cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SUARA GURU
ISSN : 24776351     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Arjuna Subject : -
Articles 255 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL ELABORASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kenedi Kenedi
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4081

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bermanfaat untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa       melalui pembelajaran model Elaborasi. (1) Bagi siswa, strategi pembelajaran model elaborasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar matematika di kelas VII A SMP Negeri 1 Pendalian IV Koto. (2) Bagi guru, strategi pembelajaran model elaborasi yang di lakukan pada penelitian ini di harapkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika di kelas VII A SMP Negeri 1 upaya meningkatkan motivasi belajar siswa. (3) Bagi sekolah, strategi pembelajaran model elaborasi ini di harapkan menjadi salah satu masukan dalam rangka meningkatkan motivasi belajar matematika. (4) Dari hasil analisis didapat prestasi belajar siswa  siklus ke 2 ,  14,29% siswa yang masih mencapai hasil belajar dengan kategori nilai baik. Untuk kategori nilai  baik sekali dan istimewa ada 85,71% siswa. Hasil penelitian menunjukan: 1). Penerapan metode elaborasi baik pada mata pelajaran matematika mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal 2). Dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran walaupun memilih satu metode pembelajaran seperti metode elaborasi, kita harus punya strategi yang tepat sehingga penerapan metode tersebut benar-benar sesuai dengan  karakteristi materi pembelajaran matematika.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS (GEOGRAFI) MELALUI METODE INQUIRI ISKANDAR ISKANDAR
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2411

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar georafi siswa kelas IX5 SMPN 1 Kuantan Mudik. Variable penelitian yang akan dilaksanakan adalah terdiri dari aktifitas guru dan siswa. Dengan menggunakan metode inquiry, rata-rata aktifitas guru mengajar di kategorikan baik dengan perolehan nilai 38,25. Persentase rata-rata aktivitas siswa dengan klasifikasi baik 46,43%, cukup 46,42%  dan kurang 7,15%. Perolehan rata-rata persentase hasil kerja kelompok siswa, sangat baik 41,67%, baik 33,33%, cukup 25%, dan kurang 0%. Ketrampilan afektif siswa meningktan dengan rata-rata persentase baik sekali 54,74% baik 35,74%, kurang 9,53% dan kurang sekali 0%. Hasil belajar materi pelajaran IPS (Georafi) mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan metode inquiry, rata-rata persentase daya serap siswa selama empat kali pertemuan 81,2%. Perolehan nilai rata-rata pada ulangan harian adalah 88%. Pembelajaran menggunakan metode inquiry khususnya pada IPS (Georafi) harus ditindak lanjuti sebagai upaya peningkatan hasil belajar siswa dan dapat mengembangkan penyelesaian-penyelesaian terhadap masalah-masalah.
DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGHITUNG KELILING, LUAS BANGUN DATAR SERTA PENGENALAN SEJARAH UANG DAN KEGUNAANNYA SYAFRIDA SYAFRIDA
SUARA GURU Vol 2, No 2 (2016): Suara Guru
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i2.2416

Abstract

Metode demonstrasi merupakan salah satu metode yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran Matematika dan IPS guna meningkatkan kemampuan pemahaman siswa menghitung keliling bangun datar, persegi panjang dan persegi serta mengenal sejarah uang dan kegunaannya dikelas III SD Negeri 002 Muara Lembu. Metode ini diterapkan oleh peneliti dalam sebuah penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dimana jenis dari penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dan kesimpulan yang diperoleh, antara lain: (1) penerapan metode demonstrasi sangat membantu dalam menghitung keliling bangun datar dan pengenalan sejarah uang serta kegunaannya, (2) tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan termotivasinya siswa dalam proses pembelajaran, dan (3) dapat meningkatkan profesionalisme guru terhadap proses pembelajaran.    
HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR TERSTRUKTUR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS israti israti
SUARA GURU Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i3.2656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa pada pokok bahasan kinematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe kepala bernomor terstruktur. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA2SMAN 1 Kuantan Mudik tahun pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 42 orang siswa. Instrumen pengumpulan data penelitian berupa soal tes hasil belajar. Tes diberikan kepada siswa setelah proses pembelajaran fisika selesai dilakukan. Dalam menganalisis data, digunakan teknik analisis deskriptif yang meliputi daya serap, efektifitas pembelajaran, ketuntasan belajar, ketuntasan deskriptor, penilaian afektif dan penilaian psikomotor. Hasil analisis data menunjukkan daya serap siswa rata-rata adalah 70,34% dengan kategori baik. Efektifitas pembelajaran 70,34% dengan kategori kurang efektif. Ketuntasan belajar siswa 66,67% dan ketuntasan deskriptor 62,5% dengan kategori tidak tuntas. Untuk penilaian afektif dikategorikan cukup baik (61,90 %) dan penilaian psikomotor dapat dilihat pada tabel 17 yang dikategorikan baik sekali (45,23 %).
PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Ernalita Ernalita
SUARA GURU Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i3.2661

