cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati.sudirman@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcie.piaud@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 26210339     EISSN : 26210770     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan November, memuat artikel hasil Kajian Teori dan Praktik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021): April" : 10 Documents clear
Pemahaman Guru PAUD Terhadap Pembelajaran Membaca Permulaan AUD Apriliana Nurulita Nur Fauzi; Rizky Drupadi; Ulwan Syafrudin
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.11959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman guru PAUD terhadap pembelajaran membaca permulaan AUD dalam proses menuju professional guru PAUD melaksanakan belajar melalui bermain tidak mengedepankan calistung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis survei bersifat cross-sectional, dengan pengumpulan data kuantitatif. Lokasi penelitian di Kabupaten Way Kanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel 100 orang guru dengan cara pengambilan data melalui kuesioner online via google form. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pemhaman guru PAUD terhadap pembelajaran membaca permulaan bernilai 57,05 dan berada pada kategori sedang. Sebanyak 29% berada di kategori rendah, sebanyak 13% berada kategori tinggi.
Use of the Digital Report Application for Raudhatul Athfal (ARDIRA) in Evaluating Child Growth and Development Ruliana Fajriati; Aninditya Sri Nugraheni
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12260

Abstract

In this digital era, teachers must be able to keep up with the flow of technological developments that are so fast, because technology is a necessity that we cannot avoid. For this reason, the Ministry of Religion through the Directorate General of Islamic Education launched a Digital Report Application for Raudhatul Athfal which was later shortened to ARDIRA to make it easier for teachers to manage evaluations of children's growth and development. This study aims to determine the use of the ARDIRA application in evaluating children's growth and development, using descriptive qualitative research methods. The results of this study indicate that the use of the ARDIRA application in evaluating the growth and development of children in RA Ummi Zainab has been carried out well by the guidelines for the use of the ARDIRA application although there are still some obstacles and shortcomings in its implementation.Keyword : ARDIRA, Evaluation, Growth and Development
Hubungan Antara Keterampilan Bernyanyi Dengan Kemampuan Berbahasa AUD Reza Hidayati Nurfitri; Aam Kurnia; Teti Ratnasih
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12074

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterampilan bernyanyi di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung, (2) kemampuan berbahasa anak usia dini di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung, (3) hubungan antara keterampilan bernyanyi dengan kemampuan berbahasa anak usia dini di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung. Kemampuan berbahasa anak usia dini, dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu dengan bernyanyi. Bernyanyi adalah suatu kegiatan yang disukai serta dapat merangsang kemampuan berbahasa anak, dengan bernyanyi dapat membantu anak dalam mempelajari, menguasai dan mempraktikan suatu materi yang disampaikan oleh pendidik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik A2 RA Al-Muhajir Bandung. Untuk mencapai tujuan tersebut  maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan jumlah peserta didik 12 siswa. Kemudian untuk melihat keabsahan data dianalisis secara deskriptif, dengan analisis parsial dan analisis korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan beryanyi di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung tergolong pada kualifikasi cukup dengan nilai 63 berada pada interval 60 – 69 , maka perkembangan anak berada pada kategori mulai berkembang (MB), kemampuan berbahasa anak usia dini di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung tergolong pada kualifikasi cukup dengan nilai 65 berada pada interval 60 – 69, maka perkembangan anak berada pada kategori mulai berkembang (MB). Terdapat pula hubungan yang signifikan antara keterampilan bernyanyi dengan kemampuan berbahasa anak usia dini di kelompok A2 RA Al-Muhajir Bandung dengan hubungan yang tinggi yaitu sebesar 0,71 yang berada pada interval 0,600 – 0,799. Kontribusi yang diberikan keterampilan bernyanyi terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini yaitu sebesar 29% dan 71% dipengaruhi oleh faktor lain. Jadi kesimpulannya dari penelitian ini adalah keterampilan bernyanyi memiliki hubungan yang kuat dengan kemampuan berbahasa anak usia dini, karena mampu meningkat 29%.
Mengajarkan Rasa Toleransi Beragama Pada Anak Usia Dini Dalam Persepektif Hadis indah sri anggita; Muhammad Alfatih Suryadilaga
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12538

