Articles
1,627 Documents
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Kulit Pisang Menjadi Sabun
Erviana, Vera Yuli;
Suwartini, Iis;
Mudayana, Ahid
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2003
Limbah minyak jelantah dan kulit pisang di Desa Sendangsari cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner geblek ( sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Melimpahnya sumber daya alam pisang dapat dimanfaatkan tidak hanya buahnya tetapi kulit pisang juga dapat digunakan sebagai penjernih minyak jelantah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang diolah untukmenjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi sehingga dapat dijadikan cendramata dan souvenir pernikahan. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reause (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) membentuk UMKM mandiri dan memprakarsai tabungan minyak jelantah, 3) pembuatan buku pengolahan limbah minyak jelantah dan strategi pemasaran 4) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 5) pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, 6) pelatiahan SDM dalam kewirausahaan, 8) dan pendampingan perijinan. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan peningkatan kesadaran akan lingkungan serta terciptanya lapangan pekerjaan.
Pengelolaan Metode Pembelajaran dengan Memanfaatkan Museum Pada Pembelajaran Sejarah Bagi Guru SMA Muhammadiyah Makasar
Merina, Merina;
Fernandez, Daniel
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2235
Keberadaan museum merupakan bentuk representative sebuah kota. SMA Unismu Makasar merupakan sekolah yang dikeliling berbagai macam museum. Hal ini dapat menjadial ternatif proses pelaksanaan pembelajaran sejarah. sebuah Kunjungan ke situs sejarah juga dapat membantu siswa menyerap situasi kejiwaan yang terjadi di kala itu. Pola pembelajaran sejarah dengan observasi langsung ke berbagai situs sejarah dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna dari pada sekerdar belajar dengan cara menghafal oleh karena itu pengembangan metode pembelajaran sejarah dengan kunjungan ke museum adalah satu metode yang dapat dicoba dan diterapkan. Guru sejarah di Unismu sudah sepantasnya mendapatkan pelatihan mengenai metode pembelajaran ini. Pelatihan pengembangan metode melalui kunjungan museum dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu mulai dari perancangan model, pemilihan media dan bahan ajar dan simulasi kegiatan.
Pengelolaan Tanaman Bawang Merah Ramah Lingkungan dengan Pemanfaatan Biopestisida Trichoderma
manan, Abdul manan;
Nurtiati, Nurtiati;
Mugiastuti, Endang
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2160
Kelompok tani âRukun Tani Iâ Desa Sumbang , Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah merupakan kelompok tani yang banyak mengusahakan tanaman hortikultur. Permasalahan utama yang dihadapi dalam peningkatan produksi bawang merah adalah tingginya serangan penyakit moler (Fusarium oxysporum) dan hama ulat bawang (Spodoptera exigua). Sosialisasi pengelolaan hama dan penyakit bawang merah dengan menggunakan biopestisida Trichoderma sp. perlu dilakukan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang hama dan penyakit bawang merah serta tindakan pengelolaannya dengan pestisida hayati berbasis Trichoderma. Permasalahan mitra diatasi dengan beberapa pemecahan teknologi, yang dilakukan dengan metode transfer teknologi melalui pendidikan, pelatihan, demplot, dan pendampingan. Kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis hama dan penyakit bawang merah, pengendaliannya, dan pengendalian yang ramah lingkungan sebesar 72,98%. Sedangkan. kegiatan pelatihan perbanyakan dan aplikasi Trichoderma mampu meningkatkan kemampuan petani masing-masing sebesar 48,57 % dan 34,09 %. Aplikasi pestisida hayati Trichoderma sp. pada petak demplot mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah sebesar 7,09 % dan menurunkan intensitas hama dan penyakit sebesar 34,16 %.
