cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 7 No 2 (2018)" : 20 Documents clear
Pembelajaran Matematika dan IPA Guru SD Melalui Media Pembelajaran Visual Mulyawati, Ima; Kowiyah, Kowiyah
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1652

Abstract

IbM pengabdian masyarakat melalui workshop pembelajaran matematika dan IPA bagi guru SD melalui media pembelajaran visual di bekasi. Workshop ini dilakukan di gedung seminar UPTD Pembinaan SD Kecamatan Mustika Jaya Bekasi dengan jumlah peserta 45 peserta. Adapun target luaran yang diharapkan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah 1) peningkatan pemahaman tentang media pembelajaran matematika dan ipa; 2) peningkatan keterampilan membuat media pembelajaran matematika dan ipa; 3) peningkatan penggunaan media pembelajaran matematika dan ipa; 4) peningkatan penggunaan media pembelajaran dalam model matematika dan ipa; 5) peningkatan antusiasme peserta terkait kegiatan. Metode ini dilakukan dengan lima tahap. Tahap pertama adalah tahap persiapan. Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan workshop yang meliputi dua tahap yaitu workshop media pembelajaran matematika dan ipa. Tahap ketiga metode pendekatan workshop diantaranya tanya jawab, simulasi. Tahap keempat adalah evaluasi berupa angket tanggapan guru terhadap pelaksanaan workshop dan evaluasi dari hasil media yang dibuat. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut. 1) guru memahami media apa saja yang digunakan dalam pembelajaran matematika dan ipa, 2)  guru membuat media pembelajaran, 3) guru mampu menggunakan media pembelajaran yang aktif, kreatif, interaktif.  Saran yang bisa disampaikan diterapkan pada semua mata pembelajaran agar menarik siswa di Sekolah.
Pelatihan Peningkatan Kualitas SDM Bidang Pariwisata di Desa Wisata Cikolelet Serang Banten Nofiyanti, Fifi; Sulartiningrum, Sri; Fitriana, Rina
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2228

Abstract

Artikel menjelaskan tentang kegiatan pelatihan peningkatan kualitas SDM bidang pariwisata di Desa Wisata Cikolelet Serang Banten. Potensi desa dan alam di Cikolelet Banten perlu ditingkatkan dan diberi pengetahuan untuk pengingkatan SDM. Hal ini didasarkan pada kualitas SDM yang masih kurang pengetahuan, pengalaman, dan percaya diri untuk membangun desanya. Peningkatan kualitas SDM dilakukan dengan mengkaji dan memberikan informasi terkait industri kreatif (kewirausahaan), homestay (penginapan), dan pelayanan prima (prosedur pelayanan yang baik). Kegiatan dilakukan dengan mengkaji potensi desa wisata, kemampuan SDM, dan melihat rumah-rumah warga yang akan dijadikan homestay. Melihat beberapa kuliner tradisional khas Desa Cikolelet yaitu emping, susu kambing etawa, jojorong, dan pembuatan welcome drink unuk wisatawan yang hadir. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu presentasi materi, praktik, peninjauan desa, dan peninjauan rumah warga. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 30 orang yaitu kepala Desa Cikolelet, para ketua RW, Ketua RT, POKDARWIS, dan warga sekitar. Hasil temuan untuk homestay dari tingkat kelayakan berjumlah 60%, setelah pelatihan dan evaluasi meningkat menjadi 70%, kebersihan 10 % kemudian meningkat menjadi 50%, keinginan masyarakat meningkat menjadi 30%, dan keindahan 30%. Hasil dari pelatihan industri kreatif, masyarakat memiliki kemasan produk yang bernilai jual untuk promosi dan oleh-oleh khas Desa Cikolelet. Pelayanan prima masyarakat dalam melayani wisatawan yang berkunjung meningkat dengan adanya pembuatan paket wisata dan mengantarkan wisatawan ke lokasi wisata. Lokasi yang dijadikan track wisatawan yaitu peternakan kambing etawa, puncak Pillar, puncak Cibaja, air terjun Lawang.
Pelatihan Sablon bagi Karang Taruna dalam Menciptakan Peluang Bisnis Mulyawati, Ima; Pradita, Silvy Mei
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1726

