cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
INOVTEK POLBENG
ISSN : 20886225     EISSN : 25802798     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian, artikel penelitian asli, review dan kajian ilmiah
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
Analisa Getaran Pondasi Genset Sistem Dual-Fuel Engine Gasifikasi Cangkang Kelapa Sawit Jupri Yanda Zaira
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 1 (2020): INOVTEK VOL. 10 N0 1
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1793.744 KB) | DOI: 10.35314/ip.v10i1.1291

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah untuk mengukur perbandingan getaran (Vibrasi) dari pemakaian system single – fuel bahan bakar solar dengan pemakaian system dual – fuel bahan bakar gasifikasi cangkang kelapa sawit dengan kombinasi bahan bakar solar. data pengujian dilakukan dengan dua data yaitu pengujian getaran dengan mengunakan system single – fuel dengan memberikan pembebanan pada generator sebesar 1000 watt, kemudian pengujian dilakukan dengan menggunakan system dual – fuel  pada beban yang sama yaitu 1000 watt, selanjutnya dianalisa dan dibandingkan kedua data tersebut yang selanjutnya ditarik sebuah kesimpulan. Hasil yang diperoleh adalah hasil simpangan (displacement) terbesar terjadi pada arah aksial pemakaian bahan bakar sistem dual – fuel titik pengkuran P-03 sebesar 0,186 mm, hasil kecepatan (Velocity) terbesar terjadi pada arah horizontal pemakaian bahan bakar sistem single – fuel titik pengkuran P-01 sebesar 2,124 cm/s, dan hasil percepatan (acceleration) terbesar terjadi pada arah horizontal pemakaian bahan bakar sistem single – fuel titik pengkuran P-01 sebesar 7,913 cm/s2. Untuk hasil amplitudo terbesar terajadi pada arah horizontal pemakaian bahan bakar sistem single – fuel titik pengkuran P-01 sebesar 0,208 mm.
Analisis Postur Kerja dan Re-design Alat Bantu Outboard Engine pada Laboratorium dan Training Centre Reparasi Mesin Kapal Haidar Natsir Amrullah
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1652

Abstract

Teaching Factory merupakan konsep pembelajaran yang dicanangkan PPNS yang mengacu pada standard dan prosedur yang berlaku di industri. Konsep pembelajaran Teaching Factory tersebut dilaksanakan dengan model Dual System yaitu model pembelajaran dengan melibatkan mitra industri sebagai instruktur dan fasilitator dalam praktek yang dilakukan di PPNS. Teknik Permesinan Kapal merupakan salah satu program studi yang ada di PPNS, dengan fokus bidang keahliannya adalah pada permesinan dan sistem dalam kapal. Untuk menunjang dan meningkatkan keahlian mahasiswa Teknik Permesinan Kapal, PPNS akan menyediakan Laboratorium khusus untuk outboard engine sehingga mahasiswa dapat mempelajari secara langsung, Permasalahan utama  yang ada pada laboratorium outboard engine PPNS adalah pada aspek ergonomi. Alat bantu untuk praktikum reparasi outboard engine memiliki dimensi yang tidak sesuai dengan anthropometri tubuh operator sehingga memiliki risiko keluhan otot skeletal. penelitian ini dimulai dengan pengukuran skor RULA untuk pekerjaan reparasi Outboard Engine. Hasil skor RULA digunakan sebagai acuan penentuan dimensi alat bantu pekerjaan reparasi Outboard Engine dengan memperhatikan konsep athropometri dalam perancangan fasilitas kerja. Hasil re-design alat bantu kemudian diterapkan dan dilakukan perhitungan skor RULA setelah redesign sebagai perbandingan kondisi postur kerja sebelum dan sesudah dilakukan re-design. Postur kerja awkward pada operator memberikan beban berlebih dan berpotensi terjadi gangguan WMSDs. Hal ini ditunjukkan dari hasil skor RULA pada pekerjaan reparasi mesin sebesar 5 untuk bagian head mesin dan 6 untuk bagian blade. Redesign alat bantu outboard engine memungkinkan operator untuk bekerja dengan postur yang lebih ergonomis dengan menghilangkan gerakan jangkauan lengan terlalu  tinggi dan membungkuk. Terbukti dari hasil skor RULA setelah perbaikan turun sebesar 3 untuk bagian head mesin dan 2 untuk bagian blade.
Analisis Fatigue Life pada Poros Kapal TB. 27 M Menggunakan Metode Elemen Hingga Alamsyah Syah Alam
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1653

