cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media
Published by Universitas Tidar
ISSN : 25977490     EISSN : 25982869     DOI : -
Komunikasi dan Kajian Media is a journal dedicated to publishing research dan conceptual article in areas of communication and media studies. Papers published by the journal aim to represent important advances of significance to specialist within each field. Jurnal Komunikasi dan Kajian Media seeks to share knowledge between those who study communication and those who practice it by publishing theoritical and empirical research. This journal is valuable source of knowledge for the following people: academics, communication practitioners, students, goverment, and private companies.
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
MENGURAI FEMINISASI KEMISKINAN KEPALA RUMAH TANGGA PEREMPUAN (KAJIAN PADA PROGRAM PFK JALIN MATRA) Kabul Setio Utomo; Tiyas Nur Haryani
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1331

Abstract

Kemiskinan pada perempuan penting untuk menjadi perhatian dalam pembangunan, sebab kemiskinan berbasis gender belum teratasi dengan optimal. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang membahas penanggulangan feminisasi kemiskinan pada kepala rumah tangga perempuan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan penanggulangan feminisasi kebijakan untuk kepala rumah tangga perempuan di Privinsi Jawa Timur. Data dikumpulkan hasil dari analisis isi dokumen dan observasi di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur telah memiliki program penanggulangan feminisasi kemiskinan khususnya untuk kepala rumah tangga perempuan dengan nama program JALIN MATRA atau kepanjangan dari “Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera” Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (FKP) melalui JALIN MATRA dalam implementasinya cukup optimal. Rekomendasi yang dapat peneliti sarankan dalam implementasi program kemiskinan untuk kepala rumah tangga perempuan di Provinsi Jawa Timur antara lain; adanya keberlanjutan program JALIN MATRA, keterlibatan kelompok perempuan dalam pendataan penerima manfaat program, peningkatan pemberdayaan berbasis gender bagi kelompok sasaran.
MANAJEMEN APLIKASI “MAGELANG CERDAS” SEBAGAI SALAH SATU INOVASI SEKTOR PUBLIK MENUJU SMART CITY DI KOTA MAGELANG Kristia Putri Pangestiningrum; Joko Tri Nugraha; Mahendradi Mahendradi
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1354

Abstract

Magelang Cerdas adalah media yang disediakan oleh Pemkot Magelang untuk mengembangkan smart city. Tujuan penelitian untuk menganalisis manajemen aplikasi Magelang Cerdas. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model interaktif. Keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pada aspek perencanaan, Pemerintah Kota Magelang telah menetapkan tujuan dan strategi implementasi; (2) Pengorganisasian dilakukan dengan menunjuk OPD yang bertanggung jawab terhadap implementasi dan pengawasan aplikasi; (3) Pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi aplikasi kepada masyarakat melalui media dan melakukan pengenalan ke OPD yang terlibat dalam input informasi; (4) Pengawasan dilakukan dengan mengevaluasi keberhasilan aplikasi melalui feedback yang diberikan pengguna.
DARI FOTO DAN VIDEO KE TOKO: PERKEMBANGAN INSTAGRAM DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKSI SOSIAL Muhammad Rizqi Arifuddin; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1256

Abstract

Abstract: Since being launched in 2010, Instagram has developed into more than just photo and video sharing application. Nowadays, Instagram users, including those in Indonesia, have relied on this social media to stroll their favorite online shops and purchase goods. This raises question on why Instagram has developed into online shopping medium. Numerous studies have been made on Instagram but none, especially in Bahasa Indonesia, has answered these questions. To answer these questions, this conceptual paper employed desk review methodology to gather relevant secondary data. This paper found that Instagram’s latest development into online shopping medium is triggered by its nature as a product of social construct. It evolves to respond to the development of social needs where Instagram is used. Indonesia, as one of the countries with largest Instagram users, contributed to this change with the rising use of Instagram for business. Keywords: Instagram, SCOT, social construction, online shopping Abstrak: Sejak peluncurannya di tahun 2010, Instagram telah berkembang lebih dari sekedar aplikasi berbagai foto dan video. Kini, pengguna Instagram, termasuk di Indonesia, banyak mengandalkan sosial media ini untuk melihat took online favorit mereka dan kemudian membeli barangnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa Instagram berkembang menjadi sarana belanja online? Sudah banyak kajian tentang Instagram namun belum ada, terutama yang berbahasa Indonesia, yang menjawab pertanyaan ini. Untuk menjawab pertanyaan ini, artikel konseptual ini menggunakan methodology desk review untuk mengumpulkan data sekunder. Artikel ini menemukan bahwa perkembangan terkini Instagram disebabkan karena sifat nya sebagai sebuah produk konstruksi sosial. Instagram akan berevolusi untuk merespon perkembangan kebutuhan masyarakat di mana dia digunakan. Indonesia, sebagai salah satu Negara pengguna Instagram terbesar, turut berkontribusi dalam hal ini karena meningkatnya pengguna Instagram untuk tujuan berbisnisKata kunci: Instagram, SCOT, konstruksi sosial, online shopping
PERAN PEREMPUAN DALAM POLITIK DI ERA DEMOKRASI: SEPERCIK WACANA PENDIDIKAN POLITIK MASYARAKAT DI KABUPATEN MAGELANG Hendrarto Hendrarto
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1363

