cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 20890117     EISSN : 25805932     DOI : -
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA diterbitkan sejak 1 April 2011 oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) dengan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin dan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Daerah Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
RESEPSI MASYARAKAT DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA DATU TIMANG (COMMUNITY RECEPTION AND THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION IN THE LEGEND OF DATU TIMANG) Fatimah Fatimah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13052

Abstract

AbstractCommunity Reception and the Value of Character Education in the Legend of DatuTimang. This study aims to describe the factors causing reception actions / forms ofcommunity receptions, and the value of character education in the Datu Timang story.This research is a descriptive qualitative research through a literary reception approach.Sources of research data were taken from the informants' speech either throughinterviews, field observations at Datu Timang's grave, and manakib documents or booksrelated to Datu Timang. The results of this study are (1) it can be seen the forms ofcommunity reception of Datu Timang's story in the form of a biography. Theimplementation of the Datu Timang haul, the number of pilgrims to the grave of DatuTimang, the habit of reading manakib, the presence of people who are fluent in telling thehistory of Datu Timang, and the document manakib / books that were published. Thefactors influensing are the the factors of the existence of vows, factors of love forguardians, actors whisful thinking/desires (marriage fartners,offspring/children,sustenance,etc.), socio-cutural factors, meanwhile. (2) it can be seen thevalue of character education in the story so that it can be an example for readers,especially the younger generation, namely. (1) religious (faith, piety, and gratitude); (2)responsibility; (3) social care (prioritizing public interests, being helpful, willing tosacrifice, cooperating, sharing, and loving; (4) discipline; (5) humble; (6) courageous;(7) hard work.Key words: community reception, legendary stories, Datu Timang, value, character educationAbstrakResepsi Masyarakat dan Nilai Pendidikan Karakter Cerita Datu Timang. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk resepsi masyarakat dan nilaipendidikan karakter yang ada dalam cerita Datu Timang. Penelitian ini berjenis penelitiankualitatif deskriptif melalui pendekatan resepsi sastra. Sumber data penelitian diambil darituturan informan baik melalui kegiatan wawancara mendalam, observasi lapangan dimakam Datu Timang, dan dokumen manakib atau buku yang berkaitan dengan DatuTimang. Hasil dari penelitian ini adalah (1) dapat diketahui bentuk-bentuk resepsimasyarakat terhadap cerita Datu Timang berupa riwayat hidup. pelaksanaan haul DatuTimang, banyaknya peziarah ke makam Datu Timang, adanya kebiasaan membacamanakib, adanya orang yang fasih menceritakan riwayat Datu Timang, dan adanyadokumen riwayat DT /manakib, atau buku cerita rakyat DT yang diterbitkan. Selain itujuga faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah adanya nazar, faktor kecintaan terhadapwali, adanya angan-angan atau keinginan (jodoh,keturunan,rezeki,dsb.), faktor sosialbudaya, (2) dapat diketahui nilai pendidikan karakter yang ada pada cerita sehingga dapatmenjadi contoh bagi pembaca khususnya generasi muda, yaitu. (1) religius (iman, takwa,dan syukur); (2) tanggung jawab; (3) peduli sosial (mementingkan kepentingan umum,penolong, rela berkorban, kerja sama, suka berbagi, dan pengasih; (4) disiplin; (5) rendahhati; (6) pemberani; (7) kerja keras.Kata-kata kunci: resepsi masyarakat, cerita legenda, Datu Timang, nilai, pendidikan karakter
STRATEGI SASTRA CYBER PADA ARENA KESUSASTRAAN INDONESIA: PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU (CYBER LITERARY STRATEGY IN THE INDONESIAN LITERARY ARENA: PIERRE BOURDIEU’S PERSPECTIVE) Anindita Fikri Amalia, Redyanto Noor
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13043

