cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,146 Documents
Search results for , issue "Jurnal Ilmiah Indonesia" : 6,146 Documents clear
GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS STRATEGY IN ENHANCING THE INSTITUTIONAL IMAGE OF THE HOUSE OF REPRESENTATIVES OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Putra, Tubagus Haikal Gilang Mandala; Sagita, Novie Indrawati; Centia, Selvi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63626

Abstract

The institutional image of the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI) is a crucial element of government administration, as it directly influences political legitimacy, the effectiveness of representative functions, and the quality of state–society relations. This study aims to examine the government public relations strategy of the DPR RI as an integral component of public communication governance in strengthening the image of the legislative institution. Using a descriptive qualitative approach, the research draws on field observations, in-depth interviews, document analysis, and literature review to explore how DPR RI Public Relations performs its strategic role in accordance with principles of public administration and government public relations standards. The findings indicate that the DPR RI’s communication strategy operates through four main instruments: digital communication, public information disclosure services through the Information and Documentation Management Officer (PPID), public education programs, and media relations. These instruments are implemented using the RACE (Research, Action, Communication, Evaluation) model as an operational framework for planning, executing, and evaluating public communication. Furthermore, the strategy reflects the Dynamic Government paradigm, particularly in terms of thinking ahead, thinking across, thinking again, and digital adaptation, emphasizing institutional adaptability, cross-unit coordination, and organizational learning. However, the study also identifies persistent challenges, including limited human resources, underdeveloped communication standard operating procedures, and high exposure to negative media coverage. Therefore, strengthening governance-based public relations strategies, enhancing communication capacity, and modernizing the digital ecosystem are essential to building a more credible, accountable, and sustainable institutional image of the DPR RI.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Masyarakat Perkotaan Mengenai Penyakit Kelenjar Tiroid dan Diabetes Melitus di RW 10 Kelurahan Pancoran Mas Kota Depok dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Putri Danieva, Latasya; Eliyana, Fatimah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63627

Abstract

Gangguan kelenjar tiroid dan diabetes melitus merupakan penyakit endokrin dengan prevalensi tinggi yang berdampak besar terhadap kualitas hidup dan memerlukan deteksi dini serta penanganan yang tepat. Namun, rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan masih menjadi kendala dalam upaya pencegahan dan pengendalian kedua penyakit tersebut. Dalam perspektif Islam, menjaga kesehatan merupakan amanah dan bentuk syukur kepada Allah SWT melalui penerapan pola hidup seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan masyarakat perkotaan terhadap penyakit kelenjar tiroid dan diabetes melitus serta meninjaunya berdasarkan pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan metode quota sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat pengetahuan, serta bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penyakit kelenjar tiroid, paparan informasi (p = 0,003) dan riwayat penyakit tiroid dalam keluarga (p = 0, 043) berhubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat perkotaan, sedangkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, serta pengalaman tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, paparan informasi, pengalaman, dan riwayat penyakit diabetes melitus pada keluarga dengan tingkat pengetahuan masyarakat perkotaan. Tingkat pengetahuan masyarakat perkotaan mengenai penyakit kelenjar tiroid masih tergolong kurang, sedangkan pengetahuan mengenai diabetes melitus berada pada kategori baik
Pengaruh Pelatihan, Kepuasan Kerja, dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja dan Implikasinya Terhadap Produktivitas Perawat di Rumah Sakit Medina Garut Jawa Barat Fachri Muhammad, Kevin; Purwadhi, Purwadhi; Syarifuddin, Didin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63648

Abstract

Produktivitas tenaga keperawatan merupakan faktor penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kepuasan kerja, dan pemberian insentif terhadap kinerja perawat serta dampaknya terhadap produktivitas kerja di Rumah Sakit Medina Garut Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif.. Penelitian bersifat analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 146 perawat sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Variabel pelatihan (X1), kepuasan kerja (X2), insentif (X3), kinerja (Y), dan produktivitas (Z) diukur melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan path analysis berbasis Structural Equation Modeling (SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, kepuasan kerja, dan insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan nilai t hitung masing-masing 8,247; 9,678; dan 9,715 (p-value 0,000). Secara simultan, ketiga variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja (F hitung 313,990 > 2,668). Kontribusi terbesar berasal dari kepuasan kerja (45,4%), diikuti insentif (26,8%) dan pelatihan (14,6%). Selanjutnya, kinerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan t hitung 11,565 dan kontribusi 65,3%. Analisis mediasi juga menunjukkan bahwa pelatihan, kepuasan, dan insentif memengaruhi produktivitas melalui kinerja (F hitung 66,043 > 2,436). Triangulasi data dilakukan untuk memperkuat validitas temuan. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi perumusan kebijakan pengembangan produktivitas yang efektif dan berkelanjutan di RS Medina Garut.
The Effect Of Destination Image And Servicescape, With Patient Experience As An Intervening Variable, On Revisit Intention At The Outpatient Unit Of RSUD Cempaka Putih Rotua Simanjuntak, Imelda; Hilmy, Reza; Wahid, Kemala Rita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63650

