cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
MEDIAN
ISSN : 19797540     EISSN : 26144298     DOI : -
Core Subject : Education,
Median (Jurnal Ilmu Eksakta) adalah jurnal yang diterbitkan LPPM Univ. Muhammadiyah Sorong dan Fakultas Pertanian dengan frekuensi terbitan tiga kali dalam satu tahun, yakni februari, Juni dan Oktober. Ruang lingkup jurnal ini antara lain Agroteknologi, Perikanan, dan ilmu eksakta lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Partisipasi Masyarakat Terhadap Pelestarian Hutan Cagar Alam Di Kampung Saporkren Distrik Waigeo Selatan Kabupaten Raja Ampat Irnawati Irnawati
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.544 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i1.153

Abstract

Kawasan cagar alam memiliki potensi sumberdaya alam dan jasa lingkungan yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai modal dasar pelaksanaa pembangunan Indonesia di masa yang akan datang. evaluasi kondisi komunitas hutan cagar alam di kampung Sapokren sangat berguna dalam mamantau proses regenerasi terhadap pelestarian Hutan Cagar Alam di Waigo Barat. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara. Partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan cagar alam penelitian ini terdiri atas kemauan, kemampuan dan kesempatan yang dimiliki masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan partisipasi, Perilaku masyarakat tentang upaya pelestarian dapat dilihat dari motivasi responden mengikuti kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah setempat yang mencapai 55%  dalam tingkat sukarela motivasi masyarakat yang ikut ambil bagian dalam menjaga dan melestarikan hutan cagar alam di Kampung Saporkren Distrik Waigeo Selatan.
Pengaruh Konsentrasi Dan Waktu Aplikasi Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis Pada Tanah Sawah Zulkarnain Sangadji
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.406 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i1.155

Abstract

Exploiting organic liquid fertilizer to lessening use fertilizer inorganic and fertilizer cage can becoming. one the solution in improving production sweet corn by exploiting land rice. Research executed  at  Waimital village, sub district of Kairatu,  sub-Province Seram  Part of West. Research take place from Desember 2013 to Maret, 2014.  The research was conducted using a randomized block design consisting of no fertilizing (0 ml / L), application of  POC (7.5 ml/L, 15 ml/L, 22.5 ml/L, and 30 ml/L)  and application time  2 MST (W1) , 2, 4 MST (W2), and 2,4,6 MST (W3). Each treatment consisted repeated that there are 30 treatment  attempt. The result showed that organic liquid fertilizer having an effect on reality to is high crop, wide  leaf, long  cob, and  cob weight. Concentration organic liquid fertilizer 30 ml/L yielding production cob weight best equal to 271.35 g/cob. Application time have an effect on reality to is high  crop and wide leaf, while cob length and cob weight do not have an effect on reality. Application time times namely : 2,4, and 6 MST (W3 ) the best  results in the appeal of other treatments. Best combination shown by treatment  concentration 30 ml / L with application time 3 times namely : 2, 4, and 6 week after planting ( N4W3).
UJI TEKNOLOGI PEMBUATAN SIRUP MATOA (Pometia pinnata) SKALA RUMAH TANGGA Ivonne Leiwakabessy; Bertha Ollin Paga
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i3.164

