cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Penggunaan Qris pada Toko Kelontong Sembiring, Bayu Bastanta; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61441

Abstract

Meluasnya adopsi teknologi pembayaran digital dan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin jarang menggunakan uang tunai telah mendorong penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS diharapkan menjadi alternatif metode pembayaran yang dapat meningkatkan efektivitas transaksi sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaan QRIS pada toko kelontong di Kota Bandung, dengan fokus pada variabel Kecepatan Transaksi, Kemudahan Penggunaan, dan Keamanan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden, terdiri atas 60 responden dari tiga toko yang telah menggunakan QRIS dan 20 responden dari dua toko yang belum menggunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel—Kecepatan Transaksi, Kemudahan Penggunaan, dan Keamanan—berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penggunaan QRIS. Model regresi yang dikembangkan dalam penelitian ini mampu menjelaskan 77,4% variabilitas efektivitas penggunaan QRIS secara keseluruhan, 79,1% pada toko yang sudah menggunakan QRIS, dan 79,5% pada toko yang belum menggunakannya. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi para pemilik toko kelontong untuk mengadopsi QRIS sebagai solusi pembayaran yang efektif dan efisien
Penerapan Business Process Improvement Untuk Meningkatkan Kegiatan Operasional Coffee shop Adithya, Kornelius; Alijoyo, Franciskus Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61442

Abstract

Komoditi kopi berhasil menyumbang 16,15% terhadap negara. Value chain biji kopi sendiri meningkat ketika biji kopi tersebut diolah dan disajikan di coffee shop , oleh karena itu segala hal akan meningkatkan keseluruhan value di Indonesia. Dengan meningkatnya value tersebut maka kualitas dan kuantitas juga akan meningkat dan menguntungkan keuntungan petani kopi di Indonesia. Ada beberapa masalah pada coffee shop terutama dari segi efektivitas dan efisiensi operasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengobservasi masalah apa yang mengganggu efetivitas dan efisiensi operasional pada coffee shop dan memberikan perbaikan agar masalah pada efektivitas dan efisiensi operasional dapat teratasi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Manajemen Risiko K3 pada Proyek Pembangunan BTS Robert Panjaitan, Juliantri; Hasibuan, Bernard; Sugiarto, Sugiarto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61444

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the effectiveness of Occupational Safety and Health (OSH) risk management in Base Transceiver Station (BTS) construction projects at PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical. The research is motivated by the high incidence of workplace accidents in the telecommunications construction sector, particularly due to falls from height. A quantitative approach was employed using survey methods with questionnaires distributed to 169 respondents from the Telco Solution Services Division. Eight independent variables were tested: management commitment, training, safety culture, communication, supervision, regulatory compliance, work environment, and technology adoption. The effectiveness of OSH risk management was assessed as the dependent variable, based on the implementation of the HIRADC method aligned with ISO 45001:2018 and Government Regulation No. 50 of 2012. Multiple linear regression analysis revealed that management commitment, training, supervision, and regulatory compliance significantly influence OSH risk management effectiveness. The coefficient of determination (R²) of 0.513 indicates that these four variables account for 51.3% of the variance in risk management effectiveness. This study concludes that the success of OSH risk management is influenced not only by formal policies but also by active managerial involvement and regulatory adherence. The findings provide practical insights for the industry in developing data-driven and preventive OSH strategies.
Penggunaan Algoritma C4.5 untuk Prediksi Waktu Penyelesaian Gangguan pada Layanan Internet Fransdela, Rion
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61446

Abstract

Gangguan layanan internet dapat berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan. PT. Xita Telekomunikasi Indonesia masih menggunakan pendekatan manual untuk memperkirakan durasi penyelesaian gangguan, yang seringkali menimbulkan ketidakpastian informasi. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi estimasi waktu penyelesaian gangguan layanan internet menggunakan algoritma C4.5. Data gangguan historis dikumpulkan dan diproses melalui tahapan pembersihan serta transformasi atribut, kemudian diolah menggunakan Python untuk membentuk model klasifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mengelompokkan estimasi waktu ke dalam tiga kategori: Cepat (≤2 jam), Sedang (2–5 jam), dan Lama (>5 jam), dengan akurasi mencapai 70%. Kategori “Sedang” menunjukkan performa terbaik dengan f1-score sebesar 0.84, disusul kategori “Lama” (0.73), sedangkan kategori “Cepat” memiliki f1-score rendah yaitu 0.22. Model ini dapat membantu perusahaan memberikan estimasi waktu yang lebih akurat kepada pelanggan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan
Peran Vitamin D Sebagai Suplemen Tambahan Pada Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Peningkatan Perbaikan Profil HBA1C: Tinjauan Kasus Berbasis Bukti Afifa, Junaida
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61451

