cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 373 Documents
Peramalan Permintaan Keripik Singkong Pada UMKM Difaa dengan Simulasi Monte Carlo Moh Jufriyanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 6, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v6i2.10452

Abstract

Strategi perencanaan produksi yang efektif dan efisien untuk  menjaga keseimbangan antara permintaan dan persediaan dapat menggunakan pendekatan Peramalan permintaan. Studi kasus ini pada salah satu usaha keripik singkong. Permasalahan yang terjadi pada produk keripik singkong sering terjadi kekurangan dalam memenuhi permintaan konsumen. Selain itu, usaha ini hanya menggunakan perkiraan dalam mengatur produksi keripik singkong sehingga terjadi kekurangan pemenuhan permintaan.  penelitian ini bertujuan melakukan peramalan permintaan keripik singkong. Peramalan permintaan ini guna meminimalisir ketidaksesuaian antara permintaan dengan persediaan produk keripik singkong. Metode yang digunakan yaitu simulasi monte carlo. Metode ini menggunakan pendekatan dengan probabilistik sehingga mampu mempertimbangkan ketidakpastian. Peramalan permintaan dilakukan selama dua belas bulan dan menggunakan data historis permintaan aktual pada tahun 2018 dan 2019. hasil peramalan permintaan pada tahun 2020 diperoleh total sebesar 45.958 kg dengan tingkat akurasi sebesar 98.68%. Kata Kunci:  Peramalan, Simulasi Monte carlo, tingkat akurasi, Keripik Singkong. 
Sistem Antrian dan Penjadwalan Mekanik di Bengkel Sepeda Motor Stefanie Ferra; Tan Hauw Sen Rimo; Haryadi Sarjono
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 6, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v6i2.9939

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada sebuah sebuah bengkel resmi dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Perusahaan Memiliki fasilitas yang lengkap sehingga bengkel ini dijadikan pusat bagi pengguna untuk melakukan servis motor. permasalahan pada penelitian ini adalah waktu tunggu motor pada hari Sabtu dengan kedatangan pelanggan paling banyak. Tidak hanya itu, masalah lain yang dihadapi oleh perusahaan adalah pada hari Senin sampai Kamis adalah jumlah kedatangan motor yang diservis tidak banyak sehingga menimbulkan kelebihan mekanik pada hari Senin sampai Kamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi waktu tunggu motor diservis dengan menggunakan software ARENA dan merancang penjadwalan mekanik yang efektif dilihat dari segi biaya dengan menggunakan pendekatan aggregate planning. Kata Kunci: Antrian, waktu tunggu, simulasi, penjadwalan
Perbaikan Tata Letak Fasilitas Gudang Dengan Pendekatan Dedicated Storage Pada Gudang Distribusi Barang Jadi Industri Makanan Ringan Yuyut Tri Prasetyo; Ahmad Fatih Fudhla
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11283

Abstract

Gudang Distribusi pada studi kasus ini memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 11.600 palet posisi. Pengaturan penyimpanan menggunakan metode randomized storage dimana produk yang sama di tempatkan di lokasi yang berbeda secara acak. Metode  penempatan ini  menyebabkan tingginya waktu proses baik dalam mekanisme penerimaan maupun pengeluaran barang. Metode dedicated storage digunakan untuk memperbaiki permasalahan ini. Klasifikasi produk dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik produk, jenis dan berat produk. Setelah di lakukan perbaikan, waktu proses dapat dikurangi hingga 30.0% untuk mekanisme penerimaan dan 27.6% untuk mekanisme pengeluaran barang. Presentase klasifikasi produk yang di dapatkan kategori A(superpareto) 78,72%, kategori B (fast moving) 16,27%, kategori C (medium moving) 4,49% dan kategori D (slow moving) 0,52%. Kata Kunci:  dedicated storage, inbound  outbound, tata letak, throughput
Perancangan Fasilitas dan Layout Untuk Menjual Sayur Mayur Menggunakan Triseda Yoshua Glenn Winston; Elty Sarvia
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.10712

