JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 3 (2021)"
:
30 Documents
clear
Strategi Bersaing Pedagang Pasar Tradisional Flamboyan Menghadapi Pasar Modern di Kota Pontianak
Tri Asih;
Dewi Kurniati;
shenny Oktoriana3
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.9
Perkembangan pasar modern di Kota Pontianak sangat begitu pesat yang pastinya dapat berdampak pada pasar tradisional. Keberadaan pasar modern akan mempengaruhi pola atau perilaku konsumen, sehingga tak jarang konsumen lebih memilih berbelanja di pasar modern. Kondisi tersebut merupakan suatu ancaman bagi pedagang pasar tradisional, sehingga pedagang pasar tradasional perlu adanya strategi khusus dalam mempertahankan konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi bersaing pasar tradisional menghadapi pasar modern di Kota Pontianak. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif dan dianalisis menggunakan SWOT. Pengumpulan data menggunakan penyebaran instrumen kuesioner bagi para konsumen, pedagang dan beberapa key informan. Hasil menunjukkan strategi bersaing pedagang pasar tradisional flamboyan menghadapi pasar modern di kota pontianak yaitu menggunakan strategi S-O, dengan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, meningkatkan penjualan kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat, menawarkan produk dengan harga yang murah dengan ciri khas budaya tawar-menawar, meningkatkan ekonomi rakyak kecil dan mencintai produk lokal. Upaya yang dapat diberikan yaitu bagi pedagang harus memelihara sarana dan prasarana dipasar, terus mempehatikan akan kebutuhan konsumen, mengubah pasar yang lebih sehat dan bersih. Bagi pemerintah juga harus selalu memperhatikan kenyamanan, keleluasan konsumen, menangani setiap keluhan, menseleksi setiap pedagang yang selalu aktif dan tidak aktif agar tidak ada stan yang kosong dan meningkatkan kemampuan sumberdaya kepada pedagang.
Proses Keputusan Inovasi Amplang UMKM di Kabupaten Kayong Utara
Sulinda Sulinda;
Nurliza Nurliza;
shenny Oktoriana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.23
Adopsi inovasi sangat penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan produksi dan kualitas produknya. Adanya inovasi dapat meningkatkan kreatifitas dalam mengembangkan dan menjalankan usaha. Proses adopsi inovasi melalui beberapa tahap mulai dari tahap pengetahuan sampai tahap konfirmasi. Penelitian ini difokuskan pada proses keputusan inovasi amplang UMKM di Kabupaten Kayong Utara. Tujuan penelitian yaitu untuk mendesain proses keputusan inovasi amplang UMKM di Kabupaten Kayong Utara. Metode yang digunakan ialah metode analisis deskriptif dengan mempersentasekan skor kuesioner untuk mengelompokkan kedalam rentang kategori pada masing-masing proses keputusan inovasi. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner kepada pelaku usaha amplang UMKM yang berjumlah 12 UMKM. Hasil menunjukkan bahwa belum ada pengenalan dan penerapan inovasi-inovasi baru dalam memproduksi amplang UMKM. Keterlibatan pemerintah hanya memberikan perijinan usaha saja. Informan sering memanfaatkan sosial media untuk alat promosi produk. Untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas promosi, informan sangat mengaharapkan munculnya inovasi-inovasi baru dari pihak terkait. Pada tahap akhir konfirmasi informan bersikap netral terhadap inovasi-inovasi baru, namun jika inovasi tersebut memberikan dampak baik terhadap usahanya maka akan diterapkan dan secara berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan bagi pelaku usaha amplang UMKM, harus berinisiatif melakukan terobosan dan mencoba sesuatu hal yang baru untuk mengembangkan produk amplang, seperti mencari informasi tidak hanya lewat sosial media saja tetapi lewat orang perorangan atau sekelompok orang, mengunjungi pameran-pameran produk olahan lainnya untuk memperluas pengetahuan, ikut terlibat aktif dalam struktur UMKM di wilayah setempat, mempelajari dari berbagai sumber-sumber literatur yang terkait contoh buku-buku dan internet.
