cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Akupunktur dan Insomnia, Energi untuk Tidur Lebih Baik: Literature Review Noer, Afifah; Saraspuri, Niken Putri Eka; Andriani, Anisa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.803

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang sering terjadi dan bisa mengurangi kualitas hidup. Insomnia dapat diatasi dengan metode farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya adalah akupunktur, yang dianggap efisien dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti empiris mengenai akupunktur dalam mengurangi gejala insomnia. Metodenya adalah observasi pustaka dengan pencarian melalui basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci akupunktur, insomnia, dan gangguan kesehatan. Artikel yang termasuk dalam kriteria adalah yang dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2025, melibatkan terapi akupunktur atau elektroakupunktur, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, dengan subjek berusia 15–70 tahun, dan melaporkan hasil pasca terapi. Dari 200 artikel yang ditemukan, terdapat 8 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis menunjukkan bahwa akupunktur, baik sebagai terapi tunggal atau dalam kombinasi dengan metode lain (seperti herbal, aromaterapi, atau terapi kognitif perilaku), secara konsisten memperbaiki durasi dan kualitas tidur, mengurangi skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), menurunkan kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien dalam berbagai kelompok populasi, seperti remaja, dewasa, lansia, dan pasien dengan penyakit kronis. Pada akhirnya, akupunktur adalah intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan berpotensi tinggi sebagai terapi insomnia.
Literature Review: Promosi Kesehatan Holistik pada Remaja Utami, Intan Putri; Agung, Dery Ayat Warih
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.809

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang saling berinteraksi dan memengaruhi perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti terkini mengenai promosi kesehatan holistik pada remaja dengan mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial. Desain penelitian berupa Literatur reviewsistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui database PubMed/PMC, Cochrane, BMC/Frontiers, serta situs resmi WHO dan CDC. Kriteria inklusi mencakup penelitian dengan responden remaja berusia 10–19 tahun, intervensi promotif atau preventif, serta memiliki keluaran yang terukur. Dua penelaah independen melakukan seleksi artikel dan penilaian risiko bias. Hasil menunjukkan bahwa intervensi multikomponen berbasis sekolah dan keluarga secara konsisten meningkatkan aktivitas fisik, durasi tidur, dan keterlibatan layanan kesehatan. Program mindfulness dan penguatan resiliensi menunjukkan efek kecil hingga sedang dalam menurunkan gejala stres dan kecemasan. Intervensi yang melibatkan teman sebaya dan School-Based Health Centers terbukti meningkatkan akses dan partisipasi remaja. Kesimpulan menunjukkan bahwa promosi kesehatan remaja paling efektif apabila bersifat lintas-domain, terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas, serta sensitif terhadap konteks budaya dan perkembangan digital. Implikasi penelitian ini menegaskan peran bidan sebagai koordinator strategis dalam kolaborasi lintas-sektor untuk mewujudkan kesejahteraan remaja secara holistik.