Abstract

Background: Hospital services today are required not only to provide quality medical services, but also to create a positive patient experience in order to increase trust and intention for repeat visits. Cempaka Putih Hospital faces challenges related to the image of the destination and the comfort of the physical environment of the service, especially due to market activities around the hospital, traffic density, and inconsistencies in communication between health workers. The purpose of this study aims to analyze the influence of destination image and servicescape on revisit intention with patient experience as an intervening variable in the Outpatient Unit of Cempaka Putih Hospital. This research method uses a quantitative approach with a coss-sectional design, involving 200 patients who visited  2 times in the outpatient unit of Cempaka Putih Hospital as respondents who were selected through saturated sampling techniques, Data were collected using questionnaires and analyzed with Structural Equation Model (SEM) with Amos 25. The results of this study show that destination image, servicescape and patient experience have a significant effect on revisit intention. In addition, patient experience has been proven to be an intervening variable that mediates the relationship between the two independent variables and revisit intention. The managerial implication of this study is that there is a need to increase the intention of revisiting patients not only depending on the quality of medical services, but also on strengthening the hospital's destination image, improving the physical environment, and improving the quality of communication and patient experience. This research emphasizes the importance of holistic strategies that include cross-sector collaboration, human resource capacity building, and continuous monitoring of patient experience to strengthen hospital destination image and drive patient loyalty.
Analysis of the Effects of Employee Creativity Antecedents and Organizational Innovation with Initiative Culture as a Moderating Variable (Study on Employees of BPJS Kesehatan) Sari Verdiana, Antokalina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63654

Abstract

The underlying motivation for innovation in public sector organizations is to improve service and problem-solving. Creativity can be considered an important prerequisite for organizational innovation. This research is quantitative confirmatory, which aims to analyze the influence of employee creativity (knowledge sharing, person-organization fit, and business ethics) on organizational innovation with friendly-initiative culture as a mediating variable. Data collection in this study used non-probability sampling with a purposive sampling technique, with a total sample of 530 employees from the BPJS Kesehatan Head Office and six Regional Deputies who had been working for more than one year. Questionnaires were distributed online using the www.surveymonkey.com application. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS® version 3.2.8. The results showed that business ethics significantly influenced employee creativity, which in turn impacted organizational innovation, whereas knowledge sharing, person-organization fit, and initiative-friendly culture did not demonstrate significant effects in this research model.
Evaluasi Kinerja Seismik dengan Metode Nonlinear Push Over Analysis (Studi Kasus Jembatan Rangka Baja Tipe Warren, Maluku) Andresta, Nanda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63655

Abstract

Tingginya aktivitas seismik di Pulau Maluku, Indonesia, meningkatkan risiko kegagalan struktur pada jembatan yang merupakan infrastruktur penting untuk penanganan bencana dan perekonomian wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja seismik Jembatan Rangka Baja tipe Warren di Maluku dengan menggunakan metode Nonlinear Static Pushover Analysis. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter kinerja seperti drift ratio, demand capacity ratio (DCR), dan pengaruh sistem isolasi Lead Rubber Bearing (LRB). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemodelan numerik pada software SAP2000 v24, mengacu pada standar FEMA 440 (2005) dan NCHRP Synthesis 440 (2013). Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur jembatan memiliki kinerja seismik yang sangat baik dengan drift ratio sebesar 0,89% (arah longitudinal) dan 0,26% (arah transversal), yang masih berada dalam batas kategori Fully Operational. Nilai DCR maksimum pada elemen struktur adalah 0,950, menunjukkan bahwa seluruh komponen masih dalam batas aman. Penggunaan sistem isolasi LRB memberikan kontribusi signifikan dengan meningkatkan periode fundamental struktur dari 1,2 detik menjadi 2,85 detik dan mereduksi gaya gempa hingga 40–50%. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa jembatan studi kasus memenuhi standar kinerja seismik untuk zona gempa 3 dan dapat dijadikan acuan dalam perencanaan jembatan tahan gempa di wilayah seismik aktif.
Analisis Peran Unit Kerja Underwriting, Reasuransi, dan Klaim Dalam Pengelolaan Risiko Asuransi di PT Ahap Harmawan, Agung; Stella, Imelda; Vickyan, Chandra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63657