Abstract

Perempuan Indonesia dalam perjuangannya di era demokrasi seperti sekarang ini terutama dalam bidang politik masih perlu adanya upaya yang cukup keras dari seluruh stakeholders terutama kaum perempuan. Salah satu strategi yang harus dikembangkan adalah melakukan pendidikan politik bagi pelaku-pelaku politik dan pemilih khususnya perempuan. Pendidikan politik diharapkan dapat mengubah image masyarakat tentang politik yang selama ini diasumsikan sebagai hak monopoli kaum lelaki.
PENGARUH USER GENERATED CONTENT TERHADAP PERILAKU PARA FOODIE PENGGUNA MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT DI INDONESIA Maria Anasthasia Rayinda
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1257

Abstract

Unggahan foto makanan dan atau posting mengenai review makanan di platform media sosial seperti Instagram, maupun aplikasi foodie atau penggila makanan yang juga memiliki akun instagram seperti Zomato, Qraved dan Foody, ternyata mempengaruhi tren makanan yang populer di kalangan masyarakat di Indonesia. Ini merupakan salah satu bentuk dari user generated content (UGC) yang menunjukkan pengaruh komunikasi dengan menggunakan teknologi di kalangan masyarakat. User generated content (UGC) sendiri merupakan salah satu bentuk dari era teknologi web 2.0 yang membuat masyarakat menggunakan teknologi media secara interaktif. Implementasi yang akan dilihat disini adalah ketika masyarakat saling berbagi review mengenai suatu makanan lalu makanan tersebut akhirnya menjadi populer atau tren di kalangan foodie atau penggila makanan di Indonesia.
ANALISA PELAKSANAAN KEGIATAN CUSTOMER GATHERING PT FOODY DIREKTORI INDONESIA Angela Clarissa
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1460

Abstract

Publik dalam sebuah perusahaan salah satunya adalah publik eksternal yaitu customer. Mengadakan sejumlah kegiatan dengan publik dari organisasi merupakan hal yang perlu dilakukan. PT Foody Direktori Indonesia merupakan salah satu perusahaan layanan direktori restoran yang mengadakan kegiatan customer gathering. Penelitian ini memiliki fokus pada pelaksanaan kegiatan customer gathering yang dilaksanakan oleh PT Foody Direktori Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pelaksanaan dari kegiatan customer gathering dan juga untuk melihat hambatan dan upaya dalam pelaksanaan gathering. Untuk menganalisa kegiatan gathering tersebut, penelitian ini menggunakan konsep 8 tahap perancanaan kegiatan public relations menurut Dennis L. Wilcox yang berisi situation, objectives, audiences, strategy, tactics, calendar/timetable, budget dan evaluation. Metode penelitian ini adalah analisa kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT Foody Direktori Indonesia melaksanakan kegiatan customer gathering ini sesuai dengan 8 tahap perencanaan kegiatan public relations menurut Dennis L. Wilcox. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa PT Foody Direktori Indonesia mengalami sejumlah hambatan pada saat pelaksaan gathering dan sudah memiliki upaya dalam mengatasi hambatan tersebut.
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM DESPICBALE ME 3 MELALUI KARAKTER LUCY WILDE Varadila Permata Putri Prastowo; Nadia Qisthina Putri
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1990

