cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025)" : 34 Documents clear
Sikap dan Preferensi Konsumen Terhadap Beras Putih Berlabel Harahap, Syahfitri; Suprehatin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.28

Abstract

Keberadaan beras berlabel merupakan strategi pelaku usaha untuk memenuhi preferensi konsumen yang semakin beragam. Selain harga, saat ini konsumen juga memperhatikan faktor lain seperti informasi dan karakteristik fisik produk sebagai pertimbangan penting dalam keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap atribut produk dan mengidentifikasi atribut yang menjadi preferensi utama konsumen dalam membeli beras putih berlabel. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei daring terhadap 167 responden di Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, multiatribut Fishbein, dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki sikap yang lebih positif terhadap atribut kode produksi dan tanggal kedaluwarsa dibandingkan atribut lainnya dalam pembelian beras berlabel. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa preferensi utama konsumen adalah beras putih berlabel yang memiliki informasi kode produksi dan tanggal kedaluwarsa, rentang harga Rp20.000–Rp40.000, sertifikasi halal, kemasan berukuran 2 kilogram, dan informasi varietas beras. Penelitian ini memberikan wawasan bagi produsen dan pemasar dalam mengembangkan strategi pemasaran beras putih berlabel yang lebih sesuai dengan preferensi dan sikap konsumen  
Analisis Dampak Adopsi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Intensitas Penggunaan Pestisida Karomah, Muhammad Panji; Syafrial; Fahriyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.33

Abstract

Fokus studi khusus di Desa Sumber Brantas di Jawa Timur, penelitian ini menguji pengaruh adopsi ICT terhadap penggunaan pestisida pada budidaya kentang. Penelitian yang melibatkan survei terhadap 195 petani kentang ini membahas isu-isu seperti memburuknya kualitas air, rendahnya kesuburan tanah, perubahan pola iklim, dan dampak urbanisasi terhadap pertanian. Meskipun penggunaan pestisida meningkatkan produktivitas, terdapat risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Potensi TIK untuk mengurangi kesulitan-kesulitan ini dengan menyediakan data yang tepat waktu mengenai keadaan pasar, prakiraan cuaca, dan pengelolaan tanaman diteliti dalam penelitian ini. Dengan menggunakan Regresi Kuantil Variabel Instrumental (IVQR) untuk menganalisis data, penelitian ini menemukan bahwa, untuk semua kuantil, terdapat hubungan positif antara penggunaan TIK dan intensitas pestisida. Yang diteliti adalah elemen sosiodemografi yang mempengaruhi adopsi TIK. Keputusan untuk mengadopsi TIK sangat dipengaruhi oleh jaringan sosial, ukuran keluarga, dan pendidikan, dimana keluarga yang lebih besar dan tingkat pendidikan yang lebih tinggi meningkatkan kemungkinan adopsi. Adopsi TIK oleh peternakan di sekitar dipengaruhi oleh jaringan sosial yang positif. Oleh karena itu, studi ini menekankan perlunya mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan pestisida dan menyarankan penggunaan TIK untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Hasil penelitian ini menekankan potensi transformatif TIK dalam meningkatkan pengambilan keputusan dan mendorong pertanian berkelanjutan, serta memberikan wawasan bagi daerah-daerah yang mengalami permasalahan serupa.
Determining Factors of Sustainable Agriculture Practices: A Case Study in East Java Shaleh, Mohammad Ilyas; Muhaimin, Abdul Wahib; Toiba, Hery
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.34

Abstract

Environmental unfriendly agriculture has become a major concern in various countries due to population growth, climate change, and excessive use of natural resources. It is important to adopt sustainable farming practices such as organic farming, wise natural resource management, and environmentally friendly technologies to enhance productivity without harming the surrounding environment. This research aims to identify the factors influencing farmers' adoption of sustainable agricultural practices in East Java, Indonesia. The study was conducted in Lawang, Malang Regency, East Java, through direct surveys and interviews with farmers using questionnaires. Data analysis was performed using the multivariate probit (MVP) method to identify factors affecting the adoption of sustainable agricultural practices. The results indicate that education, land area, side jobs, and partnerships have a positive and significant impact on the adoption of sustainable farming practices such as the use of organic fertilizers. However, farming experience and participation in communal activities have a negative impact on the adoption of such practices. Farmers with higher education levels, larger land areas, side jobs, and partnerships are more likely to adopt sustainable farming practices. Conversely, farmers with longer farming experience and active participation in communal activities tend to be less interested in adopting these practices.
Rantai Pasok dan Strategi Pemasaran Susu Kambing di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi Rahmawati, Sastya Eni; Agustina, Titi; Ahmad Zainuddin; Rizky Yanuarti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kecamatan Songgon merupakan wilayah dengan populasi kambing perah terbesar di Kabupaten Banyuwangi. Populasi kambing perah yang tinggi ikut mendorong kuantitas produksi susu kambing di Kecamatan Songgon. Strategi pemasaran yang tepat diperlukan untuk memanfaatkan produksi susu kambing yang tinggi sehingga dapat memberikan peningkatan pendapatan bagi peternak. Susu kambing memiliki kandungan gizi yang tinggi dibandingkan produk susu lainnya. Namun, sifat susu kambing yang mudah rusak (perisable) memerlukan rantai pasok yang memadai. Mekanisme distribusi yang tepat bertujuan untuk menjaga kualitas susu kambing tetap terjaga dengan baik sehingga tidak merugikan pelaku rantai pasok yang terlibat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mekanisme distribusi rantai pasok susu kambing yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi dan aliran keuangan serta mengetahui strategi pemasaran susu kambing di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi melalui purposive methode. Responden yang digunakan untuk menganalisis rantai pasok yaitu sampling jenuh dan snowball sampling. Lalu, responden yang digunakan untuk menganalisis strategi pemasaran menggunakan purposive sampling sebanyak 5 responden yaitu 3 responden internal dan 2 responden eksternal. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif rantai pasok, analisis SWOT dan analisis QSPM. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mekanisme distribusi rantai pasok susu kambing di Kecamatan Songgon yaitu aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi. Hasil analisis SWOT diperoleh nilai IFAS 2,41 dan nilai EFAS 2,47. Prioritas strategi pemasaran diperoleh melalui analisis QSPM yaitu melakukan quality control pada proses pemerahan susu kambing dan memperkuat kelembagaan antar peternak kambing perah di Kecamatan Songgon sehingga mampu melakukan pengolahan produk turunan susu kambing seperti susu bubuk, susu UHT dan produk turunan lainnya.

Page 4 of 4 | Total Record : 34