Abstract

AbstractCyber Literary Strategy In The Indonesian Literary Arena: Pierre Bourdieu’s Perspective.Digital technology makes cyber literature also has a role in the development of Indonesianliterary repertoire. This study uses qualitative research methods to find (1) cyber literaturestrategies in the Indonesian literary arena and (2) the legitimacy of the cyber literary arenain the Indonesian literary by using arena theory in Bourdieu's perspective and libraryresearch methods. The results of this study is (1) capital reconvention strategies andreproduction strategies are used to spread cyber literature and win the battle in theIndonesian literary arena; (2) cyber literature gets legitimacy it can develop and compete inthe Indonesian literary arena.Key words: cyber literature, strategy, legitimacy, arena, bourdieuAbstrakStrategi Sastra Cyber Pada Arena Kesusastraan Indonesia: Perspektif Pierre Bourdieu.Perkembangan teknologi digital menjadikan sastra cyber pun memiliki peran dalamperkembangan khasanah kesusastraan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif dengan tujuan untuk menemukan (1) strategi sastra cyber dalam arenakesusastraan Indonesia dan (2) legitimasi arena sastra cyber dalam arena kesusastraanIndonesia dengan menggunakan teori arena dalam perspektif Bourdieu dan metode penelitiankepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwa (1) strategi rekonvensi modaldan strategi reproduksi digunakan untuk menyebarkan sastra cyber dan memenangkanpertarungan dalam arena kesusastraan Indonesia; (2) sastra cyber mendapat legitimasi dariberbagai pihak sehingga dapat berkembang dan bersaing dalam arena kesusastraan Indonesia.Kata-kata kunci: sastra cyber, stategi, legitimasi, arena, bourdieu
TINDAK TUTUR DIREKTIF DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SAMPIT (DIRECTIVES SPEECH ACTS IN MADRASAH ALIYAH SAMPIT) Dina Yaumil Amal
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13048

Abstract

AbstractDirectives Speech Acts in Madrasah Aliyah Sampit. This study describes the form of directive speechacts, and the function of directive speech acts in the interaction between teachers and students inMadrasah Aliyah Negeri Sampit. The approach in this study uses a qualitative approach. The data inthis study were in the form of speech data in teacher and student interactions obtained fromobservations, field notes, recording and interviews. The data analysis is carried out through threestages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) inference / verification. From thethree data the final conclusions are obtained by triangulation and checking. Based on the results ofthe study, found the directive speech acts found by researchers in the form of imperative form,introgative form, declarative form and directive speech act function in the Sampit state madrasaenvironment found by researchers, First, directive speech acts to save face in every social interaction,people people behave so that their facial desires are respected. Second, directive speech acts to avoidconflict. Third, directive speech acts for acts of respect.Key words: pragmatic, speech act, teacher and student, form, function, directive speech actsAbstrakTindak Tutur Direktif di Madrasah Aliyah Negeri Sampit. Penelitian ini mendeskripsikan wujudtindak tutur direktif, dan fungsi tindak tutur direktif dalam interaksi antara guru dan siswa di MadrasahAliyah Negeri Sampit. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Datadalam penelitian ini berupa data tuturan interaksi guru dan siswa diperoleh dari observasi, catatanlapangan, perekaman dan wawancara. Pada analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1)reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan/verifikasi. Dari ketiga data diperoleh kesimpulanakhir dengan triangulasi dan pengecekan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan wujud tindak tuturdirektif yang ditemukan peneliti berupa wujud imperatif, wujud introgatif, wujud deklaratif dan fungsitindak tutur direktif di lingkungan Madrasah Negeri Sampit yang ditemukan peneliti, Pertama, tindaktutur direktif untuk menyelamatkan muka pada setiap interaksi sosial, orang-orang berprilaku agarkeinginan muka (face) mereka dihormati. Kedua, tindak tutur direktif untuk tindakan menghindarikonflik. Ketiga, tindak tutur direktif untuk tindakan menghormati.Kata-kata kunci: Pragmatik, tindak tutur, guru dan siswa, bentuk direktif, fungsi direktif
PAMALI DALAM MASYARAKAT DAYAK MERATUS KECAMATAN HAMPANG KABUPATEN KOTABARU (PAMALI IN DAYAK MERATUS COMMUNITY IN HAMPANG DISTRICT, KOTABARU REGENCY) Jerry Jeferson
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13053

