cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 35 Documents clear
Analisis Kesediaan Membayar (Willingness to Pay) Pengunjung dalam Upaya Pengembangan Agrowisata “Sweetberry” di Kabupaten Cianjur Tazya Aulia Pertiwi; Dyah Noechdijati; Budi Dharmawan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.15

Abstract

Sekarang ini banyak berkembang tempat wisata bertema yang sama dengan Agrowisata “Sweetberry” di kawasan Cianjur, dengan begitu semakin banyak pesaing. Fasilitas yang ada di Agrowisata “Sweetberry” masih terbilang sangat sederhana sehingga Agrowisata “Sweetberry” ingin melakukan pengembangan untuk dapat bersaing dengan Agrowisata yang ada dikawasan Cianjur dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi karakteristik pengunjung Agrowisata “Sweetberry”, (2) Mengidentifikasi persepsi pengunjung Agrowisata “Sweetberry”, (3) Menghitung besarnya nilai kesedian membayar (Willingnnes To Pay) dari pengunjung Agrowisata “Sweetberry”,  (4) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai Willingness To Pay (WTP) dari pengunjung Agrowisata “Sweetberry”. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Karakteristik dan persepsi pengunjung, Analisis CVM (Contingent Valuation Method), serta Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Besarnya Nilai WTP Pengunjung Agrowisata “Sweetberry”. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penelitian berdasarkan segmentasi pengunjung didominasi oleh laki-laki dengan rata-rata usia antara 35 tahun, kemudian status di dominasi oleh konsumen yang sudah menikah, dengan tingkat pendidikan tertinggi adalah 16 tahun atau Strata 1, pekerjaan yang mendominasi adalah pegawai swasta, rata-rata respoden yang memiliki pendapatan sebesar Rp6.862.000, dan jumlah tanggungan yang dimiliki responden sebanyak 3 orang, (2) Persepsi pengunjung Agrowisata “Sweetberry” berdasarkan aspek kognitif, afektif dan konaitif dapat disimpulkan termasuk kedalam kategori setuju dan masing-masing memiliki rata-rata sebesar 3,97; 3,68 dan 3,67, (3) Nilai rata-rata maksimum WTP pengunjung sebesar Rp23.443,038 hal tersebut bertambah sebesar Rp8.443,038 dari tiket masuk awal yang sebesar Rp15.000, (4) Faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar secara signifikan pada selang kepercayaan 95% adalah jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan, dan jumlah tanggungan.
Strategi Pengembangan Gropak Skala Rumah Tangga di Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas Rizky Anugrah Putri; Agus Sutanto; Irene Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha, dan prioritas strategi pegembangan usaha gropak skala rumah tangga di Kecamatan Kalibagor. Metode analisis data yang digunakan adalah (1) analisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, dan R/C ratio (2) Matriks IFE (3) Matriks EFE (4) Matriks IE (5) Matriks SWOT (6) Matriks QSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya selama setahun pada usaha gropak skala rumah tangga di Kecamatan Kalibagor sebesar Rp128.619.752 dan rata-rata penerimaan Rp220.421.373 dengan rata-rata keuntungan adalah Rp91.801.622, serta R/C ratio sebesar 1,7. Analisis matriks IFE usaha gropak skala rumah tangga di Kecamatan Kalibagor tergolong kuat dengan nilai 3,01. Hasil dari matriks EFE juga menunjukan bahwa industri tersebut tergolong kuat dengan nilai 3,02. Posisi industri tersebut berada pada sel 1 yaitu pada divisi pertumbuhan dan pembangunan melalui strategi penetrasi, strategi pengembangan produk dan pengembangan pasar serta strategi integrasi. Berdasarkan hasil matriks SWOT diperoleh sembilan alternatif strategi. Nilai daya tarik (TAS) tertinggi pada matriks QSP sebesar 7,67 yaitu mengoptimalkan kapasitas produksi hingga dapat memenuhi permintaan pasar.
Analisis Pendapatan Petani Kelapa Sawit Pola Swadaya di Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Susilawati Susilawati; Erlinda Yurisinthae; Novira Kusrini
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.30