Abstract

Tujuan: Mengetahui apakah vitamin D memiliki peran sebagai suplemen tambahan pada terapi diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan perbaikan kontrol glikemik. Metode: Melakukan pencarian literatur melalui database PubMed dan ScienceDirect. Pencarian dilakukan secara sistematis sesuai dengan pertanyaan klinis, kriteria inklusi, kesesuaian judul dan abstrak, serta ketersediaan full-text. Diperoleh dua artikel dengan desain studi RCT yang akan ditelaah secara kritis. Hasil: Dari telaah kritis kedua artikel diperoleh hasil bahwa kelompok yang diberikan suplementasi vitamin D secara oral maupun parenteral memiliki nilai HbA1c yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok plasebo. Kesimpulan: Vitamin D memiliki peran sebagai suplemen tambahan pada terapi diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan perbaikan kontrol glikemik jangka panjang, yaitu kadar HbA1C yang lebih rendah.
Perbandingan Hukum Antara Negara Indonesia dan Australia di Bidang Batas Usia Minimal Penahanan Anak Putri Emeralda, Kharisma; Mulyani, Leni Widi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61453

Abstract

Kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kasus yang berhubungan dengan anak sebagai pelaku. Hal tersebut sesuai dengan data yang dilansir dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Fenomena ini menimbulkan dilema antara perlindungan hak anak dan penegakan keadilan bagi korban. Indonesia dan Australia, sebagai negara yang meratifikasi Konvensi Hak Anak, memiliki pendekatan hukum yang berbeda dalam menentukan batas usia minimal penahanan anak. Penelitian ini bertujuan membandingkan kebijakan batas usia minimal penahanan anak serta menganalisis penerapan prinsip-prinsip hukum seperti doli incapax dan the best interest of the child di kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan perbandingan hukum. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan analis dilakukan secara deskriptif komparatif dengan mengacu pada prinsip-prinsip internasional seperti Beijing Rules, Havana Rules, dan Tokyo Rules, serta teori-teori hukum seperti teori perkembangan kognitif Piaget, prinsip doli incapax, dan the best interest of the child. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia cenderung lebih protektif namun kaku, sedangkan Australia lebih fleksibel namun berisiko diskriminatif. ACT telah merevisi batas usia minimal menjadi 14 tahun, sedangkan Queensland tetap pada usia 10 tahun dengan pendekatan yang lebih represif. Oleh karena itu, Reformasi hukum diperlukan agar sistem peradilan pidana anak di kedua negara dapat lebih adil, adaptif, dan selaras dengan standar internasional. Implikasi hukum penelitian ini memberikan roadmap reformasi bagi Indonesia untuk mengadopsi limited doli incapax dalam kasus-kasus tertentu, serta mendorong harmonisasi kebijakan di Australia untuk mengurangi disparitas antar-yurisdiksi dalam perlindungan anak.
Cesarean Scar Pregnancy Presenting with Persistent Bleeding After Curettage: A Case Report of Uterine Resection and Reconstruction Arfita, Ika; Septivera, Yusra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61461

Abstract

Background: Cesarean scar pregnancy (CSP) is a rare and potentially life-threatening form of ectopic pregnancy in which the gestational sac implants within the myometrial scar from a previous cesarean section. It is associated with significant risks, including uterine rupture and severe hemorrhage. Case Presentation: We report the case of a 35-year-old multiparous woman (G5P4A1) with two prior cesarean deliveries who presented with persistent vaginal spotting for three weeks, worsening over the last three days. She had undergone uterine curettage for incomplete abortion three weeks prior. A transvaginal ultrasound revealed a hypoechoic mass in the cesarean scar niche, with positive vascularization, consistent with a diagnosis of CSP. Surgical intervention via laparotomy was performed, including evacuation of retained products of conception, uterine resection and reconstruction, bilateral tubectomy, and adhesiolysis. The patient recovered well and was discharged after three days of postoperative care. Conclusion: Early diagnosis and prompt surgical management of cesarean scar pregnancy are essential to prevent severe complications. This case emphasizes the importance of considering CSP in patients with prior cesarean sections presenting with abnormal uterine bleeding after early pregnancy loss.
Analisis Korelasi Antara International Roughness Index (IRI) Dan Pavement Condition Index (PCI) Dalam Evaluasi Kinerja Jalan (Studi Kasus: uas Jalan Poros Makasar-Maros-Pangkep-Barru-Parepare Styaji, Hary; Silaen, Joshua Riski; Firdaus, Muhammad; R. A Simanjuntak, Manlian; Naibaho , Pio Ranap Tua
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61464