Abstract

AbstractPamali in Dayak Meratus Community in Hampang District, Kotabaru Regency. Thisstudy discusses pamali (taboo; prohibition) in Dayak Meratus community in Hampangdistrict, Kotabaru regency. The research used in this study is descriptive qualitativeresearch because the data produced are in the forms of words or expressions of pamaliwhich are interpreted through descriptions and explanations obtained from the research.The approach used in this study is cultural anthropology approach which focuses onhuman culture or the way of life in society. The object under study is pamali by focusingon the meaning, function, and structure of pamali in Dayak Meratus community. The dataare obtained by observing, interviewing, and documenting, then giving interpretations ordefinitions and processing them into some categories. Based on the result of the analysis,there are two pamalis in Dayak Meratus community: textual meaning and deepestmeaning. The functions of pamali include health, moral education, culture education, andreligious education function. There are two structures of pamali: two-part and three-part.Key words: pamali, Dayak Meratus, cultural anthropology, meaning of pamali, structureof pamaliAbstrakPamali dalam Masyarakat Dayak Meratus Kecamatan Hampang KabupatenKotabaru. Penelitian ini membahas tentang Pamali dalam Masyarakat Dayak MeratusKecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenispenelitian kualitatif deskriptif, sebab data yang dihasilkan adalah berupa kata-kata atauungkapan kalimat pamali yang diinterpretasikan melalui pendeskripsian dan pemaparanyang diperoleh dari penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatanAntropologi Budaya, yaitu memfokuskan perhatian pada kebudayaan manusia ataupuncara hidupnya dalam masyarakat. Objek yang diteliti adalah pamali dengan berfokus padamakna, fungsi, dan struktur pamali dalam masyarakat Dayak Meratus. Data-datadidapatkan dengan cara mengobservasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudianmemberikan interpretasi atau pemaknaan dan mengolahnya ke dalam beberapa kategori.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, pamali dalam Masyarakat DayakMeratus terdapat dua buah, yaitu makna tekstual dan makna terdalam. Fungsi pamali diantaranya fungsi kesehatan, fungsi Pendidikan Moral, fungsi Pendidikan Budaya, danfungsi Pendidikan Religi. Sedangkan struktur pamali ada dua, yaitu pamali berstrukturdua bagian dan tiga bagian.Kata-kata kunci: pamali, Dayak Meratus, antropologi budaya, makna pamali, strukturpamali
KOSAKATA ALAT PENANGKAP IKAN YANG TERANCAM PUNAH DI DESA KARATUNGAN KECAMATAN LIMPASU KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH: PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK (VOCABULARY OF ENDANGERED FISHING EQUIPMENT IN THE VILLAGE OF KARATUNGAN, DISTRICT OF LIMPASU, HULU SUNGAI TENGAH REGENCY: SOCIOLINGUISTIC PERSPECTIVE) Muhammad Rafiek, Rustam Effendi
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13127

Abstract

AbstractVocabulary of Endangered Fishing Equipment in The Village of Karatungan, District of Limpasu, Hulu Sungai Tengah Regency: Sociolinguistic Perspective. This research aims to describe and explain about the vocabulary of endangered fishing equipment in the village of Karatungan, Limpasu Subdistrict, Hulu Sungai Tengah Regency. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The analysis technique used is the Miles &Huberman interactive model. The results of this study found 7 fishing gear and 1 floodlight that is endangered. The 7 fishing gear is tangkalak, tangkawing, jambih, kabam, sarapang or sirapang, banjur, and alau and 1 floodlight, namely suar. Tangkalak, tangkawing, and suar are no longer even found used by residents in Karatungan village, Limpasu Subdistrict, Hulu Sungai Tengah Regency.Keywords: vocabulary, fishing gear, endangered, Karatungan village, sociolinguisticAbstrakKosakata Alat Penangkap Ikan yang Terancam Punah di Desa Karatungan Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah: Perspektif Sosiolinguistik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan kosakata alat penangkap ikan yang terancam punah di desa Karatungan Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menemukan 7 alat penangkap ikan dan 1 lampu sorot yang terancam punah. 7 alat penangkap ikan tersebut adalah tangkalak, tangkawing, jambih, kabam, sarapang atau sirapang, banjur, dan alau dan 1 lampu sorot, yaitu suar. Tangkalak, tangkawing, dan suar bahkan sudah tidak ditemukan lagi digunakan oleh penduduk di desa Karatungan Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Kata-kata kunci: kosakata, alat penangkap ikan, terancam punah, desa karatungan, sosiolinguistik
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM DIALOG INTERAKTIF HOTMAN PARIS SHOW INEWS (CONVERSATIONAL IMPLICATURES IN THE INTERACTIVE DIALOGUE OF HOTMAN PARIS SHOW INEWS) Siti Nia Audina
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13049

