cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PENGARUH REBUSAN DAUN SALAM (SYZIGIUM POLYANTHUM) TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI Purwono, Janu; Sari, Rita; Nurjannah, Siti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.650

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Hipertensi masih menjadi permasalahan di Indonesia, jika tidak ditanggulangi dengan cepat akan dapat menimbulkan komplikasi penyakit lainnya dan hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara pengobatan tanpa obat (non farmakologis) yaitu dengan rebusan daun salam. Daun salam (syzygium polyanthum) merupakan salah satu dari jenis terapi herbal yang digunakan untuk berbagai penyakit salah satunya yaitu untuk menangani penyakit hipertensi.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian  rebusan daun salam (Syzigium Polyanthum) terhadap lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas  Gading rejo. Penelitian ini menggunakan metode quaisy eksperimen dan rancangan one grup pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gading Rejo pada bulan Desember 2023. Jumlah sampel 27 responden dengan teknik metode purposive sampling. Analisa menggunakan uji Paired test  pada tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil uji statistik dengan uji Paired test  didapatkan bahwa nilai p-value 0,024. Hasil penelitian disimpulkan  bahwa pemberian rebusan daun salam efektif untuk membantu penuruan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Hubungan Komunikasi SBAR Handover Dengan Kepuasan Kerja Perawat Di RSUD Handayani, Tuti; Hasanah, Nur; Wargiah, Wargiah
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.640

Abstract

Komunikasi SBAR saat pelaksanaan handover masih dijumpai kurang disiplin. Komunikasi SBAR tidak dilengkapi dengan mendokumentasikan keadaan baru, namun mengikuti keadan lama. Sistematis pelayanan ke pasien tidak berkurang, namun dalam pencatatan di SBAR kurang update jika tidak dilakukan sistematis SBAR setiap overan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan penerapan komunikasi SBAR saat handover dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah tahun 2023. Jenis penelitian yang diguanakan adalah kuantitatif dengan design penelitian analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150  perawat, dengan perhitungan sampel didapatkan sebanayk 60 perawat sebagai responden. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil analisa menggunakan uji statistic chi-square didapat p-value 0,000 (p <0,05), hal ini menunjukan bahwa ada hubungan penerapan komunikasi SBAR saat handover dengan kepuasan kerja perawat. Perawat diharapkan meningkatkan pelaksanaan dan penerapan komunikasi SBAR saat handover sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Rumah Sakit dapat memberikan in house training penerapan komunikasi SBAR saat handover dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Hubungan Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Amalia, Ilmy Nurul; Budhiana, Johan; Sanjaya, Waqid
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.526

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari. Stres mempengaruhi gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Gangguan siklus menstruasi adalah gangguan menstruasi yang terjadi diluar interval siklus menstruasi normal. Stres adalah perubahan reaksi tubuh baik secara fisik maupun emosional Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah remaja putri dengan sampel sebanyak 139 responden.  Sampling menggunakan proportional random sampling. Teknik penggambilan data dengan kuesioner. Analisis menggunakan uji chi-Squre.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak mengalami stres dan mempunya siklus menstruasi yang normal. Hasil uji chi-Square didapatkan p-value 0.000 yaitu terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri di SMKS Kesehatan Harapan Bunda Wilayah Kerja Puskesmas Cibadak Kabupaten Sukabumi. Siswi diharapkan dapat melakukan manajemen stres sehingga tidak menjadi stressor yang mengakibatkan gangguan siklus menstruasi
Kajian Kebijakan Stategis Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Keerom Provinsi Papua Manangsang, Frans; Rumaseb, Ester; Purba, Ellen R.V; Swastika, I Ketut; Nuburi, Dorci
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.652

Abstract

Terjadi peningkatan akses layanan kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting di Wilayah Papua, akan tetapi tantangan signifikan terdapat pada keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, isolasi geografis, dan hambatan budaya dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, dengan menyoroti intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang telah diimplementasikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan mengkaji kebijakan penanganan stunting. Pengumpulan data dilakukan dengan fokus group discussion dan round table discussion. Analisis data menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan strategis dalam pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, telah mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta kampanye edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Meskipun demikian, penelitian mengidentifikasi tantangan utama yang menghambat efektivitas kebijakan tersebut, termasuk keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga kesehatan, dan isolasi geografis. Selain itu, kebiasaan budaya lokal juga memainkan peran dalam menghambat penerapan praktik gizi yang baik. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ini, rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan infrastruktur, penambahan dan pelatihan tenaga kesehatan, serta penyesuaian pendekatan kampanye edukasi yang lebih sesuai dengan konteks budaya lokal.
Health Belief Mahasiswa yang Mengkonsumsi Mie Instan Marliyana, Marliyana; Suharti, Sri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.533