Abstract

Mass Media can  be used to spread ideology in a wide and effective range. In fact,cartoon film can also be a tool to disseminate feminist value through women's representationwhen carrying out their gender roles. Feminism is a movement and ideology that stands up torights and equality between a man and woman in politics, economics, culture, or even inpublic and domestic sphere. Public sphere and domestic sphere are examples from genderrole by modern women who have feminist values According to the focus of this research,which is the character of Lucy in Despicable Me 3, her character is reflecting a gender rolein public and domestic sphere. This research uses descriptive method with semiotic analysisby Pierce. Semiotics used is semiotics Peirce by looking at representamen consisting of icons,indexes, and symbols in each scene that presents the value of liberal feminism on the Lucy’scharacter. The study concludes that there are three gender roles performed by Lucy'scharacter as a career woman, wife, and also a mother. In running every gender role she hasthe value of liberal feminism.
SIKAP DIGITAL NATIVES TERHADAP INFORMASI HOAX DI FACEBOOK MENJELANG PILPRES 2019 Jaduk Gilang Pembayun; RM Mahendradi
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1991

Abstract

Abstract: The need for information is increasing, making the media develop into various formsand functions, which make it easier for humans to meet their needs. The presence of the internethas brought revolution and innovation in the way humans communicate and obtain information.The internet has succeeded in overcoming classic human problems, because the limitations ofdistance, space and time are no longer a significant obstacle. Social networks have a positiveimpact on community communication. But behind it all there are also negative impacts that arefelt by many users of social media. The negative impact is caused because the community is notgood at choosing and sorting out the good ones and the bad ones. This study aims to find outthe attitude of Digital Natives about how the news is especially related to politics on Facebookahead of the 2019 Presidential Election. This study uses qualitative methods that seek to digdeep information, and be open to all responses and answers. The conclusion of this research isthat all informants agreed to keep checking a news / information that they found on Facebookto be more convincing and know the truth of the news they saw. Given the current many newshoaxes that make people dibelief in the news / information on social media.
STRATEGI PEMENANGAN DAN KOMUNIKASI POLITIK HENDRAR PRIHADI BERBASIS TWITTER Andika Sanjaya; Intan Triadini
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1784

Abstract

The general election of Semarang city commonly underlines figures. People choose rationally, smartly, critically, and not easily fooled by politics. The behavior of electing people makes it difficult for political parties to win political elections. This condition is experienced by the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) in the 2000s and 2010s. The party electability meets a dilemma when an elected leader faced corruption cases. Hendrar Prihadi as PDIP cadre has succeeded in reversing the situation and won Semarang mayor election in 2015. This descriptive qualitative study explores how Hendrar's political winning strategy. Hendrar has carried out political communication and political campaigns using Twitter. Twitter is used by Hendrar to reach the wider community throughout his voters. Laporhendi is an important hashtag for Hendrar to be shared interactively.
HUBUNGAN TERPAAN IKLAN SHOPEE SERTA TOKOPEDIA, AKSES APLIKASI DAN MINAT MEMBELI PADA MAHASISWA UNTAG SURABAYA Fitri Norhabiba; Merry Fridha Tri Palupi; Afifatur Rohimah
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1885

Abstract

The internet has brought many changes to society. As a new media, the internet not only has a function as a means of producing and distributing messages as other traditional media, but also as a media for storing messages. The convenience offered then developed into an application that makes it easy for users to be accessed at any time. Consumer behavior changes from traditional to online.This study examines aspects of the elaboration likelihood model and advertising exposure that are associated with consumer behavior for young people, especially at the student level and is a portrait contribution of a small proportion of young people in urban areas.This research took place in Untag Surabaya. The campus location was chosen because it is in the middle of the city and represents the profile of urban students for research. The population is Untag Surabaya students, amounting to 13849 students. Samples taken were 160 students, according to the calculation of Slovin formula, sampling by systematic random sampling. This type of research is quantitative descriptive in which data is taken to describe and generalize portraits of adolescent urban students.The results showed that there was a positive, moderate, and significant relationship between shopee advertising exposure and Tokedia, access to applications, and buying interest in Untag students, r (160) = 0.560 and 0.560, p <0.01. So it can be concluded that the higher exposure to Shopee and Tokedia advertisements, the higher the application access, the higher the buying interest.