Abstract

In times of development like today, the number of foreign cultures entering Indonesia is a phenomenon that needs to be considered during early childhood development, teachers and parents do not only focus on six aspects of early childhood development, in the explanation of this article will review teaching Children from an early age get used to accepting religious diversity, in accordance with government policies in adhering to religions, namely: Islam, Christianity, Hinduism, Buddhism, and Khong Hu Cu, everyone has the right to choose religious beliefs. The aim is to educate early childhood to establish a sense of kinship between fellow religious communities by implementing a sense of tolerance in associations, friends, society, and among human beings throughout the world wherever they are. The method in this research is to use a type of approach in the form of literature, where this study collects more information and data, such as articles and journals, books, and historical stories related to research problems in this literature study can also read references -references contained therein are the results of previous people's research. In the discussion or the results of describing the education of tolerance in the perspective of the hadith, one of them is Please help and compassion which is explained in HR and surah al-Hujarat verse 13: (12). The conclusion is that it teaches a sense of tolerance between religious communities in early childhood, provides an understanding of the attitude of tolerance towards children's social life
Redesain Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Bercerita Dini Anggraeni; Hibana Hibana
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12196

Abstract

Kreativitas membangun pengetahuan yang bermanfaat untuk masa depan anak. Sesuatu hal  yang keterampilan maupun kemampuan dalam menciptakan maupun mengembangkan sesuatu yang baru, menemukan cara dalam pemecahan masalah, mengembangkan potensi dan kualitas dirinya, mengekpresikan diri, serta menuangkan ide-ide baru merupakan definisi dari kretivitas anak usia dini. Bercerita membangun relasi diri anak, membuka lebar imajinasi anak dan sangat baik dalam mengembangkan jiwa kreatif anak. Kreativitas anak sangat diperlukan dalam membangun pengetahuannya. Maka penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan mengembangkan kemampuan anak terkhususnya anak usia dini dibidang  kreativitas dengan cara melalui kegiatan bercerita. Dalam penelitian ini yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode library research atau yang lebih dikenal studi pustaka. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara menelaah  jurnal, buku, sumber-sumber data dan informasi lainnya yang relavan dengan kajian. Pada penelitian ini menggunakan anlisis data deskriptif  yang dengan metode rereduksi data dan analisis data serta penarik kesimpulan. Sedangkan, hasil penelitian ini menunjukan  bahwa kreativitas secara alamiah dimiliki oleh setiap anak, akan tetapi kreativitas dapat meningkat apabila adanya dukungan yang baik dari lingkungan. Lingkungan anak yang mencakup lingkungan keluarga, sosial maupun sekolah berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan anak khususnya perkembangan kreativitas anak. Kurangnya dukungan dan suasana yang tepat dari lingkungan dapat menghambat kreativitas anak. Pengembangan kreativits anak bisa dikembangkan melalui kegiatan bercerita. Dengan bercerita anak dapat terstimulasi perkembangnnya menjadi lebih maksimal.
Pengembangan Kreativitas AUD melalui Eksploradi di TK ABA Keringan Sleman Yogyakarta Nur Tanfidiyah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12575