Abstract

Abstrak PKM pengabdian masyarakat melalui pelatihan sablon bagi karang taruna dalam menciptakan peluang bisnis di Rt 11 Rw 05 Kecamatan Ciracas dan Pengurus Cabang Aisyiyah Ciracas Jakarta Timur. Pelatihan ini dilakukan di tempat pelaksanaan pelatihan dilakukan di Jalan Gebras Kecamatan Ciracas Jakarta Timur dengan jumlah peserta 30 orang. Adapun target luaran yang diharapkan dari pengabdian ini adalah 1) jasa berupa workshop dan latihan kewiraushaan dan latihan kreativitas sablon bagi pemuda karang taruna, 2) 80% peserta memiliki motivasi besar untuk kreatif dalam berwirausaha dalam bentuk mensablon, 3) baju hasil pelatihan sablon yang memiliki nilai jual, 4) memiliki panduan dan tutorial mensablon dan memasarkan barang bernilai jual. Rancangan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksananaan pelatihan yaitu metode ceramah/persentasi, metode praktik langsung, metode tanya jawab, partisipasi mitra dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah 1) pelatihan sablon berisi materi teknologi tepat guna yang dibutuhkan masyarakat umum, 2) diperlukan koordinasi antara stakeholder yang berkompeten baik antara masyarakat, pemerintah maupun akademisi dalam memberi ketrampilan yang sejenis yang bermanfaat ke depannya agar membuka keterampilan berwirausaha bagi pemuda karang taruna. Abstract PKM community service through screen printing training for youth cadets in creating business opportunities in Rt 11 Rw 05 Ciracas Subdistrict and Management of Aisyiyah Ciracas Branch East Jakarta. This training was conducted at the place where the training was conducted at Jalan Gebras, Ciracas Sub-District, East Jakarta, with 30 participants. The expected outputs of this service are 1) services in the form of entrepreneurial workshops and exercises and screen printing creativity training for youth youth, 2) 80% of participants have a great motivation to be creative in entrepreneurship in the form of mensablon, 3) clothes made by screen printing training selling points, 4) have a mensablon guide and tutorial and sell goods of sale value. The design of the activity includes the preparation stage, the training implementation phase, namely lecture / presentation method, direct practice method, question and answer method, partner participation and evaluation. The results achieved from the community service activities are 1) screen printing training with the materials of appropriate technology needed by the general public, 2) coordination between competent stakeholders between the community, government and academics in providing similar useful skills in the future to open entrepreneurship skills for youth in Karang Taruna.
Pembelajaran Karakter Melalui Media Dongeng pada PAUD Formal Binaan I dan Binaan III Ciracas Jakarta Timur Polina, Lannny; Pramudiani, Puri
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1665

Abstract

Pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini juga dinilai sarat dengan muatan-muatan pengetahuan dan tuntutan arus global yang mana mengesampingkan nilai-nilai moral budaya dan budi pekerti dalam membentuk karakter siswa, sehingga menghasilkan siswa yang pintar tetapi tidak bermoral. Dimana, pendidikan karakter sendiri harus meliputi dan berlangsung pada setiap jenjang pendidikan. Pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pemahaman guru-guru PAUD dalam  memahami pendidikan karakter melalui media dongeng, dan (2) Meningkatkan kemampuan guru dalam membuat langkah-langkah mendongeng yang baik.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah metode ceramah dan diskusi. Metode ceramah untuk menyampaikan membangun karakter anak dengan dongeng dan penggunaan media dalam pembelajaran berbasis karakter, sedangkan metode diskusi untuk memberikan kesempatan guru dalam membuat langkah-langkah mendongeng yang baik. Dalam pelaksanaan pelatihan ini, guru akan bertindak sebagai peserta aktif partisipatoris. Selain mendengarkan uraian dari narasumber, guru akan diberikan kesempatan untuk belajar langsung dan mempraktekkan membuat langkah-langkah mendongeng. Evaluasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat menggunakan angket. Berdasarkan hasil angket yang terkumpul, diperoleh keterangan bahwa 91,5% peserta kegiatan menyatakan kegiatan penyuluhan ini tergolong sangat baik. Secara keseluruhan kegiatan penyuluhan pendidikan karakter melalui media dongeng ini dapat dikatakan berhasil.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Kulit Pisang Menjadi Sabun Erviana, Vera Yuli; Suwartini, Iis; Mudayana, Ahid
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2003

Abstract

Limbah minyak jelantah dan kulit pisang di Desa Sendangsari cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner geblek ( sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Melimpahnya sumber daya alam pisang dapat dimanfaatkan tidak hanya buahnya tetapi kulit pisang juga dapat digunakan sebagai penjernih minyak jelantah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang diolah untukmenjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi sehingga dapat dijadikan cendramata dan souvenir pernikahan. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reause (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) membentuk UMKM mandiri dan memprakarsai tabungan minyak jelantah, 3) pembuatan buku  pengolahan limbah minyak jelantah dan strategi pemasaran 4) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 5) pelatihan  pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, 6) pelatiahan SDM dalam kewirausahaan,  8) dan  pendampingan perijinan. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan peningkatan kesadaran akan lingkungan serta terciptanya lapangan pekerjaan.
Pengelolaan Metode Pembelajaran dengan Memanfaatkan Museum Pada Pembelajaran Sejarah Bagi Guru SMA Muhammadiyah Makasar Merina, Merina; Fernandez, Daniel
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2235

