SUARA GURU
Suara Guru(Print ISSN 2477-6351): Jurnal Pendidikan Sosial, Sains dan Humaniora (SG-JPSSH) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan dan aplikasi teori, pendekatan, sistem, metode, implementasi, and evaluasi penerapan kurikulum dan pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. JPSSH menerima artikel hasil penelitian dan pemikiran di bidang pendidikan sosial, Sains, dan Humaniora yang terbit 4 kali dalam satu tahun
Articles
255 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA SEKOLAH DASAR
Rosnah Rosnah
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4854
Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan masih banyak yang tidak mencapai KKM yang ditetapkan. Hanya 59.4% siswa yang mencapai KKM. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan dengan jumlah siswa 32 orang siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data adalah dengan melaksanakan kuis tiap siklusnya. Masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Hasil belajar sebelum PTK adalah 66.9 dengan kategori kurang, setelah PTK pada siklus I pertemuan 1 hasil belajar sebesar 72.5 dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 74.7 dengan kategori cukup. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajar siswa sebesar 80.0 dengan kategori baik dan pertemuan 4 sebesar 82.2 dengan kategori baik. Ketuntasan individu sebelum PTK adalah 19 orang siswa (59.4%). Ketuntasan individu pada siklus I pertemuan 1 adalah 28 orang siswa (87.7%) and pada pertemuan 2 adalah 29 students (90.6%). Ketuntasan individu pada siklus II pertemuan 3 adalah 30 orang siswa (93.8%) dan pada pertmuan 4 adalah 31 strudents (96.9%). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I-B SD Negeri 010 Ratu Sima Dumai Selatan tahun ajaran 2016/2017.
METODE DEMONTRASI PADA PELAJARAN IPA DAN PENUGASAN PADA PELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
Samiati Samiati
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3056
Rendahnya penguasaan siswa terhadap penguasaan pembelajaran di kelas I SD Negeri 017 Muara Bahan pada mata pelajaran IPA dan IPS, hal ini tampak pada waktu pembelajaran berlangsung banyak anak yang kurang termotivasi. Perbaikan pembelajaran ini memiliki tujuan yaitu dengan menerapkan metode demontrasi muncul keberanian, kepercayaan diri serta motivasi siswa dalam melakukan aktivitas belajar. Dengan menerapkan metode penugasan dapat merangsang siswa lebih aktif dalam belajar dan dapat memperdalam serta menumbuhkan gairah belajar siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 Februari sampai dengan 25 Maret 2009 dengan jumlah siswa 20 orang, 10 orang siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian dengan penerapan metode demontrasi pada pelajarn IPA terjadinya peningkatan ketuntasan dari setiap siklus, sebelum perbaikan ketuntasan mencapai 60%, pada siklus I 75%, dan siklus II 85%. Sedangkan pada pelajaran IPS dengan penerapan metode penugasan siklus I ke siklus II ada peningkatan 15% jadi tinggal 3 orang siswa atau 15% dari 20 siswa yang belum tuntas. Dengan demikian penerapan metode demontrasi dan penugasan pada pelajaran IPA dan IPS dapat meningkatkan motivasi dan daya serap siswa terhadap hasil belajar
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR DAN PERUBAHAN WILAYAH DI INDONESIA MELALUI METODE DISKUSI
Lasmini Lasmini
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4873
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan metode diskusi dan penggunaan alat peraga dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di di kelas V SDN 014 Sungai Keranji Kec. Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I, siklus II dan siklus III, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, ini dapat dilihat dari perolehan nilai yang didapat siswa yang selalu terjadi peningkatan dari setiap siklus.
