cover
Contact Name
Prana Dwija Iswara
Contact Email
jpenailmiah@gmail.com
Phone
+628882346669
Journal Mail Official
jpenailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45322
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JPI
ISSN : -     EISSN : 25409174     DOI : https://doi.org/10.17509/jpi
Jurnal Pena ilmiah adalah jurnal ilmiah edisi online yang berbasis hasil-hasil penelitian dalam ranah pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian meliputi desain penelitian tindakan kelas, eksperimen, studi kasus, dan lain-lain. Scope penelitian meliputi model, metode, strategi, pendekatan, dan media pembelajaran. Jurnal Pena Ilmiah dikelola oleh Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Improving News Text Writing Skills Through Problem-Based Learning Model in Sixth Grade Students Mustaqim, Aris
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65231

Abstract

This research is a classroom action research aimed at describing the improvement in news text writing skills of sixth-grade students using a problem-based learning (PBL) model assisted by images and videos. The research consists of two cycles, each conducted in two meetings. The subjects of this research were 27 sixth-grade students at an elementary school in Bandung City. The results showed that the application of the problem-based learning model assisted by images and videos improved the news text writing skills, with an increase in the average score from 69.8 to 87. The learning process can be considered successful as the students overall met the minimum competency criteria (KKM). The students also responded very positively to learning news text writing through the application of the problem-based learning model assisted by images and videos, with a score of 55.2. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VI menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning, PBL) dengan berbantuan media gambar dan video. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 27 siswa kelas VI di sebuah sekolah dasar Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media gambar dan video meningkatkan keterampilan menulis teks berita dengan peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis teks berita sebesar 69,8 menjadi 87. Pembelajaran dapat dikatakan berhasil karena secara keseluruhan siswa telah memenuhi KKM. Siswa juga memberikan respons yang sangat positif dalam mengikuti pembelajaran teks berita melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media gambar dan video yakni dengan skor 55,2.
Nilai Moral Cerita Situ Bagendit Sebagai Penguatan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Nurlela, Nurlela
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65311

Abstract

Perkembangan teknologi dan di era digital ini membuat anak-anak dengan mudah mengakses berbagai informasi melalui internet menggunakan gawai. Kemudahan mencari berbagai informasi melalui akses digital dapat beresiko disinformasi atau penyimpangan informasi yang membahayakan pembentukan karakter anak-anak. Karakter yang terbentuk bisa buruk jika anak mengakses informasi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menangkal pengaruh yang buruk dengan memilih cerita rakyat Situ Bagendit. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis nilai moral yang dapat dijadikan model penguatan karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan kajian sastra. Cerita rakyat Situ Bagendit memiliki nilai moral seperti dermawan, murah hati, menghormati, dan berhati-hati dalam berkata. Selain nilai moral, karakter dalam cerita Situ Bagendit di antaranya religius, hemat, peduli sosial dan jujur. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu pilihan bacaan bagi pembelajaran karakter pada siswa di sekolah dasar.
Systematic Literature Riview Terhadap Minat Baca di Indonesia Mardiah, Dede
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65274

Abstract

Reviu literatur minat baca di Indonesia dilakukan sebagai bahan kajian komprehensif dan menjadi referensi untuk upaya meningkatkan minat baca di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam tentang sejumlah aspek yang mempengaruhi minat baca dan solusi yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA 2020. Data dikumpulkan dari aplikasi Harzing's Publish or Perish (PoP) yang diambil dari Crossref dan Google Scholar. Pencarian data menggunakan tiga kata kunci antara lain “Minat Baca”, “ minat baca di Indonesia” dan “Minat baca usia SD”. Dari 67 artikel yang diperoleh hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi ke tahap analisis. Kemudian, data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor di antaranya sarana, pendidikan keluarga, teknologi bacaan, ekonomi keluarga, motivasi, pembelajaran membaca. Solusi dari rendahnya minat baca di Indonesia di antaranya adalah pengembangan program yang berkelanjutan yang relevan dengan faktor di atas, serta pengembangan peran pemerintah dalam membuat kebijakan, program serta regulasi dalam meningkatkan minat baca. Hasil SLR ini berpotensi untuk dikembangkan dengan asumsi adanya faktor lain yang mempengaruhi minat baca anak. Hasil SLR ini juga diharapkan bisa memberikan informasi, referensi dan evaluasi untuk meningkatkan minat baca di Indonesia.
Primary Applications of Students in Java Suhendra, Indra; Hartati, Tatat
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65413