Abstract

Keberadaan museum merupakan bentuk representative sebuah kota. SMA Unismu Makasar merupakan sekolah yang dikeliling berbagai macam museum. Hal ini dapat menjadial ternatif proses pelaksanaan pembelajaran  sejarah. sebuah Kunjungan ke situs sejarah juga dapat membantu siswa menyerap situasi kejiwaan yang terjadi di kala itu. Pola pembelajaran sejarah dengan observasi langsung ke berbagai situs sejarah dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna dari pada sekerdar belajar dengan cara menghafal oleh karena itu pengembangan metode pembelajaran sejarah dengan kunjungan ke museum adalah satu metode yang dapat dicoba dan diterapkan. Guru sejarah di Unismu  sudah sepantasnya mendapatkan pelatihan mengenai metode pembelajaran ini. Pelatihan pengembangan metode melalui kunjungan museum dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu mulai dari perancangan model, pemilihan media dan bahan ajar dan simulasi kegiatan.
Pengelolaan Tanaman Bawang Merah Ramah Lingkungan dengan Pemanfaatan Biopestisida Trichoderma manan, Abdul manan; Nurtiati, Nurtiati; Mugiastuti, Endang
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2160

Abstract

Kelompok tani “Rukun Tani I” Desa Sumbang ,  Kecamatan  Sumbang Kabupaten  Banyumas Jawa Tengah merupakan kelompok tani yang banyak mengusahakan tanaman hortikultur. Permasalahan utama yang dihadapi dalam peningkatan produksi bawang merah adalah tingginya serangan penyakit moler (Fusarium oxysporum) dan hama ulat bawang (Spodoptera exigua). Sosialisasi pengelolaan hama dan penyakit bawang  merah dengan menggunakan biopestisida Trichoderma sp. perlu dilakukan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang hama dan penyakit bawang merah serta tindakan pengelolaannya dengan pestisida hayati berbasis Trichoderma.  Permasalahan mitra diatasi dengan beberapa pemecahan teknologi, yang dilakukan dengan metode transfer teknologi melalui pendidikan, pelatihan, demplot, dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis hama dan penyakit bawang merah, pengendaliannya, dan pengendalian yang ramah lingkungan sebesar 72,98%. Sedangkan. kegiatan pelatihan perbanyakan dan aplikasi Trichoderma mampu meningkatkan kemampuan petani masing-masing sebesar 48,57 %  dan 34,09 %. Aplikasi pestisida hayati  Trichoderma sp. pada petak demplot mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah sebesar 7,09 % dan menurunkan intensitas hama dan penyakit  sebesar 34,16 %.
Penyuluhan Tentang Penyakit Diabetes Melitus dan Senam Diabetes Melitus Pada Ibu-ibu Lansia di Jatibening Bekasi Nurhasnah, Nurhasnah; Wiyati, Tuti; Hikmawanti, Ni Putu Ermi
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1663

Abstract

Jumlah penderita Diebetes Melitus (DM) hingga saat ini masih didominasi usia lansia. Usia lansia diketahui  banyak mengalami kemunduran aktivitas fisiologis tubuh. Beberapa masalah yang kerap muncul pada usia lanjut, yang disebut sebagai a series of I’s mulai dari immobility (imobilisasi), instability (instabilitas dan jatuh), incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguan intelektual), infection (infeksi), impairment of vision and hearing (gangguan penglihatan dan pendengaran), isolation (depresi), inanition (malnutrisi), insomnia (ganguan tidur), hingga immune deficiency (menurunnya kekebalan tubuh) Hal inilah yang menjadi perhatian kami pada ibu-ibu kelompok lansia komplek Depkes I Jatibening Bekasi. Komplek perumahan ini dihuni oleh lebih dari 70% usia lansia. Target yang ingin dicapai adalah meningkatnya pemahaman dan pengetahuan terkait penyakit diabetes mellitus. Selain itu juga membangun kesadaran untuk pola hidup yang lebih baik dengan kegiatan promotif berupa senam diabetes melitus yang bisa dilakukan oleh para ibu-ibu lansia di rumah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara yang sederhana yakni dengan metode ceramah (pemberian materi), pemutaran video dan praktek/simulasi senam diabetes melitus. Peningkatan pemahaman perserta dipantau melalui pre-post-test menggunakan kuesioner. Kegiatan ini memberikan kesan yang positif dan bermanfaat bagi para peserta penyuluhan. Ibu-ibu peserta sangat antusias saat diskusi materi. Hasil pre-post-test menunjukkan bahwa pemahaman peserta baik tentang penyakit DM. Peserta juga akhirnya memahami salah satu olahraga sederhana berupa senam kaki diabetes melitus.
Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UKM Kerajinan Anyam Pandan di Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya Dahlan, Taufiqulloh; Murfiah, Uum; Indriani, Rina
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2109