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Sawah Apung pada Lahan Sawah Rawan Banjir di Kabupaten Banyumas
Argista Oktania;
Suyono Suyono;
Agus Sutanto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.14
Teknik budidaya padi sawah apung merupakan alternatif untuk memanfaatkan lahan sawah rawan banjir di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan lahan sawah rawan banjir dan mengkaji potensinya, serta menganalisis kelayakan usahatani padi sawah apung di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis biaya dan pendapatan, analisis kelayakan investasi, dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani responden di Kabupaten Banyumas mengusahakan lahan sawah rawan banjir dengan rata-rata luasan 0,323 hektar. Lahan tersebut ditanami padi dalam satu tahun sebanyak 3-5 kali, namun petani hanya berhasil memperoleh hasil panen sebanyak satu kali dalam satu tahun. Hasil analisis kelayakan investasi yaitu R/C rasio sebesar 0,5604, Net B/C rasio sebesar 0,0903, BEP penerimaan sebesar Rp1.610.587,98, BEP harga sebesar Rp7.709,07, BEP produksi sebesar 671,09 kilogram, NPV sebesar –Rp16.331.041, dan payback period sebesar 110 periode musim tanam. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani padi apung tidak layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas menunjukkan usahatani padi apung layak untuk dilaksanakan apabila terjadi penurunan biaya produksi dan kombinasi antara penurunan biaya produksi dengan peningkatan produktivitas. Penerapan budidaya padi sawah apung memberikan keuntungan yang cukup besar dan berpotensi untuk memanfaatkan tenaga kerja dari keluarga petani.
Komparasi Efisiensi Pemasaran pada Skema Rantai Pasokan Bawang Merah di Kabupaten Indramayu
Yayat Rahmat Hidayat;
Akhmad Jaeroni;
I Ketut Sukanata
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.4
Tujuan utama penelitian adalah; (1) Menganalisis efisiensi ekonomi produksi usahatani bawang merah lahan pesisir Pantai Utara Kabupaten Indramayu. (2) Mendeskripsikan skema rantai pasok bawang merah yang ada di Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) menggunakan alat kuisioner dan wawancara mendalam dengan responden. Responden pada penelitian ini adalah pelaku usaha bawang merah, baik sebagai petani produsen, pelaku pemasar maupun lembaga lain, yaitu pelaku usaha sarana produksi, dan institusi pemerintah yang terkait. Metode analisis yang digunakan adalah analisis efisiensi ekonomi yaitu, efisiensi teknis untuk mengukur efisiensi penggunaan faktor produksi dan efisiensi alokatif. Efisiensi alokatif digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi harga produksi yang berlaku di pasar. Kedua, analisis manajemen rantai rantai pasok (Supply Chain Management) untuk mendeskripsikan skema rantai pasok komoditas bawang merah di lokasi penelitian. Berdasarkan data penelitian dapat didijelaskan usahatani bawang merah di lahan pesisir Kabupaten Indramayu sudah mencapai efisiensi ekonomi, baik pada aspek produksi maupun pemasaran. Pada aspek produksi, usahatani bawang merah menguntungkan dengan tingkat kelayakan sebesar (R/C) Ratio 2,65. Pada aspek pemasaran keenam skema rantai pasokan berada pada nilai di bawah 50%, artinya pemasaran bawang merah di Kabupaten Indramayu sudah efisien. Skema pemasaran yang paling efisien adalah skema kelima yaitu hanya 6,7%, sedangkan nilai efisiensi pemasaran paling besar yaitu skema pertama yaitu 13,2%.
Strategi Pengembangan Agribisnis Sapi Potong di Kabupaten Mamuju
Munawir Jumaidi Syadsali;
Syahriadi Kadir;
Aslina Asnawi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.28
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan agribisnis ternak sapi potong di Kabupaten Mamuju dan merumuskan alternatif dan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam proses pengembangannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Responden dalam Penelitian ini di tentukan secara purposive sampling dengan mewawancarai tiga puluh tiga informan yang juga adalah responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang di dukung oleh data yang di analisa secara kuantitatif. Penelitian ini mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang kemudian dianalisis dengan menggunakan matriks internal eksternal (IE). Hasil dari matriks IE digunakan sebagai rujukan untuk menyusun Strategi pengembangan dengan menggunakan matriks SWOT. Alternatif strategi pengembangan yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan QPSM untuk menentukan prioritas strategi yang akan dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan Matriks IE (Internal Eksternal) berada di sel V yaitu Konsentrasi melalui Integrasi Horizontal. Strategi ini kemudian dirumuskan di Matriks SWOT dan menghasilkan tujuh strategi pengembangan. Strategi tersebut dianalisa menggunakan QSPM untuk mengetahui prioritas dari strategi yang dihasilkan untuk pengembangan agribisnis sapi potong di Kabupaten Mamuju. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengolahan QSPM, diperoleh tiga strategi prioritas untuk Pengembangan Agribisnis Sapi Potong di Kabupaten Mamuju sesuai urutan yaitu 1). Mendorong terbentuknya organisasi di tingkat desa baik Bumdes atau Koperasi untuk mendukung usaha pengembangan sapi potong, 2). Mendorong peningkatan populasi di wilayah pakan tinggi dengan intervensi modal pemerintah atau swasta untuk jenis sapi bali, dan 3).Penguatan Peran Kelembagaan Peternak baik dari segi manajemen maupun perannya untuk memberdayakan anggota kelompok.