Abstract

Makanan adalah salah satu bagian penting untuk kesehatan manusia karena dari makanan yang dikonsumsi tubuh manusia mendapatkan asupan-asupan yang dibutuhkan untuk aktifitas sehari-hari seperti karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Makanan yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh tetapi tetap dikonsumsi oleh manusia diantaranya mie instan. Mie instan sering dikonsumsi oleh mahasiswa dikarenakan cara masak yang mudah dan harga yang terjangkau. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran Health Belief pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 91 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian ini dilakukan di kampus Akademi Keperawatan Baitul Hikmah Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengkonsumsi mie instan pada mahasiswa cenderung memiliki health belief kategori positif 60 (65,4%). Maka disimpulkan bahwa, sebagian besar mahasiswa cenderung memiliki Health Belief yang memilih setuju. Mahasiswa yang mengkonsumsi mie instan memahami akan pentingnya kesehatan serta mengetahuibahaya dandampak resiko yang akan dihadapi tentang mengkonsumsi mie instan. Dan mahasiswa yang memilih tidak setuju dengan kategori negatif yaitu 31 (34,6%%). Dari kelima dimensi yang memiliki health belief yang paling dominan adalah perceived barriers yang artinya mahasiswa memiliki pemahaman akan perilaku mengenai menurunnya kenyamanan saat meninggalkan perilaku tidak sehat
Mengontrol Kecemasan dengan Dukungan Spiritual Prasetyo, Roni; Sulastri, Sulastri; Yuniastini, Yuniastini; Amperaningsih, Yuliati; Purwati, Purwati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.529

Abstract

Pembedahan merupakan ancaman potensial atau aktual terhadap integritas seseorang yang dapat menimbulkan reaksi stres fisiologis dan psikologis, dan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien. Kecemasan merupakan keluhan yang umum dialami oleh individu yang akan menghadapi operasi. Respon emosional yang dialami akibat rasa takut disebabkan oleh paparan fisik atau psikologis terhadap situasi yang mengancam seperti pembedahan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dukungan Spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien saat menghadapi operasi dan mendeskripsikan respon kecemasan pasien pra operasi sebelum dan sesudah diberikan terapi Dukungan Spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 32 responden yang mengalami kecemasan saat menghadapi operasi. Variabel penelitiannya adalah kecemasan pre operasi sebelum dan sesudah diberikan dukungan spiritual. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZS-RAS) dan dianalisis secara statistik dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil rata-rata yang diperoleh adalah tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 46,03 dengan standar deviasi sebesar 4,381, sedangkan nilai rata-rata pengukuran kecemasan setelah diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 40,78 dengan standar deviasi sebesar 3,850. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank diperoleh nilai p value sebesar 0,000. Pembedahan adalah situasi yang mengancam secara fisik dan psikologis. Respon yang umum dialami adalah kecemasan. Terapi yang efektif dapat dilakukan yaitu dukungan spiritual. Seseorang akan merasa tenang dengan berserah diri kepada sang pencipta.
Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat ) Pada Wanita Usia Subur: Literature Review Dewi, Nia Risa; Ayubbana, Sapti; Pakarti, Asri Tri; Inayati, Anik
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.645

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang  sering dialami oleh wanita. Berbeda dengan kanker payudara, kanker serviks pada stadium awal biasanya  tidak menimbulkan gejala yang khas dan dan bisa menyerupai gejala penyakit lain sehingga sulit terdeteksi secara langsung. Upaya preventif untuk menegtahui resiko penyakit yaitu dengan melakukan penapisan massal melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Tujuan dari studi ini yaitu menganalisis faktor yang mempengaruhi prilaku pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Assam Asetat) pada wanita usia subur dengan metode  literature review. Data dikumpulkan  dari database Google Scholar, PubMed, portal garuda dan di analisis menggunakan PICO. Hasil studi menunjukkan beberapa faktor yang berhubungan dengan prilaku pemeriksaan IVA pada wanita usia subur yaitu pengetahuan, sikap, dukungan suami, akses informasi dan dukungan tenaga kesehatan. Selain itu ada hubungan antara usia, tingkat pendidikan, kerentanan, ancaman, hambatan, dan isyarat bertindak dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Motivasi Perawat D3 Melanjutkan Pendidikan ke Jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu Tahun 2023 Handayani, Tuti; Pringgayuda, Fitra; Putri, Imelda Adelia; Sari, Senja Atika
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.534

