cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
MEDIAN
ISSN : 19797540     EISSN : 26144298     DOI : -
Core Subject : Education,
Median (Jurnal Ilmu Eksakta) adalah jurnal yang diterbitkan LPPM Univ. Muhammadiyah Sorong dan Fakultas Pertanian dengan frekuensi terbitan tiga kali dalam satu tahun, yakni februari, Juni dan Oktober. Ruang lingkup jurnal ini antara lain Agroteknologi, Perikanan, dan ilmu eksakta lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
Pengaruh Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Melinda Jarangga; Akhmad Ali; Ajang Maruapey
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i2.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian dilaksanakan di lahan petani KM 16 Kelurahan Klablim Distrik Sorong Timur Kota Sorong yang berlangsung pada bulan Sepetmber sampai dengan bulan November 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kali perlakuan dan 3 kali dengan,  sehingga diperoleh 12 petak percobaan. Faktor perlakuan adalah sebagai berikut : K0 = Kontro. K1  =  Pupuk kandang ayam (1 kg/petak). K2  =  Pupuk kandang sapi (1 kg/petak). K3 = Pupuk kandang  biogas (1 kg/petak). Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Pemberian berbagai jenis bokashi berpengaruh sangat nyata terhadap semua komponen yang diamati pada tanaman sawi hijau. Jenis bokashi pupuk kandang ayam memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak dan bobot segar per ha tanaman sawi.
Analisis Kelayakan Finansial Kerajinan Rotan “Tunas Harapan” Di Kota Sorong Nurtika Tomagola; Azis Maruapey; Poni sri
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i2.294

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk  kelayakan  finansial  usaha rotan Tunas Harapan” di Kota Sorong. Profil industri kerajinan rotan “Tunas Harapan” di Kota Sorong terdapat 1 unit usaha industri kerajinan rotan yang mampu menyerap 5 orang tenaga kerja. Jangkauan pemasaran meliputi wilayah Kota Sorong dan sekitarnya hingga ke wilayah Kabupaten Sorong dan Sorong Selatan. Kendala-kendala yang dihadapi industri kerajinan rotan ”Tunas Harapan” di Kota Sorong antara lain kualitas dan keterbatasan bahan baku, strategi pemasaran yang masih kurang baik dan ketatnya persaingan dengan industri rotan maupun industri kerajinan berbahan baku lain dari daerah lain. Berdasarkan hasil perhitungan analisis kelayakan usaha didapatkan hasil Net Present Value (NPV) dari industri kerajinan rotan ”Tunas Harapan” di Kota Sorong sebesar Rp. 450.182.700, nilai Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 1,60 dan nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 45,04 %. Hal tersebut menunjukkan bahwa usaha industri kerajinan rotan ”Tunas Harapan” di Kota Sorong layak secara finansial untuk dilakukan dan dilanjutkan.
Pembibitan Tanaman Pinang (Areca catechu) Dengan Menggunakan Berbagai Media Tanam Irpan Sagrim; Mira Herawati Soekamto
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i2.295

Abstract

Pinang merupakan jenis tanaman yang mempunyai nilai penting bagi orang papua karena pinang bukan saja sebagai makanan sehari-hari tetapi juga digunakan dalam ritual adat orang papua. Nilai penting ini tidak sejalan dengan upaya budidaya karena tanaman pinang saat ini hanya ditanami sebagai tanaman pekarangan atau hanya tumbuh di areal hutan.Tujuan  penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media tanam terhadap petumbuhan tanaman pinang dan media tanam manakah yang memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman pinang?Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acal lengkap dengan terdiri dari 5 taraf dan diacak 5 kali dapat 25 kali acakan.P0 = (50% Ampas Sagu+50%tanah), P1= (50%Sekam Padi+50%tanah), P2= (50%Ampas Tahu+50%tanah), P3= (50%serbuk gergaji+50%tanah), P4=(50%kotoran ayam+50%tanah).  Hasil Penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (Anova) apabila berpengaruh nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 0,05 %. Perlakuan berbagai media tanam memberikan pengaruh nyata sangat nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun dan diamter batang tanaman pinang. Media tanam ampas tahu (P2) memberikan pertumbuhan terbaik pada tanaman pinang yang terlihat pada umur pengamatan 4 MST terhadap  tinggi tanaman 10,83 cm, Jumlah daun 4,80  helai  dan diameter batang 0,84 cm, sedangkan pertumbuhan terendah berada pada perlakuan P3 (serbuk gergaji) yang memiliki tinggi tanaman 8,73 cm,, jlah daun 3,80 helai dan diamter batang  0,72 cm.
Prediksi Banjir Menggunakan Model Answers Kasus Di Das Code Yogyakarta Anif Farida
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i2.296