Abstract

Pasar tradisional dan pasar modern tidak selalu ada didekat pemukiman penduduk. Sehingga, masyarakat yang tinggal di dalam perumahan sulit mendapatkan sayuran, daging, dan ikan segar serta bumbu masakan lainnya. hasil wawancara dari penjual sayur keliling ingin merubah kendaraan yang digunakan dalam berjualan dengan menggunakan Triseda. ini dikarenakan barang dagangannya yang dibawa menggunakan gerobak saat ini masih terbatas penyimpanannya, tidak dapat menahan hujan, belum tersedianya lemari pendingin, dan jangkauan pelanggan masih terbatas. tujuan penelitian ini adalah untuk mengusulkan fasilitas fisik yang ergonomis dengan mengusulkan rancangan layout kabin triseda, penataan sayur mayur, keamanan barang, dan rancangan fasilitas listrik untuk lemari pendingin. Perancangan dimulai dengan analisis data antropometri untuk rancangan fasilitas fisik yang terdiri dari rak sayur, bumbu, bawang, dan meja penjual. Kemudian, Penelitian ini mendapatkan alternatif layout 2 berdasarkan concept scoring. Penerapan metode 5S yaitu melakukan pemilahan barang yang dibutuhkan, menyediakan tempat khusus untuk penyimpanan, rancangan rak yang mudah dibersihkan, menjaga kondisi kerja dengan membersihkan barang yang telah dipakai, dan berkomitmen agar tetap melakukan metode 5S. Pada keamanan barang terdiri dari bak triseda yang diberikan pengunci, barang disimpan pada tempat ideal, bahan makanan berbau amis dibungkus menggunakan polystren sehingga barang yang dibawa oleh penjual menjadi aman. Kata kunci: Antropometri, Concept Scoring, 5S, Sayur. Layout,
Pengembangan Sistem Inspeksi Digital Berbasis Macro VBA Excel Dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) (Studi Kasus di PT. Meidoh Indonesia) Haudhi Alfi Yasin; Rianita Puspa Sari
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11322

Abstract

Proses pemeriksaan akhir pada perusahaan manufakur merupakan aktivitas pemeriksaan yang dilakukan sebelum produk akan dikirim ke customer. Perkembangan komputerisasi dalam perusahaan merupakan kebutuhan pada saat ini untuk menjalankan aktivitas dalam perusahaan salah satunya perancangan dan pengembangan sistem inspeksi digital. Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan dalam perbaikan kinerja suatu bisnis dan komponen di dalamnya. FMEA dapat melakukan analisis kesalahan yang akan terjadi pada suatu aktivitas pekerjaan dengan melakukan rating severity, occurrence dan detection untuk menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN). Sehingga, dapat diusulkan perbaikan dari tiap proses untuk mengurangi nilai RPN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesalahan yang mungkin terjadi pada tiap proses pemeriksaan akhir dan usulan perbaikannya dengan menggunakan metode FMEA. Kemudian, dilakukan perancangan sistem inspeksi digital dengan menggunakan Macro VBA Excel. hasil penelitian dengan analisis FMEA ini didapatkan nilai RPN awal pada pekerjaan inspeksi akhir adalah 1019, dengan rekomendasi perbaikan nilai RPN berkurang menjadi 542. ini berarti berkurangnya tingkat kesalahan setelah dilakukan perancangan sistem inspeksi dengan aplikasi Macro VBA Excel. Selain nilai RPN yang berkurang, aplikasi ini juga dapat menghemat waktu pekerjaan dan mengurangi pemakaian kertas di perusahaan. Kata Kunci:  pemeriksaan akhir, sistem inspeksi, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), Macro VBA Excel
Penggunaan ILP untuk Vehicle Routing Problem pada Penjadwalan Distribusi Barang Ardana Putri Farahdiansari; Muhammad Budi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11677