Abstract

AbstractConversational implicatures in the interactive dialogue of Hotman Paris show inews.This study has three objectives. First, how the implicature of the conversation in theHotman Paris Show interactive dialogue will take shape. Second, what is the implicatureof the conversation in the Hotman Paris Show interactive dialogue. Third, what is theconventional implicature of the conversation in the Hotman Paris Show interactivedialogue. The basic theory used by researchers is the theory of speech acts from Searle,namely representative, commissive, directive, and expressive speech acts. The four speechacts as a reference for analyzing the form of conversational implicature, the purpose ofconversational implicature, and conventional implicature. This research is a qualitativedescriptive study. The data source of this research is the interactive dialogue video of theHorman Paris Show INEWS with sources from episodes in July-August 2019, while thedata in this study are speeches that are suspected of containing conversational implicaturein Hotman Paris Show INEWS interactive dialogue with sources from episodes in themonth July-August 2019. The data collection of this study used the method of note takingwith note technique. The instrument in this study was the researcher himself in the form ofa primary data collection tool. Data analysis is carried out in stages: (1) identifyingfindings data, (2) classifying or grouping research data based on conversationalimplicature, conversational implicative intent, and conventional implication, (3)interpreting or interpreting data based on conversational implicature, conversationalimplicature, and conventional implicators that have been classified, (4) describe theresults of data analysis. In accordance with the formulation of the problem above, theresults of this study are (1) the study found four forms of conversational implicature in theform of speech acts in the interactive dialogue Hotman Paris Show INEWS with speakersfrom episodes in July-August 2019, namely: 1) representative, 2) commissive, 3) directive,and 4) expressive. (2) the researcher found eight intentions of conversational implicaturein the form of speech acts, namely 1) stating, 2) explaining, 3) giving testimony, 4) urging,5) rejecting, 6) acknowledging, 7) insinuating, 8) telling. (3) the researchers found nineutterances of conventional implicature.Key words: pragmatic, implications, purpose, being, conventional implicationsAbstrakImplikatur percakapan dalam dialog interaktif hotman paris show inews. Penelitianini memiliki tiga tujuan. Pertama, bagaimana wujud implikatur pada percakapan dalamdialog interaktif Hotman Paris Show. Kedua, bagaimana maksud implikatur padapercakapan dalam dialog interaktif Hotman Paris Show. Ketiga, bagaimana implikaturkonvensional pada percakapan dalam dialog interaktif Hotman Paris Show. Teori dasaryang digunakan peneliti adalah teori tindak tutur d ari Searle, yakni tindak tuturrepresentatif, komisif, direktif, dan ekspresif. Keempat tindak tutur tersebut sebagai acuanuntuk menganalisis wujud implikatur percakapan, maksud implikatur percakapan, danimplikatur konvensional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data penelitian ini adalah vidio dialog interaktif Hotman Paris Show INEWSdengan narasumber dari episode di bulan Juli-Agustus 2019, sedangkan data dalampenelitian ini berupa tutura-tuturan yang dicurigai mengandung implikatur percakapandalam dialog interaktif Hotman Paris Show INEWS dengan narasumber dari episode dibulan Juli-Agustus 2019. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simakdengan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti itu sendri yang berupaalat pengumpul data utama. Analisis data dilakukan dalam tahap: (1) mengidentifikasi datahasil temuan, (2) mengklasifikasi atau mengelompokkan data penelitian berdasarkan wujudimplikatur percakapan, maksud implikatur percakapan, dan implikatur konvensional, (3)menginterpretasikan atau menafsirkan data berdasarkan wujud implikatur percakapan,maksud implikatur percakapan, dan implikatur konvensional yang sudah diklasifikasikan,(4) mendeskripsikan hasil analisis data. Sesuai dengan rumusan masalah di atas, hasil daripenelitian ini adalah (1) penelitian menemukan empat wujud implikatur percakapan berupatindak tutur dalam dialog interaktif Hotman Paris Show INEWS dengan narasumber dariepisode di bulan Juli-Agustus 2019, yakni: 1) representatif, 2) komisif, 3) direktif, dan 4)ekspresif. (2) peneliti menemukan delapan maksud implikatur percakapan berupa tindaktutur, yakni: 1) menyatakan, 2) menjelaskan, 3) memberikan kesaksian, 4) mendesak, 5)menolak, 6) mengakui, 7) menyindir, 8) memberitahukan. (3) peneliti menemukansembilan tuturan implikatur konvensional.Kata-kata kunci: pragmatik, implikatur, maksud, wujud, implikatur konvensional
KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL DRUPADI KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA (GENDER INJUSTICE IN THE NOVEL DRUPADI BY SENO GUMIRA AJIDARMA Tati Akhbaryah
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13054