KETERLAKSANAAN LAYANAN PEMBELAJARAN DALAM BIMBINGAN BELAJAR OLEH GURU KELAS BERDASARKAN TANGGAPAN SISWA DI SEKOLAH DASAR
Suyono Suyono
SUARA GURU Vol 3, No 1 (2017): SG vol. 3 No. 1, Maret 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i1.3061
Penelitian ini diberi judul “Keterlaksanaan Layanan Pembelajaran Dalam Bimbingan Belajar Oleh Guru Kelas Berdasarkan Tanggapan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri se Gugus III Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi”. Layanan pembelajaran adalah layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik (klien) mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan layanan pembelajaran dalam bimbingan belajar yang diberikan oleh guru pembimbing kepada siswa dan apa kendala yang dihadapi guru kelas dalam memberikan layanan pembelajaran dalam bimbingan belajar kepada siswa. Asumsi penelitian ini adalah layanan pembelajaran dalam bimbingan diberikan sesuai dengan fungsi dan tujuan, layanan pembelajaran dalam bimbingan belajar dapat diidenfikasi, layanan pembelajaran akan berguna bagi siswa bila diberikan secara terprogram, kontinu dan berkesinambungan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Singingi Hilir, yang berjumlah 144 orang. Kemudian penulis mengambil keseluruhannya dengan metode sampel jenuh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisa deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi dan data angket. Tehnik analisa data dengan analisa prosentase. Berdasarkan pengolahan data tentang program layanan pembelajaran diperoleh hasil secara umum atau keseluruhan keterlaksanaan layanan pembelajaran dalam bimbingan belajar di SD Gugus III adalah sebesar 64,70 % dan dikategorikan baik
AKTIVITAS ORANG TUA DALAM PROSES PENDIDIKAN AKHLAK ANAK-ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA MASYARAKAT KASANG
Lastini Lastini
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4878
Anak sebagai kader perjuangan bangsa harus dipersiapkan sesuai dengan idiologi bangsa dan negara maupun masyarakat itu sendiri agar dapat berbuat dan berperilaku menurut etika bangsa maupun agama yang dianutnya. Orang tua berkewajiban untuk memberikan pendidikan akhlak kepada anak. Aktivitas yang dilakukan orang tua dalam proses pemberian pendidikan akhlak terhadap anak-anak di lingkungan keluarga dengan memberikan pendidikan akhlak kepada anak melalui cerita-cerita, mengajarkan anak tentang sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, jujur kepada anak, dan menjalankan adab islam. Aktivitas orang tua dalam proses pendidikan akhlak terhadap anak masih terdapat berbagai gejala, diantaranya para orangtua lebih suka menonton televisi dibandingkan bercerita kepada anak tentang akhlak dan kisah para nabi dan rasul, masih ada sebagian orangtua yang kurang bijaksana dalam pendidikan anak dalam kehidupan sehari-hari. Masih ada sebagian anak yang kurang berlaku sopan kepada orangtua dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian orangtua tidak lagi mendidik anak dengan cerita dongeng atau cerita para nabi dan rasul. Dari temuan gejala-gejala tersebut, penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul “Aktivitas Orang Tua Dalam Proses Pendidikan Akhlak Anak-Anak Di Lingkungan Keluarga Masyarakat Kasang Kecamatan Kuantan Mudik”.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING DI SEKOLAH DASAR
Nurmi Erita
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3599
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 004 Toar melalui model pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing pada materi pokok operasi hitung pecahan semester genap tahun pelajaran 2008/2009. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Untuk pengumpulan data, data aktifitas siswa dan guru dikumpulkan dengan cara pengamatan langsung di dalam kelas. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan cara memberikan tes atau ulangan harian kepada siswa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis diperoleh bahwa data aktifitas siswa dan guru telah sesuai dengan perencanaan. Sedangkan analisis data tentang perkembangan nilai siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah tindakan. Dari analisis data tentang ketercapaian KKM diperoleh fakta bahwa terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM setelah adanya tindakan. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing pada pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar matematika khususnya pada materi pokok operasi hitung pecahan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 29 PEKANBARU TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Syafrida Ali
