cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan
ISSN : 25415166     EISSN : 25415174     DOI : 10.21082
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan merupakan publikasi yang memuat makalah ilmiah primer hasil penelitian tanaman pangan (padi dan palawija). Redaksi menerima makalah dari peneliti Puslitbang Tanaman Pangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), maupun perguruan tinggi. Makalah yang dikirimkan hendaknya sudah mendapat persetujuan dari pimpinan instansi masing-masing. Ketentuan penulisan makalah untuk dapat dimuat di jurnal ini tertera dalam "Author Guidelines/Petunjuk bagi Penulis" di halaman terakhir Jurnal Penelitian Pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
Durabilitas Resistensi Varietas Unggul Jagung Terhadap Penyakit Bulai dari Spesies Peronosclerospora Maydis Pakki, Syahrir
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v1n1.2017.p37-44

Abstract

The research of the durability of maize high-yielding variety resistance towards downy meldew from the Peronosclerospora maydis species aims to discover the durability of maize high-yielding variety resistance towards Downy mildew P. maydis. This research was conducted in Kediri, East Java particularly in downy mildew endemic area, from pathogen which causes P. maydis. There are 10 new high-yielding varieties that were tested. The experiment was compiled in group plan with 3 rehearsals. Every patch size are 5 x 4, the plant space is 75 x 20 cm, the population each patch is 90 plants. At the age of 10 days after the cultivation, the plants were supplied with mixed basic fertilizer from urea, ZA, SP-36, and KCI in which their amount are 100 kg, 100 kg, and 100 kg/ha. At the second and third fertilization on the 30th and 45th days after the cultivation, the plants were supplied 100 kg urea/ha each fertilization period. The result show that the variety of Bima 5, HJ 21 Agritan, Bima-14 Batara dan Bisi 19 URI which previously had a high characteristic of resistance towards downy mildew performed low resistance durability or turned to be vulnerable with downy meldew infection approximately 62 % - 77,25 %. In contrast, the variety of Bima-3 Bantimurung, Bima -20 URI, Bima 15 Sayang and Lagaligo composite maize indicated higer resistence durability with downy mildew infection approximately 13,59 % - 20,39 % in vulnerability comparison (Anoman) reached 100%. The systemic influence of the characteristic of resistance durability also appeared on the production variable and weight of 1000 seeds. 
Prediksi Produktivitas Padi (Oryza sativa) Melalui Survei Ubinan Menggunakan Model Linier dan Quantile Regression Forest Ardiansyah, Muhlis; Purba, Widyo Pura; Kurnia, Anang
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 4, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v4n3.2020.p135-144

Abstract

Data produktivitas padi dibutuhkan untuk mendapatkan informasi tentang capaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs). Data produktivitas padi diperoleh dari hasil survei ubinan rutin Badan Pusat Statistik (BPS). Permasalahan pada pelaksanaan survei adalah pengukuran bobot gabah pada petak lahan terpilih tidak selalu berhasil, terutama di wilayah dengan aksesibilitas yang sulit. Hal ini menyebabkan beberapa data hilang. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah menduga bobot gabah per plot ubinan berdasarkan peubah yang mudah diperoleh. Penelitian ini dilakukan di Kalimantan Tengah pada tahun 2019, bertujuan untuk mengevaluasi kinerja model Quantile Regression Forest (QRF) dalam menduga berat gabah atau produktivitas padi per 2,5 x 2,5 m2. Metode yang diperbandingkan adalah Model Linier (LM), QRF, Geo-QRF, dan Geo-QRF reparameterisasi. Hasil penelitian menunjukkan peubah varietas, pupuk, dan titik koordinat dapat digunakan untuk menduga bobot gabah pada survei ubinan di Kalimatan Tengah. Model Geo-QRF dengan reparameterisasi peubah pupuk terbukti mampu menduga bobot gabah lebih baik dibanding model linier karena menurunkan RMSE (Root Mean Square Error) dan meningkatkan nilai korelasi antara data aktual dengan data dugaan. Hasil simulasi menunjukkan apabila data hilang tersebar secara acak (data hilang tipe III) maka angka rata-rata gabah yang dihasilkan mirip dengan rata-rata bobot gabah pada tingkat respon survei 100%. Berbeda dengan jenis data hilang tipe I dan II, rata-rata bobot gabah yang dihasilkan dapat menjadi uderestimate atau overestimate jika tidak ditangani. Prediksi bobot gabah menggunakan model Geo-QRF dengan reparameterisasi dapat memperbaiki masalah data hilang dengan hasil yang lebih mirip dengan rata-rata bobot gabah pada tingkat respon 100%. BPS diharapkan mempertimbangkan dan mengkaji solusi yang diajukan dalam penelitian ini. 
Hubungan Fenologi Pertumbuhan Tanaman Padi dengan Hasil Gabah, Umur Panen, Biomasa, dan Pengaruh Pemupukan Sujinah, Sujinah; Hairmansis, Aris; Sasmita, Priatna; Nugraha, Yudhistira
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v4n2.2020.p63-71

