cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
INOVTEK POLBENG
ISSN : 20886225     EISSN : 25802798     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian, artikel penelitian asli, review dan kajian ilmiah
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
MEMBANGUN MODUL PEMBELAJARAN PENGOLAHAN SINYAL PADA PLATFORM MINI PC Tri Budi Santoso
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.36 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1034

Abstract

Pada makalah ini diusulkan suatu model pembelajaran di laboratorium untuk mata kuliah pengolahan sinyal dengan memanfaatkan platform Mini PC, yang dalam hal ini adalah Raspberry pi. Strategi ini dipilih dengan tujuan untuk mengurangi kesenjangan yang sering terjadi di dalam proses pembelajaran dan memanfaatkan trend teknologi device yang semakin mudah diperoleh dengan harga terjangkau. Ada tiga modul yang disajikan, yang pertama adalah perancangan filter digital, yang kedua adalah prediksi voice-unvoice, dan yang ketiga adalah estimasi nilai pitch frekuensi.  Modul yang dibangun diharapkan dapat membantu proses pemahaman sistem pengolahan sinyal, yang pada umumnya sering ditemui jika hanya menggunakan metode pendekatan matematik atau model simulasi perangkat lunak.
PROSES KARBURASI PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN KARBON ARANG KAYU BELIAN DAN ARANG KAYU AKASIA Muh Anhar
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.678 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1001

Abstract

Low carbon steel has extensive use in the construction field and is grouped into steel which can be processed with machinery (machinery steel). The prominent weakness of this material is the type of failure that often occurs in low carbon steel materials is wear, deformation, chopping, and breaking. The purpose of conducting this research is to find out the process of carburizing on (wood charcoal and acacia wood charcoal) on low carbon steel.This solid carburizing process uses a temperature of 900OC, with a hold time of 30 minutes. The material used is a mixture of wood charcoal with calcium carbonate and acacia wood charcoal with calcium carbonate. Tests carried out were rockwell hardness tests.The test results showed that the hardness of carbon steel which experienced carburizing treatment with acacia wood charcoal = 51.65 HRB. Hardness found in low carbon steel without treatment = 50.3 HRB. Hardness of wood charcoal = 50.6 HRB. Judging from the results above, the low carbon steel without treatment is smaller than carbon steel which is heat treated and carburized.
SISTEM PENDETEKSI KEMIRINGAN TANAH LONGSOR DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO benrad edwin simanjuntak
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.301 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1135

Abstract

Bencana tanah longsor sering terjadi tanpa terduga oleh siapapun sehingga dapat menyebabkan korban harta maupun jiwa. Hal ini memerlukan sistem pendeteksi tanah longsor sehingga korban harta maupun jiwa dapat berkurang bahkan sama sekali tidak ada. Sistem pendeteksi tanah longsor ini menggunakan arduino uno yang bekerja bila terjadi kemiringan tanah pada derajat atau sudut tertentu. Informasi tanah longsor yang diperoleh akan dikirim ke operator melalui SIM800L sehingga dapat diketahui status dari bahaya tanah longsor yaitu terdiri dari status normal, siaga I, siaga II dan awas. Pada status normal, kemiringan tanah longsor sebesar 00-50, SIM800L tidak mengirim ke operator sehingga operator hanya memantau situasi. Pada status siaga I, kemiringan tanah longsor sebesar 60-100, SIM800L akan mengirim informasi ke operator dan buzzer akan berbunyi hanya sekali selama 15 detik sehingga operator menganjurkan warga sekitar untuk segera evakuasi. Pada status siaga II, kemiringan tanah longsor sebesar 110-150 dan SIM800L akan mengirim informasi ke operator dan buzzer akan berbunyi setiap 15 detik dengan interval waktu berhenti selama 5 detik sehingga operator mengharuskan warga sekitar untuk  evakuasi secepat mungkin. Pada status awas, kemiringan tanah longsor lebih besar dari 150 dan SIM800L akan mengirim informasi ke operator dan dinyatakan dalam keadaan awas/warning dan buzzer akan berbunyi secara terus-menerus. Pada keempat status tersebut dapat dilihat juga besarnya tegangan dan arus listrik serta frekuensi getaran tanah longsornya.
DESAIN SIMULASI INVERTER ON GRID MENGGUNAKAN METODE CURRENT CONTROLLED DENGAN SOFTWARE PSIM Dwi Jayanto; Abil Huda
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.882 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1065