Abstract

AbstractGender Injustice in The Novel Drupadi by Seno Gumira Ajidarma. This study aims todescribe gender injustice in the Novel "Drupadi" and its effects on Drupadi characters.The Novel "Drupadi" is a research data source because it raises basic humanitarianissues, namely women, violence, gender injustice. The context is relevant to everyday lifeand is still a problem in life. In this study, the writer discusses the following issues: First,forms of gender injustice in the Novel "Drupadi." Second, the influence of genderinjustice on Drupadi's character. Third, action against Drupadi figures shows genderinjustice.This study uses a feminist literary criticism approach because it focuses onfemale characters / unequal gender relations. The method used is a qualitativedescription; this method is to understand the forms of gender injustice contained in theDrupadi novel. The results showed: First, the existence of forms of gender injustice,namely (1)) Stereotypes: (2) Subordination (3) Marginalization (4) Violence: physical,psychological, verbal, and sexual abuse (5) Multiple burdens Second, the gender injusticeexperienced by Drupadi had a big impact on his personality. Two characteristicspossessed by Drupadi, namely good and bad qualities, form the image of feminist womenin Drupadi. The gender injustice experienced by the Drupadi figure pushed her to defendher rights and honor from the pressure of male power so that she could determine herown path in life. Third, Drupadi's resistance action through Expressing opinions,contesting, fighting. Drupadi's resistance was manifested in acts of rejection, disguises,pledges, and acts of revenge.Keywords: gender injustice, stereotypes, subordination, marginalization, violence, thedouble burdenAbstrakKetidakadilan Gender dalam Novel Drupadi karya Seno Gumira Ajidarma. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan gender dalam novel Drupadi danpengaruhnya pada diri tokoh Drupadi. Novel Drupadi menjadi sumber data penelitiankarena mengangkat masalah kemanusiaan yang mendasar, yaitu tentang perempuan,kekerasan, ketidakadilan gender. Adapun konteksnya relevan dengan kehidupan seharihari dan sampai saat ini masih menjadi masalah dalam kehidupan. Pada penelitian inipenulis membahas tentang masalah: Pertama, bentuk-bentuk ketidakadilan gender dalamnovel Drupadi karya Seno Gumira Ajidarma. Kedua, pengaruh ketidakadilan genderterhadap diri tokoh Drupadi. Ketiga, aksi perlawanan tokoh Drupadi terhadapketidakadilan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kritik sastra feminis karenafokus perhatiannya pada tokoh perempuan/relasi gender yang timpang. Metode yangdigunakan adalah deskripsi kualitatif, metode ini untuk memahami bentuk-bentukketidakadilan gender yang terdapat dalam novel Drupadi. Hasil penelitian menunjukkan:Pertama, adanya bentuk-bentuk ketidakadilan gender, yaitu (1) Stereotif (2) Subordinasi(3) Marginalisasi (4) Kekerasan: Fisik, psikis, verbal dan seksual.(5) Beban ganda.Kedua, ketidakadilan gender yang dialami Drupadi berpengaruh besar padakepribadiannya. Dua sifat yang dimiliki Drupadi, yakni sifat baik dan sifat burukmembentuk citra perempuan feminis dalam diri Drupadi. Ketidakadilan gender yangdialami tokoh Drupadi mendorong dirinya untuk membela hak dan kehormatan daritekanan kekuasaan laki-laki agar ia bisa menentukan jalan hidupnya sendiri. Ketiga, aksiperlawanan Drupadi melalui: Penyampaian pendapat, menggugat, melawan. PerlawananDrupadi diwujudkan dalam aksi penolakan, penyamaran, sumpah janji dan aksi balasdendam.Kata-kata kunci: ketidakadilan gender, stereotif, subordinasi, marginalisasi, kekerasan,beban ganda
ANALISIS STRUKTUR TEKS, KOGNISI SOSIAL, DAN DIMENSI SOSIAL DALAM NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE (ANALYSIS OF TEXT STRUCTURE, SOCIAL COGNITION, AND SOCIAL DIMENSIONS IN NOVEL PULANG CREATION TERE LIYE) Ahmad Jamaludin
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13045

