cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks
ISSN : 22528172     EISSN : 26215896     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017): August" : 18 Documents clear
Pengelolaan Potensi Zakat, Infak, Dan Shadaqah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Utami, Evy Rahman; Kresnawati, Etik; Saud, Ilham Maulana; Rezki, Sri Budhi
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5224

Abstract

Pengelolaan potensi Zakat, Infak, dan Shadaqah (ZIS) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilatarbelakangi oleh adanya penyaluran dana ZIS yang masih didominasi untuk kegiatan konsumtif. Tujuan pengabdian ini untuk menumbuhkan kesadaran dan menggerakkan perekonomian warga melalui gerakan ZIS. Metode kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai keutamaan-keutamaan infak dan shadaqah. Tim pengabdian membagikan kotak infak dan shadaqah kepada setiap kepala keluarga. Setiap bulan pengurus mushola di Rukun Tetangga (RT) mengumpulkan infak dan shadaqah kemudian melakukan pencatatan akuntansinya. Dana yang dikumpulkan disalurkan untuk kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial. Pengurus mushola diedukasi berupa pelatihan pencatatan akuntansi dalam melakukan pencatatan saat penerimaan kas, penyaluran kas, serta pembuatan laporan rekapitulasi penerimaan dan penyaluran kas setiap bulan. Dana yang diterima disalurkan untuk kegiatan-kegiatan memakmurkan masjid (pengajian, kebersihan, sarana dan prasarana), PHBI, sumbangan kematian. Hasil dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat pentingnya melakukan infak dan shadaqah serta format laporan keuangan. Rata-rata setiap RT per bulan mampu mengumpulkan infak dan shadaqah antara Rp 300.000 – Rp 500.000. Kata Kunci: ZIS, masjid, pelaporan, kesejahteraan, kesadaran
Penguatan Tata Kelola dan Pemasaran Olahan Salak untuk Wisatawan Mancanegara Ichsan, Muchammad; Widyastuti, Titiek
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5220

Abstract

Marketing of souvenir products in the form of snacks for tourism services is an important thing especially for foreign tourists. Without good marketing tourists will not know that souvenirs become an alternative for tourists visiting Sleman. Souvenirs in the form of processed salak food into alternative tourists who visit Yogyakarta other than gudeg, bakpia, geplak and so on. During this cultivation of marketing processed salak products produced by small usha group has not been done optimally, just merely dititipkan on certain stalls. The problem has been resolved by the existence of community service program with PKM scheme. Through the training of governance and marketing, the preparation of business plans and also various innovations memdia promotion can develop business pondak salak processing to foreign tourists. Besides, by giving English-language promotional media getting closer to foreign tourists. For prospective buyers who from abroad also prepared an English brochure containing prouduk specifica-tion and price. Management assistance activities have also been conducted regularly every week. The results of this program include making leaflets, English packaging and English web. The benefits gained from both “Crystal” and “Jewel” partners are that they have been able to penetrate the foreign tourist market. This means increasingly open new market opportunities and can be the pride of the Sleman community.Keywords: governance, marketing, processed of “salak” fruit.
Peningkatan Daya Saing TK ABA Berbasis Penguatan Organisasi dan Teknologi Informasi Melalui Program Sister School Mutiarin, Dyah; Sakir, Sakir; Widyaningsih, Titik Sunarti
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5225

Abstract

Berdasarkan pengamatan, TK ABA PCA Wilayah Banguntapan Utara masih memiliki beberapa permasalahan di antaranya masih lemahnya manajemen organisasi PCA Wilayah Banguntapan Utara dan pembelajaran pada TK ABA PCA Banguntapan Utara karena belum menggunaan teknologi informasi. Selain itu, kurangnya pemanfaatan media online sebagai sarana informasi termasuk institusi Aisyiyah tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan pendekatan kemitraan sekolah yang disebut Sister School. Sister school dilaksanakan untuk membantu Peningkatan Daya Saing TK ABA wilayah Pimpinan Cabang Aisyiah (PCA) Banguntapan Utara berbasis penguatan organisasi dan teknologi informasi. Sister school ini mengadopsi konsep pembangunan yang berpusat pada rakyat (People Centred Development). Konsep ini memandang inisiatif rakyat sebagai sumberdaya pembangunan yang paling utama dan memandang kesejahteraan material dan spiritual sebagai tujuan yang ingin dicapai. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan Sister School yang berisi program-program unggulan sekolah yang bermitra dan pembuatan website yang bisa digunakan sebagai media pelayanan dan promosi.Kata Kunci: Peningkatan daya saing, penguatan organisasi, sister school.
Pemberdayaan Kelompok Tanaman Obat Keluarga Menuju Keluarga Sehat Di Desa Sumberadi, Mlati, Sleman Febriansah, Rifki
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5221