Abstract

Paper ini membahas tentang sistem propulsi yang berfungsi sebagai penggerak kapal. Salah satu bagian sistem propulsi yang sangat penting adalah poros propeller. Tekanan berlebih yang terjadi pada poros propeller tentunya harus ditunjang dengan komposisi material yang baik, sehingga poros propeller bisa bekerja maksimal dan bertahan lebih lama. Tujuan penelitian mengetahui nilai tegangan yang bekerja dan fatigue life pada poros propeller kapal TB. 27 M. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah elemen hingga dan Palmgren-Miner cumulative damage dengan memberikan variasi beban putaran mesin 100%, 80% dan 60%. Hasil penelitian didapatkan nilai tegangan saat kondisi putaran mesin 100%, 80%, dan 60% secara berurutan yakni sebesar 201.85 Mpa, 176.69 Mpa, dan 150.03 Mpa dimana tegangan yang terjadi di bawah tegangan luluh material poros propeller yakni 215 Mpa. Untuk nilai fatigue life didapatkan saat kondisi putaran mesin 100%, 80%, dan 60% secara berurutan yakni sebesar 14 tahun, 28 tahun dan 51 tahun dengan jumlah siklus minimum yakni 2.458 x 108 serta siklus maksimum yakni 8.927 x 108.
Kajian Gerakan Roll Kapal Pinisi dengan Bilge Keel Anggoronadhi Dianiswara
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1668

Abstract

Kapal Pinisi merupakan kapal tradisional warisan budaya Indonesia yang masih eksis di perairan Indonesia sebagai kapal angkut barang maupun sebagai produk layanan wisata. Oleh sebab itu, peningkatan performa gerakannya dirasa perlu untuk dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap keselamatan. Gerakan roll pada kapal adalah salah satu yang terpenting untuk diketahui bagaimana perilakunya, sehingga dapat dilakukan antisipasi gerakan roll berlebihan yang menyebabkan kapal terbalik. Penerapan desain dan teknologi bilge keel menunjukkan hasil yang memuaskan pada sejumlah kapal, sehingga perlu juga diterapkan pada Kapal Pinisi sebagai langkah untuk meningkatkan performa gerakan roll Kapal Pinisi. 3D panel method digunakan dalam pemodelan karakteristik perilaku gerak Kapal Pinisi, kemudian dianalisis pada gelombang acak dengan berbagai tinggi gelombang signifikan dan periode puncak. Pengaplikasian bilge keel pada lambung Kapal Pinisi membuat performa gerakan roll Kapal Pinisi semakin baik.
ANALISIS BISNIS KAPAL KARGO CURAH DENGAN VALUE CHAIN ANALYSIS STUDI KASUS: PELABUHAN TANJUNG INTAN CILACAP Danis Maulana
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1643

Abstract

Every operated ship has at least two auxiliary engines that are used to supply electrical energy needs such as for air conditioners, lights, navigation equipment, ship cranes, and so on. To activate the auxiliary engine, fuel is needed. In fact, fuel oil for ships weighs 54% of the operating costs component that the shipping company must be incurred. Therefore, the company needs more economical electricity supply, so that it can reduce and optimize its operational costs which can lead to profits enhancement. This study aims to determine the comparison of the most economical use of electricity supply between auxiliary engines and the shore connections when ships carry out loading and unloading activities at Tanjung Intan Port, Cilacap. The method used in this study is the calculation approach of ship's electricity and business. The business analysis uses the value chain analysis method. The object of this research is the 26.562GT bulk carrier ship which was carrying out loading and unloading activities at the Port of Tanjung Intan Cilacap. From this study’s result, it was found that electricity consumption on PS ships for 6 days of loading and unloading were 12,117 kWh at peak load times (WBP) and 45,256 kWh at over peak load times (LWBP). The use of a shore connection is an economical choice, because the use transfer from using AEs to a shore connection has increased the company's net profit by 17% or as much as Rp1.787.060.325
ANALISIS MODULUS KONSTRUKSI AKIBAT PERUBAHAN TINGGI MAIN DECK DAN PENAMBAHAN PANJANG RAMP DOOR STUDI KASUS: KMP. CITRA MANDALA BAKTI budi utomo
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1459

Abstract

Kapal Motor Penyeberangan KMP. Citra Mandala Bakti untuk melakukan bongkar muat dilengkapi dengan jembatan atau ramp door yang menghubungkan kapal dengan dermaga atau kade. Kapal tersebut mengalami perubahan konstruksi berupa penurunan tinggi main deck di ceruk haluan dan penambahan panjang konstruksi ramp door. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka dilakukan rekayasa sebagai berikut : 1. Penurunan tinggi main deck di ceruk haluan sebesar 300 mm dan panjang penurunan 3000 mm bertujuan memperbesar sudut Ø,dari1680menjadi 1800.2. Perpanjangan konstruksi ramp door, hal ini dilakukan tidak hanya memperbesar sudut Ø saja, tetapi dimaksudkan agar kapal mampu melakukan bongkar muat dipantai atau diluar dermaga yaitu dari 3300 mm menjadi 9300 mm. Akibat adanya penambahan panjang ramp door perlu dilakukan tinjauan ulang pada perhitungan kekuatannya atau modulus kerangka utama pembujur ramp door. Hasil perhitungan modulus Ramp door denganmetodeMekanika Teknik, W1 = 362,700 cm3,   hasil perhitungan modulus profilmenurut rule BKI, W2= 362,855 cm3, hasil perhitungan modulus profil maksimal dengan metode titik berat, W3 = 368,290 cm3 . Dari hasil perhitungan diatas dapat ditetapkan bahwa konstruksi ramp door dapat menahan beban sebesar, P = 7,800 ton dan beban maksimal sebesar, P = 7,920 ton.
Analisis Kekuatan Batas Terhadap Perubahan Jarak Gading Pada Kapal Ferry Ro-ro Dengan Metode Elemen Hingga Amalia Ika Wulandari
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1647