Abstract

Disribusi merupakan salah satu aspek penting dalam proses sampainya produk ke tangan konsumen. Dalam dunia industri, ketepatan waktu dan efisiensi biaya distribusi menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pasar karena keberhasilan sampainya produk ke konsumen merupakan kunci supaya produk dapat dijual dengan baik dan memberikan profit pada perusahaan. Proses distribusi harus melewati beberapa titik lokasi pasar sekaligus dalam satu satuan waktu, maka penjadwalan distribusi harus dirancang agar proses distribusi dapat berjalan secara optimal dan efisien. Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan distribusi bahan makanan kemasan yang harus mengirimkan barang rutin setiap hari dan dalam sehari harus mencapai beberapa pasar sekaligus. Jumlah kendaraan pengiriman terbatas sehingga penjadwalan harus optimal supaya semua pasar dapat terpasok produk dalam batasan waktu yang tersedia. Konsep Vehicle Routing Problem merupakan konsep yang identic dengan permasalahan yang terjadi pada penelitian. Penggunaan model algoritma Integer Linear Proggraming dapat digunakan untuk menerjemahkan permasalahan ini ke dalam perhitungan matematis. Software add-ins Solver pada Microsoft Excel menjadi tool sederhana namun mampu digunakan untuk menyelesaikan optimasi model. Hasil dalam penelitian adalah perusahaan dapat memiliki tool yang mampu membuat penjadwalan distribusi menjadi akurat dan otomatis serta menghasilkan biaya yang efisien. Kata Kunci:  distribusi, penjadwalan, pasar, vehicle routing problem, integer linear proggraming
House Of Risk Model & AHP - TOPSIS untuk Pengelolaan Risiko Rantai Pasok Darah Ari Andriyas Puji; Faradila Ananda Yul
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11353

Abstract

Unit Transfusi Darah (UTD) di Kota Pekanbaru adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bertugas untuk menyediakan pasokan darah. Pada saat ini UTD di Kota Pekanbaru memiliki beberapa kendala mengenai pengelolaan risiko rantai pasok darah. Kendala banyak terjadi terutama pada saat proses penyimpanan dan pendistribusian kantong darah. Desain mitigasi risiko rantai pasok dipilih menjadi satu strategi yang tepat dengan kondisi UTD di Kota Pekanbaru saat ini. Langkah awal dari penelitian ini adalah melakukan observasi terhadap aktivitas rantai pasok darah dengan metode pengembangan Supply Chain Operation Reference (SCOR), dilanjutkan dengan mengidentifikasi risiko dari agen risiko dan penyebab risiko dengan metode house of risk, dan yang terakhir menentukan prioritas tindakan rantai pasok dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) - Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 24 potensi risiko yang terjadi dengan 23 agen risiko. Dari Hasil identifikasi aksi mitigasi terdapat 15 strategi penanganan diantaranya adalah memberikan pelatihan rutin terhadap semua pekerja (PA1), kemudian disusul dengan meningkatkan komunikasi dengan mitra (PA5), melakukan sosialisasi kegiatan donor darah (PA6) hasil tersebut akan dilanjutkan dengan proses AHP-TOPSIS untuk mengambil prioritas tindakan mitigasi terbaik. Kata Kunci:  House of risk (HOR), Analytical Hierarchy Process. Supply Chain Operation Reference, Mitigasi Risiko.
Pengendalian Mutu Part Accu 12v dan Kaca Anti Peluru Kendaraan Komodo Nexter dengan Metode QCC pada Divisi QA dan K3LH Kendaraan Khusus Erdin Arya Perwira; Agustian Suseno; Risma Fitriani
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11118

