cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : 2502647X     EISSN : 25031902     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan (P-ISSN 2502-647X dan E-ISSN 2503-1902) adalah jurnal ilmu kefarmasian dan kesehatan Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin yang dipublikasikan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) dalam bentuk cetak dan versi online. JIIS menerima artikel atau review yang meliputi bidang Farmasi dan Kesehatan. Artikel yang akan dimuat harus belum pernah dipublikasikan, original, dan tidak sedang dalam tahap review untuk kemungkinan dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang masuk akan direview oleh tim editor JIIS yang berasal dari dalam dan dari luar Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 92 Documents
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN SUKUN ((Artocarpus altilis) TERHADAP KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI GLUKOSA Sani K, Fathnur; Samudra, Agung Giri; Oktarina, Widiawati
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek hipoglikemik air rebusan daun sukun pada mencit putih jantan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode glucose oral test pada kelompok mencit yang mendapatkan perlakuan air rebusan daun sukun (dosis I 300mg/ Kg BB; dosis II 600 mg / KgBB), kelompok kontrol positif (glibenklamid) dan kontrol negatif. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan Anova Satu Arah yang kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis) memiliki efek antihiperglikemia (p<0,05) jika di bandingkan dengan kontrol negatif. Adapun dosis 2 (600mg/ Kg BB) merupakan dosis terbaik dengan efek antihiperglikemik secara statistik sama dengan efek antihiperglikemik glibenklamid.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbbi L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Putra, Aditya Maulana Perdana; Aulia, Desy; Wahyuni, Amaliyah
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit metabolisme yang ditandai dengan adanya kondisi hiperglikemia akibat kekurangan insulin ataupun disebabkan karena terjadinya resistensi insulin. Dari angka kejadian diabetes melitus yang terus meningkat maka pengobatan diabetes mellitus perlu diperhatikan salah satunya menggunakan pengobatan alternatif menggunakan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Salah satu khasiat dari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yaitu sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan dosis yang paling efek ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit putih jantan yang diinduksi aloksan.Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian pre and post test with control group design terhadap mencit putih jantan pada bulan mei-juni 2017. Dua puluh lima ekor mencit putih jantan dibagi menjadi lima kelompok dengan berbagai kelompok perlakuan. Daun belimbing wuluh diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70 %. Kadar glukosa darah diukur sebelum induksi, sesudah induksi dan setelah 14 hari perlakuan.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun belimbing wuluh dapat menurunkan kadar glukosa darah setelah 14 hari perlakuan. Dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah adalah ekstrak etanol dengan dosis 250 mg/kgBB karena memiliki aktvitas yang sama dengan kontrol positif (metformin 100 mg/kgBB) dalam menurunkan kadar glukosa darah.(ρ=1.000).
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KASTURI (Mangifera casturi Kosterm.) Muthia, Rahmi; Wati, Helmina
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Kasturi (Mangifera casturi Kosterm) merupakan tanaman khas Kalimantan Selatan yang memiliki kandungan senyawa terpenoid, steroid, dan fenolik. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit buah kasturi. Kulit buah kasturi diekstraksi secara sinambung menggunakan sokhlet dengan pelarut etanol. Uji kualitatif aktivitas antioksidan dengan KLT menggunakan fase gerak n-heksana : etil asetat (4 : 6). Uji kuantitatif aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil penelitian dari uji kualitatif ekstrak etanol kulit buah kasturi menunjukkan terdapat senyawa antioksidan. Uji kuantitatif dengan konsentrasi 50 μg/mL menunjukkan nilai aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit buah kasturi dan kuersetin secara berturut-turut sebesar 97,87% dan 97,98%.  Nilai IC50 pada kulit buah tumbuhan kasturi dan kuersetin secara berturut-turut sebesar 9,82 μg/mL dan 4,17 μg/mL. Kulit buah kasturi memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.
PENGARUH RASIO KEUANGAN LIKUIDITAS DAN AKTIVITAS TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN FARMASI YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA Hayatie, Marliza Noor; Dina, Shela Puzi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.274 KB)

