Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the scope of Educational Administration including Leadership, Planning, Human Resources, Finance, Curriculum, Facilities and Infrastructure, Public Relations, Student Affairs, Learning and Management Education, and Organization.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017"
:
13 Documents
clear
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Zahrotul Munawwaroh
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.458 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8295
Risiko dalam konteks pendidikan merupakan sesuatu yang potensial. Risiko tersebut tidak dapat dihindari tetapi dapat dikelola dan dikendalikan. Oleh karena itu, lembaga pendidikan pada umumnya,memerlukan serangkaian prosedur dan metodologi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan dan mengevaluasi risiko yang timbul dari pelaksanaan program pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen risiko pada pelaksanaan program pendidikan di SD/Primary Madania dan MI Pembangunan UIN Jakarta. Dikarenakan jika risiko tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan kerugian serta hambatan yang terjadi sehingga program pendidikan tidak berjalan dengan baik. Namun, jika risiko dikelola dengan baik, tepat dan cepat maka segala kerugian dapat dimiinimalisir, dan program pendidikan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan sampel berdasarkan proposive sampling dan snowball sampling. Adapun hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa jenis risiko yang terjadi di SD/Primary Madania dan MI Pembangunan adalah risiko spekulatif berdasarkan sifat dari risiko tersebut. Sedangkan jenis risiko berdasarkan kemunculannya yakni risiko internal dan risiko eksternal. Tahapan manajemen risiko yang dilakukan di SD/Primary Madania dan MI Pembangunan UIN Jakarta yaitu, identifikasi masalah, pengukuran risiko, pengendalian risiko (risk advoidance, risk mitigation, risk tranfer dan risk retention) dan evaluasi risiko
IMPLEMENTASI ASPEK “INTELLECTUAL STIMULATION” PIMPINAN PENDIDIKAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN MUTU AKADEMIK
Bambang Ismaya
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.962 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8290
Peneltian ini ini memaparkan tentang kepemimpinan tarnsformasional dilihat dari aspek intellektual stimulation dalam pengembangan mutu akademik pendidikan tinggi yang dilakukan di kampus UII Yogyakarta. Penelitian ini hendak menjawab pokok masalah tentang Bagaimana Implementasi aspek ”Intellectual Stimulation” pimpinan pendidikan tinggi dalam upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi di kalangan dosen dan stafnya dengan mengembangkan pemikiran kritis dan pemecahan masalah untuk menjadikan pendidikan tinggi kearah yang lebih baik dalam pengembangan mutu akademik. Bagaimana Pemimpin pendidikan tinggi mampu memberikan kejelasan menerangkan program kegiatan lembaga pendidikan menumbuhkan ide-ide baru dalam pengembangan mutu akademik di UII Yogyakarta. Bagaimana pimpinan pendidikan tinggi dalam kemampuannya memecahkan masalah serta pengambilan keputusan untuk pengembangan mutu akademik di UII Yogyakarta. Dalam penelitian digunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan pengamatan yang sudah dituliskan dalam cacatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar dan poto. Berdasarkan hasil temuan penelitian menunjukan bahwa Upaya yang dilakukan oleh UII melakukan perubahan organisasi dengan mempertimbangkan perkembangan yang terjadi baik pada lingkungan internal maupun eksternal merupakan langkah maju dan strategis, dengan prilaku aspek intellektual stimulation dalam kepemimpinaannya.
KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI BUDAYA LOKAL DALAM MENCIPTAKAN IKLIM SEKOLAH
Sadidul Iqabe
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.695 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8296
Kondisi iklim sekolah di SDN Kota Kendari saat ini belum kondusif karena disebabkan oleh kurangnya keterbukaan dan terbatasnya komunikasi dalam lingkungn orgsnisasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah teranalisisnya kontribusi kepemimpinan berbasis nilai budaya lokal terhadap iklim sekolah pada SDN di Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui 16 SDN terakreditasi A sebagai sampelyang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan berbasis nilai budaya lokal dan iklim sekolah pada SDN di Kota Kendari berada pada kategori sangat tinggi dan terdapat pengaruh kepemimpinan berbasis nilai budaya lokal terhadap iklim sekolah yang positif dan signifikan. Kesimpulan: bahwa kepemimpinan berbasis nilai budaya local dan iklim sekolah yang dibangun oleh kepala SDN di kota kendari dikategorikan sangat tinggi. Implikasi: efektivitas kepemimpinan dan penciptaan kondisi keterbukaan dalam organisasi dipandang perlu untuk segera ditingkatkan, karena nantinya akan berdampak pada kondisi lingkingan organisasi sekolah yang tertutup. Rekomendasi: kepala sekolah hendaknya mampu mendelegasikan wewenang dan memiliki sikap suportif dalam organisasi sekolah.
KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH, PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DAN DAMPAKNYA TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIYAH SE BANDUNG RAYA
Putri Anggraeni
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (541.548 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8302
Persoalan dalam penyelenggaraan pembelajaran yang efektif bersifat multidimensi termasuk di MA. Beragam faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar baik internal maupun eksternal. Kepemimpinan yang mengarahkan pada pencapaian sesuai intruksi, keberadaan sistem sosial berupa komunitas pembelajaran serta guru yang memiliki kinerja optimal belum sepenuhnya terwujud. Literatur tentang penelitian di MA yang memiliki karakteristik khas dengan nilai-nilai sidiq, amanah, tablig dan fathonal masih terbatas. Tujuan penelitian adalah memperoleh gambaran dan menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Profesional Learning Community Terhadap Kinerja Mengajar Guru Serta Dampaknya Terhadap Efektivitas Pembelajaran di Madrasah Aliyah Se Bandung Raya.Metode penelitian menggunakan metode deskriptif survey terhadap 124 MA yang dijadikan sampel, dimana setiap dimensi dari setiap variabel diukur menggunakan SEM analisis. Hasil penlitian menunjukan bahwa Kepemimpinan instruksional belum efektif, PLC di lingkungan MA belum terbentuk dan kinerja guru dinilai kurang. Efektivitas pembelajaran di MA belum menunjukan indikator sebagai pembelajaran yang efektif. Seluruh indikator pada masing - masing variabel dapat menjelaskan variabel laten. Terdapat pengaruh kepemimpimpinan instruksional dan PLC terhadap Kinerja Guru. Efektivitas pembelajaran dipengaruhi oleh kinerja guru yang berperan sebagai manajer kelas, pemimpin dan profesional.Kesimpulan penelitian yaitu lemahnya kepemimpinan instruksional dan PLC yang belum terbentuk memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru yang pada akhirnya berdampak pada pembelajaran yang kurang efektif di MA.
KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI DALAM MEMBANGUN IKLIM
Mathuleosy Munthe
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.579 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8297
Iklim sekolah merupakan suatu kualitas lingkungan sekolah yang relatif tetap, dan dapat mempengaruhi perilaku serta didasarkan pada persepsi kolektif tentang perilaku sekolah. Iklim sekolah sebagai suasana yang berlaku di sekolah, yang mempengaruhi guru dan siswa dalam nilai-nilai dan sikap. Kepemimpinan berbasis nilai merupakan unsur kuat yang dapat membangun iklim sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan berbasis nilai dalam membangun iklim sekolah yang kondusif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil stratified random sampling sebanyak 48 sekolah dengan akreditas B. Kepemimpinan berbasis nilai berada pada kategori sangat tinggi. Iklim sekolah dasar juga menunjukkan angka yang sangat tinggi. Kepemimpinan berbasis nilai memiliki pengaruh dalam membangun iklim sekolah.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP ADMINISTRASI SEKOLAH DALAM KEGIATAN KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
Erma Yulaini
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (636.758 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8995
Permasalahan yang akan diteliti “Bagaimana Persepsi Mahasiswa Progaram Studi Pendidikan Akuntansi Terhadap Administrasi Sekolah dalam Kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) Universitas PGRI Palembang Tahun Akademik 2016/2017?” Peneliti menggunakan metode diskriptif sebagai metode penelitian dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sampel yang diteliti berjumlah 75 orang mahasiswa dengan tehnik pengumpulan dengan menggunakan dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menyimpulkan bahwa persepsi mahasiswa Progaram Studi Pendidikan Akuntansi terhadap administrasi sekolah dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas PGRI Palembang Tahun Akademik 2016/2017 yaitu cukup baik (55,3%) dengan dipengaruhi yaitu adminstrasi kurikulum di sekolah sudah sesuai dengan standar kurikulum nasional dan program pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Adminstrasi kesiswaan yang meliputi pengelolahan bimbingan guru berperan aktif. Data kepegawaian dan guru telah dibuat dengan lengkap data-data tersebut sudah sesuai dengan Administrasi Tata Usaha yang baik. Administrasi Sarana dan Prasarana yang ada disekolah sudah sesuai untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran sekolah. Administrasi Hubungan Masyarakat belum terjalin dengan baik terhadap masyarakat karena sekolah tidak terlalu melibatkan mayarakat dalam kegiatan-kegiatan sekolah. Administrasi Layanan Perpustakan dan Layanan UKS sudah berjalan dengan baik walaupun masih ada buku-buku dan obat-obatan yang masih kurang.
EFEKTIVITAS SEKOLAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH ANTARA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN BUDAYA SEKOLAH
Mawardi Mawardi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.211 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8298
Penelitian ini didasari oleh kondisi efektivitas sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tengah yang masih jauh dari harapan.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan situasional, budaya sekolah dan efektivitas sekolah dasar negeri di Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam peneitian aini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 40 sekolah dengan 124 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional sebagai variabel independen mempunyai pangaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas sekolah. Budaya sekolah sebagai variabel independen mempunyai pangaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas sekolah sebagai variabel dependen. Hal ini berarti bahwa kepemimpinan situasional dan budaya sekolah mempunyai pangaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas sekolah. Rekomendasi yang disarnkan adalah Kepala sekolah selaku pemimpin sekolah hendaknya dapat memimpin semua personil sekolah, sehingga mereka dapat menjalankan semua tugas dengan baik.Guru hendaknya dapat menjadi pendidik dan pengajar yang komunikatif bagi siswanya.