Abstract

AbstractAnalysis of Text Structure, Social Cognition, and Social Dimensions in Novel PulangCreation Tere Liye. The purpose of this study is to describe the structure of the text, socialcognition, and dimensions used in the novel Pulang by Tere Liye when viewed from theanalysis of Teun A. Van Dijk's critical discourse analysis. This study uses the CriticalDiscourse Analysis approach developed by Teun A. Van Dijk and uses the descriptivequalitative method. The results obtained in the novel Pulang Tere Liye's text structure isdivided into several elements, namely, macrostructure, superstructure, and microstructure.The author's macro structure has the theme of betrayal. There are several stages in thesuperstructure, namely the stages of settlement, conflict arising, increasing conflict, climax,and resolution. Microstructure uses semantics, syntax, stylistic, and rhetoric. Semanticelements are divided into several parts, namely, background, detail and purpose. The settingof this novel are Sumatra, the Jungle Forest of Sumatra, Hong Kong, Tokyo Airport, theCapital Harbor. The details used by the author are more beneficial to him but some aredetrimental to him. The author's intent is stated explicitly and clearly so that the readerunderstands and easily understands the story. In syntax, it is divided into several parts,namely coherence, pronouns, and sentence forms. Coherence used is meaningful coherenceof cause and effect, emphasis, location or time, addition, inference, and conflict. Thepronouns used in this novel are the first singular pronouns aku (I), the first plural pronounkami and kita (we), the second singular pronoun, anda, kau and mu, (you), the second pluralpronoun kalian (all of you), the third singular pronoun ia and dia, and the third pluralpronoun mereka (they, them).The froms of sentences used by the writer are active andpassive sentences. The style of language used is the style of language anaphora, epanalepsis,asonance, simile, pleonasm, correction, aptronym, antithesis, sarcasm, alonym, erotesis, andasidenton. Rhetorical cases are divided into several parts, namely graphics; the author usesemphasis with words or sentences in italics. The metaphors used by the writer are dailyexpressions, proverbs, and proverbs. The expressions used referred to sad and happyexpressions. The social cognition is divided into several elements, namely knowledge,opinions and attitudes, and ideology. Furthermore, the social dimension is divided intoseveral elements, namely power and access.Key words: critical discourse, text structure, social cognition, social dimensions, novelAbstrakAnalisis Struktur Teks, Kognisi Sosial, dan Dimensi Sosial dalam Novel Pulang KaryaTere Liye. Tujuan penelitian mendeskripsikan struktur teks, kognisi sosial, dan dimensiyang digunakan dalam novel Pulang karya Tere Liye bila ditinjau dari analisis wacana kritisTeun A. Van Dijk. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis yangdikembangkan oleh Teun A. Van Dijk dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian yang diperoleh dalam novel Pulang karya Tere Liye yaitu struktur teks terbagimenjadi beberapa elemen yaitu struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Strukturmakro pengarang mengangkat tema penghianatan. Superstruktur terdapat beberapa tahapanyakni tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahapklimaks, dan tahap penyelesaian. Struktur mikro menggunakan semantik, sintaksis, stilistik,dan retoris. Elemen semantik terbagi beberapa bagian yaitu latar, detil dan maksud. Lataryang digunakan dalam novel ini yaitu di Sumatera, Hutan Rimba Sumatera, Hongkong,Bandara Tokyo, Pelabuhan Ibu Kota. Detil yang digunakan pengarang lebih menguntungkandirinya namun ada pula yang merugikan dirinya. Maksud disampaikan penulis secaraeksplisit dan jelas sehingga pembaca mengerti dan mudah memahami cerita. Pada sintaksis,terbagi menjadi beberapa bagian yaitu koherensi, kata ganti, dan bentuk kalimat. Koherensiyang digunakan yaitu koherensi bermakna sebab akibat, penekanan, lokasi atau waktu,penambahan, penyimpulan, dan pertentangan. Kata ganti yang digunakan yaitu kata gantipertama tunggal aku, kata ganti pertama jamak kami dan kita, kata ganti kedua tunggal anda,kau, dan mu, kata ganti kedua jamak kalian, kata ganti ketiga tunggal ia dan dia, kata gantiketiga jamak mereka. Bentuk kalimat yang digunakan penulis yaitu kalimat aktif dan pasif.Gaya bahasa yang digunakan yaitu gaya bahasa anafora, epanalepsis, asonansi, simile,pleonasme, koreksio, aptronim, antitesis, sarkasme, alonim, erotesis, dan asidenton. Retoristerbagi menjadi beberapa bagian yaitu grafis, penulis menggunakan penekanan dengan kataatau kalimat yang dicetak miring. Metafora yang digunakan penulis yaitu ungkapan seharihari, peribahasa, dan pepatah. Ekspresi yang digunakan yaitu ekspresi sedih dan bahagia.Pada kognisi sosial terbagi menjadi beberapa elemen yaitu pengetahuan, opini dan sikap,serta ideologi. Selanjutnya, dimensi sosial terbagi menjadi beberapa elemen yaitu kekuasaandan akses.Kata-kata kunci: wacana kritis, struktur teks, kognisi sosial, dimensi sosial, novel
PERAN LOGIKA SEMANTIK BAHASA BANJAR PADA KISAH SI PALUI DI BANJARMASIN POST (THE ROLE OF SEMANTIC LOGIC IN BANJAR ON THE STORY OF SI PALUI IN BANJARMASIN POST) Noor Cahaya, Ahsani Taqwiem
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13050