Abstract

ABSTRAK. Seiring berkemanganya zaman, berkembang pula ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi ini mendesak setiap manusia untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Kreativitas tersebut akan semakin berkembang seiring berkembangnya imajinasi anak yang didapatkan dari pengalaman belajar hasil interaksinya dengan lingkungan sekitar melalui eksplorasi. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui eksplorasi di TK ABA Keringan, Sleman, Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penggalian data menggunakan wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan, bahwa TK ABA Keringan mengembangkan kreativitas anak dengan mengeksplorasi lingkungan baik di dalam maupun di luar kelas melalui benda-benda yang konkret (nyata) dengan melihat dan memahaminya. Cara yang digunakan untuk mendorong kreativitas dengan metode ekplorasi yaitu menggunakan APE (Alat Permainan Edukatif). Selain itu, menerapkan pembelajaran langsung yaitu menanam padi di sawah, melihat ayam di kandang beserta cara merawatnya, melihat ikan di kolam ikan, menyediakan alat permainan di halaman sekolah seperti bola dunia, jungkat-jungkit, prosotan, trowongan, jembatan rantai, dan tempat pasir. Bahkan beberapa bulan sekali, TK ABA Keringan ini mengadakan karyawisata yaitu berkunjung ke kebun binatang dan mengadakan outbond. Melalui kegiatan tersebut mampu mendorong rasa ingin tahu, belajar lebih fokus, cepat dalam menangkap materi yang disampikan  guru, anak aktif dan kritis pada benda-benda yang dilihatnya.Kata Kunci :  Kreativitas, Anak Usia Dini, eksplorasi.ABSTRACT  Along with the times, so do science and technology. This condition is the closeness of every human being to adapt to these conditions. One of the important things that must be done is to develop children's creativity from an early age. This creativity will further develop along with the development of children who are gained from the experience of learning from their interactions with the environment around the exploration. In this regard, the authors conducted research with the aim of seeing how to develop early childhood creativity through exploration methods at TK ABA Keringan Sleman Yogyakarta. This type of research is descriptive qualitative by extracting data using interviews, observation, and documentation. The results showed that TK ABA Keringan developed children's creativity with the environment both inside and outside the classroom through concrete objects by seeing and understanding them. The method used to encourage creativity with the exploration method is to use the APE (Educational Game Tool). Besides applying direct learning, namely planting rice in the fields, seeing chickens in cages and how to care for them, seeing fish in fish ponds, providing games in the school yard such as globe, seesaw, slide, trowongan, chain bridge, and sand trash cans. . Even every few months, TK ABA Keringan holds field trips, namely visiting the zoo and holding outbound activities. Through these activities, they are able to foster curiosity, learn to be more focused, quickly grasp the material presented by the teacher, and children are active and critical of the objects they see.Keyword : Creativity, Early childhood, Exploration
Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Boneka Tangan terhadap Perkembangan Bahasa Anak TK-IT Ibu Harapan Bengkalis Nurazila Sari; Arbi Arbi
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.11388

Abstract

Penelitian Quasi Eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan (hand puppet) untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Ibu Harapan Bengkalis. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK-IT Ibu Harapan Bengkalis yang berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan data pretest dan posttest control group design dengan test-t atau uji t memiliki rumus thitung > ttabel. Jika thitung lebih besar dari ttabel, makaH0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data pada kelas eksperimen diperoleh thitung = 33,031 dan ttabel untuk N=15= 1,76131, maka thitung > ttabel (33,031 > 1,76131).  Data tersebut menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima. Pada kelas kontrol diperoleh thitung = 13,115 dan ttabel untuk N=15=1,76131, maka thitung > ttabel (13,115 > 1,76131). Data tersebut menunjukkan H0 ditolak dah Ha diterima. Dan dapat dilihat dari perolehan thitung antara kelas eksperimen dan kelas kontrol 33,031 = 13,115. Kelas eksperimen memiliki thitung yang lebih besar dari kelas kontrol. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan (hand puppet) berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak kelompok B TK-IT Ibu Harapan Bengkalis.
Efektivitas Meronce Daur Ulang Sampah Dalam Optimalisasi Kecerdasan Kinestetik dan Matematik Anak di TK Mawar Bantengan Muhammad Zainal Abidin; Maemonah Maemonah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12237

Abstract

Penelitian dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik dan matematik melalui kegiatan meronce daur ulang sampah yang ada disekolah. Penelitian ini dilakukan pada anak Kelompok B di TK Mawar Bantengan, Boyolali. Peneliti mengunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menerapkan dua siklur setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Maka hasil penelitian menunjukan pada pelaksanaan pra siklus yang mendapatkan nilai baik ada 7 anak atau mencapai 35%, nilai cukup ada 8 anak atau mencapai 40% dan yang kurang 5 anak atau mencapai 25%. Pada siklus I yang mendapatkan, nilai baik ada 11 anak atau mencapai 55%, nilai cukup ada 6 anak atau mencapai 30% dan yang kurang 3 anak mencapai 15%. Pada siklus II yang mendapatkan nilai baik ada 16 anak atau mencapai 80%, nilai cukup ada 4 anak atau mencapai 20%. Dapat disimpulkan kegiatan meronce menggunakan media plastik bekas dapat meningkatkan kemampuan kinestetik dan matematik.
Hubungan Penggunaan Media Kartu Huruf Dengan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Ayu Widi Astuti; Rizky Drupadi; Ulwan Syafrudin
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.11958