Penyuluhan Tentang Penyakit Diabetes Melitus dan Senam Diabetes Melitus Pada Ibu-ibu Lansia di Jatibening Bekasi
Nurhasnah, Nurhasnah;
Wiyati, Tuti;
Hikmawanti, Ni Putu Ermi
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.1663
Jumlah penderita Diebetes Melitus (DM) hingga saat ini masih didominasi usia lansia. Usia lansia diketahui banyak mengalami kemunduran aktivitas fisiologis tubuh. Beberapa masalah yang kerap muncul pada usia lanjut, yang disebut sebagai a series of Iâs mulai dari immobility (imobilisasi), instability (instabilitas dan jatuh), incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguan intelektual), infection (infeksi), impairment of vision and hearing (gangguan penglihatan dan pendengaran), isolation (depresi), inanition (malnutrisi), insomnia (ganguan tidur), hingga immune deficiency (menurunnya kekebalan tubuh) Hal inilah yang menjadi perhatian kami pada ibu-ibu kelompok lansia komplek Depkes I Jatibening Bekasi. Komplek perumahan ini dihuni oleh lebih dari 70% usia lansia. Target yang ingin dicapai adalah meningkatnya pemahaman dan pengetahuan terkait penyakit diabetes mellitus. Selain itu juga membangun kesadaran untuk pola hidup yang lebih baik dengan kegiatan promotif berupa senam diabetes melitus yang bisa dilakukan oleh para ibu-ibu lansia di rumah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara yang sederhana yakni dengan metode ceramah (pemberian materi), pemutaran video dan praktek/simulasi senam diabetes melitus. Peningkatan pemahaman perserta dipantau melalui pre-post-test menggunakan kuesioner. Kegiatan ini memberikan kesan yang positif dan bermanfaat bagi para peserta penyuluhan. Ibu-ibu peserta sangat antusias saat diskusi materi. Hasil pre-post-test menunjukkan bahwa pemahaman peserta baik tentang penyakit DM. Peserta juga akhirnya memahami salah satu olahraga sederhana berupa senam kaki diabetes melitus.
Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UKM Kerajinan Anyam Pandan di Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya
Dahlan, Taufiqulloh;
Murfiah, Uum;
Indriani, Rina
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2109
Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk membantu UKM dalam pengembangannya agar lebih maju dan meningkat usahanya, sehingga mereka dapat hidup sejahtera. Adapun cara yang ditempuh Tim dalam meningkatkan kesejahteraanya. UKM tersebut diawali dengan analisis situasi ke lapangan guna menginventalisir masalah-masalah yang dihadapi Mitra, mulai dari pengadaan bahan baku sampai dengan pemasaran. Pada pengabdian ini, Tim telah membantu tentang pelatihan pembukuan sederhana bagi UKM kerajinan anyam pandan di kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya. Metode pengaplikasian program diawali dengan koordinasi dan bersosialisasi dengan penanggung jawab Mitra. Tim kami menemukan setiap transaksi yang lakukan mitra ditulis dalam buku catatan harian yang biasa disebut dengan pembukuan (catatan harian), satu diantaranya berfungsi sebagai pencatatan pada saat selesai jual dan beli (transaksi). Buku catatan harian sangat membantu dalam pengauditan (Auditing) tentang laporan keuangan. Dengan dilakukannya audit ini apakah sesuai dengan laporan keuangan atau tidak. Setelah tim kami memberikan pelatihan kepada mitra, mereka mampu mengaudit hasil dari laporan keuangan tersebut. Dengan demikian apabila terjadi penyimpangan atau data hilang tidak dapat diketahui secara pasti, karena dari bukti-bukti itulah jalan tidaknya suatu sistem pengauditan. Dengan cara pemecahan masalah yang dilaksanakan kepada Mitra, Mitra terbantu dalam usahanya untuk meningkatkan produksinya.