Abstract

AbstractThe Role of the Semantic Logic of Banjar Language in the Story of SiPalui in Banjarmasin Post. This research tries to reveal the role of semanticlogic in the report of Si Palui published in Banjarmasin Post. This study usesa qualitative approach and descriptive methods. This is based on why thedata collected and analyzed are in the form of words, phrases, clauses, orsentences that make up the story of Si Palui in Banjarmasin Post. The theoryused is the theory of semantic logic. The results of this study indicate the roleof micro and macro semantic logic in the story of Si Palui. The role of microsemantic logic includes the role of predicator semantics, the role of argumentsemantics, and peripheral semantics. The part of macro semantic logic isinactive and passive sentences and clauses.Keywords: Si Palui, semantic logic, Banjar language, syntactic, BanjarliteratureAbstrakPeran Logika Semantik Bahasa Banjar Pada Kisah Si Palui DiBanjarmasin Post. Penelitian ini berusaha mengungkap peran logikasemantis di dalam cerita Si Palui yang terbit di Banjarmasin Post. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hal inididasarkan kepada alasan bahwa data yang dikumpulkan dan dianalisisberupa kata, frasa, klausa, atau kalimat yang membentuk cerita Si Palui diBanjarmasin Post. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teorilogika semantik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran logikasemantik mikro dan makro pada cerita Si Palui. Peran logika semantik mikromeliputi peran semantik predikator, peran semantik argumen, peran semantikperiferal. Pada peran logika semantik makro terdapat pada kalimat maupunklausa aktif dan pasif.Kata-kata kunci: Si Palui, logika semantik, bahasa Banjar, sintaksis, sastraBanjar
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL “BANDAR” KARYA ZAKY YAMANI (THE IMAGE OF WOMEN IN THE NOVEL “BANDAR” BY ZAKY YAMANI) Abdul Hamid
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v12i1.13046

