan memiliki hasil pengujian terbaik diantara kedua jenis varian pada kampas kopling dan mangkok kopling.Kata kunci : Daya, Kopling, Sayatan, Torsi
ANALISIS KEKUATAN KOMPOSIT SERAT TEBU TERHADAP UJI TARIK DAN UJI IMPAK WAskitho, Wicaksono Aji; Sukamto, Sukamto
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tebu merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula. Untuk menambah nilai ekonomis dari sisa pengolahan tebu, serat tebu dapat dimanfaatkan sebagai serat penguat komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dana impak komposit serat tebu dengan variasi arah serat.Pembuatan komposit ini menggunakan perbandingan volume 85% resin dan 15% serat. Pada penelitian ini serat tebu direndam menggunakan larutan NaOH dengan kadar 5% selama 60 menit. Proses pencetakan menggunakan metode press dengan lama tekan 4 jam. Setiap pengujian dibutuhkan 12 spesimen, dengan variasi arah serat sejajar, anyam, dan acak masing-masing arah serat 3 spesimen. Untuk mengetahui sifat mekanis dari komposit serat tebu kemudian dilakukan uji coba dan uji impak.Berdasarkan hasil pengujian tarik yang telah dilaksanakan, diperoleh rata-rata kekuatan tarik tertinggi adalah 22,75 MPa pada arah serat lurus, kemudian untuk uji impak rata-rata nilai impak tertinggi yaitu 0,096 J/mm² Kata kunci: Komposit, Serat Tebu, Uji Tarik
Pengaruh Variasi Beban dan Bahan Bakar terhadap Performansi Genset Honda Wolf 2,5 Kw Haris, Alfian; Winarno, Joko
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kebutuhan listrik cadangan banyak dibutuhkan dan semakin banyak pula orang mencari genset. Namun tak banyak yang  mengetahui  seberapa  besar  kemampuan  mesin  genset  terhadap  kebutuhan  daya  yang  diperlukan  pada  setiap pekerjaan dan bahan bakar yang tepat digunakan pada mesin tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui variasi beban dan bahan bakar terhadap performansi genset honda wolf 2,5 KW. Pada penelitian ini beban yang diberikan pada genset yaitu lampu halogen sejumlah 5, dengan masing-masing daya 500 Watt.  Untuk bahan bakar yang digunakan yaitu pertalite dan pertamax. Pada pengujian yang pertama digunakan bahan bakar pertalite, kemudian genset diberi beban 1 lampu hingga 5 lampu. Pada pengujian kedua digunakan bahan bakar pertamax, kemudian genset diberi beban 1 lampu hingga 5 lampu. Hasil pengujian variasi beban dan bahan bakar pada mesin genset Honda Wolf 2,5 KW dapat disimpulkan bahwa  pertamax  dapat  menghasilkan  daya  yang  lebih  besar  dibanding  pertalite  dengan  selisih  1,8%,  dengan  daya maksimal 1629.6 Watt. Pertamax juga dapat menghasilkan torsi yang lebih tinggi dibanding pertalite dengan selisih 2,4%, torsi maksimal 7,02 Nm. Namun untuk laju bahan bakar pertamax lebih boros dibanding pertalite dengan selisih 22,2%. Nilai SFC terbaik dimiliki bahan bakar pertalite dengan nilai 0,446 kg/kWh, selisih 17,4% dengan pertamax. Kata kunci: Genset, lampu halogen, pertamax, pertalite 
ANALISIS OPTIMALISASI OVERHAUL MESIN KENDARAAN L300 Sudrajat, Panji Bagus; Winarno, Joko; Hutoomo, Sri Gati