Abstract

Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman endemic Papua. Tergolong pohon besar dengan tinggi ratarata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui komponen yang terdapat dalam sirup, 2) Mengetahui cara pembuatan sirup matoa, dan 3) Mengetahui nilai tambah pada sirup matoa. Metode yang digunakan adalah rancangan acak Lengkap dengan dua perlakuan yaitu pembuatan sirup skala rumah tangga dengan ekstraksi sirup dengan tanpa pemanasan (M1) dan pemanasan (M2). Kemudian dilanjutkan dengan analisis sidik ragam. Untuk megetahuai tingkat kesejahteraan petani dilakukan analisis nilai tambah agroindustri pada buah matoa dengan menghitung profit usahatani. Berdasarkan hasil analisis dari uji Organaleptik untuk sirup matoa secara keseluruhan berada pada tingkat suka, Zat kimia yang terkandung pada sirup matoa tanpa pemanasan (M1 = pH 8.01 %, Vit C 0.027 %, Kadar Gula Pereduksi, 5.65 %, Total Padatan Terlarut 36 %, Kadar Air 71.33 %) dan untuk Ekstraksi pemanasan (M2 = pH 7.93 %, Vit C 0.038 %, Kadar Gula Pereduksi, 5.46 %, Total Padatan Terlarut 42.33 %, Kadar Air 48.35 %). Cara Pembuatan sirup matoan skala rumah tangga dapat dilakukan dengan cara ekstraksi pemanasan dan tanpa pemanasan. Berdasarkan analisa sensorik sirup buah matoa dapat dinikmati dengan taraf suka untuk parameter keseluruhan, warna, tekstur dan rasa sedangkan untuk aroma netral. Untuk analisa uji beda terhadap parameter ekstraksi dipanaskan dan direbus tenyata tidak berbeda nyata. Analisis usaha tani matoa di Kabupaten Sorong diperolah keuntungan. Berdasarkan nilai tambah belum dapat memberikan keuntungan karena bahan yang digunakan masih sedikit. Namun jika telah menggunakan bahan yang banyak, dimungkinkan akan memberikan keuntungan
Inventarisasi Dan Pemanfaatan Nipah (Nypa fruticans ( Thunb.) Wurmb) Oleh Masyarakat Pada Hutan Mangrove Kampung Mariat Pantai Distrik Aimas Kabupaten Sorong Ihsan Febriadi; Fajrianto Saeni
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.887 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i3.176

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan pemanfaatan nipah (Nypa Fruticans) oleh masyarakat  di Kampung Mariat Distrik Aimas  Kabupaten Sorong. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat yang berlangsung pada Tahun 2018. Metode yang digunakan untuk inventarisasi tegakan nipah yang akan dilakukan di lapangan dengan menggunakan metode petak sampling, dengan teknik jalur berpetak. Sedangkan untuk menjelaskan pemanfaatan nipah oleh masyarakat dilakukan pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuesioner.  Penarikan sampel masyarakat dilakukan dengan metode purposive sampling. Penentuan responden dibagi menjadi dua, yaitu responden umum dan responden kunci. Penentuan responden umum dilakukan dengan metode sensus terhadap seluruh atau sebagian besar masyarakat  Kampung Mariat Pantai. Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan pada 3 titik pengamatan didapat 124 pohon nipah dengan nilai kerapatan 86,11 ind/ha. Dengan nilai kerapatan tersebut dapat dikatakan bahwa potensi tegakan pohon nipah di Kampung Mariat Pantai sangat kurang. Sedangakan terkait tentang pemanfaatan nipah dari 60 responden, baik daun (atap,sapu lidi, kertas rokok dan anyaman), batang daun (garam), batang nira (minuman tradisional) dan buah (kolang-kaling), dimana menurut masyarakat, pemanfaatan nipah lebih banyak diluar kawasan Kampung Mariat Pantai.
Hasil Dan Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Dalam Sistem Akuaponik Ikan Nila, Ikan Lele Dan Ikan Pelangi Ranti Wijaya; Nurul Fajeriana M
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.375 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i3.178

Abstract

ABSTRAKSelada (Lactuca sativa) merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu budidaya selada memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Akan tetapi, kondisi lahan pertanian di Indonesia yang terbatas, mengharuskan memilih alternatif sistem budidaya yang efisien sehingga mampu tetap menjaga hasil dan pertumbuhan tanaman selada. Sistem akuaponik merupakan sistem yang cukup menjanjikan. Selain mendapatkan hasil dari tanaman selada juga dapat memanfaatkan secara langsung limbah ikan yang dibudidayakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ikan nila, ikan lele dan ikan pelangi dalam sistem akuaponik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Hasil dari penelitian diharapkan bisa berkontribusi dalam pengembangan teknik budidaya tanaman selada.Sistem akuaponik yang digunakan dalam penelitian ini adalah akuaponik ikan nila (A1), akuaponik ikan lele (A2), akuaponik ikan pelangi (A3) dan kontrol (A0). Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Hidroponik Aimas Unit 1, Kabupaten Sorong, pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2018.Terdapat pengaruh perlakuan sistem akuaponik Ikan Nila, Ikan Lele dan Ikan Pelangi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada umur 35 hari setelah tanam. Perlakuan akuaponik Ikan Hias memiliki nilai tertinggi dan berpengaruh nyata pada karakter jumlah daun tanaman selada pada semua perlakuan kecuali perlakuan akuaponik Ikan Nila. Sedangkan perlakuan akuaponik Ikan Lele memiliki nilai terbaik pada pengamatan nisbah pupus akar.
Karateristik Demografi, Sosial Dan Ekonomi Terhadap Alih Fungsi Lahan Petani Di Distrik Aimas Kabupaten Sorong Zulkarnain Sangadji; Uswatul Mardliyah
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.723 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i3.179