Abstract

Laporan keuangan merupakan informasi yang membantu investor dan pelaku pasar modal dalam mengidentifikasi keadaan suatu perusahaan. Suatu perusahaan dikatakan berhasil dan memenuhi tujuan perusahaan dengan mengukur harga saham perusahaan. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi harga saham perusahaan dengan melakukan analisis tertentu.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yang terdiri dari likuiditas dan aktivitas terhadap variabel terikat yaitu harga saham perusahaan serta untuk mengetahui variabel bebas yang lebih dominan pengaruhnya terhadap harga saham. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama kurun waktu 3 (tiga) tahun yang diambil dari Indonesia Stock Exchange (IDX).Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu likuiditas dan aktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yaitu harga saham. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat membantu para investor dalam membandingkan perusahaan lain dari jenis industri yang lebih beragam.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca forma typica) TERHADAP Shigella dysenteriae DAN Salmonella typhi Ariani, Novia; Niah, Rakhmadhan
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Masalah global yang sedang dihadapi salah satunya adalah efek samping penggunaan antibiotik baik pada negara berkembang maupun negara maju sehingga perlu dilakukan beberapa tindakan untuk mengatasi permasalahan global yang sedang terjadi. Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah mencari alternatif pengobatan dengan senyawa aktif yang berasal dari alam. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat sebagai antibakteri adalah kulit pisang kepok dengan nama ilmiah Musa paradisiaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya aktivitas zona hambat dan klasifikasi daya hambat dari ekstrak kulit pisang kepok terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan Salmonella typhi.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan metode sumuran yang dilakukan di laboratorium Mikrobiologi Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin. Sampel yang digunakan adalah pisang kepok mentah yang berasal dari Desa Jaro yang memenuhi kriteria. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok utama yaitu kelompok ekstrak dan kontrol negatif. Zona hambat yang terbentuk diukur dengan menggunakan jangka sorong.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah pisang kepok dengan konsentrasi 10% memiliki daya hambat terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan Salmonella typhi dengan klasifikasi daya hambat kuat. 
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macrocarpa Jack) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Soemarie, Yulistia Budianti; Handayani, Fitri; Annisa, Edna Nur
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Tumbuhan selutui puka (Tabernaemontana macrocarpa Jack) adalah salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional. Staphylococcus aureus adalah salah satu bakteri gram positif yang menyebabkan infeksi pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun selutui puka terhadap Staphylococcus aureus dan mengetahui konsentrasi efektif yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol daun selutui puka, uji skrining fitokimia ekstrak etanol, uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% serta kontrol positif ampisilin 0,1% dan kontrol negatif DMSO 1%. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian uji skrining fitokimia menunjukan ekstrak etanol daun selutui puka positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun selutui puka terhadap bakteri Staphylococcus aureus memiliki daya hambat pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% secara berurutan 6,09 mm, 6,24 mm dan 6,25 mm, dengan kategori daya hambat sedang.
PENGARUH BRIEF COUNSELING TERHADAP KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Metasartika, Valentina; Alfian, Riza; Pahlevi, Muhammad Reza; Rahem, Abdul
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat berkembang menjadi penyakit seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke. Pasien diabetes melitus memerlukan intervensi dari farmasis untuk dapat mencapai luaran terapi berupa pengontrolan kadar gula darah dalam batas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian brief counseling terhadap kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. H. Moch. Ansari saleh banjarmasin.Penelitian ini menggunakan desain randomised controlled trial. Sejumlah 156 sampel dibagi menjadi dua kelompok acak yaitu 78 pasien yang mendapatkan intervensi (kelompok perlakuan) dan 78 pasien tidak mendapatkan intervensi (kelompok kontrol). Metode intervensi yang digunakan adalah brief counseling. Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah pasien dengan kondisi tuli, buta huruf dan tidak kooperatif. Data kadar gula darah yang dikumpulkan adalah kadar gula darah puasa yang diambil dari rekam medis pasien. Data kadar gula darah dianalisis dengan uji wilcoxon dan mann whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar gula darah puasa yang signifikan pada post study kedua kelompok (p <0,05). Selisih penurunan kadar gula darah puasa antara kedua kelompok tidak memiliki perbedaan yang signifikan (p=0,16). Nilai penurunan kadar gula darah puasa kelompok kontrol dan kelompok perlakuan berturut-turut adalah 16,32 ± 11,56 mg/dL dan 16,87 ± 27,88 mg/dL. Kesimpulan pada penelitian ini adalah penurunan kadar gula darah puasa pasien diabetes melitus baik yang diberi intervensi brief counseling maupun yang tidak diberi intervensi tidak memiliki perbedaan.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOLIK BATANG BAJAKAH TAMPALA (Spatholobus littoralis Hassk.) TERHADAP WAKTU PENYEMBUHAN LUKA Saputera, Mochammad Maulidie Alfiannor; Ayuchecaria, Noverda