Abstract

Padi merupakan tanaman semusim berumur relatif pendek sehingga efektivitas pemanfaatan radiasi matahari menjadi penentu produksi. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antara umur dan produktivitas gabah, dihubungkan dengan hasil biomasa per satuan waktu dan indeks panen, dilakukan di dua lokasi pada musim hujan 2016/2017, yaitu di Sukamandi (Aluvial, 5 m dpl) dan Muara Bogor (Latosol, 250 m dpl). Percobaan pertama yaitu skrining hasil biomasa dan umur tanaman 27 genotipe dengan latar belakang genetik berbeda, menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Percobaan kedua, pemupukan dengan tiga dosis pupuk N terhadap enam genotipe hasil seleksi dari percobaan pertama dilakukan di Sukamandi pada MH 2017/2018. Menggunakan rancangan percobaan split plot. Hasil percobaan menunjukkan terdapat interaksi nyata antara genotipe dengan lokasi penelitian untuk umur tanaman dan hasil biomasa. Korelasi antara hasil gabah dengan umur berbunga untuk kelompok tanaman berumur genjah tidak nyata, sedangkan untuk kelompok tanaman umur dalam korelasinya negatif sangat nyata. Hal tersebut mengindikasikan genotipe kelompok umur panjang cenderung mengakumulasi biomasa yang dicirikan oleh rendahnya indeks panen. Genotipe padi yang hasilnya tinggi adalah yang umur berbunganya genjah (75-85 hari) dan memiliki indeks panen tinggi. Dari percobaan pemupukan menunjukkan varietas memberikan respon yang berbeda terhadap dosis pemupukan untuk karakter bobot biomas kering dan hasil gabah. Genotipe B14671E-MR-39-3-2-2 dan B12411 MR memberikan respon positif nyata terhadap peningkatan pemupukan urea dari dosis 115 kg N/ha ke 207 kgN/ha, sedangkan varietas Inpari-32, Inpari-19, dan Inpari-43 tidak menunjukkan respon nyata. Informasi yang diperoleh berguna bagi peneliti pemulia tanaman dalam merakit varietas padi berdaya hasil tinggi. 
Optimalisasi Lahan Budidaya Tumpangsari Padi dan Jagung: Pengaruh Kombinasi Varietas terhadap Produktivitas Saleh, Teddy Wahyana; Sumarno, Jaka; Rouf, Ari Abdul
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v4n2.2020.p105-111