Abstract

Kabupaten sorong merupakan salah satu kabupaten yang berada di provinsi Papua Barat yang dijadikan sebagai  salah satu daerah  pengembangan pertanian.  Perilaku dan pola hidup mayarakat petani  telah merubah penggunaan lahan pertanian ke non pertanian di beberapa wilayah di kabupaten sorong seperti pada Distrik Aimas.  Distrik Aimas sebagai bagian dari  Kabupaten Sorong mengalami peningkatan pembangunan yang begitu pesat sehingga berakibat pada  pergeseran penggunaan lahan dari pertanian ke non pertanian. Penurunan produksi hasil pertanian akibat berkurangnya lahan akan menjadi permasalahan di masa yang akan datang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik demografi, sosial dan ekonomi  terhadap alih fungsi lahan pertanian di Distrik Aimas. Metode yang digunakan adalah  Metode penelitian sensus digunakan untuk mengumpulkan informasi dan data secara keseluruhan dari populasi tanpa diambil sampel. Metode ini dipilih karena jumlah penduduk yang masuk dalam kategori responden adalah yang mengalihkan lahannya pertaniannya ke non pertanian  dikarenakan telah pindah, meninggal dunia, serta penduduk yang tidak melapor kepada kepala kelurahan atau ketua kelompok tani ketika mengalihfungsikan lahan pertaniannyaBerdasarkan hasil penelitian diketahui Karateristik demografi, sosial dan ekonomi kelurga petani , dimana 66,67 % petani tergolongan dalam kelompok keluarga sedang  dengan sebaran usia kepala keluarga tergolong masih produktif  sebesar 33,33 % sedangkan   tingkat pendidikan kepala kelurga didominasi  oleh lulusan Sekolah Menegah Pertama (SMP) sebesar 50, 00 %.  Minimnya pengetahuan dan keterampilan petani berdampak kepada aspek  ekonomi keluarga petani.Kata Kunci : Demografi, sosial, ekonomi, alih fungsi lahan
Analisa Proksimat Pellet Berbahan Limbah Ikan PPI Klaligi Kota Sorong Ahmad Fahrizal; Ratna Ratna
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.292 KB) | DOI: 10.33506/md.v10i3.182

Abstract

ABSTRACTKegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah sekitar PPI Klaligi, Kota Sorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar proksimat pellet ikan berbahan limbah ikan yang bersumber dari limbah PPI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen meliputi pembuatan pellet berbahan limbah ikan dari PPI. Hasil penelitian menunjukkan kadar proksimat pellet berbahan limbah ikan yang menggunakan sampel ikan tuna dan limbahnya, ikan cakalang dan limbahnya, ikan teri dan limbah kepala ikan teri serta penggunaan ikan sarden yang bernilai ekonomi rendah diperoleh kadar air yaitu 1,54%, kadar abu 7,71%, kadar protein 25,73%, kadar lemak 4,75%, dan kadar karbohidrat yaitu 60,28%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji proksimat tepung berbahan limbah ikan berdasarkan jenis ikan tuna, ikan cakalang, ikan teri dan ikan sarden layak untuk digunakan sebagai bahan pembuatan pellet ikan.
Komposisi Jenis Dan Zonasi Mangrove Di Kampung Gisim Kabupaten Sorong Lona Helty Nanlohy; Azis Maruapey; Yolanda Malaum
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.289