Abstract

Penelitian ini melakukan desain simulasi inverter on grid menggunakan metode current controlled dengan software PSIM. Rangkain inverter yang digunakan adalah rangkaian inverter fullbridge dengan sistem kendali menggunakan metode current controlled. Rangkaian filter yang digunakan adalah filter low pass LC dengan nilai L adalah 0.0113H dan nilai C adalah 100nF. Rangkaian kendali yang digunakan adalah rangkaian SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation). Keluaran arus inverter diatur sebesar 6 A dengan sudut fasa antara tegangan dan arus berubah. Sudut fasa antara arus dan tegangan berpengaruh terhadap daya yang disuplai inverter ke grid. Pada saat inverter memiliki sudut fasa yang sama dengan grid maka daya yang disuplai sesuai dengan referensi yang diberikan oleh sistem kontrol. Kelebihan daya dari inverter akan disuplai ke grid, begitu pula kekurangan daya akan disuplai dari grid. Pada saat arus inverter lagging 90° dari tegangan maka inverter menyuplai daya reaktif ke sistem dan memkonsumsi daya aktif dari sistem. Daya reaktif yang dikirim ke sistem jauh lebih besar dari daya aktif yang dikonsumsi oleh inverter. Pada saat arus inverter leading 90° dari tegangan maka inverter menyerap baik daya aktif maupun daya reaktif dari sistem. Frekuensi pada sistem konstan dengan nilai 50Hz.
PEMETAAN 3 DIMENSI UNTUK MENENTUKAN JALUR EVAKUASI ALTERNATIF PADA SMART ROBOT RESCUE Rodik Wahyu Indrawan; Indra Adji Sulistijono; Achmad Basuki
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1013

Abstract

Penanganan evakuasi pasca bencana sangat membahayakan bagi korban maupun tim penyelamat yang akan melakukan evakuasi, khususnya area di dalam ruangan, ini disebabkan karena area yang belum terpetakan. Pada penelitian ini kami mengaplikasikan robot rescue untuk melakukan surve pada daerah pasca bencana, khususnya area di dalam ruangan (indoor area), Robot didesain dengan mekanik yang memungkinkan untuk melewati medan pasca bencana, sensor posisi yang diproses menggunakan metode odometry untuk melakukan rekam data pergerakan yaitu posisi dan orientasi dari robot, sensor observasi yang di proses dengan Kalman filter untuk melakukan deteksi lingkungan area robot pada saat melakukan navigasi, data sensor dan aktuator pada robot akan diproses lebih lanjut oleh GCS (Ground Control Station) untuk menghasilkan informasi berupa peta atau denah area (indoor) dan jalur evakusi alternatif dengan metode Flood Fill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sistem navigasi menggunakan odometry pada area pasca bencana menghasilkan rekam posisi dan diperlukan perbaikan data posisi dan orientasi dengan menambahkan sensor absolute (menggunkan lokal GPS Global Positioning System atau IMU Intertial Measurement Unit). Fusion data motion model dan observation model menghasilkan pemetaan 3 dimensi dari area navigasi robot dan informasi jalur terpendek antara posisi victim dengan pintu emergencyyang terdekat, sehingga data peta dan jalur memungkinkan tim SAR (Search And Rescue) untuk lebih efektif dalam melakukan evakuasi terhadap korban pasca bencana pada area di dalam ruangan.
Analisa Pengaruh Penggunaan Bahan Bakar Diesel Like Fuel dan Minyak Solar Terhadap Unjuk Kerja Multi Swirl Combustion System (MSCS) Piston Chamber pada Small Marine Diesel Engine edi haryono
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.632 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1176

