cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2023)" : 5 Documents clear
The Addition Effect Of Active Carbon From Waste of Ambon Lumut Banana Peel ( Musa acuminata Colla) on Decreasing Peroxide in Used Cooking Oil Novriyanti Lubis; Esty Rahayu Pangestika; Dang Soni
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.6564

Abstract

High temperature, repeated, and oxidized heating process will experience used cooking oil damage. Peroxide number is the most important value to determine the degree of damage the oil. The purpose of this study was to see the effect of soaking with activated carbon from Ambon Lumut banana peels with different activators on decreasing the peroxide value in used cooking oil, determining the analysis was carried out using the iodometric method. The results were obtained after soaking banana peel activated carbon with HCl activator in used cooking oil samples from frying chicken, fried snacks, and 2 times the use of each % decreased peroxide number by 82.26%; 30.90% and 68.88%, while the ZnCl2 activator in these samples decreased by 85.22%; 51.82% and 92.77%. The use of ZnCl2 activator gives the best results in reducing the peroxide value in used cooking oil.
PASTA GIGI EKSTRAK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI Sri Wahyuningsih; Ivon Sensiana Ndaso; Ahmad Irsyad Aliah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.7525

Abstract

Beragam mikroorganisme dapat ditemukan dan hidup dalam rongga mulut, salah satunya Streptococcus mutans yang dapat menyebabkan karies gigi. Daun beluntas (Pluchea indica L.) mempunyai banyak kandungan senyawa aktif seperti flavonoid yang memiliki aktivitas terhadap bakteri gram positif yang mampu dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada rongga mulut terutama gigi seperti bakteri Streptococcus mutans. Salah satu pencegahan terjadinya karies gigi dengan penggunaan pasta gigi secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi pasta gigi dari daun beluntas dan mengetahui aktivitasnya sebagai antibakteri. Daun beluntas (Pluchea indica L.) dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% kemudian ekstrak etanol daun beluntas (EEDB) diformulasikan menjadi pasta gigi dengan masing-masing konsentrasi 5% (F1), 7,5% (F2); dan 10% (F3) dan diuji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Hasil penelitian formula pasta gigi menunjukkan tidak terjadi perubahan sebelum dan setelah uji cyling test untuk kestabilan formula pasta gigi. Uji aktivitas pasta gigi EEDB yang diukur dengan jangka sorong menunjukkan konsentrasi 10% (F3) memiliki diameter zona hambat 21,77±0,49 mm mendekati zona hambat pasta gigi merk ‘X’ sebagai pembanding dengan zona hambat 22,00±1,32 mm yang termasuk kategori sangat kuat sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans dengan nilai signifikansi p=1,000 (p>0,05).
INCREASING ANTIOXIDANT ACTIVITY OF SUPEROXIDE DISMUTASE AND DECREASING MALONDIALDEHYD LEVELS FROM Ethanol Extract of Radish (Raphanus Sativus L.) LEAVES IN SWIMMING MICE Sondang Khairani; Ni Made Dwi Sandhiutami; Ika Permata Sari
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.8261

Abstract

Daun lobak (Raphanus sativus L.) mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antioksidan ekstrak etanol 70% daun lobak (Raphanus sativus L.) berdasarkan parameter kadar malondialdehid (MDA) dan aktivitas superoksida dismutase (SOD). Penelitian menggunakan mencit dibagi menjadi 6 kelompok yaitu: kelompok kontrol normal (I), kelompok kontrol negative (II), kelompok kontrol positif (III) (vitamin C 2,6 mg/20 gBB), dan 3 kelompok (IV,V,VI)dosis ekstrak etanol 70% daun lobak (Raphanus sativus L.) (5,6; 11,2; 22,4 mg/20 gBB). Pengukuran kadar MDA dilakukan dengan metode Wills dan pengukuran aktivitas SOD dilakukan dengan metode Adrenochrome Assay dan Analisa menggunakan uji ANOVA. Hasil pengukuran kadar MDA pada kelompok normal, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok dosis 5,6 mg/20 gBB; 11,2 mg/20 gBB; 22,4 mg/20 gBB secara berturut-turut adalah 2,1617 nmol/mL; 5,3075 nmol/mL; 2,3331 nmol/mL; 4,5583 nmol/mL; 3,5957 nmol/mL; 2,6702 nmol/mL sedangkan untuk hasil pengukuran aktivitas SOD hati mencit adalah 124,2383 U/mL; 65,64 U/mL; 176,7583 U/mL; 106,045 U/mL; 134,34 U/mL; 153,53 U/mL. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan bermakna antara kelompok III dengan kelompok IV,V,VI  dalam peningkatan aktivitas SOD dan penurunan kadar MDA (p<0,05) yaitu memiliki potensi antioksidan yang sama seperti vitamin C.
Farmakoterapi Pasien Hiperkolesterolemia Familial: Suatu Tinjauan Narasi Sidhi Laksono Purwowiyoto; Nadia Afiyani
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.8743