Abstract

Pengembangan tanaman berkhasiat obat telah mengalami percepatan hingga pada penemuan obat maupun teknologi baru. Teknologi terapan harus dapat diimplementasikan agar mendatangkan manfaat luas hingga lapisan terbawah melalui kelompok-kelompok masyarakat. Kelompok tani dan masyarakat pedesaan memiliki peran vital dalam pembangunan masyarakat, tidak hanya dalam kemandirian pangan, namun juga dapat diarahkan pada kemandirian kesehatan melalui pengembangan tanaman obat keluarga. Kelompok Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Warak Kidul dan Dusun Gabahan VI adalah kelompok tani rintisan di Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, wilayah yang dekat dengan perkotaan namun kondisi masyarakatnya masih membutuhkan pembinaan. TOGA identik dengan jamu yang berasal dari tanaman obat yang berasa pahit, tidak memiliki nilai estetika dan tidak enak dikonsumsi, sehingga pengembangannya masih terbatas karena kurang diminati. Masyarakat belum menyadari bahwa sayuran dan bumbu dapur juga merupakan herbal berpotensi obat, sehingga dapat dikategorikan sebagai TOGA. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan warga masyarakat khususnya anggota kelompok TOGA dalam pemanfaatan dan pengolahan tanaman obat menjadi bentuk sediaan yang lebih ekonomis. Kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dengan pembentukan kelompok TOGA yang beranggotakan para ibu rumah tangga di dusun tersebut. Selanjutnya dilakukan penyuluhan tentang khasiat tanaman obat, pembuatan kebun TOGA yang benar, proses pembuatan obat herbal yang tepat dan pembentukan pos herbal desa sebagai fasilitator dan pendamping para anggotanya. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat terkait pemanfaatan tanaman obat dan dapat meningkatkan taraf perekonomian khususnya para anggota kelompok TOGA di Desa Sumberadi. Kata Kunci : Desa Sumberadi, kebun TOGA, penyuluhan, sediaan obat herbal, pos herbal desa
Peningkatan Kualitas Layanan Dan Tata Kelola Pendidikan Anak Usia Dini Kenanga Panggung Harjo, Sewon, Bantul Qamari, Ika Nurul; Suryono, Leli Joko
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5226

Abstract

Keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 13 Tahun 2005 merupakan jenis pendidikan non formal. Penyelenggaraan PAUD utamanya ditujukan untuk pendidikan pra sekolah, yaitu untuk anak-anak usia dini (0 - 6 tahun). PAUD Kenanga dalam penyelenggaraannya telah mengalami berbagai perubahan pengelola, dimana pada mulanya diselenggarakan menurut keberadaan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) untuk kesehatan ibu dan anak di setiap dusun (Pedukuhan Glugo ada 4 dusun). Tujuan program ini adalah meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan PAUD dan perbaikan tata kelola (manajemen) baik dari sisi struktur pengelolaan maupun administrasi PAUD. Metode pendekatan partisipatif dengan focus group discussiondilaksanakan dengan melibatkan kelompok ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), Kepala Pedukuhan Glugo, dan ibu-ibu sukarelawan yang selalu siap sedia melaksanakan kegiatan PAUD. Hasil dan Implikasi meliputi terpadunya penyelenggaraan PAUD di Pedukuhan Glugo, yang sebelumnya diselenggarakan di setiap dusun, saat ini telah terpadu menjadi satu, yakni Satuan PAUD Sejenis Kenanga. Kualitas layanan juga meningkat, dengan terpadunya tata kelola di tingkat pedukuhan. Beberapa peningkatan kualitas layanan yang terlaksana adalah dibangunnya ruang bermain dan belajar, pembelian dan pengadaan alat-alat bermain indoor dan outdoor, pengadaan seragam untuk peserta didik, pengadaan seragam untuk pengelola dan pendidik, penyelenggaraan rekreasi untuk ibu dan anak, mendatangkan guru menyanyi dan pengenalan musik.Kata Kunci: pendidikan anak usia dini, kenanga, kualitas layanan, tata kelola
Peningkatan Pemasaran Produk Unggulan Berbasis Marketing Mix Method Astuty, Isthofaina
BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) Untuk melakukan pendampingan promosi yang sesuaidengan target konsumen; 2). Untuk membuat model pengembanagn distribusi yang menjaminkonsumenmudahmendapatkanproduk; 3). Untuk membuat model penentuanhargaproduk (Melin) yang sederhana. Adapun masalah yang dihadapi oleh mitra adalah: a) belum memiliki kemampuan menentukan harga jual yang kompetitif dan memberikan tingkat keuntungan yang layak, b). belum memiliki kemampuan mendesain program promosi yang sesuai dengan produk dan target pemasaran,serta c) belum memiliki kemampuan dalam mendesain jalur distribusi atas produk yang menjadi target pemasaran. Adapun metode pelaksanaan yang dipilih untuk menangani masalah adalah survey, penyuluhan, pengadaan dan pendampingan. Hasilnya, (1). Promosi di setiap masjid dan lembaga pendidikan yang ditetapkansebagaiberikut: Promosi Oral, Promosi Brosur, Promosi memberikan sampel, Promosi dengan membuka stand, Promosi layanan; (2).Distribusimelaluiwadahekonomi masjid atau ranting (KedaiAmanah); (3).model penetapan harga produk Melin yang direkomendasikan harga beli ranting ke cabang. Luaran dari program pendampingan ini adalah : 1). model penentuan harga jual produk yang memasukkan unsur biaya yang relevan , 2) model promosi yang modern dan sesuai dengan target konsumen , serta 3) model distribusi yang menjamin konsumen mudah mendapatkan produkKata Kunci:: Pemasaran, Produk Unggulan , Marketing Mix.
Revolusi Mental Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Karakter Melalui Penerapan Social Emotional Learning (SEL) Syamsuddin, Syamsuddin; Wiyono, Giri; Khilmiyah, Akif; Muhammad, Muhammad
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5227