Abstract

Infrastruktur jalan nasional Indonesia menghadapi tantangan besar dalam manajemen pemeliharaan yang efektif, khususnya dalam menentukan parameter evaluasi yang tepat. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya evaluasi kinerja jalan dalam mendukung infrastruktur transportasi yang andal. International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI) merupakan dua indikator kunci yang digunakan, namun pemahaman mengenai hubungan keduanya masih terbatas, khususnya di konteks Indonesia. Penelitian ini menggunakan dataset komprehensif dari jalan nasional di Indonesia dengan cakupan yang lebih luas dibandingkan studi serupa sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara IRI dan PCI, mengembangkan model regresi, serta mengidentifikasi ketidaksesuaian antara kedua parameter. Metode yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear, dan identifikasi kondisi khusus pada 1.322 segmen jalan poros Makassar-Parepare. Dari hasil penelitian ditunjukkan korelasi dengan kuat sedang (r = -0,5217) pada antara IRI dan PCI, dengan model regresi linear sebagai PCI = 113.49-5.71 × IRI. Di temukan 34.9% segmen jalan dengan PCI baik dan IRI kurang, sedangkan tidak memiliki segmen dengan PCI baik tetapi IRI buruk. Hasil penelitian ini mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Bina Marga dalam implementasi evaluasi multi-parameter untuk sistem manajemen jalan nasional. Implikasinya, evaluasi jalan memerlukan pendekatan multi-parameter untuk keputusan pemeliharaan yang lebih efektif dan efisien.
Analisis Yuridis Terhadap Cessie Sebagai Utang Dalam Pembuktian Sederhana Hukum Kepailitan Saragih, Riahmawati; Harianto, Dedi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61470

Abstract

Pengalihan piutang (Cessie) adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh Kreditur untuk mendapatkan pembayaran/pelunasan utang dari Debiturnya. Keabsahan pengalihan piutang (Cessie) menjadi penting agar keberadaan utang terbukti secara sah. Masalah yang seringkali timbul dalam Kepailitan adalah mengenai pembuktian sederhana apalagi apabila utang sebagaimana merupakan salah satu yang dipersyaratkan dalam UU Kepailitan dan PKPU berasal dari pengalihan piutang (Cessie). Penelitian ini akan menganalisis 3 (tiga) putusan Pengadilan Niaga yang mendasarkan Pengalihan Piutang (Cessie) sebagai utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih. Penelitian ini diadakan untuk mengetahui keabsahan dan pelaksanaan Cessie sebagai utang sebagai salah satu syarat dalam pengajuan kepailitan, mengetahui bagaimana pembuktian sederhana terhadap pengalihan piutang, serta untuk mengetahui analisa dan pertimbangan hakim terhadap ketiga putusan Pengadilan Niaga tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang mengacu pada teori, doktrin, norma, asas, serta kaedah hukum yang terdapat dalam perundang-undangan maupun dalam putusan Pengadilan dan bersifat deksriptif analitis dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Suatu Pengalihan piutang (cessie) harus dilakukan sesuai dengan aturan Pasal 613 KUHPerdata agar Cessie tersebut sah secara hukum untuk selanjutnya dapat dibuktikan sebagai utang dalam Pembuktian sederhana dalam Kepailitan.
Pengaruh Skala Load Feedback Terhadap Kinerja Mesin Gas Dengan Sistem Pembakaran Lean Burn Samuel, Samuel
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61473

Abstract

Load feedback merupakan sinyal analog yang merepresentasikan daya aktif aktual dari generator, yang dikirimkan ke sistem kontrol mesin sebagai umpan balik untuk dibandingkan dengan nilai load reference. Dalam sistem pembakaran lean burn, perubahan skala load feedback berpotensi mempengaruhi air-fuel ratio (AFR) yang telah diprogram dalam peta AFR sehingga berdampak terhadap performa mesin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi skala load feedback terhadap performa mesin gas W20V34SG. Pengujian dilakukan pada tiga tingkat beban generator (50%, 75% dan 88%) dengan tiga skala modifikasi load feedback (+1%, +3% dan +5%). Parameter yang dianalisis meliputi mean effective pressure (MEP), break mean effective pressure (BMEP), air excess coefficient (λ) dan efisiensi termal mesin (ηth), secara pengecekan terhadap zona aman operasi pada diagram lean burn combustion. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan skala load feedback hingga 5% pada beban 88% menghasilkan peningkatan efisiensi termal dari 39.31% menjadi 39.67%, peningkatan BMEP dari 1975.36 kPa menjadi 1992.84 kPa, dan penurunan λ dari 2.28 menjadi 2.1, tanpa melampaui batas aman operasi mesin.

Filter by Year

2016 2026