Abstract

Salah satu aspek yang harus diperhatikan saat proses perancangan kapal yaitu kekuatan konstruksi kapal yang sangat mempengaruhi tingkat keamanan kapal saat beroperasi di laut. Maka dari itu pemilihan desain dan material harus efisien agar konstruksi tetap kuat namun memiliki berat yang relatif lebih ringan dan sesuai dengan peraturan Biro Klasifikasi Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permodelan kapal KMP. Batumandi dengan perubahan jarak gading menggunakan software Finite Elemen Method, mengetahui nilai tegangan maksimum di setiap variasi jarak gading,mengetahui hubungan antara kekuatan batas dengan perubahan jarak gading pada kapal KMP.Batumandi, dan mengetahui jarak gading optimal untuk kapal KMP. Batumandi saat beroperasi pada kondisi sagging dan hogging. Hasil penelitian didapatkan nilai tegangan maksimum pada variasi jarak gading 600 mm yaitu 161.488 N/mm2 pada kondisi sagging dan 132.439 N/mm2 pada kondisi hogging, pada jarak gading 800 mm yaitu 187.444 N/mm2 pada kondisi sagging dan 134.787 N/mm2 pada kondisi hogging, dan pada jarak gading 1000 mm yaitu 227.505 N/mm2 pada kondisi sagging dan 151.379 N/mm2 pada kondisi hogging. Hubungan antara kekuatan batas dengan perubahan jarak gading pada kapal KMP.Batumandi bahwa semakin besar jarak gading maka kekuatan batas yang didapatkan juga semakin kecil dan 600 mm merupakan jarak gading optimal untuk kapal KMP.Batumandi
Cover dan Daftar Isi VOL. 10 NO 2 2020 Admin Inovtek
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 2 (2020): INOVTEK VOL 10, NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v10i2.1676

Abstract

Peningkatan Performa 4 Stroke SI Engine menggunakan Voltage Stabilizer untuk Kontrol AFR George Endri Kusuma; Sryang Tera Sarena; Mardi Santoso; Emie Santoso; Ekky Nur Budianto; Himawan Candra Buana
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 1 (2021): INOVTEK VOL.11 NO1, 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i1.1715

Abstract

The manufacturer's rules apply Euro 3 and Euro 4 as an effort to reduce emissions in the air. The standard input voltage for the Engine Control Unit (ECU) is 12V to produce an ideal Air to Fuel Ratio (AFR) at a value of 14.7. However, in machine operation in the field, the voltage supplied by the battery cannot be constant at that number and causes the AFR to change too, especially in open-loop ECU systems. The input voltage that is too low can affect the AFR to be too high. The condition might cause the engine temperature to be too high and decreases engine performance. As a solution to this problem, this research develops a voltage stabilization mechanism (VC) to facilitate the setting of air and fuel for the engine to be constant at the desired value. To get the best AFR value, engine performance is tested with dyno tests including power, torque, fuel oil consumption, and AFR. The test results show that the best engine performance value reaches 16.7 HP at 10000 RPM and 13.35 Nm of torque at 8000 RPM, and a voltage of 12.5 V and AFR 14.11. The AFR value is used as input to the VC system, and the equipment can adjust the voltage automatically to stabilize the AFR at a predetermined value.
Analisis Respon Dinamis Gerakan dan Tali Tambat Crane Barge Anggoronadhi Dianiswara
INOVTEK POLBENG Vol 11, No 1 (2021): INOVTEK VOL.11 NO1, 2021
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v11i1.1897

Abstract

Crane barge adalah salah satu bagian terpenting dalam konstruksi bangunan laut. Agar tetap mampu bekerja pada posisi yang diinginkan, crane barge perlu ditambatkan menggunakan tali tambat. Evaluasi terhadap respon dinamis gerakan dan tali tambat crane barge perlu dilakukan agar crane barge bekerja dengan aman. Analisis dinamis dengan pendekatan time domain dilakukan untuk mengevaluasi respon dinamis gerakan dan tali tambat crane barge. Analisis dilakukan pada gelombang irregular dengan arah pembebanan dari 0°, 45°, 90°, 135°, dan 180° saat kondisi intact. Dihasilkan nilai gerakan surge dan sway mencapai 1 m. Nilai safety factor dari sistem tali tambat bernilai 8,17. Nilai tersebut masih di atas batas aman yang disyaratkan.