Abstract

Produksi minyak dunia diperkirakan telah mencapai puncaknya pada tahun 2000, ini berarti bahwa eksplorasi minyak bumi sudah maksimal dan selanjutnya akan mengalami penurunan. Ini akan menyebabkan dalam kurun waktu 20 tahun produksi minyak dunia akan kembali seperti pada tahun 1980-an(OPEC ,2009). Di lain pihak ketergantungan terhadap minyak bumi pada waktu yang sama akan terus meningkat akibat pertambahan penduduk dan kegiatan industri dan pembangunan. Akibat dari hal ini adalah harga energi yang semakin tinggi dan pasokan minyak yang menurun. Hal ini dapat dirasakan dari naiknya harga minyak mentah dan dicabutnya subsidi harga bahan bakar minyak oleh pemerintah Indonesia. Pada penelitian ini peneliti tertarik pada minyak solar dari oli bekas(Diesel – Like Fuel) di gunakan sebagai bahan bakar pada motor diesel dengan menggunakan Multi Swirl Combustion System (MSCS) Piston Chamber. Penelitian ini dilakukakan untuk mengetahui unjuk kerja dari motor diesel Multi Swirl Combustion System (MSCS) Piston Chamber saat menggunakan bahan bakar solar dari daur ulang minyak pelumas bekas(Diesel – Like Fuel) dan minyak solar(Pertamina Dex) sebagai pembanding. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode eksperimental. Pengujian dilakukan dengan melakukan eksperimen pada variasi bahan bakar. Lalu akan dilakukan pengamatan terhadap unjuk kerja dari motor diesel yang digunakan untuk melakukan penelitian ini. Parameter unjuk kerja yang akan diamati adalah daya motordan BSFC. Dari hasil analisa terhadap daya motor diesel PE(Watt) penggunaan MSCS Piston Chamber pada beban 1000 Watt, 1500 Watt, dan 2000 Watt, nilai PE(Watt) pertamina dex lebih tinggi dari Diesel – Like Fuel/DLF sebesar rata – rata 9,86 %, 10,09 %, dan 10,32 %. Dari hasil analisa terhadap BSFC penggunaan MSCS Piston Chamber pada beban 1000 Watt, 1500 Watt, dan 2000 Watt, BSFC pertamina dex lebih rendah dari Diesel – Like Fuel/DLF sebesar rata – rata 6,36 %, 8,98 % dan 13,26 %. Dapat ditarik kesimpulan berdasarkan BSFC dan daya motor(PE) penggunaan bahan bakar minyak solar(Pertamina Dex) lebih ekonomis dibandingkan dengan minyak solar dari oli bekas(Diesel – Like Fuel)
KAJIAN DAMAGE STABILITY PADA STUDI KELAYAKAN DESAIN KAPAL BARGE PENAMBANG TIMAH DENGAN PENDEKATAN METODE NUMERIK Ahmad Syafiul
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.344 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1123

Abstract

Nearly 90% of ship accidents or ship sinking are caused by leakage. Tin Mining Barge Vessel is an interesting research object because there are various challenges that are being faced in designing, arranging, and constructing tin mining vessels, especially regarding stability studies when a ship has a leak. Tin Mining Barge Vessel has a displacement (Δ) = 3025 tons, length (LoA) = 68 m, Width (B) = 17 m, High (H) = 5 m, Sarat (T) = 3 m. The configuration of the stability simulation of The Tin Mining Barge Vessel uses a variation of 1 intact case and 15 damage cases where simulated compartments around the ship's hole have leakage and then calculated its stability value and compared the results with IMO Code A.749 (18) Ch 3 and IMO regulations SOLAS requirements Chapter II Part B-1. From the results of the study, it can be concluded that the ship becomes unstable if there is a leak in the compartment on one side of the hole of the ship such as the Void 3 and 4 compartments at Portside (P) or on the Starboard (S). Overall, it can be concluded that the Tin Mining Barge Vessel will be instability when a leak occurs. The solution is conducted by adding the installation of a watertight length with a distance of 1200 mm in the compartment: Void 3 (P), Void 4 (P), Void 3 (P), and Void 4 (S).
Teknologi Decommissioning Anjungan Lepas Pantai Terpancang Pasca-Operasi Erdina Arianti; Abd Ghofur
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.933 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1040