Abstract

Produksi padi dan jagung dapat ditingkatkan melalui optimalisasi lahan dengan pola tumpangsari. Tidak optimalnya produktivitas padi dan jagung dalam pola tanam tumpangsari mungkin disebabkan oleh kombinasi varietas yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kombinasi varietas padi dan varietas jagung yang tepat dalam pola tanam tumpangsari, untuk memperoleh produktivitas yang tinggi. Penelitian dilakukan di Desa Durian, Kecamatan Gentuma Raya, Gorontalo, pada MT 2018/2019, menggunakan rancangan acak kelompok factorial, empat ulangan. Faktor pertama adalah varietas padi, yaitu P1 (Inpago-11), P2 (Inpari-42), P3 (Ponelo), dan P4 (Situbagendit). Faktor kedua adalah varietas jagung, yaitu J1 (Bima-20), J2 (NK-22), J3 (HJ-21) dan J4 ((JH-27), ditambah perlakuan padi monokultur dan perlakuan jagung monokultur. Ukuran petak 12,5 m x 12,5 m. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi padi varietas Ponelo dan jagung varietas HJ-21 memberikan hasil tertinggi, masing-masing 4,17 t/ha padi dan 8,32 t/ha jagung. Nisbah kesetaraan lahan tertinggi (2,24) dihasilkan dari kombinasi perlakuan tumpangsari padi varietas Ponelo dengan jagung varietas HJ-21. Padi varietas Ponelo adalah varietas local setempat, sehingga diharapkan mudah untuk diadopsi oleh petani.
Pengaruh Aplikasi Asap Cair Tempurung Kelapa dan Pupuk NPK Terhadap Hama dan Penyakit pada Padi Gogo Ahadiyat, Yugi R.; Rostaman, Rostaman; Fauzi, Ahmad
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 4, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v4n3.2020.p153-160

Abstract

Pest and disease control for the upland rice cultivation needs to be done ecologically with the proper dose of fertilizer. Coconut shell as natural waste can be converted into wood vinegar which is useful for a biopesticide. The application of coconut shell wood vinegar as biopesticide combined with different NPK fertilizer doses needs to be examined in controlling pests and diseases in the upland rice crop. The objective of this study was to know the effect of NPK fertilizer rate and coconut shell wood vinegar application on pests (locusts and leaf folder), and on pathogen infection (Cercospora) on upland rice. The experiment was conducted in Klampok Sub-district, Banjarnegara Regency from April to July 2017. A split plot design was used replicated three times. The main plot was NPK fertilizers viz. 50% and 100% recommendation dosage, and the sub plots were concentration of coconut shell wood vinegar viz. 0% 1%; 1.25%; 1.67%; 2.5% and 5%. The intensity of pest attack, namely locusts and leaf folder, and pathogen infection of Cercospora brown spot disease were observed. Results showed that application of coconut shell wood vinegar suppressed the intensity of locust and leaf folder pests, and lower the intensity of Cercospora pathogen infection. To reduce the intensity of pests and pathogenic infections in upland rice, the application of coconut shell wood vinegar is suggested along with the use of low dose of NPK, for more effective and efficient pest control in environmentally friendly manner.
Adaptasi Beberapa Galur Harapan Padi Sawah Untuk Menggantikan Varietas Ciherang di Provinsi Bali Aryawati, Sagung Ayu Nyoman; Safitri, Heni; Kamandalu, Anak Agung Ngurah Bagus; Sunanjaya, Wayan; Kumala Sari, Anela Retna
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v4n2.2020.p73-79

Abstract

The stages of assembling new superior varieties are the adaptation test lines of hope that will be proposed. Adaptation test was carried out in SubakBengkel, Tabanan Regency and SubakBatanWani, Badung Regency, Bali in 2018. The purpose of this study was to determine the agronomic performance of some rice lines in the two locations in the Province of Bali. The study used a randomized block design (RBD) with four replications. Data were analyzed using SAS and DMRT applications.The results of the analysis showed that the lines of hope that were tried had a significant effect on all plant parameters observed. The highest rice productivity was produced by the BP20797d-SKI-1-2-7-1 line of hope, which was 9.20 tons GKG h-1, more 4.78 and 7.38% compared to Ciherang and Inpari 33 varieties. 
Peningkatan Produktivitas Padi di Lahan Sawah Tadah Hujan dengan Aplikasi Pupuk Organik Mol dan Kompos Lestari, Bibit Lilik; Ardani, Moh.
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p211-216