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan aplikasi yang sering digunakan oleh siswa sekolah dasar di Pulau Jawa. Metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif analitis. Penerapan metode survei deskriptif analitis memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang akurat tentang preferensi penggunaan aplikasi si kalangan siswa. Analisis data menyediakan informasi yang komprehensif tentang distribusi penggunaan aplikasi dan perbedaan motivasi penggunaan antarsiswa dalam berbagai tingkatan sekolah dasar. Survei melibatkan 546 siswa dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam pola penggunaan aplikasi yang populer, motivasi penggunaan, dan durasi penggunaan aplikasi oleh siswa. Hasil survei menunjukkan variasi dalam pola aktivitas siswa. Aplikasi WhatsApp adalah yang paling populer dengan 189 siswa menggunakan aplikasi ini. TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook juga digunakan oleh siswa untuk tujuan hiburan, edukasi, dan komunikasi. Aplikasi WhatsApp menjadi prioritas utama yang sering digunakan oleh siswa, menandakan peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini juga menunjukkan bahwa belum mengeksplorasi potensi maksimal dari telepon selular pintar (selpin) yang mereka gunakan misalnya penggunaanya untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan di luar konteks komunikasi dengan kawan dekat saja.This research discusses the usage of applications commonly used by elementary school students in Java Island. The method employed is analytical descriptive survey research. The application of analytical descriptive survey method allows researchers to gain accurate understanding of user preferences among students. Data analysis provides comprehensive information on the distribution of application usage and differences in usage motivation among students at various levels of elementary school. The survey involved 546 students from various regions in West Java, Central Java, and East Java. The aim of this research is to deeply understand patterns of popular application usage, motivation for usage, and duration of usage by students. Survey results indicate variations in student activity patterns. WhatsApp is the most popular application with 189 students using it. TikTok, YouTube, Instagram, and Facebook are also used by students for entertainment, education, and communication purposes. WhatsApp emerges as the top priority application frequently used by students, indicating its significant role in their daily lives. It also suggests that the full potential of the smartphones they use, such as utilizing them for acquiring knowledge or work beyond the context of communication with close friends, has not been fully explored.
Penerapan Model Talking Stick dalam Pembelajaran Menyimak Ayuningtyas, Tyagita
Jurnal Pena Ilmiah Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v5i1.65393

Abstract

Model pembelajaran tongkat berbicara (talking stick) merupakan model pembelajaran dengan menggunakan bantuan media tongkat. Setelah peserta didik diberi kesempatan untuk mempelajari materi pokok, peserta didik yang memegang tongkat tersebut wajib menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Model pembelajaran ini dirancang untuk mengukur tingkat penguasaan peserta didik terhadap simakan materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner formulir Google dan observasi pembelajaran yang melibatkan delapan guru sekolah dasar. Metode talking stick membuat peserta didik menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, percaya diri, mandiri, dan tidak bergantung kepada peserta didik lainnya. Model talking stick efektif membantu pembelajaran menyimak peserta didik, menjadikan suasana belajar menjadi interaktif, sangat lentur untuk diaplikasikan oleh guru. Guru dan siswa juga bisa memperoleh berbagai perkembangan dan manfaat dalam pembelajaran menggunakan model talking stick. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah siswa yang mampu menyimak, namun kurang mampu menunjukkan kecakapannya berbicara (gugup) saat giliran tongkatnya sampai kepadanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5