Abstract

Aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika di kelas IV SDN 002 Muara Lembu Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi tahun ajaran 2013/2014 masih rendah, sehingga hasil belajarnya belum memenuhi KKM yang telah ditetapkan sekolah, sebab metode yang digunakan selama ini belum dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian Tindakan Kelas perlu dilaksanakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan pendekatan matematika realistik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2010/2011 dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat langkah penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data penelitian digunakan lembar obsevasi yang diisi oleh observer dan tes hasil belajar yang diberikan pada akhir siklus. Data aktivitas belajar siswa dianalisa dengan dengan menentukan jumlah dan persentase siswa yang terlibat pada setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan hasil belajar siswa mengalami penigkatan, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai ketuntasan pada dua siklus yang dilaksanakan sesuai dengan KKM yang ditetapkan yaitu 65. Sebelum penerapan pendekatan matematika realistik, siswa yang mencapai ketuntasan hanya 12 siswa (37,5%). Setelah penerapan pendekatan matematika realistik melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa yang mencapai ketuntasan mencapai 17 siswa (53%)  dengan nilai rata-rata 67,1 pada siklus I, kemudian terjadi peningkatan 31% pada siklus II, yaitu ada 27 siswa (84%)  yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 85,2.
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN RUANG DAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Tri Umiatik Tri Umiatik
SUARA GURU Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3, September 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i3.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan terhadap proses belajar mengajar sehingga tercapai ketuntasan belajar baik secara individual maupun klasikal dengan menggunakan metode demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas I Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran matematika dan Bahasa Indonesia di kelas I Sekolah Dasar Negeri 015 Sungai Sirih Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.
METODE PENUGASAN PADA PELAJARAN MATEMATIKA DAN DISKUSI PADA PELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Jumaryati Jumaryati
SUARA GURU Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v2i3.2666

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Penugasan pada pelajaran Matematika dan metode Diskusi pada pelajaran IPS. Penelitian yang di laksanakan oleh si peneliti merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dimana jenis dari penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat di tarik beberapa kesimpulan, antara lain: (1) melibatkan siswa menggunakan alat peraga dalam pembelajaran dapat memancing keaktifan siswa, sekaligus meningkatkan mutu pemahaman terhadap materi pelajaran, (2) penerapan metode dan media atau alat peraga yang tepat merupakan faktor yang menentukan keberhasilan seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran, dan (3) menjelaskan materi pembelajaran dengan memberikan contoh-contoh yang bervariasi dan dekat dengan lingkungan anak maka dapat meningkatkan penguasaan siswa.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASKES SISWA SMP Muhammad Idris
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3046

Abstract

Penelitian ini membahas hasil belajar Penjaskes pada siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung. Ditemukan bahwa hasil belajar Penjaskes siswa kelas VIII-B yang rendah. Proses pembelajaran hanya terfokus pada guru sehingga interaksi antar siswa dan guru sangat rendah. Proses pembelajaran ini mengakibatkan aktivitas siswa menjadi pasif di dalam mengikuti proses pembelajaran dan berdampak terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dibutuhkan suatu model pembelajaran yang inovatif. Salah satunya adalah model pembelajaran kooperatf tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatf tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar Penjaskes pada siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal Juli sampai dengan Agustus 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B SMPN 3 Tapung dengan jumlah siswa 36 orang siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran kooperatf tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa menjadi lebih baik melalui penerapan model pembelajaran kooperatf tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dibandingkan dengan pembelajaran yang konvensional. Hasil belajar sebelum PTK nilai daya serap siswa sebesar 74.4, setelah PTK pada siklus I sebesar 85, setelah PTK siklus II sebesar 87.5%. Ketuntasan belajar siswa sebelum PTK sebesar 23 orang siswa (63.9%), pada siklus I sebesar 32 orang siswa (88.9%), dan pada siklus II sebesar 34 orang siswa (94.4%). Terbukti bahwa penerapan model pembelajaran kooperatf tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar Penjaskes pada siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Tapung tahun ajaran 2016/2017.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GQGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA SEKOLAH DASAR Erdina Erdina
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4849

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  hasil belajar PKn siswa dengan menerapkan metode pembelajaran GQGA pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal Agustus sampai dengan September 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan dengan jumlah siswa 32 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar. Daya serap hasil belajar siswa sebelum Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 66.6 meningkat sebesar 10 pada siklus I menjadi 76.6 dan pada siklus II terjadi peningkatan 4.7 menjadi 81.3. Ketuntasan klasikal siswa sebelum PTK adalah 62.5%. Pada siklus I pertemuan 1 sebesar 90.6% dan pada pertemuan 2 sebesar 93.8%. Pada siklus II pertemuan 3 sebesar 96.9% dan pada pertemuan 4 sebesar 100% . Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode GQGA dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017.
METODE TANYA JAWAB MENGGUNAKAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Rosliana Rosliana
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3051

Abstract

 Penelitian bertujuan untuk menganalisa hasil belajar IPS dengan penerapan metode tanya jawab dengan menggunakan peta konsep. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 35 orang kelas IX-C SMP Negeri 3 Tapung tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini adalah dengan melaksanakan tes dan melakukan observasi aktivitas guru serta observasi aktivitas siswa pada setiap siklus. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar. Daya serap hasil belajar siswa sebelum Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah 72.7 meningkat sebesar 8.7 pada siklus I menjadi 81.4 dan pada siklus II menjadi 87.2. Ketuntasan Klasikal siswa sebelum PTK 61.1% pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 27.8% menjadi 88.9% pada siklus II menjadi 94.4%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tanya jawab dengan menggunakan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tapung tahun pelajaran 2015/2016. 

Page 4 of 26 | Total Record : 255