Abstract

Tujuan program pengabdian ini (1) untuk mengubah mindset guru-guru PAI SD se KKG PAI kecamatan Kasihan Bantul agar terjadi revolusi mental guna meningkatkan kreativitas guru dalam memperbaiki karakter siswa, dan (2) untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan membuat media pembelajaran dengan pendekatan social emotional learning. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi seminar kreativitas untuk guru PAI, workshop metode dan media pembelajaran melalui pendekatan SEL, Bimbingan Teknis pembuatan RPP guru PAI pendekatan SEL, pendampingan praktik mengajar dengan pendekatan SEL. Kesimpulan hasil pengabdian ini adalah (1) Terdapat perubahan mindset dan mental pada guru-guru PAI-SD se-Kecamatan Kasihan sebesar 74%. Perubahan tersebut tampak dalam keberaniannya melakukan inovasi dalam mengajar yang kreatif.(2) Kemampuan guru PAI memahami konsep dan implementasi model pembelajaran SEL cukup baik yakni sebesar 68%. (3) Kemampuan inovatif guru PAI dalam membuat media pembelajaran dan memilih strategi pembelajaran berbasis kecerdasan emosi dan sosial terbukti mampu mempengaruhi perubahan mental siswa menjadi pribadi berkarakter. Kata Kunci: Revolusi mental, Social Emotional Learning, Pendidikan karakter
Upaya Preventif Penyakit Water Borne Disease Pada Masyarakat Paska Gempa Bumi Yogyakarta Suryani, Lilis; Orbayinah, Salmah
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5228

Abstract

Gempa bumi besar yang terjadi di Yogyakarta menyebabkan sebagian besar sumur warga mengalami kerusakan. Sumur mengalami pendangkalan, air menjadi keruh, saluran air dari septitank banyak yang pecah. Hal ini menimbulkan masalah bagi kesehatan karena banyak air sumur yang tak layak untuk dikonsumsi. Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Air bersih harus memenuhi persyaratan baik fisik, mikrobiologis dan kimiawi. Air yang tidak memenuhi persyaratan bisa menjadi media penularan berbagai penyakit saluran pencernaan (Water borne disease). Penyakit saluran pencernaan sangat berhubungan dengan perilaku manusia, sarana air bersih, pembuangan limbah dan kesehatan lingkungan. Salah satu upaya pencegahan penyakit water borne disease adalah mengetahui kelayakan sumber air minum di daerah terdampak gempa. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di salah satu desa terdampak gempa yaitu Trirenggo, Bantul, Provinsi DIY. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terdampak gempa tentang pentingnya penyediaan air berkualitas yang memenuhi syarat kesehatan. Pelaksanaan kegiatan ada dua tahap yakni penyuluhan dan pemeriksaan. Penyuluhan dalam bentuk sosialisasi usaha promotif dan preventif manfaat air bersih bagi kesehatan dalam bentuk penyuluhan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Dusun Pepe, Desa Trirenggo, Bantul. Penduduk yang datang dalam penyuluhan lebih kurang 100 kepala keluarga. Peserta yang datang meliputi para pengurus desa, para kader kesehatan, ketua karang taruna serta ibu-ibu di sekitar yang mempunyai sumur sendiri yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Pemeriksaan kualitas air dilakukan di laboratorium Mikrobiologi FKIK UMY untuk menguji kualitas mikrobiologik dan LABDA Provinsi DI Yogyakarta untuk menguji kesadahan air. Dari sekitar 150 sumber air minum, secara acak diambil 100 sampel air sumur. Hasil pemeriksaan kualitas air di Desa Trirenggo menunjukkan bahwa 97 % sumur penduduk positif terkontaminasi bakteri Escherichia coli. Hasil pemeriksaan kesadahan air sumur masih dalam ambang batas normal. Air sumur gali di desa Trirenggo Bantul hanya 3% yang layak memenuhi standar baku kualitas air. Peningkatan pemahaman pengetahuan masyarakat akan pentingnya air bersih akan mempengaruhi perilaku dalam pencegahan penyakit water borne disease. Kata Kunci: Kualitas, Sumber Air minum, Masyarakat, Paska Gempa
Penerapan Iptek Budidaya Padi Berwawasan Lingkungan Untuk Kemandirian Kelompok Wanita Tani Di Desa Kranggan, Kulonprogo Astuti, Agung; Hariyono, Hariyono
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5219