Kontribusi Usahatani Tembakau terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Katekan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung
Tri Puspita Ganes Agustina;
Siswanto Imam Santoso;
Mukson Mukson
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.19
Usahatani tembakau menjadi mata pencaharian utama bagi petani di Desa Katekan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Tanaman tembakau diusahakan oleh petani pada saat musim kemarau dengan harapan memperoleh tingkat pendapatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan profitabilitas usahatani tembakau, perbedaan pendapatan antara usahatani tembakau dengan pendapatan di luar usahatani tembakau, dan besarnya nilai kontribusi pendapatan usahatani tembakau terhadap total pendapatan rumah tangga petani di Desa Katekan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 40 responden. Data karakteristik responden dianalisis menggunakan analisis deskriptif, sedangkan perhitungan data pendapatan usahatani tembakau dianalisis menggunakan analisis usahatani. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji one sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani tembakau per musim tanam yaitu Rp 16.035.123 atau sekitar Rp 2.672.520 per bulan. Pendapatan di luar usahatani tembakau per musim yaitu Rp 7.217.509 atau Rp 1.202.918 per bulan. Total pendapatan rumah tangga petani per musim tanam Rp 23.252.632. Usahatani tembakau memiliki nilai profitabilitas 66,10% yang berarti menguntungkan. Terdapat perbedaan antara pendapatan usatani tembakau dengan pendapatan di luar usahatani tembakau. Usahatani tembakau memberikan kontribusi terhadap total pendapatan rumah tangga petani senilai 69% dan pendapatan di luar usahatani tembakau memberikan kontribusi senilai 31%.
Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Volume Ekspor Kentang pada PT Bumi Sari Lestari Kabupaten Temanggung Jawa Tengah
Agus Faisal;
Kustopo Budiraharjo;
Mukson Mukson
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.10
Ekspor merupakan kegiatan menjual barang ke negara lain dengan sistem yang telah disepakati bersama. Untuk meningkatkan volume ekspor perlu diketahui berbagai faktor yang dapat mempengaruhi volume ekspor. PT Bumi Sari Lestari merupakan salah satu eksportir hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang dapat mempengaruhi volume ekspor kentang PT Bumi Sari Lestari, Temanggung, Jawa Tengah dan meramalkan ekspor kentang tahun 2020. Variabel yang digunakan yaitu permintaan, harga ekspor, harga lokal jawatengah, produksi kentang, inflasi, kurs dan dummy jumlah importir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2019 yang berlokasi di PT Bumi Sari Lestari, Temanggung, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Penentuan Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer (wawancara) dan data sekunder selama 5 tahun terakhir (data perusahaan dan instansi terkait tahun 2015-2019). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linier serta analisis trend untuk meramalkan volume ekspor tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permintaan, harga ekspor kentang serta harga kentang lokal, inflasi dan kurs dollar AS mempengaruhi volume ekspor kentang secara serempak. Faktor yang paling berpengaruh secara signifikan/nyata yaitu variabel permintaan dengan signifikansi 0,00. Hasil peramalan ekspor kentang PT Bumi Sari Lestari pada tahun 2020 yaitu 572.074 kg. Kata Kunci : Ekspor, hortikultura, kentang.