Abstract

Membudidayakan padi di lahan sawah tadah hujan merupakan pilihan yang strategis untuk penyediaan beras nasional. Produktivitas padi pada agroekosistem ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, teknik budi daya, dan varietas yang ditanam. Penelitian tentang aplikasi mikroorganisme lokal (pupuk organik MOL) yang dikombinasikan dengan kompos pada berbagai varietas padi sawah tadah hujan telah dilakukan, dengan tujuan untuk mengevaluasi varietas yang responsif terhadap penggunaan MOL + kompos dalam meningkatkan produktivitas padi. Penelitian dilakukan di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada November 2017 - Maret 2018. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor I adalah kombinasi MOL+ kompos (M) yang terdiri atas empat level yaitu M1: kontrol (tanpa MOL dan kompos), M2: 10 cc MOL/l air, disemprotkan setiap 10 hari sekali, M3: Kompos 5 t/ha, M4: 10 cc MOL/l air + 5 t/ha kompos. Faktor II adalah varietas (V) yang terdiri atas V1: Sintanur, V2: Bojonegoro, V3: Semilir, V4: Sidomuncul. Parameter uji terdiri atas tinggi tanaman, jumlah anakan, kerapatan gabah per malai, berat basah gabah per rumpun, dan berat kering gabah per rumpun. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi MOL + kompos meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, dan kerapatan gabah per malai pada semua varietas. Varietas yang memberikan hasil tertinggi adalah Bojonegoro.
Faktor yang Mempengaruhi Keuntungan Usaha Tani Padi Gogo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Sahara, Dewi; Praptana, Raden Heru; Kurniyati, Elly; Hartoyo, Budi
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p203-210

Abstract

Usaha tani padi gogo merupakan salah satu sumber pendapatan rumah tangga petani di lahan sawah tadah hujan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani padi gogo. Penelitian dilaksanakan di DesaTegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada bulan April-Mei 2020 dengan metode survei. Data dianalisis menggunakan metode analisis finansial dan faktor yang mempengaruhi keuntungan menggunakan fungsi keuntungan. Hasil analisis menunjukkan produktivitas padi gogo rata-rata 3.096 kg/ha gabah kering giling (GKG) dengan harga Rp 4.500/kg, sehingga keuntungan yang diterima petani Rp 7.072.000/ha dengan RCR 2,03. Faktor yang mempengaruhi keuntungan usaha tani padi gogo adalah harga benih, ukuran lahan, umur petani, dan waktu kerja di lahan. Petani dapat meningkatkan keuntungan dengan mengurangi jumlah benih, meningkatkan luas areal tanam, dan meningkatkan alokasi waktu kerja di lahan. Untuk meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan petani di lahan sawah tadah hujan, pemerintah diharapkan mengontrol harga pembelian gabah di tingkat petani agar lebih menguntungkan mereka sebagai pelaku utama usahatani.
Produktivitas Kedelai pada Lahan Sawah Tadah Hujan dengan Teknologi Pupuk Hayati dan Pupuk Organik Cair Purwanto, Oky Dwi; Hakim, Lukman; Adnyana, I Made Oka
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p183-188

Abstract

Produktivitas kedelai pada lahan sawah tadah hujan masih rendah, rata-rata 1,66 t/ha. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kedelai pada lahan sawah tadah hujan adalah menerapkan teknologi pupuk hayati dan pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati (Provibio) dan pupuk organik cair (PPC Nano) terhadap hasil biji kedelai pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada MK-1 2018. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas varietas kedelai dan teknologi pemupukan. Varietas kedelai yang digunakan adalah Biosoy (V1) dan Grobogan (V2), sedangkan perlakuan teknologi pemupukan terdiri atas P0 = cara petani (200 kg NPK Phonska + 50 kg urea + 100 kg SP36/ha), P1 = ½ P0 + pupuk organik cair, P2 = ½ P0 + pupuk hayati, dan P3 = ½ P0 + pupuk organik cair + pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan varietas berpengaruh nyata terhadap umur polong masak, bobot biji/tanaman, dan bobot 100 biji. Pemberian pupuk hayati dan pupuk organik cair meningkatkan jumlah polong/tanaman, bobot biji/tanaman, dan bobot 100 biji. Interaksi antara varietas dengan pupuk hayati dan pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan hasil biji kedelai. Aplikasi pupuk hayati dan pupuk organik cair memberikan hasil biji 2,85 t/ha pada varietas Biosoy dan 2,73 t/ha pada varietas Grobogan atau masing-masing 47% dan 66% lebih tinggi dibandingkan dengan pemupukan cara petani. Pada perlakuan pemupukan cara petani (P0), hasil biji kedua varietas masing-masing hanya 1,93 t/ha untuk varietas Biosoy dan 1,64 t/ha untuk varietas Grobogan
Analysis of Comparative and Competitive Advantages and The Impact of Government Policy on Soybean Business Development Rawung, Jefny Bernedi Markus; Indrasti, Rita; Hutapea, Ronald Timbul Pardamean; Sasmita, Priatna
Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v5n3.2021.p217-224