Abstract

Komposisi jenis merupakan formasi  jenis yang berada pada suatu tempat. Penyebaran vegetasi mangrove membentuk bentuk  khas yaitu membentuk  zonasi sejajar garis pantai. Terdapat zonasi  mangrove tertentu dari mulai arah pantai ke darat. Hal yang menarik adalah bahwa jenis-jenis mangrove yang menempati zona-zona tersebut tidak selalu sama untuk setiap daerah yang diteliti. Hal ini menunjukan adanya banyak faktor yang mengendalikan zonasi vegetasi mangrove.Metode penelitian  yang digunakan adalah penelitian  survey, dengan teknik  sampling sistematik menggunakan metode kombinasi antara metoda jalur dan metoda garis berpetak.Komposisi jenis mengrove di Kampung Gisim Kabupaten Sorong terdiri dari mangrove mayor (mangrove sejati)  sebanyak 5 jenis yaitu Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza,  Bruguiera sexangula,   Ceriops Tagal  dan  Nypa fruticans dan Mangrove  minor  yaitu jenis Xylocarpus granatum. Zonasi pada lokasi penelitian secara umum dibagi menjadi 3 zona, yaitu : zona proximal, zona midle, dan zona distal.  Zona proximal merupakan zona yang berbatasan langsung dengan laut dan merupakan zona dari jenis Rhizophora mucronata  Zona midle adalah zona pertengahan yang terletak diantara darat dan laut, jenis yang berada zona yaitu  jenis  Bruguiera sexangula  Bruguiera gymnorrhiza. Ceriops Tagal dan Xylocarpus granatum dan Zona distal adalah zona yang berada dibelakang zona middle  yaitu jenis  Nypa fruticans.
Persepsi Masyarakat Terhadap Hutan Kota Di Kawasan Bandara Deo Kota Sorong (Studi Kasus di Kelurahan Malaingkedi dan Kelurahan Remu Selatan) Muzna AA Gafur; Lona Helty Nanlohy; Flora Veronika Naa
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.290

Abstract

Persepsi sangat mempengaruhi perilaku seseorang terhadap lingkungannya. Seseorang yang mempunyai persepsi yang benar mengenai konservasi kemungkinan besar orang tersebut berperilaku positif terhadap upaya-upaya pelestarian lingkungan. Dengan demikian persepsi dapat mempengaruhi orang dalam menentukan sikap dan tindakannya sehingga orang akan ikut berperan aktif dan berpartisipasi di dalam proses pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei melalui wawancara secara langsung dan pengisian kuisioner. Metode survei merupakan tipe pendekatan dalam penelitian, yang ditujukan pada sejumlah individu atau kelompok. Persepsi masyarakat Kelurahan Malaingkedi dan Kelurahan Remu Selatan terhadap aspek hutan kota menunjukan bahwa masyarakat sudah sangat memahami keberadaan dan manfaat hutan kota bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan kota. 
Analisis Pendapatan Usahatani Dusung Di Desa Hutumuri Kota Ambon Lanny Wattimena
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.291

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Hutumuri Kota Ambon. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, sampel diambil sebanyak 45 petani.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani dusung, mengetahui tingkat kemiskinan petani yang mengusahakan usahatani dusung dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani dusung. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan usahatani, tingkat kemiskinan menurut Sayogyo, berdasarkan konsep Bank Dunia dan menurut Upah Minimum Provinsi Maluku serta analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani dusung di Desa Hutumuri Kota Ambon masih produktif sebagai sumber pendapatan karena memberikan kontribusi yang tinggi bagi petani dibandingkan dengan UMP yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Maluku. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan petani dari usahatani dusung adalah luas lahan, umur, penyusutan peralatan, jumlah tanggungan keluarga, lamanya berusahatani dusung, pendidikan dan dummy. Pendapatan usahatani dusung berada di atas tingkat kemiskinan disebabkan pendapatan petani dari usahatani dusung per tahun disetarakan dengan kilogram beras di atas 480 kg berdasarkan kriteria Sayogyo, bahkan di atas tingkat kemiskinan menurut Bank Dunia dan di atas Upah Minimum Provinsi Maluku. Ini menunjukkan bahwa petani dusung sejahtera karena pendapatan usahatani dusung masih memberikan peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani di daerah penelitian. 

Page 2 of 14 | Total Record : 131