Analisis Kelayakan Finansial Pembuatan Pakan Ternak dari Sampah Organik Dapur
Intan Permata Dewi;
Muhammad Rizal Taufikurohman;
Noverdi Bross
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.24
Pembudidayaan maggot bsf adalah kegiatan di mana seseorang melakukan pemeliharaan terhadap maggot mulai dari perawatan telur, pembesaran maggot, penetasan pre-pupa menjadi lalat, hingga pemberian pakan unggas menggunakan maggot. Budidaya maggot biasanya dilakukan di tempat yang dekat dengan tempat pembuangan sampah atau pasar yang menghasilkan sampah organik. Jenis maggot bsf ini sedang trending karena kandungan protein dalam maggot. Tujuan dari penelitian ini adalah: Menganalisis kelayakan usaha pembudidayaan maggot bsf berdasarkan aspek finansial. Penelitian ini dilakukan di PPM BSF Dadali Kali Baru, Medan Satria, Kota Bekasi. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data primer dan sekunder, di mana data primer diperoleh melalui hasil wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh melalui literatur, jurnal, penelitian terdahulu dan juga buku. Data dan informasi yang telah dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif yang diolah dengan Microsoft Excel 2013. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan melakukan perhitungan IRR, NPV, B/C rasio, BEP dan juga Payback Periode. Hasil penelitian ini yaitu: Nilai R/C Rasio sebesar 2.257, nilai B/C Rasio sebesar 1.237, BEP Volume diperoleh nilai sebesar 53.17 kg, BEP Harga diperoleh nilai Rp 13,292, Payback Periods (PP) dalam jangka waktu 4 bulan 9 hari (5 periode), sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha Kang Mis layak untuk dijalankan.
Pengaruh Celebrity Endorser terhadap Perilaku Pembelian Produk Pangan Olahan di Jakarta
Rizky Aulia Firdaus;
Nuning Setyowati;
Mei Tri Sundari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.15
Perkembangan jumlah usaha produk pangan olahan yang terus meningkat menuntut pemilik usaha untuk memasarkan produknya dengan lebih baik dan efektif. Salah satu metode pemasaran yang dinilai efektif saat ini adalah menggunakan celebrity endorser. Celebrity endorser sebagai pemilik dan pengiklan dalam penelitian ini menggunakan sosial media Instagram untuk memasarkan produknya. Produk pangan olahan yang diteliti dalam penelitian ini terdiri atas produk Ayam Geprek Bensu, Mie Bangcad, Filosofi Kopi, dan Sang Pisang. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh atribut celebrity endorser terhadap intensi dan perilaku pembelian produk pangan olahan di Jakarta. Data dianalisis menggunakan konsep Theory of Reasoned Action (TRA) dan modifikasi TRA yaitu sikap dan norma subjektif menjadi atribut celebrity endorser yaitu keterpercayaan, keahlian, daya tarik interpersonal, kualitas dihargai, dan kesamaan untuk mengetahui perilaku konsumen terhadap produk pangan olahan di Jakarta. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitis dengan teknik survei. Metode pengambilan lokasi dilakukan secara purposive dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan sampel berjumlah 70 responden. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan pencatatan dengan alat pengumpulan data yaitu kuesioner secara online menggunakan google form. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpercayaan, keahlian, daya tarik interpersonal, dan kesamaan secara signifikan berpengaruh positif terhadap intensi pembelian produk pangan olahan di Jakarta dan intensi pembelian konsumen secara signifikan berpengaruh positif terhadap perilaku pembelian produk pangan olahan di Jakarta. Kualitas dihargai tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi pembelian produk pangan olahan di Jakarta
Daya Saing dan Faktor yang Mempengaruhi Ekspor Lada Indonesia ke India
Vika Ayu Tri Wardani;
Andrie Kisroh Sunyigono
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.5
Lada adalah salah satu komoditas ekspor yang berkontribusi nyata dalam perekonomian Indonesia. Ekspor lada Indonesia mengalami fluktuasi di negara tujuan seperti India yang termasuk dalam negara pengimpor lada terbesar di dunia. Tujuan penelitian yakni untuk menganalisis daya saing (keunggulan komparatif) dan faktor yang mempengaruhi ekspor Indonesia ke India pada komoditas lada. Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Regresi Linear Berganda merupakan metode analisis data dalam penelitian. Hasilnya adalah lada Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar India. Volume ekspor lada Indonesia ke India secara nyata dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika dan nilai RCA, sedangkan produksi lada nasional, harga ekspor lada Indonesia, dan konsumsi India berpengaruh tidak nyata.