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi obat tradisional. Secara empiris, tanaman ini dimanfaatkan masyarakat pedalaman Provinsi Kalimantan Tengah untuk berbagai penyakit. Berdasarkan penelitian sebelumnya, batang bajakah tampala mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tannin dan saponin. Zat-zat tersebut secara teoritis dapat memacu pertumbuhan kolagen dan pembentukan epitel baru (re-epitelisasi) yang mempersingkat penyembuhan luka. Namun hingga saat ini, pembuktian ilmiahnya masih belum ada.Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ektrak etanolik batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) terhadap waktu penyembuhan luka. Penelitian bersifat eksperimental dengan desain penelitian posttest only with control group design. Metode penelitian menggunakan 24 ekor tikus Wistar yang dibagi menjadi 6 kelompok acak. Hewan uji diberi luka sayat setelah dilakukan anastesi lokal. Luka sayat kelompok I (kontrol normal) tidak diberikan perlakukan apapun, kelompok II (kontrol positif) diberikan basis salep sedangkan kelompok III sebagai pembanding diberikan larutan povidone iodine. Kelompok IV, V dan VI luka sayat hewan uji diberikan salep yang mengandung ekstrak etanolik batang bajakah tampala sebesar 10, 20 dan 40%. Proses penyembuhan luka diamati meliputi waktu, panjang, maupun kedalaman luka sayat selama proses penutupan luka. Data hasil penelitian kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS.Hasil penelitian menunjukan bahwa salep ekstrak etanol batang bajakah tampala memiliki efektivitas terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan. Lama penyembuhan luka sayat pada area yang diolesi salep ekstrak etanol batang bajakah tampala 10% relatif lebih baik dibandingkan area yang diolesi ekstrak dengan konsentrasi 20% dan 40%. Hasil statistik  menggunakan  metode  ANOVA  diperoleh  kesimpulan  ada  perbedaan  bermakna terhadap efektivitas antiluka (lama penyembuhan)  antara sediaan salep ekstrak etanol batang bajakah tampala dengan salep povidon iodin, basis, dan kontrol normal. 
PENGARUH SIKAP DAN NORMA SUBJEKTIF TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN PRODUK OBAT HERBAL DI KOTA BANJARMASIN Zaini, Muhammad; Soediono, Jhudi Bonosari
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Tren penggunaan obat herbal di Indonesia menunjukkan peningkatan setiap tahun. Banjarmasin merupakan kota dengan jumlah apotek resmi dan toko obat berizin terbanyak di Kalimantan Selatan. Apotek dan toko obat merupakan lokasi strategis pemasaran obat herbal. Strategi pemasaran menjadi hal yang penting bagi industri obat untuk memperluas pangsa pasar, salah satunya dengan mempelajari kebutuhan konsumen. Penilaian terhadap kebutuhan konsumen mengenai penggunaan obat herbal dapat diuji dengan Theory of Reasoned Action (TRA).Penelitian ini merupakan studi observasional bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden dengan kriteria konsumen yang berdomisili di Banjarmasin, berusia 18 – 60 tahun dan pernah mengkonsumsi obat herbal. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berupa kuesioner salient beliefs dan kuesioner model TRA. Analisis dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 22.0 untuk uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas) dan uji regresi linear berganda yang dilanjutkan dengan uji t dan uji F.Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh secara bersama-sama sikap dan norma subjektif terhadap niat konsumen dalam menggunakan obat herbal dengan nilai sig. 0,000 (p<0,05), F hitung 11,703  (Fhitung>Ftabel). Secara parsial variabel sikap berpengaruh secara signifikan dengan sig. 0,000 (p<0,05), t hitung 3,947 (thitung>ttabel) dan variabel norma subjektif tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel niat konsumen dengan sig. 0,381 (p>0,05), t hitung 0,881 (thitung<ttabel).
MEKANISME ANTIBAKTERI SENYAWA TURUNAN KALKON 4-ASETIL PIRIDIN Wulandari, Laras Indah; Rahmadani, Agung; Rusli, Rolan
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.262 KB)

Abstract

Senyawa kalkon adalah salah satu senyawa metabolit sekunder yang banyak ditemukan di alam dengan berbagai macam aktivitas biologis diantaranya sebagai antioksidan, antikanker, antiinflamasi, sitosoksik, antivirus serta antibakteri. Mekanisme antibakteri senyawa turunan kalkon berbasis 4-asetil terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli dipejari melalui metode docking. Senyawa kalkon 3-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on, 3-(4-hidroksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on, 3-(4–metoksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on menunjukkan aktivitas antibakteri yang baik dengan berikatan kompleks terhadap asam amino pada bakteri Bacillus subtilis pada Arg A389, Asp A164, Ser A299, Tyr A149, REZ C500, Asn A301, dan Asn A397, sedangkan pada bakteri Escherichia coli pada Leu 140 dan Gln 170..

Page 8 of 10 | Total Record : 92