Kata kunci: pembukuan sederhana, kerajinan anyam pandan, dan rajapolah tasikmalaya
Pemberdayaan Kelompok Ternak âNgudi Rejekiâ dan Sarjana Membangun Desa Melalui Implementasi Tehnologi dan Pengembangan Aneka Produk Pengolahan Susu
Khayati, Fitriana Noor;
Daryani, Daryani
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2227
Jatinom merupakan salah satu kecamatan diwilayah Klaten yang penduduknya mayoritas peternak dan petani. Desa Bengking, merupakan desa yang penghasil susu terbaik dengan produksi 150 liter/hari di kecamatan Jatinom. Peternak menjual susu di koperasi Desa dengan harga Rp 4.200/Liter. Hal tersebut tentu merupakan harga yang sangat murah, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan peternah untuk membeli pakan ternak (sapi). Hal tersebut membuat perekonomian peternak terpuruk dan jauh dari sejahtera. Padahal susu merupakan komoditi yang bisa diolah menjadi aneka produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pada kegiatan PKM kali ini telah dilakukan diversifikasi dan pengembangan aneka produk olahan dari bahan baku susu di desa Bengking, kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Dua kelompok mitra yang dilibatkan adalah Kelompok peternak Ngudi rejeki dan Sarjana Membangun Desa di desa Bengking. Pada kegiatan PPKM kali ini telah dilakukan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk berbahan baku susu, diantaranya yoghurt, susu pasteurisasi, stik susu, es krim dan permen susu. Untuk mendukung proses produksi tersebut diintroduksi alat yang sangat menunjang produksi yaitu Genset. Merupakan alat yang sangat vital karena letak Mitra didaerah pertengahan kampung yang sering sekali mengalami gangguan listrik. Hal tersebut tentu menganggu proses produksi bahkan membuat produksi menjadi gagal. Hasil dan Luaran dalam kegiatan PKM kali ini adalah terjadi peningkatan pemahaman dan ketrampilan dari ibu-ibu peternak Nguji Rejeki, dalam pengolahan susu sebagai produk yang bernilai ekonomi tinggi. Terbentuk UMKM baru berbasis produk olahan susu sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok ternak yang ada di desa Bengking, kecamatan Jatinom, kabupaten Klaten.
Pemanfaatan Website Pemasaran Bagi Pelaku Kerajinan Usaha Anyam Mendong di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya
Inggriyani, Feby;
Ali, Suparman;
Fauzy, Depy Muhamad
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.2009
Tujuan dari kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) pada pelatihan pemanfaatan website pamasaran yaitu untuk membantu kelompok usaha kerajinan anyam mendong dalam pengembangan bisnis mereka agar lebih maju dan sejahtera di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan kedua mitra yaitu UKM Saputra Handycraft dan UKM Risma Handycraft memiliki keterbatasan sistem pemasaran yang masih tradisional sehingga omzet penjualan dan nilai jual produk masih rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penjualan dilakukan dengan melakukan pelatihan dalam memperluas pemasaran dengan media internet yaitu website. Metode pelaksanaan adalah pelatihan. Hasil pelatihan pengelolaan website pemasaran yaitu dibuatnya website untuk aplikasi marketplace bagi pelaku usaha dalam mempromosikan produk kerajinan anyam mendong dan pelaku usaha dapat mengetahui bangaimana langkah-langkah stategis dalam pemasaran melalui website serta mengetahui pemanfaatan website dalam pemasaran. Simpulan kegiatan pelatihan yaitu peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan adanya peningkatkan pengetahuan serta kemampuannya dalam menggunakan website pemasaran.
Kata kunci: pelatihan, PKM, website pemasaran
Abstract
The purpose of the Community Partnership Program (PKM) activities in training the use of the website marketing is to help the mendong weaving craft group in developing their business so that they are more advanced and prosperous in Rajapolah District Tasikmalaya Regency. The problems of the two partners namely UKM Saputra Handycraft and UKM Risma Handicraft have limited traditional marketing systems so that sales turnover and product selling value are still low. Therefore, to increase sales is done by training in expanding marketing with internet media, namely the website. The method of implementation is training. The results of the training on marketing website management are the creation of a website for marketplace applications for business people in promoting Mendong woven craft products and business people can know how strategic steps are in marketing through the website and knowing the use of the website in marketing. The conclusions of the training activities participants were enthusiastic in participating in the training and there was an increase in their knowledge and ability to use website marketing.