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah  untuk  membantu UKM dalam pengembangannya agar lebih maju dan meningkat usahanya, sehingga mereka dapat hidup sejahtera. Adapun cara yang ditempuh Tim dalam meningkatkan kesejahteraanya. UKM tersebut diawali dengan analisis situasi ke lapangan guna menginventalisir masalah-masalah yang dihadapi Mitra, mulai dari pengadaan bahan baku sampai dengan pemasaran. Pada pengabdian ini, Tim telah  membantu tentang pelatihan pembukuan sederhana bagi UKM kerajinan anyam pandan di kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya. Metode pengaplikasian program diawali dengan koordinasi dan bersosialisasi dengan penanggung jawab Mitra. Tim kami menemukan setiap transaksi yang lakukan mitra ditulis dalam buku catatan harian yang biasa disebut dengan pembukuan (catatan harian), satu diantaranya berfungsi sebagai pencatatan pada saat selesai jual dan beli (transaksi). Buku catatan harian sangat membantu dalam pengauditan (Auditing) tentang laporan keuangan. Dengan dilakukannya audit ini apakah sesuai dengan laporan keuangan atau tidak.  Setelah tim kami memberikan pelatihan  kepada mitra, mereka mampu mengaudit hasil dari laporan keuangan tersebut. Dengan demikian apabila terjadi penyimpangan atau data hilang tidak dapat diketahui secara pasti, karena dari bukti-bukti itulah jalan tidaknya suatu sistem pengauditan. Dengan cara pemecahan masalah yang dilaksanakan kepada Mitra, Mitra terbantu dalam usahanya untuk meningkatkan produksinya. Kata kunci: pembukuan sederhana, kerajinan anyam pandan, dan rajapolah tasikmalaya
Pemberdayaan Kelompok Ternak “Ngudi Rejeki’ dan Sarjana Membangun Desa Melalui Implementasi Tehnologi dan Pengembangan Aneka Produk Pengolahan Susu Khayati, Fitriana Noor; Daryani, Daryani
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2227

Abstract

Jatinom merupakan salah satu kecamatan diwilayah Klaten yang penduduknya mayoritas peternak dan petani. Desa Bengking, merupakan  desa yang penghasil susu terbaik dengan produksi 150 liter/hari di kecamatan Jatinom. Peternak menjual susu di koperasi Desa dengan harga Rp 4.200/Liter. Hal tersebut tentu merupakan harga yang sangat murah, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan peternah untuk membeli pakan ternak (sapi). Hal tersebut membuat perekonomian peternak terpuruk dan jauh dari sejahtera. Padahal susu merupakan komoditi yang bisa diolah menjadi aneka produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pada kegiatan PKM kali ini telah dilakukan diversifikasi dan pengembangan aneka produk olahan dari bahan baku susu di desa Bengking, kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Dua kelompok mitra yang dilibatkan adalah Kelompok peternak Ngudi rejeki dan Sarjana Membangun Desa di desa Bengking. Pada kegiatan PPKM kali ini telah dilakukan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk berbahan baku susu, diantaranya yoghurt, susu pasteurisasi, stik susu, es krim dan permen susu. Untuk mendukung proses produksi tersebut diintroduksi alat yang sangat menunjang produksi yaitu Genset. Merupakan alat yang sangat vital karena letak Mitra didaerah pertengahan kampung yang sering sekali mengalami gangguan listrik. Hal tersebut tentu menganggu proses produksi bahkan membuat produksi menjadi gagal. Hasil dan Luaran dalam kegiatan PKM kali ini adalah terjadi peningkatan pemahaman dan ketrampilan dari ibu-ibu peternak Nguji Rejeki, dalam pengolahan susu sebagai produk yang bernilai ekonomi tinggi. Terbentuk UMKM baru berbasis produk olahan susu sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok ternak yang ada di desa Bengking, kecamatan Jatinom, kabupaten Klaten.

Page 1 of 2 | Total Record : 20