SUARA GURU Vol 1, No 1 (2015): SUARAGURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v1i1.2028
Umumnya metode pengajaran yang dilakukan di kelas hanya bersifat konvensional. Siswa hanya menerima saja materi yang dijelaskan oleh guru. Hal ini menyebabkan siswa menjadi kurang aktif yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa..Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPSA pada siswa kelas IX-1 SMP Negeri 29 Pekanbaru tahun pelajaran 2015/2016. Pengambilan data dilaksanakan pada tbulan Oktober sampai dengan November 2015. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-1 SMPN 29 Pekanbaru dengan jumlah siswa 45 orang siswa yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Pengumpulan data diambil dari hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar. Daya serap hasil belajar siswa sebelum Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah 75,7 meningkat sebesar 9,5 pada siklus I menjadi 85,2 dan pada siklus II terjadi peningkatan 4,6 menjadi 89,8. Ketuntasan Klasikal siswa sebelum PTK adalah 57,1% pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 38,1% menjadi 95,2% pada siklus II menjadi 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-1 SMPN 29 Pekanabaru Tahun Pelajaran 2015/2016.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR
Netti Helmi
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4883
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi pembelajaran berhitung dan mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi pembelajaran membaca. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas I SDN 009 Sungai Sirih Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus, yaitu siklus I, siklus II dan siklus III, yang mana tiap-tiap siklus ini dilakukan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1) Keberhasilan siswa dalam pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran sangat tergantung pada metode pembelajaran yang digunakan. 2) Penggunaan alat peraga yang menarik dan efektif sangat mendukung untuk menumbuhkan minat dan memotivasi siswa dalam pembelajaran. 3) Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat perlu dilatih sejak dini, salah satunya adalah dengan melalui diskusi..
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR- SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA SEKOLAH DASAR
Murni Murni
SUARA GURU Vol 3, No 2 (2017): SG vol. 3 No. 2, Juni 2107
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v3i2.3604
Salah satu tugas seorang guru adalah bagaimana bisa melakukan transfer knowledge dengan baik dan sempurna. Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair-Share merupakan salah satu metode yang mampu memberikan nuansa pembelajaran aktif dan kreatif bagi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan tindakan dengan metode ini pada siklus pertama rata-rata 64,44 dan pada siklus kedua 68,89. Sementara setelah dilakukan tindakan siklus pertama rata-rata 72,22 dan pada siklus kedua 83,33. Artinya metode think pair share mampu memberikan perubahan kenaikan nilai sebesar 12,07% pada siklus pertama dan 20,96% pada siklus kedua.
USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN GURU DALAM MENANGGULANGI SISWA YANG BERPRESTASI BELAJAR RENDAH
saridin saridin
SUARA GURU Vol 2, No 1 (2016): SUARA GURU
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/suara guru.v2i1.2036
Usaha-Usaha Yang Dilakukan Guru Dalam Menanggulangi Siswa Yang Berprestasi Belajar Rendah Di Gugus I Kecamatan Singingi Tahun Pelajaran 2007-2008. Masalah utama dalam penelitian ini adalah usaha-usaha yang dilakukan guru dalam menanggulangi siswa yang berprestasi rendah di Gugus I Kecamatan Singingi. Adapun populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Singingi yang mengalami prestasi belajar rendah, yakni sebanyak 36 orang siswa. Data ini dikumpulkan dengan cara penyebaran angket kepada siwa yang mengalami prestasi belajar rendah di Gugus I Kecamatan Singingi, Selanjutnya analisa data menggunakan teknik pophan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada aspek meningkat hubungan guru dengan siswa 75.9%. Meningkatkan hubungan siswa dengan siswa 79.6%, memberikan motivasi 67.6%, dan menanamkan konsep diri yang baik 53.7%. Jadi usaha-usaha yang dilakukan guru yang paling tinggi adalah pada aspek peningkatan hubungan siswa dengan siswa.