Abstract

Kinerja pengelolaan risiko asuransi sangat menentukan kemampuan perusahaan asuransi dalam menciptakan dan mempertahankan hasil underwriting sebagai nilai utama perusahaan. Permasalahan yang dihadapi dalam praktiknya adalah bahwa kegiatan pengelolaan risiko masih berjalan secara fungsional pada masing-masing unit teknis, sehingga koordinasi dan integrasi dalam proses penciptaan serta perlindungan hasil underwriting dapat terus ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran unit kerja underwriting, reasuransi, dan klaim dalam pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan pengelolaan risiko di masing-masing unit kerja teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit kerja underwriting berperan dalam menciptakan hasil underwriting melalui seleksi risiko, penilaian kelayakan calon tertanggung, dan penetapan premi dengan prinsip kehati-hatian. Unit kerja reasuransi berfungsi melindungi hasil underwriting dengan mengendalikan eksposur risiko melalui pengalihan sebagian pertanggungan kepada reasuradur. Unit kerja klaim berperan dalam penyelesaian klaim serta memberikan umpan balik terhadap kebijakan underwriting dan reasuransi. Keterkaitan ketiga unit kerja tersebut membentuk siklus yang berkesinambungan dalam menciptakan dan melindungi hasil underwriting sebagai nilai perusahaan asuransi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP telah berjalan sesuai dengan fungsi masing-masing unit kerja dan dapat lebih ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antarunit agar sistem manajemen risiko perusahaan berfungsi lebih efektif secara menyeluruh. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan terintegrasi antarunit teknis untuk mendukung pencapaian hasil underwriting yang berkelanjutan.
Sanksi Non-Pemenjaraan Kejahatan Ringan Di Indonesia Wijaya, Yusril
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63662

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sanksi non-pemenjaraan terhadap pelaku kejahatan ringan dari sudut pandang penologi lembaga pemasyarakatan (lapas). Dominasi pidana penjara dalam sistem peradilan pidana Indonesia berdampak langsung pada kelebihan kapasitas lapas dan melemahnya fungsi pembinaan narapidana. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model penjatuhan sanksi non- pemenjaraan yang relevan dengan kebutuhan lapas serta selaras dengan tujuan pemidanaan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi non- pemenjaraan seperti kerja sosial, pidana pengawasan, dan keadilan restoratif mampu mengurangi beban lapas serta meningkatkan efektivitas pembinaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model penologi lapas berbasis selektivitas penghukuman terhadap kejahatan ringan, yang menempatkan lapas sebagai instrumen terakhir (ultimum remedium) dalam pemidanaan.
BUSINESS PLAN OF PAWVILLION PARADISE: ONE-STOP PET CAFÉ, CARE & PLAYGROUND EXPERIENCE IN THE CITY OF BANDUNG Rezka Randytia Rahardjo, Muhammad; Hendri, Meriza
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63669

Abstract

The rapid growth of pet ownership in urban areas has transformed pets into family members, increasing demand for high-quality, integrated pet-related services. However, pet cafés, grooming services, and playground facilities in Indonesia remain fragmented, requiring pet owners to visit multiple locations. This study aims to design and evaluate a one-stop pet lifestyle business model that integrates a pet-friendly café, professional pet care services, and recreational playgrounds in a single destination. The research applied a business planning approach using Design Thinking, Lean Canvas, Business Model Canvas (BMC), and SWOT analysis. Data were collected through market observation, industry trend analysis, and financial projections. Business feasibility was assessed using financial indicators such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, and Profitability Index, supported by the Timmons Entrepreneurial Model. The results indicate that the integrated concept of PAWvillion Paradise successfully addresses urban pet owners’ needs for convenience, hygiene, safety, and emotional bonding with their pets. The SWOT analysis places the business in Quadrant I (Growth Strategy), indicating strong internal capabilities and favorable market opportunities. Financial projections show positive cash flow from the first year, a payback period of approximately 3.06 years, and an IRR of 88.11%, demonstrating strong financial feasibility. In conclusion, PAWvillion Paradise represents a viable and sustainable business model that responds to urban lifestyle trends and promotes animal welfare. The integrated service concept enhances customer experience while providing a competitive advantage in the growing pet industry market in Bandung, Indonesia.
Media Populer sebagai Arena Politik Identitas: Studi Literatur Reflektif atas Kajian Representasi Gender dan Multikulturalisme Aulia, Azizah Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63685

Abstract

Media populer mengalami pergeseran fungsi dari sekadar sarana hiburan menjadi ruang strategis dalam produksi, representasi, dan negosiasi politik identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana representasi gender dan multikulturalisme dikonstruksi dalam media populer melalui pembacaan kritis terhadap teks visual dan naratif. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menempatkan semiotika Christian Metz sebagai landasan analisis untuk memahami sistem tanda, struktur naratif, dan ideologi yang bekerja dalam media visual kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa media populer berperan aktif dalam merepresentasikan nilai-nilai keberagaman melalui penguatan karakter, relasi sosial, serta normalisasi identitas gender dan seksualitas yang sebelumnya termarginalkan. Representasi tersebut tidak bersifat netral, melainkan menjadi bagian dari strategi ideologis yang merefleksikan praktik politik multikulturalisme dan wacana woke culture dalam konteks budaya global. Media populer dengan demikian berfungsi sebagai arena politik identitas, tempat identitas sosial dan budaya diproduksi, dinegosiasikan, serta dilegitimasi melalui bahasa visual.

Filter by Year

2016 2026