Abstract

Perusahaan ini bergerak dalam industri Manufaktur dan Hankamnas. Produk utama di perusahaan ini adalah produk alusista pertahanan dan keamanan serta produk komersil untuk pemerintah dan swasta. Pada Departemen QA dan K3H Divisi Kendaraan Khusus, mempunyai komponen part yang banyak seperti kaca anti peluru, accu 12v dan ban luar. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan jumlah defect yang terjadi pada part komodo nexter di area gedung pada Departemen Incoming dengan konsep usulan perbaikan proses pengecekan pada area Incoming Departemen QA dan K3LH. Metode yang digunakan dalam pengendalian kualitas adalah quality control circle yang berguna menganalisa part/produk defect dan memanfaatkan alat kualitas yang ada pada quality control circle berupa seven tools. analisis pengendalian kualitas dengan metode quality control circle digunakan untuk mengetahui batas kendali mutu. Hasil perhitungan jumlah defect part kaca anti peluru persentase sebesar 1% dari batas kendali 0,057%. Sehingga,  persentase melebihi batas kendali, dan perusahaan mengalami sedikit penambahan kerugian. Hasil analisis yang dapat diberikan adalah penanggulangan dengan quality control circle dan alat pengecekan kualitas pada pemakaian kaca mata lensa pembesar, pemakaian voltmeter, penambahan penerangan, dan pelatihan kesadaran akan pentingnya pegendalian kualitas, penambahan tenaga kerja. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Nilai Peta Kendali, Quality Control Circle (QCC), Seven Tools.
Metode Six Sigma Dalam Perbaikan Cacat Botol pada Produk Personal Care Zulkarnain Zulkarnain; Tri Wicakseno
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.10243

Abstract

Metode six sigma digunakan untuk mendukung kualitas produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Penelitian ini dilakukan di perusahaan yang berfokus pada pembuatan botol plastik. data historis reject produksi menunjukan adanya permasalahan pada hasil produksi botol untuk produk  personal care yang telah melewati batas toleransi dari target sebesar 2 %. fokus penelitian ini adalah pengurangan defect botol tipe personal care 500 ml. Keseluruhan defect digunakan sebagai penentu dari Critical To Quality (CTQ). Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi reject produk, jenis reject produksi, perhitungan nilai six sigma dan pemberian usulan perbaikan. hasil penelitian ini dengan menggunakan metode DMAIC menunjukkan angka sebesar 4.40429377 dengan DPMO sebesar 1840.413. Perbaikan dilakukan dengan menganalisis penyebab permasalahan menggunakan diagram sebab akibat. hasil analisis diagram sebab akibat adalah adanya pemberian usulan perbaikan dilakukan terhadap defect CTQ  menggunakan 5 W + 1H. Kata Kunci:  Botol Plastik, DMAIC, SIPOC, Six Sigma
DESAIN ALAT BANTU ERGONOMIS DI DEPO PASAR IKAN KOTA TASIKMALAYA Gheva Julian Eldrin; Elty Sarvia
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i1.11681

Abstract

Depo Pasar Ikan merupakan penyedia jasa pemasaran ikan, dalam pengelolaannya masih dilakukan secara manual pada proses angkut dan penurunan ikan, sehingga menimbulkan proses pengulangan yang cukup banyak. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah agar terciptanya proses bongkar muat yang lebih mudah dengan penggunaan alat bantu ergonomis, sehingga para pedagang lebih mudah dalam pengangkutan dan pemindahan ikan. Penelitian ini diawali dengan observasi lapangan, wawancara, pengumpulan data seperti kapasitas angkut, dan dimensi plastik  kemudian menganalisis data. Dari pengolahan data dan analisis, terbukti bahwa masih ada pengulangan yang banyak pada proses penurunan maupun pengangkutan. Untuk itu, perlu adanya alat bantu berupa Trolley Lifter yang digunakan agar bongkar muat menjadi lebih mudah dan cepat.Trolley lifter ini di rancang sesuai dengan kebutuhan pengangkutan, memiliki kelebihan yaitu dapat mengurangi proses pengulangan angkut juga dapat mengurangi beban pada saat perpindahan ikan yang dilakukan oleh penjual, dan berdasarkan analisis data antropometri agar proses penggunaannya menjadi lebih mudah dan nyaman.  Kata Kunci : Proses Pengulangan, Bongkar Muat, Alat Bantu, Antropometri