Abstract

DAS Code merupakan salah satu sungai di Provinsi DIY yang melintasi daerah perkotaan dan telah mengalami banyak perubahan tutupan lahan. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji penggunaan model ANSWERS untuk memprediksi banjir Sungai Code, mengkaji kapasitas alur sungai di daerah perkotaan Sungai Code dalam menampung debit puncak (Qp) dan mengkaji pengaruh perluasan area terbangun terhadap potensi banjir Sungai Code berdasarkan simulasi penggunaan lahan. Perhitungan banjir pada penelitian ini diperkirakan menggunakan model ANSWERS. Keakuratan model diuji dengan student’s-t test berupa validasi 11 hujan tunggal beserta pasangan hidrograf alirannyapada taraf signifikansi 5 %. Alur sungai daerah perkotaan diukur untuk mengetahui kapasitas maksimum sungai Code. Simulasi hujan dan penggunaan lahan dilakukan untuk mengetahui pengaruh perluasan area terbangun terhadap potensi banjir. Prediksi banjir dengan membandingkan kapasitas maksimum sungai Code daerah perkotaan dengan debit puncak hasil simulasi model ANSWERS.Hasil penelitian menunjukkan model ANSWERS dapat diaplikasikan untuk memprediksi banjir di Sungai Code. Uji keakuratan model menunjukkan tidak ada perbedaan nyata antara komponen hidrograf aliran model dan observasi. Kapasitas alur Sungai Code dalam menampung debit puncak (Qp) yaitu ruas Sungai Code di Jembatan Kewek 90,91 m3/detik dengan hujan maksimum ≤ 150 mm/hari sedangkan ruas Sungai Code di Desa Bintaran sebesar 98,79 m3/detik dengan hujan maksimum ≤ 155 mm/hari. Perluasan area terbangun mempunyai pengaruh terhadap potensi banjir Sungai Code. Hasil simulasi menunjukkan di Jembatan Kewek dengan luas permukiman sebesar 50 % dan 60 % dapat menaikkan debit puncak rata-rata 5,79 m3/detik dan 9,88 m3/detik. Di Desa Bintaran rata-rata sebesar 10,51 m3/detik dan 13,11 m3/detik.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian Di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar Nurul Fajeriana
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lahan untuk peruntukan komoditas pertanian yang sesuai dengan kondisi biofisik dari lahan yang dimaksud demi mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar dengan kegiatan survei lapangan dan pengolahan data sekunder serta analisis sifat tanah dilakukan di Laboratorium Kimia Tanah Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin berlangsung dari Juli sampai Oktober  2015.Berdasarkan hasilvalidasi penentuan kelas kesesuaian lahan, maka pola pemanfaatan lahan yang ada di Kecamatan Polombangkeng Utara untuk Tanaman Pangan meliputi:Pertanian sawah, umbi-umbian dan kacang-kacangan disarankan untuk dilakukan penanaman pada Kelurahan Mattompodalle, Kelurahan Malewang,Manongkoki, Panrannuangku, DesaMassamaturu, Timbuseng, Barugayya,Towata, Lassang, Kampung Beru, danParang Luara. Sayuran seperti tomat dan cabe pada Deesa Barugayya, Timbuseng, dan Kelurahan Manongkoki. Sedangkan untuk Tanaman Perkebunan yakni: Kapok pada Desa Parang Luara, Towata, Barugayya, Timbuseng; Kelapa pada Desa Timbuseng, Kelurahan Manongkoki, Desa Lassang, Towata, Barugayya; Kopi pada Desa Lassang, Towata, Barugayya,  Ko’mara, Timbuseng, Kelurahan Manongkoki; Jambu Mete pada Desa Lassang, Barugayya, Kelurahan Manongkoki; Kakao pada Desa Timbuseng, Towata, Parang Luara; Tebu pada Desa Lassang, Towata, Barugayya, Massamaturu, dan  Desa Pa’rappunganta. Tanaman tebu merupakan komoditi unggulan yang ada di Kecamatan Polombangkeng Utara karena di Kecamatan ini telah ada Perkebunan tebu PTPN XIV Pabrik Gula Takalar.