Abstract

Kedelai termasuk komoditas pangan yang diperdagangkan di pasar internasional. Oleh karena itu, daya saing kedelai menjadi keniscayaan. Penelitian ini bertujuan menakar daya saing dan dampak kebijakan pemerintah terhadap pengembangan kedelai, pada kasus pengembangan kedelai di Sulawesi Utara. Data usaha tani dikumpulkan melalui survei di Kabupaten Bolaang Mongondow pada tahun 2017, melibatkan 60 petani kedelai, sementara itu data perdagangan memanfaatkan data dari Pusdatin. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Policy Analisys Matrix (PAM). Kinerja usahatani kedelai terbukti memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, ditunjukkan oleh nilai koefisien DRCR < 1 dan koefisien PCR < 1. Kebijakan pemerintah terhadap input menyebabkan petani membayar harga input relatif lebih tinggi dari harga input sosial. Kebijakan pemerintah terhadap output menyebabkan harga privat lebih besar dari harga di pasar dunia atau kebijakan pemerintah mendukung ekspor. Produsen mendapatkan proteksi output dari pemerintah Terhadap input-output, kebijakan pemerintah berdampak positif yang ditunjukkan oleh keberhasilannya mendorong nilai tambah yang relatif besar, insentif keuntungannya mencapai lebih dari empat kali lipat, dan kebijakan pemerintah berdampak positif mendorong keuntungan privat lebih besar dari biaya sosial yang seharusnya dikeluarkan.

Filter by Year

2011 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 3 (2021): Desember 2021 Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021 Vol 5, No 1 (2021): April 2021 Vol 4, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 4, No 1 (2020): MEI 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 3, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 2, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 2, No 2 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017 Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017 Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 1, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 35, No 3 (2016): Desember 2016 Vol 35, No 3 (2016): Desember 2016 Vol 35, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 35, No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 35, No 1 (2016): April 2016 Vol 35, No 1 (2016): April 2016 Vol 34, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 34, No 3 (2015): Desember 2015 Vol 34, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 34, No 2 (2015): Agustus 2015 Vol 34, No 1 (2015): April 2015 Vol 34, No 1 (2015): April 2015 Vol 33, No 3 (2014): Desember 2014 Vol 33, No 3 (2014): Desember 2014 Vol 33, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 33, No 2 (2014): Agustus 2014 Vol 33, No 1 (2014): April 2014 Vol 32, No 3 (2013): Desember 2013 Vol 32, No 3 (2013): Desember 2013 Vol 32, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 32, No 2 (2013): Agustus 2013 Vol 32, No 1 (2013): April 2013 Vol 32, No 1 (2013): April 2013 Vol 31, No 3 (2012): Desember 2012 Vol 31, No 3 (2012): Desember 2012 Vol 31, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 31, No 2 (2012): Agustus 2012 Vol 31, No 1 (2012): April 2012 Vol 31, No 1 (2012): April 2012 Vol 30, No 3 (2011): Desember 2011 Vol 30, No 3 (2011): Desember 2011 Vol 30, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 30, No 2 (2011): Agustus 2011 Vol 30, No 1 (2011): April 2011 Vol 30, No 1 (2011): April 2011 More Issue