Abstract

Prioritas permasalahan yang akan diselesaikan yaitu sulit merubah perilaku penggunaan pupuk dan pestisida sintetik, pengelolaan sampah dan bahan organik menjadi pupuk kompos, akar bambu yang belum dimanfaatkan sebagai MOL. Target luaran adalah terbangun kesadaran menggunakan pupuk organik dan biopestisida pada budidaya padi. Metode pelaksanaan yaitu 1) Kunjungan dan belajar ke petani organik Sayegan; 2) penyuluhan, dengan materi pembuatan kompos, MOL dan biopestisida; 3) transfer teknologi alat fermentor galon dan alat enkast; 4) Demplot budidaya padi oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT);5) pendampingan dan monevhingga berhasil melakukan praktek budidaya padi yang sehat dan ramah lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan kepada anggota KWT Kranggan yaitu pembuatan kompos, PGPR dan biopestisida CORIN untuk diaplikasi pada budidaya padi sehat. Setelah penyuluhan tentang bahaya residu pupuk dan pestisida, ada peningkatan 26,6 % dari yang semula ragu menjadi mantap. Dan sebagian besar anggota KWT (95%) sudah mengetahui tentang “Pertanian Sehat” dan hanya 5% yang belum tahu. Namun setelah penyuluhan ini, menjadi yain 100%. Apalagi setelah kunjungan ke petani organik di Sayegan, maka anggota KWT yang semula sudah yakin (85%) bahwa pertanian menjadi sehat dengan pupuk organik, dan 5% yang semula belum yakin serta 10% ragu-ragu, semua menjadi yakin 100%. Sebagian besar anggota KWT (77,5 %) semula tidak mengetahui tentang pembuatan “MOL-kompos, PGPR, CORIN” dan ada 5% yang ragu-ragu. Namun setelah pelatihan ini, maka ada peningkatan ketrampilan sebesar 77,5% . Setelah aplikasi kompos, PGPR, biopestisida CORIN pada budidaya padi sehat, maka hasil padi yang dipanen menghasilkan gabah yang lebih ber-”nas” dengan bobot sekitar 30 kg beras SEHAT. Kata Kunci : pupuk kompos, MOL, biopestisida, budidaya padi sehat
Pemberdayaan UMKM Berbasis Penilaian Agunan Sebagai Upaya Peningkatan Akses Ke Perbankan Bintoro, Muchamad Imam
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 5, No 2 (2017): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bdr.5223

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Perkembangan ini tentu saja tidak terlepas dari peran perbankan. Akan tetapi, permasalahan yang sering muncul adalah banyaknya permohonan kredit dari UMKM yang ditolak bank karena alasan kecukupan nilai agunan. Bergerak dari permasalah ini maka perlu dilakukan kegiatan untuk memberikan pengetahuan baik teori maupun praktek terkait dengan penilaian agunan bagi UMKM. Kegiatan pemberdayaan UMKM ini dilaksanakan berkat kerjasama yang baik dengan praktisi penilai agunan (appraisal) dari Kantor Jasa Penilai Publik dan Pusat Pengembangan Manajemen FE UMY. Pelibatan pihak appraisal dipandang penting karena pada prakteknya profesi inilah yang diberikan otoritas oleh bank untuk menentukan nilai dari agunan calon debiturnya. Kerjasama dengan PPM FE UMY dilakukan karena lembaga ini mempunyai telah mempunyai mitra binaan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kata Kunci : UMKM, bank, kredit, nilai

Page 1 of 2 | Total Record : 18