Abstract

Pendapatan petani merupakan ukuran penghasilan yang diterima oleh petani dari usahataninya yang dihitung dari selisih antara penerimaan dengan biaya produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung dan mengetahui pendapatan petani kelapa sawit pola swadaya di Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Saham pada bulan Maret-April 2020. Responden dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit pola swadaya di Desa Saham. Penentuan responden menggunakan metode secara acak (Simple random sampling), jumlah populasi sebesar 879 petani dengan sampel sebesar 42 petani. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah produksi 12241,33 Kg/Ha/Tahun atau 19.828 Kg/Ha/Tahun, dengan harga jual tandan buah segar 1.300/Kg. Total biaya Rp14.167.452,40/Ha/Tahun atau Rp9.444.968,27/Ha/Tahun dan penerimaan Rp25.776.214,30 Ha/Tahun atau Rp17.184.142,90/Ha/Tahun. Jadi pendapatan petani responden adalah Rp11.608.761,90/Ha/Tahun atau Rp7.739.174,60/Ha/Tahun.
Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Usahatani Padi di Kabupaten Ponorogo – Jawa Timur Alfi Inayati; Suhartini Suhartini; Condro Puspo Nugroho
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan finansial dan ekonomi usahatani padi di Kabupaten Ponorogo, menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif usahatani padi di Kabupaten Ponorogo, menganalisis tingkat sensitivitas keunggulan komparatif dan kompetitif usahatani padi terhadap penurunan jumlah output, kenaikan harga input berupa pupuk anorganik dan perubahan nilai tukar rupiah. Metode penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Sedangkan penentuan sampel menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan metode purposive sampling, dengan melakukan wawancara terhadap 33 responden. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis finansial dan ekonomi, DRC (Domestic Resource Cost), PCR (Privat Cost Ratio) dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa, usahatani padi di Kabupaten Ponorogo menguntungkan secara finansial dan ekonomi, dengan perolehan pendapatan usahatani secara finansial sebesar Rp 14.142.433,-/hektar/musim tanam dan pendapatan usahatani secara ekonomi sebesar Rp 25.436.281,-/hektar/musim tanam. Usahatani padi di Kabupaten Ponorogo memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, yang dibuktikan dari nilai DRCR dan PCR kurang dari satu yakni berturut-turut sebesar 0,474 dan 0,596, yang berarti bahwa penggunaan biaya sumberdaya domestik dalam usahatani padi di Kabupaten Ponorogo telah efisien baik secara ekonomi maupun finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa tingkat keunggulan komparatif dan kompetitif usahatani padi di Kabupaten Ponorogo memiliki kepekaan terhadap peningkatan jumlah output, kenaikan harga input berupa pupuk anorganik dan perubahan nilai tukar rupiah.
Efisiensi Teknis Usahatani Kelapa Sawit di Kabupaten Sanggau Leonides Yahyawi; Erlinda Yurisinthae; Shenny Oktoriana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.11

Abstract

Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu jenis komoditi unggulan Indonesia dan memiliki kontribusi penting dalam menunjang perekonomian dan kesejahteraan petani. Dalam usahatani sangat penting untuk mengukur tingkat efisiensi teknis untuk mengetahui tingkat keuntungan dari faktor-faktor input produksi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis usahatani kelapa sawit di Kabupaten Sanggau. Metode analisis yang digunakan adalah fungsi produksi frontier. Hasil penelitian menunjukkan  secara keseluruhan petani kelapa sawit telah efisiensi secara teknis, dengan nilai efisiensi teknis > 7. Rata-rata tingkat efisiensi teknis petani sebesar 0,8795, tingkat efisiensi tenis terendah sebesar 0,7569 dan tingkat efisiensi teknis tertinggi sebesar 0,9471.
Variasi Harga dan Integrasi Pasar Vertikal Bawang Merah di Kabupaten Brebes Amalia Ilma Zain; Tatang Widjojoko; Alpha Nadeira Mandamdari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.2

Abstract

Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten sentra produksi bawang merah di Jawa Tengah bahkan nasional. Bawang merah sering mengalami ketidakpastian harga yang disebut sebagai fluktuasi harga. Transmisi harga yang tidak simetris menimbulkan respon harga yang tidak sama antara guncangan kenaikan harga dengan saat terjadi penurunan harga. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tingkat variasi harga bawang merah di Kabupaten Brebes, (2) Menganalisis integrasi pasar vertikal bawang merah di Kabupaten Brebes dan (3) Mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya integrasi pasar atau tidak terjadi integrasi pasar. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Juni-30 Juli 2020 di Kabupaten Brebes. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis variasi harga dan analisis integrasi pasar vertikal yang meliputi uji stasioneritas, uji lag optimal, uji kointegrasi johansen, uji kausalitas granger, uji vector error correction model (VECM), impulse response, dan variance decomposition. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi harga yang terjadi antara petani dan pedagang eceran bawang merah di Kabupaten Brebes adalah tinggi dan tidak stabil. Berdasarkan analisis integrasi pasar vertikal bawang merah di Kabupaten Brebes didapatkan hasil bahwa antara petani dan pedagang pengecer terjadi integrasi pasar vertikal namun masih relatif lemah baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Terjadinya integrasi pasar disebabkan oleh beberapa faktor antara lain produksi yang tidak seimbang antar daerah, pergeseran permintaan dan penawaran, fasilitas penyimpanan serta penyaluran informasi harga yang belum sempurna dan merata.
Analisis Strategi Sosial Pengembangan Model Usaha Integrasi Kelapa Sawit dan Sapi di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur Yajis Paggasa; Al Hibnu Abdillah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.35