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk dapat mengetahui proses overhaul kendaraan L300 secara optimal. Optimal dalam artian   se-efektif dan se-efisien  mungkin,  maka diperlukan  suatu pemeriksaan  dan kalkulasi.  Proses overhaul engine adalah  kegiatan  pembongkaran   mesin  dan  memeriksa  komponen  di dalam  mesin  untuk mengembalikan  performa mesin  atau  merekondisi  mesin,  overhaul  biasa  kita  kenal  dengan turun mesin. Kemudian  setelah  mobil  selesai  di  overhaul,    selanjutnya  dilakukan  pengujian  tekanan  oli  dan  tekanan kompresi  dengan  alat  tersebut,  Alat  dan bahan  yang  dilakukan  dalam  pengujian  ini  adalah  mobil  L300  setelah  di  overhaul,  mobil  L300  pembanding, Compression Taster (khusus untuk pengukuran  kompresi mesin diesel), Pressure Gauge, Toolbox, Tachometer, Gelas Ukur jangka sorong, ring piston, feeler gauge dan yang di beri selang.Berdasarkan   data  pemeriksaan  dan pengukuran maka dapat disimpulkan komponen mana yang dapat diperbaiki dan yang harus diganti.  Komponen yang harus diganti adalah gasket full set karena tidak bisa dipergunakan   lagi. Dan komponen yang harus diganti lainya  yaitu bantalan  main journal,  bantalan crank pin, piston.   Sedangkan  komponen  yang  harus  diperbaiki adalah lubang silinder, main journal porns engkol,  crank  pin  poros  engkol.  dan  didapat  hasil untuk  pengukuran tekanan kompresi tiap silinder di dapat dengan  rata-rata  410  PSI  dan  untuk  tekanan  oli  di   dapat 80,70  PSI  dan  sudah  sesuai  dengan standar mesin diesel.  Setelah  dilakukan  perbaikan  dan  penggantian  komponen mesin dapat berfungsi dengan baik. Gas buang yang keluar dari knalpot berwarna   ke abu- abuan sangat tipis ketika pedal gas di tekan perlahan.  Kata Kunci :  Overhaul, Pengukuran,  Tekanan Kompresi 
Analisis Pengaruh Model Alur Ban terhadap Efisiensi Pengereman Kendaraan Angkutan Barang Nugroho, Rian Adi; Winarno, Joko
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Mekanika dan Sistem Thermal
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

erbagai model alur ban dipasaran saat ini sangat sangat bervariasi dan memudahkan konsumen untuk memilih sesuai keinginan  baik  untuk  kebutuhan  formal  maupun  estetika,  akan  tetapi  sering  kali  banyak  dijumpai  kasus  kecelakaan kendaraan angkutan barang dikarenakan faktor ban. Salah satunya adalah penggunaan model alur ban yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tidak memperhatikan kondisi musim di Indonesia. Penelitian ini merujuk pada efisiensi pengereman yang dihasilkan dari model alur ban yang digunakan kendaraan angkutan barang dengan menggunakan alat Brake Tester merk Anzen Motor model SBT-307F No.4023R buatan Jepang tahun 1981 milik Unit Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Kabupaten Klaten. Hasil Penelitian didapatkan bahwa :1) Model alur ban kembang rib-lug pada pengujian kendaran truk memiliki efisiensi rata-rata pengereman terbaik yaitu 68.673% dengan memiliki kestabilan yang baik saat berjalan lurus  dan  berbelok  dengan  memperhatikan  fungsi  truk  sebagai  pengangkut  material  atau  muatan  dengan  berat  yang banyak. 2) Model alur ban kembang block pada pengujian kendaraan mobil bok memiliki efisiensi rata-rata pengereman terbaik yaitu 69.44% dengan tingkat kestabilan yang sangat baik terhadap perubahan cuaca sebagai mana fungsi dari mobil bok sebagai kendaraan angkutan ekspedisi antar daerah. 3) Model alur ban kembang cross pada pengujian kendaran pick- up memiliki efisiensi rata-rata pengereman terbaik yaitu 80.79 % dengan tingkat pendistribusian udara dan memecah air yang baik saat kondisi jalanan basah. Model alur ban ini dapat dipacu pada kecepatan tinggi dan kemampuan mengerem yang baik, sebagaimana berat kendaran dari pick-up yang dominan ringan dan kestabilan yang kurang yang berpotensi oleng saat dipacu pada kecepatan tinggi. Kata kunci: Efisiensi Pengereman, Model Alur Ban, Roller Brake Teste

Page 4 of 4 | Total Record : 38