Abstract

Berdasarkan data SKK MIGAS (hingga 2019) Indonesia memiliki 613 anjungan lepas pantai terpancang, 54,65% berusia lebih dari 20 tahun, kemudian 24,63% berada di antara 16 hingga 20 tahun. Enam unit platform yang dioperasikan di Laut Jawa siap untuk dinonaktifkan. Kewajiban untuk melakukan decommissioning pada anjungan pasca-operasi tercantum dalam peraturan IMO dan juga Peraturan Pemerintah (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 tahun 1974 dan No. 35 tahun 2004). Ada tiga alternatif metode decommissioning untuk struktur jacket (substructure), sedangkan untuk bangunan atas umumnya diangkut ke darat untuk daur ulang. Ada empat jenis transportasi yang diusulkan dalam makalah ini: monohull (bentuk kapal dan ponton), jack-up dan catamaran. Diskusi tentang masing-masing jenis untuk keuntungan dan kerugian disajikan di sini, di mana penilaian dibatasi dari sisi teknis, yaitu stabilitas, propulsi, luas permukaan dek dan kapasitas beban. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, catamaran memiliki keunggulan teknis yang lebih baik dibandingkan jenis lainnya.
Modifikasi Identity-based Encryption pada Keamanan dan Kerahasiaan Data Rekam Medis Dian Neipa Purnamasari; Amang Sudarsono; Prima Kristalina
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.356 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1005

Abstract

Keamanan pada data rekam medis menjadi hal yang penting selain mengingat pentingnya isi dari rekam medis tersebut, keamanan pada data rekam medis telah diatur oleh kemeterian di Indonesia. Perkembangan teknologi membawa pengaruh pada penyimpanan data rekam medis, salah satunya perubahan data rekam medis dari konvensional menjadi elektronik. Namun, perkembangan teknologi ini juga memiliki dampak buruk yaitu munculnya oknum-oknum yang menjalankan kegiatan ilegal untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok. Salah satunya adalah mencuri data rekam medis untuk memeras pasien, bahkan melakukan perubahan pada data rekam medis yang berdampak fatal pada kesehatan pasien. Pada penelitian ini diusulkan metode keamanan data rekam medis menggunakan modifikasi skema Identity-based Encryption (IBE) dan algoritma AES atau dapat disebut dengan mIBE-AES. Keunikan dari metode yang diusulkan adalah nilai awal yang telah ditentukan dari tiap byte pada identitas pengguna sehingga dapat menekan waktu komputasi pada proses pembangkitan kunci. Metode yang diusulkan akan dibandingkan dengan metode keamanan yang hanya menggunakan algoritma AES. Evaluasi performa yang telah dilakukan adalah pengujian kinerja dan tingkat keamanan pada penyerangan Man in The Middle (MITM). Didapatkan hasil bahwa metode mIBE-AES lebih unggul dengan total waktu komputasi 0,799 detik serta mampu menangani penyerangan MITM dengan skenario sniffing dan chosen-plaintext.
PENGARUH ARUS PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN PADA PROSES LAS SMAW MENGGUNAKAN ELEKTRODA TYPE E6013 Pardi Pardi
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.656 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1143

Abstract

Salah satu proses pengelasan yang banyak digunakan dalam kontruksi baja adalah proses SMAW (Shield metal arc welding). Salah satu komponen penentu kualitas sambungan proses ini adalah jenis elektoda. Sementara itu elektroda yang beredar dipasaran biasanya produsen merekomendasikan penggunaan arusnya dalam rentang amper tertentu, sehingga hal tersebut sering membuat welder yang tidak memiliki WPS kesulitan untuk memilih arus yang optimal. Dalam penelitian ini membahas tentang pengaruh besarnya arus pengelasan terhadap kekuatan las SMAW menggunakan Elektroda E6013. Pengelasan dilakukan menggunakan material mild steel ketebalan 8 mm dengan proses pengelasan SMAW tipe mesin las DC dengan variasi arus 50A, 60A, 70A, 80A dan 90A.  Jenis sambungan butt joint single V groove, dengan metode pengujian hasil lasan menggunakan visual test. Spesimen dilakukan uji bending untuk melihat hasil kekuatan sambungan las. Berdasarkan hasil pengujian pada jenis elektroda A didapat kekuatan uji bending tertinggi dengan nilai beban patah 12969,31N dilas menggunakan besar arus 90A. Sedangkan pada jenis elektroda B dengan didapat uji bending tertinggi dengan nilai beban patah 23398.83N dilas dengan arus 90A.