Abstract

Sistem integrasi sapi dan kelapa sawit memiliki potensi usaha yang baik untuk dikembangkan. Simbiosis mutualisme bisa terjalin dengan baik. Tujuan penelitan ini untuk menganalisis usaha integrasi sawit-ternak sapi dan benefit yang diperoleh, serta mengevaluasi pola yang diterapkan saat ini dan menganalisis potensi pengembangan peternakan sapi potong di Kecamatan Muara Wahau. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari hingga Mei 2020. Berlokasi di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi pendapatan antara petani sawit non integrasi dengan integrasi sawit-ternak sapi, lebih tinggi pada usaha tani integrasi sawit-ternak sapi sekitar 12,9%-15,7%, hal ini disebabkan oleh: (1) adanya penghematan biaya pengendalian gulma, (2) adanya keuntungan dari hasil penjualan sapi. Hasil Matriks Evaluasi Faktor Internal (EFI) sebesar 3,19 dan Matriks evaluasi faktor eksternal (EFE) sebesar 3,2. Potensi pengembangan peternakan sapi potong di Kecamatan Muara Wahau berada di tahap Grow and Build. Faktor yang menunjang Kelebihan dan Peluang lebih banyak dibandingkan Kelemahan dan Tantangan.
Pemasaran Kubis (Brassica oleracea var. Capitata) di Kecamatan Baso Kabupaten Agam Dian Dian Fauzi; Syahrial Syahrial
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.25

Abstract

Penelitian tentang pemasaran kubis di Kecamatan Baso Kabupaten Agam dengan pedagang perantara untuk tujuan akhir Pekanbaru, dilaksanakan mulai Oktober sampai dengan November 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rantai tataniaga kubis di Kecamatan Baso Kabupaten Agamdan mengatahui keuntungan yang diterima masing-masing lembaga niaga dalam saluran pemasaran kubis di Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Penelitian dilakukan menggunakan metode survey dan dianalisis dengan menggunakan analisa kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hanya terdapat satu saluran tataniaga kubis yang umumnya digunakan oleh petani di Kecamatan Baso, yaitu petani → pedagang pengumpul → pedagang antar daerah → pedagang pengecer. Besarnya keuntungan yang ditererima oleh pedagang pengumpul sebesar Rp 734,45/Kg. Rp 1.170,20/Kg untuk pedagang antar daerah dan Rp 660,57/Kg untuk pedagang pengecer.
Dampak Kepemilikan Lahan terhadap Subjective Well Being Rumah Tangga Tani di Indonesia Kartika Eka Pratiwi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.16

Abstract

Berdasarkan data Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang 5 (IFLS-5), penelitian ini menganalisis keterkaitan kepemilikan lahan pertanian dengan subjective welllbeing rumah tangga usaha tani di Indonesia. Dengan menggunakan analisis regresi probit, diperoleh hasil bahwa kepemilikan lahan berdampak positif terhadap kebahagiaan petani di Indonesia. Variabel lain yang secara empiris memengaruhi subjective wellbeing rumah tangga usaha tani di Indonesia adalah usia, status pernikahan, lama sekolah, status sehat, kepuasan hidup dan ln nilai produksi pertanian.
Daya Saing Jagung di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara Helentina Situmorang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.6.7

Abstract

Permasalahan dalam usahatani jagung adalah produktivitasnya yang rendah sehingga daya saing usahatani jagung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing usahatani jagung dan dampak kebijakan input dan output terhadap daya saing usahatani jagung di Kabupaten Dairi. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Matriks Kebijakan (PAM). Penelitian ini menggunakan data cross section. Hasil penelitian  menunjukkan usahatani jagung memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Analisis PAM juga menunjukkan bahwa kebijakan input melindungi petani jagung, tetapi kebijakan output tidak melindungi petani jagung.

Page 2 of 4 | Total Record : 35