Studi Karakteristik Dan Pengelompokan Jenis Tumbuhan Bawah Pada Areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung Di KPHL Kota Sorong Brandon Tanahitumesseng; ponisri ponisri; Lona Nanlohy
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i1.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan pengelompokan jenis tumbuhan bawah di areal pusat pengendalian kebakaran hutan lindung di KPHL Kota Sorong. Jenis tumbuhan bawah pada areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung di KPHL Kota Sorong ditemukan 8 (delapan) jenis dengan penyebaran paling dominan yaitu 4 jenis tumbuhan bawah adalah Alang-alang (Imperata cylindria) (25), Rumput Cakar Ayam ( Digitaria ciliaris) (23), Sentro (Centrosema pubescens) (18), dan rumput teki (Cyperus rotundus) (15). Sedangkan yang tidak mendominasi yaitu  Paku kijang (Phegopteris connectilis) (14) . Putri malu (Mimosa pudica) (11) , Rumput pait (Axonopus comperesus)  (9) , dan Babandotan (Agretum conyzoides) (7). Jenis Tumbuhan bawah pada areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung  di KPHL Kota Sorong memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya dimana penyebarannya mulai dari 0,5 ha, 0,5-1 ha dan > 1ha. 
Pengaruh Penambahan Probiotik Dengan Dosis Berbeda Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Rasio Konversi Pakan (Fcr) Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Ahmad Fahrizal; M Nasir
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh penambahan atau aplikasi probiotik menggunakan dosis berbeda pada pakan terhadap pertumbuhan ikan nila.Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen/percobaan dengan analisa data yang digunakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Wadah yang digunakan adalah ember dengan volume 100 liter, 13 buah. Penelitian ini terdiri dari 1 kontrol dan 3 perlakuan dengan ulangan setiap perlakuan sebanyak 4 kali. Ikan uji pada setiap wadah diisi sebanyak 10 ekor. Penggunaan dosis probiotik pada perlakuan I yaitu dosis 5ml, perlakuan II :10 ml, serta perlakuan III yaitu 15 ml.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konversi pakan atau Food Convertion Ratio (FCR) yang diperoleh pada perlakuan I, II, dan III secara berturut-turut adalah 1.82, 1.75, dan 1.73. Nilai konversi pakan/FCR terbaik yaitu perlakuan III dengan dosis 15ml diperoleh nilai FCR 1.73. Hal ini bermakna setiap pemberian pakan sebanyak 1,73 kg, akan menghasilkan 1 kg ikan nila. Sedangkan nilai Survival Rate (SR)yang diperoleh ayitu sebesar 100% atau ikan nila yang dipelihara pada penelitian ini, tidak mengalami kematian.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penambahan probiotik menggunakan dosis berbeda pada pakan ikan nila, tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bobot dan panjang ikan nila dengan menggunakan analisis sidik ragam (anova). Pemberian probiotik lebih memberikan pengaruh terhadap FCR ikan nila. 
Analisa Sistem Pengendalian Bahan Bakar Minyak High Speed Diesel Di Pltd Klademak Sorong, Papua Barat Masniar Masniar; Joni Efendi B. Laos
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.311