Abstract

Banyak yang menganggap profesi perawat hanyalah sekedar pembantu dokter, tanpa dokter perawat tidak dapat melakukan tugasnya dengan sempurna. Anggapan ini membuat profesi perawat dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena perawat hanya melakukan tugasnya dengan menunggu instruksi dari seorang dokter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat D3 semester 2 yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, yang berjumlah 114 orang di tahun 2022 dengan jumlah sampel 89 responden. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persaingan dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan, ada hubungan antara sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan. Kesimpulan bahwa ada hubungan persaingan, dukungan keluarga, sosial ekonomi dengan motivasi perawat D3 melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Ilmu Keperawatan.
Efektivitas Kombinasi Relaksasi Autogenik Dan Relaksasi Benson Terhadap Nyeri Insersi Vaskuler Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Utami, Indhit Tri; Dewi, Tri Kesuma; Immawati, Immawati; Supardi, Supardi; Ayubbana, Sapti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.535

Abstract

Nyeri insersi vaskuler adalah masalah yang nyata bagi pasien hemodialisis. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan perawat untuk mengatasi masalah nyeri insersi vaskuler adalah relaksasi. Relaksasi yang dilakukan adalah relaksasi Autogenic dan relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kombinasi relaksasi autogenik dan Relaksasi Benson terhadap nyeri insersi vaskuler. Metode dalam penelitian ini menggunakan quasi eksperiment pre post test design with control Group. Penelitian menggunakan dua kelompok yaitu kelompok intervensi dengan melakukan relaksasi autogenik relaksasi Benson dan kelompok lainnya sebagai kelompok control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 responden dengan 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok control. Pengambilan sampel dengan cara pusrposive sampling. Analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan hasil antara kelompok intervensi dengan kelompok control. Kombinasi Relaksasi Autogenik dan Relaksasi Benson efektif terhadap terdapat penurunan nyeri insersi vascular pasien yang menjalani Hemodialisis dengan p value < 0,001
Intervensi Keperawatan Fisioterapi Sinar Infrared Dapat Menurunkan Skala Disabilitas Aktifitas Sehari-Hari Pada Pasien Low Back Pain Myogenik Widiyono, Widiyono; Suwarni, Anik; Aryani, Atik; Wulansari, Agix
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.556

Abstract

Low Back Pain Myogenic mengakibatkan penderita mengalami kesulitan beraktifitas dan kesusahan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Jika Activity day livings (ADLs) terganggu, hal ini akan berdampak pada menurunya kualitas hidup penderitanya. Adapun upaya untuk mengurangi disabilitas pada pasien low back pain myogenic adalah dengan pemberian terapi sinar infra red (IR). Terapi sinar infra red (IR) dapat menghilangkan rasa sakit, meningkatkan suplai darah dan relaksasi otot.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic. Rancangan penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pre and post test design without control. Sampel penelitian berjumlah 20 penderita Low Back Pain Myogenic. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian yang digunakan yaitu terapi infra red (IR) yang diberikan sebanyak 6 kali selama 2 minggu, pengukuran tingkat disabilitas Low Back Pain Myogenic menggunakan alat ukur berupa kuesinoer Oswestry Disabilirty Index. Analisis data menggunakan uji Paired sample test. Uji statistik dengan uji paired sample test diperoleh nilai rerata tingkat disabilitas pasien low back pain myogenic  sebelum intervensi sebesar 32,1 dan sesudah intervensi sebesar 15,4 dengan selisih 16,7. Hasil nilai p= 0,001 (p<0,05) yang artinya ada pengaruh signifikan tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic secara statistik. Kesimpulan penelitian ada pengaruh tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap terhadap tingkat disabilitas pada pasien low back pain myogenic di RSU Fitri Candra Wonogiri.