Keywords: training, PKM, website marketing
Pembuatan Sabun Scrub Kopi sebagai Produk Souvenir Komoditas Lokal di Desa Kaliaren Kabupaten Kuningan
Nining, Nining;
Yeni, Yeni
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.1427
Peningkatan serapan kopi oleh industri merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam memperluas diversifikasi produk kopi. Serapan kopi produksi Indonesia berkisar sekitar 35% dan sisanya masih diekspor. Desa Kaliaren merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang wilayahnya banyak ditanami kopi. Selama ini, penjualaan kopi oleh para petani secara langsung hanya dalam kondisi segar. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu usaha untuk memvariasikan produk olahan kopi setempat. Salah satu usaha tersebut adalah memberdayakan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya yaitu dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun scrub kopi yang dapat dijadikan produk souvenir komoditas lokal. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun scrub; (2) Peserta pelatihan kelompok ibu-ibu PKK dan KWT telah mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan sabun scrub selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun scrub ke depannya.
The Role of Silent Way Method to English Teaching in a Private Islamic Middle School
Budiharto, Agus
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.1396
In the third millennium of quickly globalized world, teaching English as a Foreign Language (EFL) in Indonesia has become a considerable important thing. In this regard, the English teacher plays a key role to attain success in the process of EFL teaching-learning in the classroom. To reach it, the teacher surely needs an appropriate and effective teaching method to be implemented. The present investigation attempts to discuss concerning the roles of Silent Way Method (SWM) as the appropriate method to English teaching. The SWM was implemented in MTS Mifatahul Ulum Pagendingan, as one of private Islamic middle schools in Pamekasan Madura-East Java, for the first grade, by employing the color rods as a visual aid in EFL teaching. The results of this study suggest that SWM was utilized by the tutor in the school could create the students possessed a number of skills in producing EFL.
Pengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil
hunaepi, Hunaepi;
Dharawibawa, Iwan Dodi;
Asyari, Muhammad;
Samsuri, Taufik;
Mirawati, Baiq
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v7i2.1392
Dusun Bat Rurung desa Barejulat terdapat budidaya jamur tiram (Pleurotus osteatus) yang dikelola oleh kelompok budidaya jamur tiram Lombok. Kelompok ini disamping memproduksi jamur tiram juga memproduksi limbah berupa limbah baglog jamur tiram dalam jumlah satu kali masa panen kurang lebih 1 s/d 2 ton. Kondisi limbah yang sangat banyak mengakibatkan pencemaran pada lingkungan, ini dikarenakan anggota kelmpok pembudidaya tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah baglog media jamur tersebut. Baglog merupakan media tanam jamur tiram yang terbuat dari serbuk gergaji dan beberapa bahan nutrisi sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan jamur. Limbah banglog jamur terbagi menjadi dua jenis yakni baglog kotaminan dan baglong tua. Kurangnya keterampilan pembudidaya dalam pengolahan limbah menjadi acuaan dasar untuk melakukan pelatihan pengolahan limbah baglog menjadi pupuk organik. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini dalam proses menyelesaikan perasalah yang ada adalah dengan diskusi dan praktek (learning by doing) gabungan kedua metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan berkaitan dengan pengelolaan Limbah baglog media jamur tiram menjadi pupuk organik. Adapun hasil yang dicapai adalah 1) adanya pengetahuan dan keterampilan kelompok budidaya jamur tiram dalam mengolah limbah baglog menjadi pupuk organik, 2) meningkatnya partisifasi kelompok selama kegiatan pelatihan pengolahan hingga 85%, 3) dihasilkannya produk berupa pupuk organik padat, dan 4) terbentuknya unit usaha tambahan yakni usaha pupuk organik.