Abstract

PLTD Klademak Sorong merupakan salah satu bagian dari sistem interkoneksi pembangkit energi listrik yang ada  di kota Sorong dan sekitarnya. Kekurangan persediaan BBM HSD sangat dihindari, karena akan menimbulkan biaya kegagalan proses yang cukup besar. Namun selama tahun 2011 sampai dengan 2015 kekurangan persediaan bahan baku masih saja terjadi, hal ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian persediaan yang dilakukan oleh perusahaan belum optimal. Penelitian ini ingin mengetahui pengendalian persediaan yang optimal menurut metode Material Resource Planning, kemudian hasilnya dibandingkan dengan metode perusahaan dari segi total biaya persediaan yang terjadi. Selain itu penelitian ini juga akan melakukan peramalan permintaan BBM HSD untuk tahun 2017 dan dari data peramalan permintaan tersebut dicari jumlah pembelian yang dapat mengoptimalkan biaya langsung penyimpanan dan biaya kebalikannya yaitu biaya pemesanan BBM HSD.
Kajian Sistem Budidaya Tanaman Sawi (Brassica juncea L ) Di Petani Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong Zulkarnain Sangadji
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v9i1.312

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui teknik-teknik budidaya tanaman sawi (Brassica juncea L)  yang dilakukan petani di di Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong. P Petani budidaya tanaman sawi di Distrik Aimas masih melakukan kegiatan budidaya tanaman sawi yang belum sesuai standar yang ada seperti pada kegiatan pemupukan yang dilakukan dengan sistem tabur, tidak digunakan jarak tenam tertentu karena benih menggunakan sistem sebar pada areal lahan sehingga kepadatan tanaman tinggi dan ketergantungan pada pemberian pupuk anorganik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif maupun kualitatif.
Pengaruh Konsentrasi GA3 dan Dosis Pupuk N Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Ranti Wijaya
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i1.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi konsentrasi larutan giberelin (GA3) dan dosis pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Pelaksanaan percobaan dilakukan di desa Babakan Peuteu, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial, yang terdiri dari dua taraf faktor perlakuan masing-masing faktor terdiri dari empat taraf, yaitu konsentrasi GA3 dan dosis pupuk N yang diulang dua (2) kali. Pengamatan dilakukan terhadap daya kecambah, kecepatan tumbuh, jumlah daun, penambahan jumlah daun, tinggi tanaman, luas daun, bobot segar, nisbah  pupus akar, dan bobot kering total tanaman selada.Hasilnya menunjukkan terjadi pengaruh interaksi antara konsentrasi GA3 dan dosis pupuk N terhadap luas daun umur 37 hst, bobot segar per tanaman dan bobot  kering per tanaman. Tidak terjadi pengaruh interaksi antara konsentrasi GA3 dan dosis pupuk N terhadap jumlah daun, penambahan jumlah daun, tinggi tanaman pada umur 22 hst, 27 hst, 32 hst, dan 37 hst, luas daun pada umur 22 hst, 27 hst, dan 32 hst serta nisbah pupus akar.Pemberian konsentrasi GA3 40 mgL-1 – 60 mgL-1 dan dosis pupuk N 0,48 g polybag-1 – 0,72 g polybag-1 memberikan luas daun umur 37 hst dan bobot segar/hasil yang lebih baik, sedangkan pemberian konsentrasi GA3 60 mgL-1 dan dosis pupuk N 0,72 g polybag-1 memberikan bobot kering umur 37 hst yang terbaik.

Page 3 of 13 | Total Record : 129