Abstract

Permasalahan yang ada yaitu guru tidak paham dan kreatif dalam memilih media pembelajaran yang akan digunakan untuk menstimulus kemampuan membaca permulaan anak usia dini. Pembelajaran yang dilakukan masih dengan cara mengeja dan memberikan contoh menggunakan papan tulis. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan media yang menarik untuk anak, salah satunya menggunakan media kartu huruf untuk mengenalkan membaca permulaan bagi anak usia dini. Dalam penelitian ini, membaca yang dimaksud yaitu kemampuan anak dalam mengenal huruf, mengucapkan bunyi huruf, dan melafalkan huruf dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media kartu huruf dengan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun.
Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Kesalehan tentang Menuntut Ilmu Pengetahuan dan Norma Sosial Bagi Anak Usia Dini dalam Syair Ibarat dan Khabar Qiyamat Karya Syeikh Abdurrahman Shiddiq Al-Banjari (SUATU KAJIAN MEMOTIVASI) ARBI YASIN; M. Arrafie Abduh; Abu Anwar; Djeprin E. Hulawa
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12247

Abstract

Persoalan kesalehan merupakan persoalan besar, mendasar dan esensial, karena memperbincangkan mutu amalan, kualitas perilaku manusia beragama, sifat dan nilai-nilai agung keberagamaan, apalagi bila disampaikan oleh seorang ulama besar, mufti kerajaan, tokoh sufi tersohor, Tuan Guru yang kharismatik, yang dituangkannya dalam bentuk untaian kata-kata indah lewat media syair Melayu  berkelas, berisikan nasehat keberagamaan yang khas, nilai-nilai pendidikan kesalehan yang utama, petuah-petuah menuntut ilmu pengetahuan, pesan-pesan norma sosial yang ditujukan buat kalangan anak-anak usia belia,  maka bertambah-tambah lagi urgensi faedahnya. Olehkarena itu, tujuan utama penelitian ini difokuskan untuk mengetahui keberadaan ketokohan dan peran Tuan Guru Sapat dalam bidang Pendidikan kesalehan, serta mengkaji nilai-nilai pendidikan kesalehan tentang menuntut ilmu pengetahuan dan norma sosial di kalangan anak-anak usia dini yang terkandung dalam kitab syairnya. Kajian nilai-nilai pendidikan kesalehan yang sengaja dilakukan pada kitab syair tersebut merupakan penelitian kepustakaan, dimana data dikumpulkan dengan menggunakan strategi studi teks. Sedangkan untuk menganalisis data penulis memanfaatkan teknik analisis isi (content analysis). Dari hasil kajian dapat diketahui bahwa Syeikh Abdurrahman Shiddiq al-Banjari (SASA) bila ditinjau dari segi khazanah keintelektualitasnya, ketokohan dan perannya di dunia Pendidikan Islam memang diakui sebagai salah seorang ulama besar dan tangguh nusantara serta berpredikat sebagai ulama-penyair Asia Tenggara. Bila ditelaah pula dari segi nilai-nilai pendidikan kesalehan tentang menuntut ilmu pengetahuan, SASA menuqilkan bait-bait syair tentang pentingnya menuntut ilmu dunia-akhirat, akan tetapi menuntut ilmu ukhrawi dengan landasan akhirat lebih utama. Namun tatkala membicarakan kesalehan tentang norma sosial bagi anak-anak belia, beliau menuqilkan untaian bait-bait syair yang  menggambarkan nilai dan norma sosial harus berorientasi akhirat.  Ini sekaligus mengisyaratkan kesalehan ideal menurut SASA adalah kesalehan terpadu atau timbalbalik, akan tetapi berbasis ukhrawi atau keakhiratan.Kata Kunci: Nilai,  Pendidikan, Kesalehan, Ilmu Pengetahuan, Norma Sosial, Syair, Motivasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10