PEMETAAN DAN PERENCANAAN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SWOT-BALANCED SCORECARD DI PERGURUAN DARUL HIKAM BANDUNG
Asep Rosidin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.732 KB)
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.7785
Tujuan utama penjaminan mutu internal sekolah adalah membantu lembaga dalam melakukan perbaikan mutu secara terus-menerus serta evaluasi berkala sebagai early warning system terhadap adanya masalah dan tantangan perubahan dinamisasi mutu dalam lingkungan strategis lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu lembaga dalam siklus penjaminan mutu internal sekolah, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, studi kasus di SMP DHIS Secondary Lembang, pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen, pengolahan data menggunakan software NVivo 11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama; pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu dilaksanakan melalui Evaluasi Program Sekolah berbasis SWOT Analysis dan Balanced Scorecard (BSC). Pemetaan mutu dilakukan melalui evaluasi kinerja sebagai proses evaluasi strategi dalam manajemen strategik dengan mengembangankan instrumen evaluasi program sekolah berbasis BSC; Kedua; Perencanaan peningkatan mutu sebagai proses formulation strategic dilakukan melalui analisis lingkungan strategis menggunakan SWOT Anysis dan Balanced Scorecard. Ketiga; Faktor penghambat utama yaitu dalam pengelolaan data dan penggunaan SWOT dan BSC secara terpisah. Faktor pendukung utama adalah dukungan manajemen puncak dalam pengembangan model evaluasi dan perencanaan strategis. Rekomendasi penelitian ini adalah penggunaan metode Integrated SWOT Analysis Balanced Scorecard dalam pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu internal sekolah.
PERAN KEPEMIMPINAN KIAI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN CIAMIS
Zaini Hafidh
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8299
Penelitian ini bertolak dari peran kepemimpinan kiai di pondok pesantren Ar-Risalah, dimana kiai sebagai pemilik otoritas tertinggi di pondok pesantren memerankan peran sentral kepemimpinannya. Pondok pesantren Ar-Risalah yang baru berdiri 15 tahun dan sudah memiliki lembaga pendidikan formal komprehensif dari SD hingga perguruan tinggi serta bisnis dan usaha mandiri pondok pesantren dalam berbagai bidang sebagai proses pencapaian kemandirian pondok pesantren tidak akan terlepas dari peran kepemimpinan kiai sebagai figur sentral pesantren yang memiliki kharisma serta visi yang jauh kedepan yang melewati batas ketradisionalan kepemimpinan pondok pesantren. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Peran Kepemimpinan Kiai, 2) Proses Pengambilan Keputusan Kiai dan 3) Kepemimpinan Kiai dalam proses perubahan untuk meningkatan kualitas di pondok pesantren Ar-Risalah, Cijantung IV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah catatan lapangan, kamera dan alat perekam percakapan. Analisis data berupa unitisasi data, kategorisasi dan penafsiran data serta uji keabasahan data. Adapun lokasi yang menjadi obyek penelitian ini adalah di Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung IV, Ciamis, Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bagaimana KH. Asep Saefulmillah menjalankan peran kepemimpinannya baik peran interpersonal, informational serta decisional dengan sangat baik, serta optimalisasi aset pesantren untuk peningkatan kualitas pondok pesantren. Dalam proses pengambilan keputusan KH. Asep Saefulmillah menekankan pada proses mufakat/participation decision making sebagai bagian dari kepemimpinan demokratis beliau. Sikap terbuka, dan akomodatif kiai terhadap pentingnya perubahan dan perkembangan zaman, membuat beliau melakukan perubahan untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren melaui perubahan bentuk pesantren menjadi yayasan wakaf, metode pembelajaran dan integrasi kurikulum pesantren-sekolah
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU
Cucu Sunarsi
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2017): OCTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jap.v24i2.8032
Kinerja mengajar guru menjadi tumpuan dalam mencapai harapan kualitas lulusan lembaga pendidikan. Oleh karena peran guru dalam proses belajar mengajar perlu mendapat perhatian dalam upaya peningkatan kinerja guru yang dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi berprestasi guru. Tujuan penelitian ini untuk menguji seberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi berprestasi guru terhadap kinerja mengajar guru. Metode penelitian; analisis deskriptif, pendekatan kuantitatif, teknik analisis dengan korelasi product moment, determinasi dan regresi dengan menggunakan Software SPSS 20. Pengumpulan data melalui angket. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru-guru SD Negeri di Kecamatan Cimahi Utara berjumlah 353 orang, dengan sampel berjumlah 140 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi berprestasi guru terhadap kinerja mengajar guru. Rekomendasi untuk meningkatkan kinerja mengajar guru adalah dengan meingkatkan dimensi penialain pembelajaran, melakukan stimulasi intelektual dan kepekaan individual kepemimpinan kepala sekolah, dan peranserta guru dalam mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi profesional guru.