Abstract

Hiperkolesterolemia familial (FH) merupakan kelainan autosomal dominan yang ditandai dengan kadar low-density lipoprotein kolesterol (LDL-C) yang tinggi pada plasma. Bahaya risiko kejadian kardiovaskular dan tingginya angka prevalensi menjadikan hiperkolesterolemia familial beban penyakit yang harus segera ditangani. Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas manajemen terapi farmakologis untuk menurunkan kadar LDL-C dalam plasma. Metode artikel ini merupakan tinjauan pustaka dengan penelusuran elektronik komprehensif dilakukan menggunakan PubMed dan Google Scholar. Pencarian terbatas pada bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Didapatkan 51 literatur yang sesuai dengan topik dan dianalisa. Terdapat banyak terapi dislipidemia yang tersedia dengan berbagai target terapi. Statin tetap menjadi yang paling popular dan pilihan utama pada rekomendasi-rekomendasi yang ada. Meskipun begitu, pada pasien intoleransi statin, terdapat banyak pula pilihan pengobatan yang dinilai cukup efektif untuk menurunkan kadar LDL-C, meskipun banyak juga diantaranya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dalam hal keamanan jangka panjang. Kesimpulannya statin tetap menjadi lini pertama dalam pengobatan hiperkolesterolemia familial, jika target tidak tercapai dapat dikombinasikan dengan obat penurun kolesterol lainnya.
EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA PADA TIKUS HIPERTENSI YANG DIBERI PAKAN LEMAK TINGGI Moch. Saiful Bachri; Wiki Yuli Anita; Sapto Yuliani; Wahyu Widyaningsih; Vivi Sofia; Daru Estiningsih
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.10407

Abstract

Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) mengandung beberapa senyawa aktif, seperti alkaloid, saponin, tannin, terpenoid, steroid, glikosida, senyawa fenol, dan flavonoid yang diduga dapat menurunkan kadar trigliserida dalam serum darah, sehingga dapat mencegah keadaan hipertrigliseridemia. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penurunan kadar trigliserida serum setelah pemberian ekstrak etanol daun jarak pagar (EEDJP) variasi dosis pada tikus hipertensi yang diinduksi dengan NaCl dan diberi pakan lemak tinggi. Penelitian eksperimental dengan pre-posttest control group design terhadap tikus jantan galur Wistar. Tikus dibagi menjadi 7 kelompok, yaitu  kelompok normal, kontrol (diinduksi NaCl dan diberi pakan  tinggi lemak), Captopril, Simvastatin, EEDJP dosis 1,8 g/KgBB, 2,7 g/KgBB, 4,05 g/KgBB. Analisis kadar trigliserida serum dengan metode GPO- PAP. Data dianalisis   dengan uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, Homogenity of Variances, One-Way ANOVA, Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney. Induksi NaCl dan pemberian pakan lemak tinggi dapat meningkatkan kadar trigliserida serum yang signifikan (p<0,050). Pemberian EEDJP dapat menurunkan kadar trigliserida serum yang signifikan (p<0,050) pada semua variasi dosis. Kesimpulannya EEDJP dapat menurunkan kadar trigliserida secara signifikan pada dosis 1,8 g/KgBB, 2,7 g/KgBB, 4,05 g/KgBB.

Page 1 of 1 | Total Record : 5