Abstract

AbstractThe Image of women in the Novel “Bandar” By Zaky Yamani. This study aims todescribe the image of women in the novel Bandar by Zaky Yamani. This is qualitativeresearch. All activities and interpretations of research results are presented in the form ofdescriptions. This research utilizes an approarch of the sociology of literature. Startingfrom this approach, the researcher takes a picture or image of something linked to women,men, traditions, or even the modern world and others. In a literary work, the image mustbe adjusted to the development of the cultural community. The data in this study are words,sentences and discourse contained in the novel. The data source of this research is thenovel “Bandar” by Zaky Yamani, 299 pages. The data collection technique used is the notetaking technique. Data analysis is related to context (novel content) to discuss the image ofwomen. The results showed that there were three types of women’s images in the novelBandar by Zaky Yamani: (1) women’s image to words their role as individuals: namelywomen who were resfectful, wise, gentle, affectionate, caring, pious, firm, hardworkingand persistent, independent, anxious and worried, angry/ emotional, responsible, cheerful,strong and determined, love, hope, beautiful, and hurt; (2) Women’s image as theirdomestic roles: namely the women as wives who are educating, devoting, to husbands andparents, being loyal to partners, caring for the family, feeling sad and disappointed, beingfriends, and being obedient; and (3) Women’s image of their role as members of thecommunity, namely women who are conducting the renewal, providing entertainment toothers, having a forgiving spirit to others, having a spirit of helping the others, beingbrave, demanding justice, being social, being completed in the cultural traditions of forcedmarriage, oppressed, and giving resistance.Key words: women’s image, individuals, domestic, community, novelAbstrakCitra Perempuan dalam Novel “Bandar” Karya Zaky Yamani. Penelitian ini bertujuanmendeskripsikan citra perempuan dalam novel Bandar Karya Zaky Yamani. Penelitian inimerupakan metode deskriptif kualitatif secara keseluruhan memanfaatkan cara-carapenafsiran dengan menyajikannya dalam bentuk deskripsi. Pendekatan yang digunakandalam penelitian ini adalah sosiologi sastra ialah pendekatan yang mengambil gambaranatau citra tentang sesuatu yang di kaitkan pada perempuan, laki-laki, tradisi, atau pun duniamodern dan lain-lain. Dalam suatu karya sastra citra harus di sesuaikan denganperkembangan budaya masyarakat. Ada pun data dari penelitian ini berupa kata, kalimatdan wacana yang terdapat dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel“Bandar” Karya Zaky Yamani sebagai novel pertamanya dengan tebal novel 299 halaman.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik catat.Analisis data akan selalu dihubungkan dengan konteks (isi novel) untuk mengetahuipembahasan mengenai citra perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga citraperempuan dalam novel Bandar Karya Zaky Yaman yaitu (1) Citra perempuan terhadapperannya sebagai individu berupa perempuan yang menghormati, bijaksana/ penyabar,lemah lembut, penyayang, peduli, taqwa, tegas, pekerja keras dan gigih, mandiri, cemasdan khawatir, pemarah/emosi, bertanggung jawab, pengembira, tegar dan teguh, cinta,berharap, cantik, dan sakit hati. (2) Citra perempuan terhadap perannya sebagai domistik(keluarga) berupa perempuan sebagai istri yang mendidik, bakti pada suami dan orang tua,setia pada pasangan, perhatian pada keluarga, merasakan sedih dan kecewa, bersahabatsesama, dan penurut. (3) Citra perempuan terhadap perannya sebagai masyarakat berupaperempuan pembaharuan, menghibur orang lain, berjiwa pemaaf pada orang lain, berjiwapenolong, pemberani, menuntut keadilan, sosial, terperengkap dalam tradisi budaya kawinpaksa, tertindas, dan memberi perlawanan.Kata-kata kunci: citra perempuan, individu, domistik, masyarakat, novel

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 2 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 1 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 2 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 1 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 2 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 2 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 1 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 2 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 1 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 2 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 1 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 1 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 2 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 1 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 2 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 2 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 1 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 2 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 1 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 2 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 1 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) More Issue